English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 12 Maret 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat di...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 01 Februari 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 Januari 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 02 April 2017 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Kejadian 25:5
25:5 Abraham memberikan segala harta miliknya kepada Ishak,

Ishak adalah gambaran kehidupan yang...

Ibadah Raya Malang, 10 Mei 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 menunjuk tujuh kali percikan darah...

Ibadah Raya Surabaya, 01 April 2012 (Minggu Sore)
Tema Ibadah di Teluk Bintuni, Papua Barat
"Yohanes 20: 19-29= kebangkitan Yesus membawa damai sejahtera"

Yesus yang sudah bangkit, menampilkan 3x damai...

Ibadah Doa Malang, 30 September 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:20
1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 26 Mei 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam injil Lukas 12, ada lima tabiat daging yang...

Ibadah Doa Malang, 14 Juni 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:2
4:2 Segera aku dikuasai oleh...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Agustus 2013 (Sabtu Sore)

Salam damai sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 5:1, 10-11
5:1 Pada suatu kali...

Ibadah Raya Malang, 18 Januari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, yaitu:
Ay....

Ibadah Doa Malam Session II Malang, 16 April 2014 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 12:22-23
12:22 Kemudian kamu harus mengambil...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Juli 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam injil Lukas 12, ada lima tabiat daging yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 Januari 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 09 Mei 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 perintah untuk memberitakan injil,...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 25 Agustus 2014)
Tayang: 13 Desember 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan III di Square Ballroom Surabaya, 30 Mei 2018 (Rabu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah-tengah kita sekalian.

Tema: Wahyu 22: 20
22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

'Ya, Aku datang segera!'= Tuhan Yesus sudah siap sedia untuk segera datang kembali kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja dan Mempelai Pria Sorga di awan-awan yang permai.
'Amin, datanglah, Tuhan Yesus!'= sidang jemaat juga sudah siap sedia untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.
Siap sedia berarti ada PERSIAPAN-PERSIAPAN.

Persiapan apa yang dilakukan Yesus untuk segera datang kembali? Persiapan apa yang dilakukan sidang jemaat untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali? Persiapan ini beriringan karena nanti bertemu di awan-awan.

Kita belajar persiapan dikaitkan dengan angka 40--pembukaan Lempin-El "Kristus Ajaib" angkatan XL.

Yesus memiliki tiga kali angka 40:

  1. Yesus lahir (kedatangan pertama kali: disunat pada hari kedelapan, kemudian menunggu 33 hari untuk diserahkan. Jadi pada hari keempat puluh Yesus diserahkan untuk pentahiran dengan korban penghapus dosa--delapan hari dan menunggu tiga puluh tiga hari bukan empat puluh satu hari, karena tiga puluh tiga hari dihitung mulai dari hari Yesus disunat, sehingga jumlahnya empat puluh hari. Ini sudah diterangkan pada Ibadah I.


  2. Yesus berpuasa empat puluh hari empat puluh malam. Dengan berpuasa Yesus tetap berada di dalam kehendak Tuhan; tidak goyah sekalipun iblis mencobai Dia. Kita bangsa kafir juga tidak boleh goyah; dari batu keras menjadi keturunan Abraham--batu hidup; batu indah--, sampai menjadi batu permata di Yerusalem baru. Ini sudah diterangkan pada Ibadah II.


  3. Kisah Rasul 1: 3
    1:3. Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

    'Ia berulang-ulang'= firman yang diulang-ulang merupakan teladan dari Yesus sendiri.
    'tentang Kerajaan Allah'= tentang Tabernakel, itulah pengajaran Tabernakel dan mempelai; kabar mempelai dalam terang Tabernakel. Ini harus diulang-ulang sampai kita sempurna seperti Dia.

AD. 3
Yesus tampil dalam tubuh kebangkitan/kemuliaan dan menampakkan diri pada murid-murid selama empat puluh hari. Sesudah itu Ia naik ke sorga.

Kisah Rasul 1: 9
1:9. Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.

Manfaat Yesus terangkat ke sorga sekaligus persiapan--kita sudah belajar mengenai kematian dan kebangkitan (Paskah), sekarang pengangkatan--:

  1. Yohanes 14: 1-3
    14:1. "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
    14:2. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
    14:3. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

    Yang pertama: Yesus naik ke sorga untuk menyediakan tempat bagi kita, dan sesudah itu Ia akan datang kembali kedua kali untuk membawa kita ke tempat yang Dia sediakan bagi kita, sehingga di mana Dia berada, kitapun berada; tidak terpisah selamanya.

    Ini PERSIAPAN YESUS datang kedua kali yaitu menyediakan tempat lebih dulu. Dia naik ke sorga untuk menyediakan tempat, setelah selesai baru Dia segera datang kembali kedua kali; kalau belum selesai, tidak bisa.

