English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Natal Kaum Muda Remaja Malang, 10 Desember 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:38-42 tentang Maria dan Marta
Lukas 10:38-40,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 Agustus 2012 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk 7 percikan...

Ibadah Doa Malang, 21 Februari 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 23 Mei 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:7-9
9:7 Herodes, raja wilayah, mendengar segala...

Ibadah Doa Malang, 23 Mei 2017 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 18 Agustus 2018 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan baptisan air

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam injil Lukas 12, ada lima...

Ibadah Raya Malang, 01 Juli 2018 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Anak ini mengalami kegembiraan/ kebahagiaan karena Tuhan sebagai hakimnya, sebagai pembelanya. Maka anak ini akan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Mei 2019 (Kamis Sore)
Rekaman Ibadah Kunjungan di Malaka

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Doa Malang, 03 Januari 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:8-9
8:8 Lalu malaikat yang kedua...

Ibadah Kunjungan di Jakarta III, 24 November 2010 (Rabu Sore)
Tema "Wahyu 21: 5"
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan...

Ibadah Doa Surabaya, 15 September 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 23 Maret 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 18 April 2010 (Minggu Sore)
Pembicara: Budiman Tampubolon

Matius 25: 1-13
= ada 2 pribadi disini: Mempelai Pria,...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 19 Maret 2009 (Kamis Tengah Malam)
Keluaran 15:27, setelah melewati padang gurun Syur dan Mara, bangsa Israel sampai di...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Juli 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:43-52 adalah tentang Yesus ditangkap di taman Getsemani.
Ini adalah cerita yang bernubuat bagi gereja...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan IV Makassar, 06 September 2012 (Kamis Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi.

Matius 16:6
16:6 Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki."

Ada 2 pengertian rohani dari ragi, yaitu:

  1. Ragi dosa.
  2. Ragi ajaran palsu.

2 Petrus 2:1
2:1 Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.

Ragi dosa membawa pada kebinasaan, tetapi ragi ajaran palsu juga membawa pada kebinasaan.

Kita berjaga-jaga dan waspada supaya tidak terkena ragi, maka kita harus bersekutu dengan Yesus sebagai Roti Kehidupan lewat pemecahan roti.

Ada 3 kali pemecahan roti:

  1. Kegerakan Roh Kudus hujan awal, mulai dari loteng Yerusalem.
    Matius 16:9
    16:9 Belum juga kamu mengerti? Tidak kamu ingat lagi akan lima roti untuk lima ribu orang itu dan berapa bakul roti kamu kumpulkan kemudian?

    Yang dipecahkan adalah 5 roti untuk 5000 orang.
    Roti menunjuk pada firman Allah.
    Angka 5 menunjuk pada 5 luka utama Yesus untuk menyelamatkan manusia berdosa. Ada 2 luka di kaki, 2 luka di tangan, dan 1 luka di lambung.

    Yohanes 19:31-34
    19:31 Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib  —  sebab Sabat itu adalah hari yang besar  —  maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan.
    19:32 Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
    19:33 tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
    19:34 tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

    Sebenarnya Yesus sudah mati dengan 4 luka utama untuk menyelamatkan bangsa Israel, tetapi prajurit Romawi menusuk lambung Yesus sehingga keluar darah dan air (luka terbesar) untuk menyelamatkan bangsa Kafir.  

    Jadi, kegerakan Roh Kudus hujan awal adalah kegerakan dalam firman penginjilan/ Injil keselamatan/ Kabar Baik, yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali di kayu salib untuk menyelamatkan manusia.

    Roma 11:25
    11:25 Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.

    Sebenarnya Yesus mati hanya untuk menyelamatkan domba-domba dari bangsa Israel (4 luka). Tetapi karena sebagian Israel tegar tengkuk, maka terbuka kesempatan bagi bangsa Kafir. Kalau bangsa Kafir bisa selamat, itu hanya karena kemurahan Tuhan.

    Proses bangsa Kafir diselamatkan adalah harus menerima darah dan air yang keluar dari lambung Yesus.
    Tanda darah menunjuk pada Medzbah Korban Bakaran, yaitu percaya Yesus dan bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan. 
    Tanda air menunjuk pada Kolam Pembasuhan dan Pintu Kemah, yaitu baptisan air dan baptisan Roh Kudus yang menghasilkan hidup baru, hidup dalam kebenaran dan menjadi senjata-senjata kebenaran.

    Kalau kita bisa menjadi hamba kebenaran, itu hanya karena kemurahan Tuhan.
    Selama kita memandang kemurahan Tuhan, maka kita tidak akan pernah meninggalkan pelayanan.

