English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 03 September 2013 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran...

Ibadah Raya Malang, 03 Juli 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:17-25 berbicara tentang PERJAMUAN...

Ibadah Kaum Muda Malang, 07 Februari 2009 (Sabtu Sore)
Markus 12:41-44, 2 Raja-raja 12:9,12
Dalam Perjanjian Lama, raja Yoas dan imam Yoyada membuat...

Ibadah Raya Malang, 29 Maret 2009 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
Salah satu arti dari 'Hermon' adalah mulia....

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 Februari 2017 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Pemberkatan Nikah

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:1-13 tentang...

Ibadah Doa Surabaya, 03 Januari 2018 (Rabu Sore)
Dari rekaman Ibadah Doa Malang

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus, di manapun bapak/ibu/saudara berada saat...

Ibadah Raya Malang, 21 Agustus 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:5
4:5 Dan dari takhta itu keluar...

Ibadah Raya Malang, 26 Juni 2011 (Minggu Pagi)
Dari Siaran Tunda Ibadah Kunjungan di Jerman

Tema: "40"
Dalam Alkitab, angka 40 memiliki arti penting.
Empat puluh artinya penamatan daging dengan...

Ibadah Doa Surabaya, 21 September 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Doa Malang, 25 Maret 2014 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus:

Wahyu 1:10,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 Juli 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 22 November 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:3-4
8:3 Maka datanglah seorang malaikat...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 09 Oktober 2009 (Jumat Tengah Malam)
Dalam kitab Keluaran 1 ada dua rencana yang besar:
Keluaran...

Ibadah Raya Malang, 06 Desember 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:16-17
3:16 Jadi karena engkau suam-suam...

Ibadah Persekutuan Malang II, 01 Agustus 2012 (Rabu Pagi)
Tema: "Mempelai datang! Songsonglah Dia!" (Matius 25:6)

Matius 25:6
25:6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru:...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 05 Agustus 2012 (Minggu Pagi)

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk 7 percikan darah di atas tabut perjanjian, artinya sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib untuk menyelamatkan, menyucikan, dan menyempurnakan kita.

Dalam Matius 27 ada 7 cerita, menunjuk 7 percikan darah/sengsara yang dialami oleh Yesus.
  1. Yesus diserahkan pada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot [ay 1-10]
  2. Yesus di hadapan Pilatus [ay 11-26]
  3. Yesus diolok-olok [ay 27-31]
  4. Yesus disalibkan sampai mati [ay 32-50]
  5. Mujizat-mujizat pada saat kematian Yesus [ay 51-56]
  6. Yesus dikuburkan [ay 57-61]
  7. Kubur Yesus dijaga [ay 62-66].

Kita mempelajari cerita yang keempat yaitu Yesus disalibkan sampai mati [Matius 27:32-50].
Matius 27:32 adalah tentang praktek salib.
Matius 27:33 adalah tempat penyaliban di Joljuta (Bukit Tengkorak). Dia sebagai Kepala yang bertanggung jawab atas kehidupan kita sebagai sidang jemaatNya.
Matius 27:34-44 adalah tentang pengertian salib.

Ada 3 pengertian salib:
  1. Daging harus dipaksa untuk mati terhadap dosa. Ini sama dengan menanggalkan pakaian lama dan memakai pakaian baru dari Yesus.
    Matius 27:34-37
    27:34 Lalu mereka memberi Dia minum anggur bercampur empedu. Setelah Ia mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya.
    27:35 Sesudah menyalibkan Dia mereka membagi-bagi pakaian-Nya dengan membuang undi.
    27:36 Lalu mereka duduk di situ menjaga Dia.
    27:37 Dan di atas kepala-Nya terpasang tulisan yang menyebut alasan mengapa Ia dihukum: "Inilah Yesus Raja orang Yahudi."


    Bagaimana caranya? Cara yang paling mudah adalah lewat baptisan air.

    1 Petrus 2:1-2
    2:1 Karena itu buanglah segala (1) kejahatan, segala (2) tipu muslihat dan segala macam (3) kemunafikan, (4) kedengkian dan (5) fitnah.
    2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,


    Proses baptisan air:
    1. Membuang dosa = mati terhadap dosa = bertobat.
      Terutama dimulai dari 5 dosa harus dibuang, yaitu kejahatan, tipu muslihat, kemunafikan, kedengkian, dan fitnah. Sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan dosa kawin-mengawinkan (kawin-cerai, kawin campur, nikah yang salah) harus dibuang.