    PERSIAPAN KITA GEREJA TUHAN untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali adalah menyediakan tempat bagi Yesus sebagai Kepala--Raja segala raja dan Mempelai Pria Sorga--, yaitu tubuh-Nya. Kepala butuh tubuh.

    Matius 8: 20
    8:20. Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."

    Tempat untuk meletakkan kepala adalah tubuh. Mari kita sediakan tempat bagi Yesus, yaitu tubuh-Nya, artinya KITA HARUS AKTIF DALAM PEMBANGUNAN TUBUH KRISTUS YANG SEMPURNA, untuk menempatkan Yesus sebagai kepala. Jangan takut!

    Pembangunan tubuh Kristus adalah:


    • Mulai dari nikah. Layani nikah dengan sungguh-sungguh. Kalau ada pembangunan tubuh Kristus di dalam nikah, Yesus akan jadi kepala dalam rumah tangga. Dia kepala yang rela mati di bukit Tengkorak--kepala yang sudah mati--; Dia bertanggung jawab sampai rela mati.


    • Melayani dalam penggembalaan dengan sungguh-sungguh. Kalau ada pelayanan pembangunan tubuh Kristus/kesatuan atau persekutuan tubuh Kristus, Yesus akan datang di sana; Dia menjadi Kepala atas penggembalaan. Luar biasa, Dia bertanggung jawab semuanya.


    • Melayani antar penggembalaan.
      Tadi sudah dibacakan laporan pertanggungjawaban keuangan, sekian ratus juta. Setiap bulan bisa dua kali. Dari mana? Dari Yesus sebagai kepalanya. Kalau saya yang jadi kepala, tidak ada uangnya.

      Asal ada pembangunan tubuh Kristus/kesatuan tubuh Kristus, Dia ada di sana, bertanggung jawab semuanya.


    • Sampai nanti Israel dan kafir menjadi satu tubuh yang sempurna; mempelai wanita sorga bertemu dengan Mempelai Pria Sorga di awan-awan yang permai, kemudian masuk ke tempat yang sudah Dia sediakan; tidak terpisah lagi selamanya.


    'Kepala'= 'pada mulanya adalah firman/logos'--kepala itu yang mula-mula.
    Menempatkan Yesus sebagai kepala artinya: menempatkan firman pengajaran yang benar sebagai kepala. Jadi kegerakan Roh Kudus hujan akhir/pembangunan tubuh Kristus yang benar--karena ada yang tidak benar--adalah kegerakan dalam firman pengajaran yang benar.
    Benar atau tidaknya bergantung pada apa yang diajarkan.

    Kalau pengajarannya benar, itu adalah pembangunan tubuh Kristus yang benar; kalau tidak cocok dengan firman, berarti palsu. Dimulai dari nikah, penggembalaan, dan antar penggembalaan. Di dalam fellowship kalau tidak menampilkan firman pengajaran yang benar, berarti palsu.

    'Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya'= kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang benar merupakan kerinduan dan keluhan Tuhan sendiri--serigala sudah punya liang, burung ada sarangnya, tetapi Anak Manusia belum punya tempat.
    Mari kita belajar, kita juga harus punya kerinduan yang sungguh-sungguh untuk masuk dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang benar, supaya bisa mencapai kesempurnaan; kalau tidak benar (kegerakan palsu), justru menjadi najis dan jahat.

    Mengapa Yesus mengeluh? Dia rindu ada pembangunan tubuh Kristus, tetapi mengapa Dia mengeluh?


    • Karena sidang jemaat egois, hanya ingat kepentingan diri sendiri; hanya ingat kepentingan gereja atau organisasi sendiri sehingga tidak mau masuk dalam pembangunan tubuh Kristus.

      "Mohon maaf, bersamaan dengan pembangunan tubuh Kristus yang rohani, kami dulu mohon doa, beli tanah, izinnya mustahil bisa keluar tetapi didoakan bisa dapat izinnya. Kalau Tuhan izinkan tanggal 01 Juni sudah langsung membongkar asrama di belakang untuk segera melakukan pembangunan. Kalau egois, berhenti dulu ibadah persekutuan, uang ratusan juta bisa untuk bangunan. Tetapi saya katakan: 'Maju terus!' Tidak ada masalah, yang rohani dulu, yang jasmani urusan Tuhan."

      Jangan egois! Kalau egois Yesus tidak ada tempat untuk meletakkan kepala-Nya; ia tidak bisa menjadi Kepala bagi kehidupan, gereja dan organisasi yang egois.

      Kalau bukan Yesus yang jadi kepala, serigala dan burung yang akan jadi kepala. Ngeri!
      Serigala= roh jahat.
      Burung= roh najis.
      Jangan egois!


    • Justru banyak persekutuan yang palsu. Ada yang tidak mau; ada yang palsu. Hati-hati!
      Kalau ada persekutuan yang benar lalu kita tidak datang, kita akan kering, serigala dan burung yang menjadi kepala.

