English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 17 Maret 2009 (Selasa Pagi)
Keluaran 13-15 menunjuk tentang Kolam Pembasuhan (baptisan air), yaitu: Keluaran 13...

Ibadah Paskah Surabaya, 27 Maret 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat merayakan Paskah, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah...

Ibadah Raya Malang, 06 September 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7-13 tentang sidang jemaat di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Maret 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua kali.
Kita masih membahas ayat 30...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 September 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:14-15
Tuhan mempercayakan talenta kepada manusia berdosa. Tuhan mempercayakan talenta sesuai kemampuan kita, sehingga tidak...

Ibadah Raya Malang, 16 September 2012 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27:51-56 adalah tentang mujizat-mujizat yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 Agustus 2019 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan doa puasa sesi III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan...

Ibadah Raya Malang, 26 Juli 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Persekutuan Ambon IV, 17 November 2011 (Kamis Pagi)
Tema: Yohanes 10: 10b
"Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. "

=...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Februari 2010 (Senin Sore)
Matius 24: 45-51
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kedatangan Tuhan yang tidak diduga waktunya, yaitu: ay. 45-47= dikaitkan...

Ibadah Raya Surabaya, 24 Maret 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 23 Juni 2014 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 3: 1-7
3:1. Kemudian Yesus masuk...

Ibadah Raya Surabaya, 29 Mei 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 16 Januari 2011 (Minggu Sore)
Matius 26:
= secara keseluruhan (ay. 1-75), dalam susunan Tabernakel, terkena pada buli-buli emas berisi manna.

Kita sudah mempelajari,...

Ibadah Doa Malang, 31 Maret 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:31 adalah keadaan ketiga pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu terdengar...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 03 Mei 2020 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11:6
11:6. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.

Ini adalah kuasa dari dua saksi:
  1. Kuasa untuk menutup langit, supaya jangan turun hujan = kuasa dari Elia (diterangkan mulai dari Ibadah Raya Malang, 26 April 2020 sampai Ibadah Doa Malang, 30 April 2020).

  2. Kuasa untuk mengubah air menjadi darah= kuasa dari Musa.

ad. 2. Kuasa dari Musa
Air menjadi darah merupakan tulah pertama dari Tuhan atas Mesir. Mesir adalah gambaran dari dunia/ bangsa Kafir.
Air sebenarnya menunjuk pada Roh Kudus yang menyegarkan, memuaskan.
Air menjadi darah artinya dosa menghujat Roh Kudus.

Matius 12:31-32

12:31. Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.
12:32. Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak.

Dosa menghujat Roh Kudus adalah dosa yang tak terampunkan, sama dengan tulah/ hukuman Allah, karena setelah zaman Allah Roh Kudus tidak ada zaman lagi.

Apa itu menghujat Roh Kudus? Kita belajar dari pekerjaan Roh Kudus:
  1. Roh Kudus menyelamatkan manusia berdosa, kehancuran nikah sejak masa pacaran.
    Matius 1:20-21
    1:20. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
    1:21. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."

    Kalau ada Roh Kudus, pasti ada keselamatan dan jalan keluar, mulai dari pacaran, tunangan, sampai menikah. Tanpa Roh Kudus, pasti hancur.
    Yohanes 16:8
    16:8. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;

    Roh Kudus menyadarkan manusia akan dosa, sehingga bisa menyesali dan mengakui dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni oleh darah Yesus, jangan berbuat dosa lagi. Ini sama dengan bertobat dan hidup benar.
    Saat itulah kita bebas dari hukuman/ tulah, kita selamat.

  2. Menyatukan tubuh Kristus, yaitu Israel dan kafir.
    1 Korintus 12:13
    12:13. Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

    Israel dan kafir bisa jadi satu oleh Roh Kudus, apalagi hanya suami dan istri.
    Efesus 4:7
    4:7. Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus.

    Roh Kudus memberikan karunia-karunia-Nya kepada kita masing-masing. Ini yang menentukan jabatan pelayanan.
    Jadi, kalau Roh Kudus memberikan karunia-Nya, kita akan menerima jabatan pelayanan dari Anak Allah, dan otomatis menerima kasih dari Allah Bapa, sehingga pelayanan kita menjadi kekal.

    Efesus 4:11-12
    4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12. untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    Ayat 11= lima jabatan pokok, bisa dijabarkan jadi tim doa dan sebagainya.
    Sekarang kita tidak bisa beribadah di gereja, Tuhan mau tingkatkan jabatan kita menjadi tim doa.