    Kegerakan Roh Kudus hujan awal adalah untuk menambah kuantitas (jumlah). Ini penting, sebab kalau jumlah anggota tubuh Kristus tidak terpenuhi artinya tidak sempurna.

    Matius 14:19
    14:19 Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak.

    Sesudah hidup benar dan menjadi senjata kebenaran, maka harus duduk di atas rumput yang hijau. Artinya harus mantap dalam penggembalaan.
    Ini dimulai dari laki-laki, menunjuk pada gembala dan suami harus lebih dahulu mantap dalam penggembalaan.

    Praktek bersekutu dengan Yesus sebagai Roti Kehidupan adalah tergembala pada pengajaran yang benar, mantap dalam penggembalaan.
    Kalau bisa tergembala dan mantap dalam penggembalaan, itu adalah suatu kemurahan Tuhan.

    Markus 11:1-2
    11:1 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem, dekat Betfage dan Betania yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya
    11:2 dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan segera menemukan seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan bawalah ke mari.

    Hakim-hakim 15:16
    15:16 Berkatalah Simson: "Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar, dengan rahang keledai seribu orang kupukul."

    Keledai muda adalah gambaran:
    • Orang muda secara usia,
    • Orang yang baru mengenal dan berpegang teguh pada pengajaran yang benar,
    • Kehidupan yang selalu mengalami pembaharuan hidup.

    Kejadian 49:11
    49:11 Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur.

    Keledai harus tertambat pada pokok anggur pilihan, yaitu harus tergembala pada satu pengajaran yang benar.

    Tanda tergembala adalah ditandai angka 5000 = 100 x 50.
    Angka 100 menunjuk pada panjang Tabernakel. 100 = 10 x 10. Angka 10 yang pertama adalah mendengar firman pengajaran yang benar dengan sungguh-sungguh, angka 10 yang kedua adalah mempraktekkan firman apapun resiko yang dihadapi. Saat kita bisa taat dengar-dengaran, maka hidup kita akan positif (salib adalah tanda positif), semua semakin bertambah sampai angka 100. Tetapi saat tidak dengar-dengaran, maka hidup akan negatif.

    Ukuran tergembala adalah mendengar dan dengar-dengaran pada firman penggembalaan.

    Yohanes 12:47-48
    12:47 Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.
    12:48  Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.

    Mendengar firman (angka 10) tetapi tidak melakukan (angka 0) = 10 x 0 = 0, kehidupan yang gagal.
    Mendengar firman (angka 10) tetapi menolak (angka negatif) akan menghasilkan angka negatif, sampai -100 dan berada di dalam lubang jurang maut bersama setan. 

    Angka 50 adalah angka Pentakosta, angka Roh Kudus, yang membuat kita setia dan berkobar-kobar dalam melayani Tuhan.
    Angka 50 adalah lebar Tabernakel.
    Di dunia ini, kehidupan yang makin tua akan makin loyo. Tetapi dalam Roh Kudus, pelayanan akan terus naik sampai sempurna.
    Urapan Roh Kudus juga membuat kita tertib dalam melayani Tuhan.

    1 Petrus 2:25
    2:25  Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

    Hasil tergembala adalah pemeliharaan Tuhan secara ajaib terhadap tubuh jasmani dan masa depan kita, sampai berkelimpahan dan mengucap syukur selalu kepada Tuhan. Juga pemeliharaan secara rohani sehingga kita mengalami ketenangan, damai sejahtera, dan kebahagiaan Sorga.

    Ayub 39:8,11
    39:8 Siapakah yang mengumbar keledai liar, atau siapakah yang membuka tali tambatan keledai jalang?
    39:11 ia menjelajah gunung-gunung padang rumputnya, dan mencari apa saja yang hijau.

    Kalau tidak tergembala, keledai akan menjadi keledai liar yang menganggap semua pengajaran sama (apa saja yang hijau).
    Kalau liar maka pasti akan tersesat dan terkena ragi.


  2. Kegerakan Roh Kudus hujan akhir.
    Matius 16:10
    16:10  Ataupun akan tujuh roti untuk empat ribu orang itu dan berapa bakul kamu kumpulkan kemudian?

    Yang dipecah adalah 7 roti untuk 4000 orang.
    Angka 7 adalah sempurna.

    Jadi, kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah kegerakan dalam firman pengajaran/ Kabar Mempelai yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali untuk menyucikan sidang jemaat sampai sempurna.
    Kegerakan Roh Kudus hujan akhir ini untuk menambah kualitas sidang jemaat.