      Yesaya 30: 1-3
      30:1. Celakalah anak-anak pemberontak, demikianlah firman TUHAN, yang melaksanakan suatu rancangan yang bukan dari pada-Ku, yang memasuki suatu persekutuan, yang bukan oleh dorongan Roh-Ku, sehingga dosa mereka bertambah-tambah,
      30:2. yang berangkat ke Mesir dengan tidak meminta keputusan-Ku, untuk berlindung pada Firaun dan untuk berteduh di bawah naungan Mesir.
      30:3. Tetapi perlindungan Firaun akan memalukan kamu, dan perteduhan di bawah naungan Mesir akan menodai kamu.

      'keputusan-Ku'= firman pengajaran yang benar.
      'Mesir'= dunia.
      Persekutuan yang tidak benar, yang palsu adalah persekutuan yang tidak mengutamakan firman pengajaran yang benar, tetapi hanya perkara jasmani/duniawi: keuangan dan lain-lain. Banyak kali kita menggunakan daya tarik dari dunia: pemain musik entah siapa yang main, artis entah siapa, pembicara juga tidak tahu siapa orangnya, atau sudah tahu tetapi dibiarkan karena menampilkan figur manusia. Dia sudah kawin cerai atau apapun, tidak tahu. Ini seringkali terjadi, bukan firman yang ditampilkan, tetapi figur manusia.

      'yang bukan oleh dorongan Roh-Ku'= tanpa pengajaran berarti tanpa urapan Roh Kudus. Jangan berkata: Tidak ada pengajaran tidak apa-apa, yang penting urapan. Dari mana urapannya kalau tidak ada pengajaran? Tanpa firman yang ada urakan, semua boleh, bebas--murahan. Orang merokok, orang berdosa boleh melayani, yang penting pintar. Sekarang yang dipentingkan kepandaiannya bukan kesuciannya.

      Tanpa urapan, akhirnya tanpa kasih; mulai mengancam dan lain-lain.

      Persekutuan tanpa firman pengajaran yang benar sama dengan persekongkolan.
      Orang Herodian dan orang Farisi bertentangan secara ajaran/prinsip. Orang Farisi ini nasionalisme (kebangsaan), dia bela bangsa Israel, sedangkan orang Herodian membela Herodes (raja). Secara politik mereka bertentangan, tetapi demi menghantam Yesus yang benar, mereka bersekongkol. Bahaya! Yesus--yang benar--tidak akan pernah runtuh, tetapi mereka yang runtuh dengan sendirinya; tidak bertahan lama.

      Persekongkolan menghantam yang benar dengan gosip, fitnah dan lain-lain. Ini yang jadi tempat serigala--roh jahat--dan burung--roh najis--, sehingga dosa mereka bertambah-tambah: kebencian, ketidaksetiaan, kebenaran sendiri--biar salah tetap merasa benar; hanya menyalahkan orang lain dan Tuhan--, sampai puncaknya dosa yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan. Ini akan mengarah pada pembangunan tubuh Babel; mempelai wanita setan yang sempurna dalam kejahatan dan kenajisan, yang akan dibinasakan. Kita hati-hati!
      Babel= pelacur= tidak setia dalam pengajaran dan ibadah pelayanan.


    Mari masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang benar, tandanya: ada firman pengajaran yang benar/pribadi Yesus. itu saja. Di dalam nikah, penggembalaan, fellowship yang ditampilkan adalah pribadi Yesus/pengajaran yang benar.
    Ini persiapan kita. Yesus siap menyediakan tempat di sorga, kita siap menyediakan tempat di dunia (pembangunan tubuh Kristus).

    Syarat masuk pembangunan tubuh Kristus:


    • 1 Petrus 2: 5
      2:5. Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

      'Rumah rohani'= tubuh Kristus.
      'Imamat kudus'= kesucian.

      Syarat pertama: menjadi batu hidup.
      'batu hidup'= imam dan raja.
      Jangan jadi batu keras! Tadi pagi kita sudah mendengar, batu keras harus menjadi batu hidup.

      Iman adalah


      1. Seorang yang suci--'imamat kudus'.
      2. Seorang yang memangku jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus yang Tuhan percayakan kepadanya.


      Ada kesucian, ada jabatan, sehingga kita bisa melayani pembangunan tubuh Kristus.

      Ini syarat pertama masuk pembangunan tubuh Kristus yaitu suci dan memangku jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus.


    • 1 Korintus 3: 11-14
      3:11. Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.
      3:12. Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,
      3:13. sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.
      3:14. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.

      Syarat kedua masuk pembangunan tubuh Kristus: tahan uji menghadapi api pencobaan sampai dengan masa antikris--api yang dipanaskan tujuh kali; pencobaan yang sempurna--, api dosa sampai puncaknya dosa, dan api dunia.

      Ini yang kita hadapi yaitu api yang mau membakar setiap pelayan Tuhan.