    Kalau ada karunia Roh Kudus dan jabatan pelayanan, kita akan dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, mulai dari nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna. Sampai kita menjadi mempelai wanita Sorga yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.
Inilah pekerjaan dari Roh Kudus.

Jadi dosa menghujat Roh Kudus artinya:
  1. Menolak pekerjaan Roh Kudus untuk menyelamatkan manusia berdosa, yaitu tidak mau mengaku dosa dan mengampuni dosa orang lain.
    Kalau menikah sampai terjadi perceraian, itu berarti menghujat Roh Kudus.
    Tidak mau mengaku dan mengampuni sama dengan tidak mau sampai tidak bisa bertobat seperti Setan.

  2. Menolak pekerjaan Roh Kudus untuk menyatukan tubuh Kristus, yaitu:
    1. Menghambat pembangunan tubuh Kristus yang benar dan mendukung yang salah, yang benar dicaci-maki dan dihambat, yang salah didukung.

    2. Mencerai-beraikan tubuh Kristus lewat:
      1. Ajaran lain/ ajaran palsu, ajaran yang berbeda dengan Alkitab.
        Roma 16:17
        16:17. Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

        'hindarilah'= kita menghormati orangnya, tetapi kita menghindari ajarannya.

      2. Iri hati dan perselisihan.
        1 Korintus 3:3-4
        3:3. Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?
        3:4. Karena jika yang seorang berkata: "Aku dari golongan Paulus," dan yang lain berkata: "Aku dari golongan Apolos," bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?

        Kita harus yakin bahwa kita menerima kemurahan dan kebaikan Tuhan baik secara rohani maupun jasmani, supaya tidak timbul iri hati.

        Kalau setia dan tanggung jawab dalam perkara kecil, kita akan diangkat oleh Tuhan.
        Hati-hati, seringkali kita juga iri soal berkat seperti Esau terhadap Yakub.

        Jika ada perselisihan soal pengajaran, kita harus kembali ke Alkitab.

      3. Dosa.
        1 Korintus 5:11
        5:11. Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul(1), kikir(2), penyembah berhala(3), pemfitnah(4), pemabuk(5) atau penipu(6); dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.

        Enam dosa ini yang mencerai-beraikan mulai dari dalam nikah.
        Dusta dengan dusta bisa menjadi satu, tetapi satu manusia daging yang akan dibinasakan.

      Inilah tiga hal yang mencerai-beraikan.

Akibat menghujat Roh Kudus adalah air menjadi darah:
  1. Ikan-ikan di sungai Nil mati, artinya bangsa kafir mati rohani, tidak bergairah dalam perkara rohani, terpaksa/ bosan mendengar firman, masih mendengar firman tetapi karena kebiasaan.
    Keluaran 7:18
    7:18. dan ikan yang dalam sungai Nil akan mati, sehingga sungai Nil akan berbau busuk; maka orang Mesir akan segan meminum air dari sungai Nil ini."

    Timbangannya sudah lebih berat pada perkara jasmani, neraca palsu.
    Hati-hati, itu sudah gejala mati rohani. Di akhir zaman, timbangan yang rohani harus lebih berat dari yang jasmani, supaya tidak masuk hukuman.

    Mati rohani juga berarti hanya berbuat dosa, tidak bisa berbuat yang benar, suami keras terhadap istri, di kantor korupsi, di sekolah hanya mengacau dan sebagainya, tidak bisa berbuat baik, malah membalas kebaikan dengan kejahatan.
    Bagi kaum muda, jangan membalas kebaikan orang tua dengan kejahatan, sekalipun orang tua ada kekurangan.

    Hati-hati, berbuat dosa sama dengan ikan yang mati, dan sebentar lagi busuk.
    Bagi orang tua, kalau anak sudah tidak bergairah dalam ibadah, maka harus ditegor, jangan menunggu sampai berbau busuk.

  2. Sungai Nil berbau busuk, artinya bangsa kafir menjadi busuk karena dikuasai Babel, pelacur besar.
    Wahyu 17:1-2, 5,15
    17:1. Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.
    17:2. Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya."
    17:5. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."
    17:15. Lalu ia berkata kepadaku: "Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.

    'bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa'= bangsa kafir.

    Babel menunjuk pada puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba), dan kawin-mengawinkan (percabulan, tontonan yang tidak baik, nikah yang salah: kawin campur, kawin cerai, dan kawin-mengawinkan).

