Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 13:2
13:2. Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruangdan mulutnya seperti mulut singa. Dan nagaitu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.

Antikris adalah kombinasi dari empat binatang buas dengan keistimewaannya masing-masing:
  1. Serupa dengan macan tutul (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 April 2021sampai Ibadah Raya Malang, 11 April 2021).
    Keistimewaan macan tutul adalah belang dan kecepatannya.

  2. Kakinya seperti kaki beruang (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 April 2021).

  3. Mulutnya seperti mulut singa.

  4. Naga memberikan kekuatannya, takhtanya, dan kekuasannya.

ad. 2. Beruang.
Keistimewaan dari kaki beruang adalah:
  1. Daya cengkeram yang kuat, sehingga mangsanya tidak bisa lepas.
  2. Daya robek yang kuat untuk menghancurkan mangsanya.

Apa itu cengkeraman/ cakar yang kuat? Yaitu cinta akan uang/ keinginan akan uang.

1 Timotius 6:10

6:10.Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

Antikris mencengkeram gereja Tuhan dengan keinginan akan uang/ akar segala kejahatan, sehingga pelayan Tuhan menjadi kikir dan serakah, tidak mengasihi Tuhan dan sesama.

Kikir dan serakah sama dengan menyembah Antikris, sehingga menjadi sama dengan Antikris yang akan dibinasakan selamanya.

Matius 6:17
6:17.Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamudan cucilah mukamu,

Dua tanda puasa yang benar:
  1. 'cucilah mukamu' = penyucian hati oleh firman Allah.
  2. 'minyakilah kepalamu' = pikiran diurapi Roh Kudus.
Jadi, doa puasa yang benar adalah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada firman Allah dalam urapan Roh Kudus (firman pengajaran yang benar) untuk mencengkeram kita, artinya menyucikan hati pikiran kita dari keinginan akan uang, sehingga kita terlepas dari cengkeraman antikris, dan kita bisa lebih berbahagia memberi daripada menerima.

Bisa memberi bukan bergantung pada kaya atau miskin, tetapi hati terikat keinginan akan uang atau tidak. Begitu juga dalam hal memberi waktu untuk mendengar firman. Kalau dicengkeram Roh Kudus, kita kuat mendengar firman sekalipun sudah seharian kerja keras. Kalau dicengkeram antikris, akan mengantuk sekalipun seharian tidur.

Contoh:
  • Jemaat Makedonia, dalam keadaan miskin dan dicobai, tetapi bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan.

  • Janda miskin bisa memberi dalam kekurangannya.
    Markus 12:44
    12:44.Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."

Praktek memberi:
  1. Mengembalikan milik Tuhan, yaitu persepuluhan dan persembahan khusus.
  2. Memberi untuk pekerjaan Tuhan.
  3. Memberi untuk sesama yang membutuhkan.

2 Korintus 9:7
9:7.Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

Syarat untuk memberi:
  1. Memberi dengan iman/ kebenaran:
    1. Mulai dari mengembalikan persepuluhan, yaitu sepersepuluh dari berkat yang kita terima.
    2. Memberi dari hasil yang benar, bukan mencuri.

  2. Memberi dengan kerelaan hati, tidak dipaksa dan terpaksa.

  3. Memberi dengan sukacita dan ucapan syukur kepada Tuhan.

Jika kita sudah memenuhi praktek dan syarat memberi, kita akan mengalami lebih bahagia memberi dari pada menerima. Ini sama dengan pintu tirai terobek, artinya perobekan daging sepenuh, sehingga kita bisa menyerahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan.

Contoh: janda yang memberi dari kekurangannya, yaitu menyerahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan.

Markus 12:44
12:44.Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."

Proses penyerahan seluruh hidup kepada Tuhan:
  1. Menyerahkan segala kekhawatiran kepada Tuhan, sehingga kita bisa percaya dan mempercayakan diri kepada-Nya, sama dengan iman sepenuh kepada Tuhan.
    Mazmur 37:5
    37:5.Serahkanlah hidupmu kepada TUHANdan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

    Bukti menyerahkan kekhawatiran adalah tergembala dengan benar dan baik, selalu berada di kandang penggembalaan. Kita menempatkan Yesus sebagai Gembala Agung.

    1 Petrus 5:7

    5:7.Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

    1 Petrus 5 adalah pasal penggembalaan.

  2. Berdiam diri di hadapan Tuhan.
    Mazmur 37:6-7
    37:6.Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
    37:7.Berdiam dirilah di hadapan TUHANdan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.

    Berdiam diri artinya:
    • Mengoreksi diri, sehingga bisa mengakui kekurangan dan kelemahan secara jasmani dan rohani. Kita hanya berharap pada belas kasih Tuhan.
    • Penyerahan diri sepenuh kepada Tuhan, sama dengan menyembah Dia. Kita mengulurkan tangan kepada Tuhan, dan Tuhan mengulurkan tangan belas kasih-Nya. Tuhan akan bertindak dengan mujizat.

    Hasilnya adalah:
    • Tangan belas kasih Tuhan melindungi dan memelihara kita di tengah kegoncangan dunia akhir zaman, sampai masa antikris berkuasa di bumi. Tadi, Markus 12 tentang janda yang memberi dalam kekurangannya, lanjut Markus 13 tentang kegoncangan.

      Secara jasmani, kita dipelihara secara berlimpah sampai mengucap syukur, kita aman sentosa.
      Secara rohani, kita tetap hidup benar dan suci, tidak terpengaruh ajaran palsu dan dosa. Kita mengalami damai, semua enak dan ringan. Sampai nanti disingkirkan ke padang gurun, jauh dari mata ular yang berkuasa di bumi. Kita dipelihara Tuhan secara langsung lewat firman pengajaran yang benar dan perjamuan suci.