      Di sini ada dua macam pembangunan tubuh Kristus:


      1. Pembangunan dengan kayu, rumput kering, dan jerami= pembangunan tubuh Kristus yang menonjolkan perkara jasmani, tanpa firman pengajaran yang benar dan kesucian.
        Tanpa kesucian= siapa saja boleh melayani, yang penting banyak--beli rumput Rp 500.000 dapat banyak, tetapi untuk beli emas sedikit sekali.

        Akibatnya: tidak tahan uji; akan terbakar dan binasa. Banyak yang mengundurkan diri, tinggal tunggu waktu, nanti akan terbakar dan binasa.


      2. Pembangunan dengan perak, emas, dan batu permata= pembangunan tubuh Kristus yang menonjolkan perkara-perkara rohani.

        Perak= penebusan oleh darah Yesus; kita bisa percaya Yesus, bertobat, baptisan air dan baptisan Roh Kudus, sehingga kita hidup dalam kebenaran. Ini adalah batu dasar. Setelah ditebus baru boleh melayani. Jangan sembarangan!
        Kalau ada api, karat semakin hilang dan makin murni; tidak akan pernah hancur. Kita tidak akan pernah mundur

        Emas= kesucian.
        Batu permata= kemuliaan atau keubahan hidup/pembaharuan--tadi pagi, batu keras harus jadi batu hidup sampai menjadi batu permata di Yerusalem baru.

        Emas dan batu permata--kesucian dan pembaharuan--merupakan hasil dari pekerjaan firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua: tajam pertama untuk menyucikan--memotong dosa--, tajam kedua untuk membaharui--menumbuhkan yang baru.


      Harus ada pedang firman! Kita membangun tubuh Kristus harus berdasarkan penebusan oleh kurban Kristus--perak--dan firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua--emas dan batu permata.
      Firman pengajaran dan kurban Kristus= firman pengajaran dan perjamuan suci= ibadah pendalaman alkitab dan perjamuan suci. Ini penting!

      Di dalam pembangunan tubuh Kristus, kalau kita tidak mengikuti ibadah pendalaman alkitab dan perjamuan suci, bahaya! Yang pertama: kesuciannya diragukan. Yang kedua: tidak makan. Coba bayangkan orang bekerja tetapi tidak makan. Semakin hebat kerjanya, ia akan semakin loyo. Harus ada ibadah pendalaman alkitab kalau kita membangun tubuh Kristus dengan dasar emas, perak, dan batu permata. Ini yang tahan uji.

      Hanya digalakkan! Jangan hanya ibadah minggu sekian ribu jemaat, pendalaman alkitab tinggal berapa? Yang tahan uji tinggal berapa? Kalau murah, banyak, itu adalah rumput, kayu, yang akan terbakar. Mulai diarahkan pada ibadah pendalaman alkitab supaya pelayanannya kuat; kualitasnya meningkat.

      Kalau kualitas meningkat, kuantitas juga pasti meningkat. Tidak mungkin tidak! Tubuh Kristus adalah kualitas dan kuantitas. Mohon maaf, seperti lima jari--harus ada kuantitas. Tetapi kalau ada jari yang cacat, tidak akan sempurna. Sekalipun jarinya normal, kalau hanya tiga jari, juga tidak sempurna. Kualitas maupun kuantitas harus diperhatikan.

      Inilah hasil pekerjaan kurban Kristus dan pengajaran yang benar lewat ibadah pendalaman alkitab dan perjamuan suci, yaitu meningkatkan kualitas imam-imam dalam pembangunan tubuh Kristus; dia benar-benar ditebus dan disucikan, sampai satu waktu tidak bercacat cela; dia tahan uji.


    • Kisah Rasul 20: 28, 32-33, 35
      20:28. Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.
      20:32. Dan sekarang aku menyerahkan kamu kepada Tuhan dan kepada firman kasih karunia-Nya, yang berkuasa membangun kamu dan menganugerahkan kepada kamu bagian yang ditentukan bagi semua orang yang telah dikuduskan-Nya.
      20:33.
      Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini dari siapapun juga.
      20:35. Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah
      lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

      'penilik'= gembala.
      Ayat 28= penggembalaan diperoleh dengan darah Anak Domba/darah Yesus. Penggembalaan ada kaitan dengan darah Anak Domba. Jadi gembala tidak boleh main-main terhadap domba-domba. Kalau main-main, akan berhutang darah Yesus yang tidak bisa dibayar. Begitu juga domba-domba tidak boleh main-main dalam penggembalaan, kalau tidak, akan berhutang darah Yesus yang tidak bisa dibayar.
      Mari hargai kurban Kristus!

      'firman kasih karunia-Nya'= di dalam penggembalaan ada firman kasih karunia, itulah firman penggembalaan.

      'Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini'= tidak ada keinginan dalam hati--penyucian hati.