    Pelacur artinya tidak setia pada satu laki-laki.
    Kaum muda, hati-hati, apalagi kalau sudah tunangan dan menikah.

    Satu laki-laki adalah Kristus atau firman pengajaran yang benar.
    Jadi tidak setia pada satu laki-laki secara rohani artinya tidak setia pada satu firman pengajaran yang benar, tidak setia dalam ibadah pelayanan.

  3. Air sungai Nil tidak bisa diminum, artinya semua sumber di dunia tidak bisa memuaskan bangsa kafir, sehingga saling menghakimi sampai membenci, gosip, fitnah, dan menghujat Roh Kudus.

  4. Air menjadi darah, artinya sengsara dalam hukuman Tuhan sampai kiamat, sengsara di dunia sampai binasa selama-lamanya di neraka.

Oleh sebab itu bangsa kafir harus melembut, sama dengan menerima pekerjaan Roh Kudus yang mengubah air menjadi air anggur yang manis, yang akan dibawa pada perjamuan kawin Anak Domba di awan-awan yang permai. Mulai di dunia nikah kita berpesta sampai pada perjamuan kawin Anak Domba.

Bagaimana caranya bangsa kafir bisa melembut? Kita belajar dari perjamuan di Kana.
Yohanes 2:6-7
2:6. Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
2:7. Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan merekapun mengisinya sampai penuh.

Bangsa kafir atau air yang banyak harus dimasukkan dalam tempayan, sama dengan dibendung.
Artinya kita harus tergembala dengan benar dan baik.

Dari sekian banyak air, hanya ada enam tempayan, artinya hanya sedikit bangsa kafir yang mau tergembala dengan benar dan baik. Banyak bangsa kafir yang mau bebas seperti di laut bebas, apalagi kaum muda, hanya mengikuti keinginan daging, sehingga diduduki Babel.
Hanya kemurahan Tuhan kalau kita bisa tergembala.

Di dalam penggembalaan, daging liar ini yang dibendung, supaya jangan diduduki Babel.

Enam tempayan menunjuk pada tubuh, jiwa, dan roh suami (tiga tempayan), serta tubuh, jiwa, dan roh istri (tiga tempayan).
Artinya hanya kemurahan Tuhan kalau suami dan istri bisa jadi satu penggembalaan. Mungkin tidak enak bagi daging tetapi merupakan anggur manis sampai perjamuan kawin Anak Domba.

Praktik sehari-hari tergembala dengan benar dan baik:
  1. Selalu berada di dalam kandang penggembalaan, ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok:
    • Pelita emas = ketekunan dalam ibadah raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunia-Nya.
      Kita diberi minum, supaya segar.

    • Meja roti sajian = ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci, persekutuan dengan Anak Allah di dalam firman pengajaran dan kurban Kristus.
      Kita diberi makan.

      Dalam penggembalaan adalah tempat yang paling enak, karena gembala yang berusaha memberi makan bagi kita.

    • Mezbah dupa emas = ketekunan dalam ibadah doa, persekutuan dengan Allah Bapa di dalam kasih-Nya sampai hidup kekal, karena kasih adalah kekal.

    Di dalam kandang penggembalaan, tubuh, jiwa, dan roh kita diisi dengan firman, Roh Kudus, dan kasih Allah (pribadi Allah Tritunggal), sehingga kita mengalami:
    • Kepuasan Sorga, kita selalu mengucap syukur.
      Kalau selalu bersungut-sungut dan menyalahkan orang lain, berarti hidupnya kosong.

    • Kekuatan ekstra dari Tuhan, sehingga kita tahan uji terutama saat menghadapi pencobaan. Kita tetap percaya dan berharap Tuhan. Saat menghadapi Babel, kita tetap mengasihi Tuhan.

    • Babel tidak bisa menduduki kita. Hidup kita damai dan tenang. Inilah bukti kita bebas dari Babel.
      Yudas pergi kepada tua-tua, dan akhirnya kena ajaran palsu/ maut.
      Dina, anak Yakub, meninggalkan kemah, dan akhirnya diperkosa.

      Hari-hari ini harus tergembala!

  2. Taat dengar-dengaran pada firman penggembalaan apa pun resikonya.
    Yohanes 2:8
    2:8. Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu merekapun membawanya.

    Di sini, air dicedok dan dibawa pada pemimpin pesta yang sedang bingung karena air anggurnya habis.
    Banyak kali untuk taat kita masih pilih-pilih. Kita harus taat sampai daging tidak bersuara lagi.