    Matius 15:34-35
    15:34 Kata Yesus kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" "Tujuh," jawab mereka, "dan ada lagi beberapa ikan kecil."
    15:35 Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah.

    Untuk bisa menerima pekerjan firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua, kita juga harus duduk di tanah.

    Praktek bersekutu dengan Yesus sebagai Roti Kehidupan adalah merendahkan diri serendah-rendahnya (duduk di tanah) untuk menerima pekerjaan firman pengajaran yang menyucikan kehidupan kita. 

    Istilah 'keledai muda' adalah masa kuat-kuatnya hawa nafsu daging. Ini yang harus disucikan.
    Penyucian keledai muda:
    • Penyucian dari keinginan daging dan keinginan mata.
      Pengkhotbah 11:9
      11:9 Bersukarialah, hai pemuda, dalam kemudaanmu, biarlah hatimu bersuka pada masa mudamu, dan turutilah keinginan hatimu dan pandangan matamu, tetapi ketahuilah bahwa karena segala hal ini Allah akan membawa engkau ke pengadilan!

      Ini menyangkut penyucian dari ragi dosa dan ajaran sesat.

    • Penyucian dari kesombongan.
      Yeremia 2:21
      2:21 Namun Aku telah membuat engkau tumbuh sebagai pokok anggur pilihan, sebagai benih yang sungguh murni. Betapa engkau berubah menjadi pohon berbau busuk, pohon anggur liar!

    • Penyucian dari dosa kenajisan.
      Yehezkiel 23:21
      23:21 Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu.

    Markus 11:7-8
    11:7 Lalu mereka membawa keledai itu kepada Yesus, dan mengalasinya dengan pakaian mereka, kemudian Yesus naik ke atasnya.
    11:8 Banyak orang yang menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang menyebarkan ranting-ranting hijau yang mereka ambil dari ladang.

    Hasilnya adalah kita dipakai dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
    Kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah kegerakan memberi, tidak ada lagi kekuatiran, sampai bisa memberikan seluruh hidup kepada Tuhan.

    Dulu, keledai ditunggangi Yesus menuju Yerusalem. Sekarang, kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah menuju kota empat persegi, kota Yerusalem Baru.
    Tujuh roti untuk memberi makan 4000 orang = 4 x 1000. Angka 4 adalah kota empat persegi, angka 1000 adalah Kerajaan 1000 tahun damai.


  3. Perjamuan Suci.
    Markus 8:14
    8:14 Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu.

    1 Korintus 10:16-17
    10:16 Bukankah cawan pengucapan syukur, yang atasnya kita ucapkan syukur, adalah persekutuan dengan darah Kristus? Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan adalah persekutuan dengan tubuh Kristus?
    10:17 Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.

    Salah satu bentuk menghargai korban Kristus adalah Perjamuan Suci.

    Praktek persekutuan dengan Yesus sebagai Roti Kehidupan adalah makan minum Perjamuan Suci.

    Hasilnya adalah masuk persekutuan tubuh Kristus, lanjut masuk persekutuan tubuh dengan Kepala.

    Yohanes 6:55-56
    6:55 Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.
    6:56 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.

    Persekutuan tubuh dengan Kepala adalah leher, yaitu doa penyembahan, percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan.
    Penyembahan ini penting sebab posisi tubuh Kristus adalah seperti perempuan yang akan melahirkan anak dan sedang berhadapan dengan naga.

    Wahyu 12:2-3
    12:2 Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.
    12:3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.

    Wahyu 12:14
    12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

    Yang bisa kita lakukan hanya mengeluh dan mengerang kepada Tuhan, biar Tuhan berikan dua sayap burung nasar yang besar.
    Kegunaan dua sayap burung nasar yang besar:
    • Membawa kita berada dekat Allah sehingga hidup kita damai dan tenang, tidak merasa apa-apa lagi.
      Keluaran 19:4
      19:4 Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.

      Kalau ada pemeliharaan jiwa, maka yang jasmani juga pasti akan dipelihara. Tuhan berikan kebahagiaan di tengah penderitaan.

    • Membawa kita melintasi badai di lautan dunia, menyelesaikan semua masalah sampai yang mustahil, dan menyingkirkan kita di masa antikris ke padang gurun yang jauh dari mata ular.
      Wahyu 12:14
      12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

    • Memberi kekuatan baru untuk bisa tetap menanti kedatangan Yesus kedua kali, tetap berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan, tetap dalam kesucian. 
      Yesaya 40:29-31
      40:29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
      40:30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
      40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.


Tuhan memberkati.



kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top