      Syarat ketiga masuk pembangunan tubuh Kristus: hati yang suci; sampai kedalaman hati suci.

      Tadi syarat pertama: menjadi imam, syarat kedua: pembangunan dengan perak dan emas--harus ada kurban Kristus dan pedang firman yang menyucikan dan membaharui kita sehingga kualitas kita meningkat, kuantitas juga meningkat sampai memenuhi ukuran kesempurnaan.

      Hati bisa suci lewat firman kasih karunia/firman penggembalaan.
      Hati yang suci didapatkan di dalam kandang penggembalaan; kita disucikan oleh firman penggembalaan/firman kasih karunia.
      Firman penggembalaan adalah firman pengajaran yang benar, yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala, untuk disampaikan kepada sidang jemaat dengan setia, berkesinambungan, berurutan, dan diulang-ulang, untuk menjadi makanan rohani bagi sidang jemaat, sehingga sidang jemaat mengalami pertumbuhan rohani (penyucian).

      Firman penggembalaan disebut juga dengan firman kasih karunia, artinya tidak bisa dipelajari di mana-mana, tetapi hanya di bawah kaki Yesus lewat pengalaman kematian/kematian; mungkin berpuasa, doa semalam suntuk dan sebagainya.
      Yusuf saat dijual ke Mesir--pengalaman kematian--, ia justru mendapatkan gandum yang banyak.

      "Karena itu di Lempin-El diajarkan pengalaman kematian. Bukan diajarkan: hamba Tuhan itu mulia, tidak boleh mengepel dan sebagainya. Kalau seperti itu tidak akan ada pembukaan firman. justru lewat pengalaman kematian di bawah kaki Tuhan, firman akan dibukakan oleh Tuhan--seperti Yusuf mendapatkan banyak gandum.
      Jadi, setelah lulus dari Lempin-El Kristus Ajaib, saya katakan kepada mereka--saya meniru guru-guru saya saja--: Setelah Lempin-El, kalian semua harus kuliah di universitas pengalaman kematian di bawah kaki Tuhan, itulah kelanjutan dari Lempin-El "Kristus Ajaib". Dosennya dua puluh empat jam, cuma-cuma, kapanpun bisa belajar, tidak terbatas oleh waktu. Tuhan akan menolong kita semua.
      "

      Firman penggembalaan yang diulang-ulang akan menyucikan hati kita dari tiga hal:


      1. Keinginan najis= burung; mengarah pada dosa makan minum dan kawin mengawinkan--meresahkan. Kalau bukan Yesus yang jadi kepala, burung yang akan jadi kepala. Yang ditakuti dari burung adalah kotorannya. Kenajisan itu membuat resah; kalau ada yang berselingkuh tubuh Kristus jadi kacau, sehingga hidupnya juga kacau. Jangan main-main! Serius!

        Jangan sampai ada roh najis, dia mengacau pembangunan tubuh Kristus, dia sendiri yang akan kacau. Tuhan membela tubuh Kristus--'siapa membinasakan Bait Allah (tubuh Kristus), dia akan dibinasakan'.


      2. Kepahitan= iri, benci= burung; ini juga membuat resah; sama dengan Babel.
        Wahyu 18: 2
        18:2. Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci,

        Babel artinya kacau--ingat menara Babel yang dikacaukan Tuhan. Kalau hidup dan pelayanan kacau, ia akan mengarah ke Babel.

        Kita perlu firman pengajaran yang diulang-ulang, yang menusuk hati dari keinginan najis dan kepahitan.


      3. Keinginan jahat= serigala= keinginan akan uang.
        Benar-benar ganas kalau sudah ada keinginan akan uang. Ia menjadi kikir dan serakah.

        Kikir= tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan.
        Serakah= mencuri milik Tuhan yaitu persepuluhan dan persembahan khusus. Ganas! Tidak peduli milik Tuhan dia curi. Tuhan tolong kita.

        "Hamba Tuhan selalu digoda soal ini. Dua kali saya digoda soal persepuluhan. Satu kali orang berkata kepada saya: Begini....begini.....nanti persepuluhan dikuasai tua-tua. Saya bilang: Minta ampun, jangan, kalau itu terjadi hancurlah gereja itu, saya tidak setuju. Itu gereja besar. Bukan uangnya, tetapi kepercayaan Tuhan yang dicuri dari kami, sehingga benar-benar tidak ada firman. Yang kedua, beberapa hamba Tuhan mau memberikan persepuluhan ke saya karena mereka fellowship dengan saya. Peraturan organisasi kami persepuluhan ke kas pusat. Saya bilang: Jangan! Jangan suruh saya jungkir balik! Ada tujuh puluh sampai seratus orang mau persepuluhan ke saya, saya tinggal angkat kaki. Tetapi saya katakan: Jangan! Itu membuat kita jungkir balik. Tidak ada pembukaan firman."