    Di dalam penggembalaan kita makan dobel, yaitu firman penginjilan dan firman pengajaran.
    Taati firman penginjilan, supaya kita bisa hidup benar.
    Taati firman pengajaran, supaya kita bisa hidup suci.

    Kalau sudah hidup benar dan suci, Babel tidak bisa menjamah kita, sampai kita bisa berkata: 'Takkan kekurangan aku'. Tuhan memelihara kita secara ajaib: secara jasmani dipelihara, dan secara rohani sampai hidup sempurna.

  3. Mencicipi air yang sudah menjadi anggur.
    Yohanes 2:9
    2:9. Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu--dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya--ia memanggil mempelai laki-laki,

    Satu kalipun jangan keluar dari penggembalaan. Kalau kita bertahan dalam penggembalaan, suatu waktu, cepat atau lambat, hidup kita akan tenang dan damai, kemudian bisa berteriak: 'Takkan kekurangan aku', dan bisa mencicipi air anggur yang manis.

    Air menjadi anggur = mujizat terbesar, yaitu keubahan hidup, mulai dari perkataan yang manis. Perkataan menjilat muntah menjadi menjilat air anggur.
    Kidung Agung 7:9
    7:9. Kata-katamu manis bagaikan anggur!" Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya, melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur!

    Perkataan manis artinya:
    • Mengaku dosa, kekurangan, dan kelemahan kita. Jangan sombong.
    • Jujur.
    • Berkata benar dan baik.
    • Bersaksi.
    • Menyembah Tuhan, menyeru nama-Nya yang sudah mati di kayu salib. Dia taat sampai mati, sehingga ia mendapat Nama di atas segala nama.

    Mujizat-mujizat jasmani juga pasti akan terjadi.

    Contoh dan hasilnya:
    • Laki-laki, suami, gembala.
      Matius 8:23-25

      8:23. Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nyapun mengikuti-Nya.
      8:24. Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur.
      8:25. Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah, kita binasa."

      Ini pengalaman dari bangsa Israel.

      Yohanes 4:46
      4:46. Maka Yesus kembali lagi ke Kana di Galilea, di mana Ia membuat air menjadi anggur. Dan di Kapernaum ada seorang pegawai istana, anaknya sedang sakit.

      Ini pengalaman dari bangsa kafir.

      Laki-laki merasa kuat, sehingga tidak mengandalkan Yesus. Karena itu Tuhan izinkan terjadi angin dan gelombang di bidang apa pun, supaya laki-laki bisa melembut untuk mengakui kelemahan-kelemahan, sampai menyeru nama Yesus. Kita hanya percaya dan berharap Tuhan, dan Dia menyelesaikan semua tepat pada waktunya.

      Kita akan mengalami kuasa nama Yesus untuk meneduhkan angin dan gelombang, semua selesai, semua enak dan ringan.

      Kemudian pegawai istana juga datang kepada Tuhan karena anaknya sakit. Ia menyeru nama Yesus.

    • Perempuan.
      Matius 15:25-27
      15:25. Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku."
      15:26. Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
      15:27. Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."

      Wanita lemah tetapi merasa kuat, sehingga terus bergosip dan menyalahkan orang lain.
      Tuhan izinkan anaknya kerasukan setan, menghadapi kehancuran nikah dan buah nikah, supaya mengoreksi diri, membenarkan Tuhan. Ia bisa menyeru nama Yesus, sehingga nikah dipulihkan.

    • Kaum muda.
      Wahyu 22:20-21

      22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
      22:21. Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

      Ini adalah puncak dari perkataan manis, yaitu sorak sorai "Haleluya" di awan-awan yang permai. Kita siap sedia untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

      Kaum muda keras hati dan sombong, lemah tetapi merasa kuat untuk mempertahankan dosa, sampai tidak bisa ditegor dan dinasihati, tidak bisa disucikan, sama dengan tidak siap untuk menantikan kedatangan Tuhan kedua kali, berarti binasa.

      Mari, biar kaum muda hari-hari ini merendahkan diri, bisa menyeru nama Yesus, mau disucikan, sehingga bisa mengaku dosa dari akar hati: Dosa dicabut sampai ke akarnya. Maka kuasa nama Yesus akan mengangkat kita mulai sekarang sampai nanti di awan-awan yang permai.

      Sekarang, kita diangkat artinya apa yang hancur akan dipulihkan, yang gagal menjadi berhasil dan indah. Dan saat Tuhan datang kembali kita siap untuk menyambut kedatangan-Nya. Kita bersama Dia selamanya.


Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top