    • Tangan belas kasih Tuhan menyelesaikan semua masalah yang mustahil bagi kita. Serahkan semua pada Tuhan!

    • Tangan belas kasih Tuhan sanggup memberikan masa depan yang berhasil dan indah pada waktunya. Yang penting kita sabar menunggu waktu Tuhan lewat berdiam diri dan menyerah.

    • Tangan belas kasih Tuhan mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani, yaitu jujur.
      Mazmur 37:6
      37:6.Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.

      Kalau jujur, wajah akan mulai berseri apa pun yang kita hadapi.
      Jika Yesus datang kembali, kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Kita masuk Yerusalem Baru.

      Matius 13:42-43
      13:42.Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
      13:43.Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"

      Ayat 42 = yang dicengkeram antikris akan dibinasakan selamanya.
      Ayat 43 = kita yang ada dalam tangan Tuhan diubahkan sampai sempurna.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Surabaya, 17 April 2016 (Minggu Sore)
    ... puluh tahun lamanya. . Itulah sebabnya Aku murka kepada angkatan itu dan berkata Selalu mereka sesat hati dan mereka tidak mengenal jalan-Ku . sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku. 'tidak mengenal jalan-Ku' sesat. Dulu yang keluar dari Mesir . laki-laki berumur tahun ke atas--tidak termasuk perempuan ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 07 September 2014 (Minggu Sore)
    ... akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah. ayat sidang jemaat memiliki banyak kelebihan tetapi ada celanya yaitu KEHILANGAN KASIH MULA-MULA. Biar hebat tetapi kalau ada celanya akan tertinggal saat Yesus datang kembali dan tidak ada artinya. Oleh sebab itu perlu penyucian yang terakhir sampai sempurna ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Februari 2016 (Senin Sore)
    ... yang berbicara dengan jujur yang menolak untung hasil pemerasan yang mengebaskan tangannya supaya jangan menerima suap yang menutup telinganya supaya jangan mendengarkan rencana penumpahan darah yang menutup matanya supaya jangan melihat kejahatan . dialah seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi bentengnya ialah kubu di atas bukit batu rotinya ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 06 Maret 2016 (Minggu Sore)
    ... sehingga pintu sorga juga terbuka. Praktik firman sehingga iman kita sungguh-sungguh menjadi iman yang benar. Kita bukan menolak atau mengkritik firman tetapi menerima firman. Kalau percaya firman akan menjadi iman di dalam hati. Kalau kita praktik firman firman akan menjadi perbuatan iman. Hasilnya semua pintu yang tertutup di dunia terbuka bagi ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 14 Maret 2010 (Minggu Sore)
    ... ke Surga untuk mencurahkan Roh Kudus bagi kita semua. Ini harga yang harus dibayar oleh Tuhan. Pencurahan Roh Kudus ini adalah SEHARGA korban Kristus. Kalau Yesus tidak mati Roh Kudus tidak akan dicurahkan. Sebab itu ibadah pendalaman Alkitab sangat penting karena kita menerima Firman dan perjamuan suci. Ada kaitannya dengan ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 April 2019 (Sabtu Sore)
    ... di dalam laut dan ia akan taat kepadamu. Di sini biji sesawi menunjuk pada iman. Jadi kerajaan sorga adalah perkembangan iman. Sesudah percaya Yesus mengapa harus mengalami pertumbuhan iman Karena pohon sesawi menjadi tempatnya burung bersarang. Lukas . Ia seumpama biji sesawi yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya biji itu tumbuh dan ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 02 September 2012 (Minggu Sore)
    ... kepala dan orang-orang Farisi tidak eprcaya pada kebangkitan Yesus menolak kebangkitan Yesus dan menghalang-halangi kebangkitan Yesus dengan memeterai kubur Yesus dan menjaga kubur Yesus dengan penjaga-penjaga. Secara manusia tidak mungkin terjadi kebangkitan Yesus. Jadi percikan darah adalah penyucian terakhir terutama terhadap SESUATU YANG TIDAK BISA DIJANGKAU OLEH AKAL PIKIRAN MANUSIA sesuatu yang ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 07 April 2019 (Minggu Siang)
    ... muka manusia 'di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas' mahkota adalah tanda untuk bisa bertakhta. Jadi sengat maut--dosa--bertakhta di kepala--di dalam pikiran manusia. Hati-hati itu adalah sengat kalajengking Sebenarnya ada tiga hal yang seringkali bertakhta di dalam pikiran manusia Pikiran duniawi. Filipi - . Karena seperti yang telah kerap ...
  • Ibadah Doa Malam Surabaya, 30 Agustus 2019 (Jumat Malam)
    ... berhenti berbuat dosa' sengsara daging untuk berhenti berbuat dosa bertobat mati terhadap dosa dan bangkit untuk hidup dalam kebenaran--semua aspek hidup kita harus benar. Inilah mati dan bangkit bersama Yesus. Pengalaman kematian dan kebangkitan dimulai dari baptisan air. Baptisan air yang benar adalah orang yang sudah percaya Yesus dan bertobat--mati terhadap dosa--harus ...
  • Ibadah Doa Malang, 25 November 2008 (Selasa Sore)
    ... dan mabuk hidup dalam dosa sampai puncaknya dosa. Bagi yang hidup dalam kegelapan maka kedatangan Yesus ke x akan seperti pencuri di tengah malam tertinggal saat Yesus datang ke x ditimpa kebinasaan Oleh sebab itu kita jangan hidup dalam kegelapan tetapi harus 'BERJAGA-JAGA dan SADAR' Lukas - . Ada macam ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.