        Ini ganasnya serigala. Kalau tidak hati-hati, kita akan diterkam.
        Kalau sudah tidak mengembalikan persepuluhan, akan ganas seluruhnya. Kalau mengembalikan, tidak akan ganas hidupnya Mulai dari hamba Tuhan, jangan diterkam serigala yang ganas. Tuhan tolong kita semuanya.


      Kisah Rasul 20: 35
      20:35. Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

      kalau hati sudah disucikan dari keinginan jahat, kepahitan, dan keinginan najis, kita bisa berseru dan bertindak: lebih bahagia memberi dari pada menerima. Kita tidak sulit mengembalikan persepuluhan dan persembahan khusus, memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan, sampai menyerahkan seluruh hidup untuk dipakai Tuhan, seperti keledai ditunggangi Tuhan untuk masuk Yerusalem--bangsa kafir dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus. Harus urut! Tidak mungkin bisa menyerahkan hidup kalau tidak mengembalikan persepuluhan.

      Inilah ketajaman pedang. Bersyukur ditempatkan di Lempin-El, tidak kurang, malah berlebih. Bahan terlalu banyak. Mengapa bahannya kurang? Karena tidak dipraktikkan. Kalau dipraktikkan, firman akan dibukakan rahasianya.

      Jangan mencuri untuk memberi! Itu sama seperti pencopet mencuri sepuluh tikar, yang delapan untuk rumah Tuhan. Istilah dunia: pencuri budiman. Mencuri di sini, dikasih ke hamba Tuhan di sana, sehingga hamba Tuhannya juga ikut jadi pencuri. Hati-hati!

      Hati suci, kembalikan dulu milik Tuhan baru bisa memberi sampai menyerahkan seluruh tubuh, jiwa, dan roh kita kepada Tuhan. Kita dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir; pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, sampai masuk Yerusalem baru.


    Ini manfaat Yesus naik ke sorga, yaitu Dia menyediakan tempat bagi kita dan Dia akan datang kembali untuk mengangkat kita ke tempat yang sudah Dia sediakan. Persiapan dari Yesus sudah selesai, tinggal persiapan kita sekarang yaitu menyediakan tempat bagi Dia yang akan datang kedua kali yaitu pembangunan tubuh Kristus, sampai lebih bahagia memberi dari pada menerima.

    Tetapi hati-hati, ada yang salah, ada yang benar; ada yang berkualitas, ada yang tidak berkualitas.


  2. Kisah Rasul 1: 8-9
    1:8. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
    1:9. Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.

    Yang kedua: Yesus naik ke sorga untuk mencurahkan Roh Kudus bagi kita.
    Tuhan tahu kita manusia darah daging yang lemah dan kalah; tidak bisa apa-apa tanpa Roh Kudus.
    Ini PERSIAPAN YESUS.

    Sekarang sudah beda. Di perjanjian lama, urapan Roh Kudus digambarkan dengan minyak urapan yang terbuat dari minyak zaitun ditambah dengan rempah-rempah. Di perjanjian baru setelah Yesus mati, bangkit, dan naik ke sorga, sudah langsung dari sorga, tidak perlu lagi minyak urapan--buktinya di loteng Yerusalem. Dia adalah Pembaptis Roh; hamba Tuhan hanya membantu.

    Bagaimana menerima urapan Roh Kudus?
    Kejadian 2: 7
    2:7. ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

    PERSIAPAN KITA adalah HARUS MENJADI DEBU TANAH, baru dihembusi Roh Kudus--nafas hidup menunjuk pada Roh Kudus.
    Debu tanah liat artinya


    • Mengaku tidak layak, banyak kekurangan dan kelemahan. Jangan merasa hebat kalau mau menerima Roh Kudus! Kita harus merendahkan diri sampai mengaku bahwa kita hanya debu tanah liat--tidak layak, banyak dosa dan kekurangan. Jangan menghakimi orang lain! Hakimi diri sendiri, itulah debu tanah liat.


    • Merasa tidak mampu; tidak berdaya apa-apa menghadapi apapun, tidak tahu harus berbuat apa, apalagi dalam pelayanan.
    • Merasa tidak berharga apa-apa--tanah liat hanya untuk diinjak-injak, sudah menjadi gentengpun juga diinjak-injak. Itulah nasibnya tanah liat.
      Tanah liat kalau diinjak, diam, tambah ke bawah, tetapi kalau ular diinjak, akan naik.

      Karena itu, mau diapakan juga, diam. Tanah liat memang hanya untuk diinjak-injak. Yang penting kita benar, mau diinjak, silakan. Kalau kita tidak diam, berarti ular.

      "Dulu saya reaktif, saya ajak berhadapan. Itu ular. Rugi! Tidak ada Tuhan beserta kita."


    Kalau tidak menjadi tanah liat tetapi ular, kita tidak berada di dalam tangan Tuhan tetapi di tangan setan. Kalau menjadi tanah liat kita berada di dalam tangan Tuhan.

    Malam ini kita belajar. Kita mengaku tidak layak, banyak dosa dan kekurangan kita mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Kita juga mengaku tidak berdaya apa-apa, tidak tahu apa-apa, tidak tahu berbuat apa-apa, termasuk di dalam pelayanan.

    "Saya sungguh-sungguh merasa tidak mampu. Dulu pengalaman dari om Pong--dibilang tiru-tiru, ya memang tiru-tiru. Saya ingat om Pong bersaksi waktu dipindahkan Tuhan ke Surabaya, saat itu mau melayani persekutuan. Beliau menangis: Coba ada Om Yo, aku kan santai-santai. Tetapi om Yo sudah dipanggil Tuhan. Ketika om Pong dipanggil Tuhan, saya dapat undangan dari mana-mana, juga dari Medan, saya menangis saat pertama kali di Medan karena hanya sedikit yang saya kenal, saya takut. Saya ingat juga: Coba ada om Pong, enak, aku tinggal bawa tasnya saja.
    Di dalam penggembalaan, ada jiwa yang hilang, ditelepon, dibesuk, tidak datang. Jadi saya doakan. Saya tidak tahu apa-apa, tidak bisa apa-apa.
    "

    Tanah liat hanya untuk diinjak-injak. Kita banyak berdiam diri, supaya kita berada di dalam tangan Tuhan. Tanah liat di tangan Tuhan dihembusi Roh Kudus. Ini kekuatan dari Tuhan. Kita diciptakan menjadi manusia baru.
    Sebaliknya, biar hebat, kalau belum dihembusi Roh Kudus, mau berkedippun tidak bisa. Harus dihembusi Roh Kudus.

    Malam ini ada hembusan Roh Kudus di tengah-tengah kita. Yang merasa tidak mampu, tidak layak, tidak bisa apa-apa, minta kekuatan Roh Kudus; ada kekuatan firman, ada kekuatan Roh Kudus. Menghadapi ekonomi dan sebagainya, minta Roh Kudus malam ini, biar Dia yang bekerja.

    Yohanes 20: 21-22
    20:21. Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."
    20:22. Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.

    Malam ini, Yesus menghembuskan Roh Kudus kepada kita untuk memberikan damai sejahtera. Itu yang penting. Tidak boleh stres, terutama tidak ada lagi kepahitan--iri, benci. Kalau ada damai, semua akan jadi enak dan ringan; tidak ada stres; ada Roh Kudus di dalam hati kita, dan kita dipakai/diutus oleh Tuhan untuk melayani Dia dengan setia dan benar--pelita menyala. Itu bukti ada Roh Kudus. Jangan ada yang tidak melayani! Kalau tidak melayani, berarti tidak diutus, dan itu artinya tidak ada Roh Kudus.

    Murid-murid sudah dihembusi Roh Kudus, akhirnya Petrus menyangkal Tuhan. Sudah dipakai dan diutus Tuhan tetapi pada akhirnya Petrus menyangkal Tuhan, Tomas bimbang--bagaikan pelita hampir padam.
    Belum cukup dihembusi. Jangan puas sudah dipenuhi Roh Kudus, itu baik, tetapi itu hanya seperti minyak dalam pelita, lama-lama habis. Sepuluh gadis memiliki minyak di dalam pelitanya, tetapi lima gadis bijaksana memiliki minyak persediaan.
    Untuk itu perlu tiupan angin keras--ada minyak persediaan; kita melimpah-limpah dalam Roh Kudus.

    Kisah Rasul 2: 2
    2:2. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;

    Tadi hujan awal dihembusi Roh Kudus, sekarang hujan akhir, Roh Kudus bagaikan tiupan angin keras. Semoga ada di tengah-tengah kita; Roh Kudus meluap-luap di hidup kita--menjadi minyak persediaan untuk menghadapi pencobaan, daging dengan segala hawa nafsu dan kelemahannya, dosa, ajaran palsu dan sebagainya.
    Kita tidak mampu sendiri, perlu minyak persediaan; Roh Kudus harus meluap-luap . Semoga malam ini dicurahkan.

    Pedang tanpa Roh Kudus sama dengan pedang berkarat, orang dengar malah tidak masuk ibadah karena tidak kuat.
    Tetapi kalau ada Roh Kudus, firman menjadi begitu tajam, orang tidak sadar, tahu-tahu sudah berubah hidupnya.
    Firman pengajaran, baik, tetapi harus ada Roh Kudus.
    Roh Kudus penting, tetapi tanpa firman, akan sesat, sampai ke Herodes, bukan Yesus.

    Bintang gambaran dari Roh Kudus membawa orang majus sampai ke istana Herodes, bukan kepada Yesus. Bahaya kalau hanya Roh Kudus tanpa firman! Setelah itu Herodes menyuruh memeriksa firman. Firman ditambah Roh Kudus, bisa merendahkan diri di kandang. Kalau tidak ada firman, akan sombong.
    Firman, Roh Kudus, dan kasih adalah satu, tidak bisa dipecah-pecahkan.

    Kalau Roh kudus melupa-luap, hasilnya:


    • Mujizat rohani terjadi= pembaharuan hidup--mujizat terbesar--yaitu Petrus menjadi kuat teguh hati, semua murid menjadi kuat teguh hati. Tadinya lemah, menghadapi budak Petrus menyangkal Tuhan.
      Tetapi setelah ada tiupan angin keras, Petrus menjadi kuat teguh hati. Tomas percaya pada Tuhan, Maria yang najis disucikan.

      Kuat teguh hati artinya:


      1. Tidak kecewa, putus asa, dan meninggalkan Tuhan saat menghadapi apapun juga.
      2. Tidak bangga akan sesuatu di dunia; tidak mengandalkan sesuatu di dunia, tetapi Tuhan.
        Kalau mengandalkan sesuatu, akan lupa Tuhan.
        Bangga sama dengan kecewa, pada akhirnya akan meninggalkan Tuhan.

        Mari kuat teguh hati apapun yang kita hadapi! Jangan sampai membanggakan berkat sampai melupakan Tuhan!


      3. Tetap berpegang teguh pada pengajaran yang benar, dan taat dengar-dengaran sehingga kita tetap hidup benar dan suci, tidak mau dijatuhkan oleh dosa-dosa.


      4. Tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan; ada kekuatan ekstra dari Tuhan.
      5. Tetap percaya dan berharap Tuhan; mengulurkan tangan kepada Tuhan. Hanya itu yang bisa dilakukan.


      Kalau ada Roh Kudus, mujizat rohani akan terjadi; kita menjadi kuat teguh; menghadapi apapun kita hanya mengangkat tangan.


    • Mujizat jasmani terjadi.
      Keluaran 14: 16, 21
      14:16. Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering.
      14:21. Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu.

      Roh Kudus sanggup membelah Laut Kolsom. Ada masalah yang mustahil--mati hidup--, sudah tidak ada jalan keluar, semoga malam ini ada tiupan angin keras yang menolong kita semua, memberi jalan keluar dari semua masalah yang mustahil.

      Kalau laut terbelah, bisa jalan ke depan, artinya Roh Kudus sanggup memberikan masa depan yang berhasil dan indah, masalah pelayanan selesai. Semoga malam ini Roh Kudus melimpah di tengah-tengah kita; minyak persediaan diberikan, ini kekuatan ekstra dari Tuhan.


    • Kita dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir; pembangunan tubuh Kristus yang sempurna--Israel berjalan ke Kanaan. Mulai dari nikah sampai tubuh sempurna.
      Tuhan tolong kita semua.


    • Belalang hilang= tidak ada lagi hukuman Allah.
      Keluaran 10: 19
      10:19. Maka TUHAN membuat angin bertiup dari jurusan sebaliknya, yakni angin barat yang sangat kencang, yang membawa belalang itu dan melemparkannya ke dalam Laut Teberau: tidak ada satu belalangpun yang tinggal di seluruh daerah Mesir.

      Belalang adalah hukuman Tuhan kepada orang Mesir.
      Kalau ada tiupan angin keras malam ini, hukuman dan kutukan benar-benar dilalukan, dan kita mengalami kebahagiaan sorga.


    • Sampai kalau Tuhan datang kembali tiupan angin keras--Roh Kudus--akan mengubahkan kita menjadi sempurna seperti Dia, tidak salah dalam perkataan. Kita hanya berseru: Haleluya, seperti deru guruh yang dahsyat dan seperti desau air bah. Kita menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai--di tempat Dia berada, kitapun berada.

Mari banyak menyembah Tuhan, supaya tidak salah dalam perkataan sampai sempurna.
Ada tiupan angin keras--Roh Kudus--di tengah-tengah kita sekalian.
Kita sudah dihembusi Roh Kudus, malam ini ditambah dengan ditiupkan angin keras di tengah kita.

Apa yang kita hadapi hari-hari ini, ada Roh Kudus di tengah-tengah kita, Dia sanggup menolong kita. Jangan kecewa, putus asa, dan bangga! Masih ada jalan keluar malam ini. Masih ada Roh Kudus yang dijanjikan bagi kita. Menghadapi perjuangan apapun, Roh Kudus akan memberikan kemenangan kepada kita.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 15-16 Agustus 2018
    (Ibadah Kunjungan di Palangkaraya)

  • September 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jakarta)

  • 11-13 September 2018
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 25-26 September 2018
    (Ibadah Kunjungan di Sidikalang)

  • 16-18 Oktober 2018
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 30-31 Oktober 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • Februari 2019
    (Ibadah Kunjungan di Chennai, India)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top