      Manusia butuh makan, minum, dan kawin, tetapi istilah 'makan-minum' dan 'kawin-mengawinkan' adalah melebihi kebutuhan daging, hanya untuk memuaskan keinginan daging, sehingga hanya membawa manusia pada pembangunan Babel.

    2. Dikuburkan bersama Yesus dalam baptisan air, sehingga bangkit dalam hidup yang baru.
      1 Petrus 2:2
      2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

      Keluar dari baptisan air, kita menjadi seperti bayi yang baru lahir. Praktek bayi yang baru lahir adalah:
      • Hidup dalam kebenaran, tidak berbuat dosa lagi.

      • Selalu rindu air susu yang murni dan rohani = selalu tergairah dan menikmati firman penggembalaan yang benar dan murni. Ini sama dengan menjadi kehidupan yang tergembala. Daging memang harus dipaksa untuk tergembala.

        Kandang penggembalaan adalah tempat untuk memantapkan kebenaran. Jangan sampai kita lengah dan banyak berjalan-jalan.
        Matius 27:36
        27:36 Lalu mereka duduk di situ menjaga Dia.

        Dalam penggembalaan, daging sedang dibendung supaya tidak berbuat dosa sekalipun diganggu oleh setan atau suara asing.

      Yesaya 32:17
      32:17 Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

      Hasilnya adalah ada damai sejahtera, ketenangan, kepuasan. Ini artinya Yesus tampil sebagai Raja Damai dalam hati kita.
      Tetapi saat daging tidak mau disalib, hati sendiri yang sedang menjadi raja, sehingga daging selalu mencari kepuasan dan berbuat dosa sampai puncaknya dosa. Akibatnya kehidupan itu menjadi letih lesu dan beban berat.

  2. Daging harus dipaksa untuk aktif dalam pembangunan tubuh Kristus.
    Matius 27:38-40
    27:38 Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri-Nya.
    27:39 Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia dan sambil menggelengkan kepala,
    27:40 mereka berkata: "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!"


    Pembangunan tubuh Kristus dimulai dari dalam nikah.
    Suami harus melayani dalam nikah, yang puncaknya adalah mengasihi istri seperti diri sendiri.
    Istri harus melayani dalam nikah, yang puncaknya adalah tunduk pada suami.
    Anak harus melayani dalam nikah, yang puncaknya adalah taat dengar-dengaran pada orang tua.
    Lanjut pembangunan tubuh Kristus dalam penggembalaan dan antar penggembalaan.

    Efesus 4:11-12
    4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    Syarat masuk pembangunan tubuh Kristus adalah:
    1. Kesucian.
      Ibrani 4:12-13
      4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
      4:13 Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.


      Pedang firman sanggup untuk menyucikan hati dan pikiran kita.

      Matius 15:19
      15:19 Karena dari hati timbul segala (1) pikiran jahat, (2) pembunuhan, (3) perzinahan, (4) percabulan, (5) pencurian, (6) sumpah palsu dan (7) hujat.

      Kalau hati dan pikiran dikuasai 7 hal ini, maka hati dan pandangan akan menjadi gelap. Perempuan seringkali pandangan rohaninya salah. Laki-laki seringkali pandangan jasmaninya salah.

      Lanjut perbuatan dan perkataan juga harus disucikan, sampai tidak lagi salah dalam perkataan.
      Yakobus 3:2
      3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

      Kalau kita disucikan, maka akan ada kesatuan hati, dan di situ Tuhan yang membuka jalan semua.

    2. Jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus.
      Karunia Roh Kudus adalah kemampuan ajaib dari Tuhan untuk mengerjakan ibadah pelayanan. Kalau pelayanan dengan karunia Roh Kudus, maka akan bisa menyentuh hati sidang jemaat.
      Karunia Roh Kudus ini berbeda-beda, tetapi bisa bekerjasama jika ada satu komando pedang firman pengajaran yang benar.

    3. Harus berkorban apapun juga, seperti Yesus sudah berkorban semuanya.
      Matius 8:18-19
      8:18 Ketika Yesus melihat orang banyak mengelilingi-Nya, Ia menyuruh bertolak ke seberang.
      8:19 Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: "Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."


    Jika kita aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus, maka Yesus tampil sebagai Kepala, Mempelai Pria Sorga dalam kehidupan kita.
    Efesus 5:29-30
    5:29 Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat,
    5:30 karena kita adalah anggota tubuh-Nya.


    Hasilnya adalah Tuhan yang melindungi kita, menaungi, menghangatkan, dan membahagiakan kehidupan kita.

  3. Daging harus dipaksa untuk berharap pada Yesus yang disalib.
    Matius 27:41-44
    27:41 Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata:
    27:42 "Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya.
    27:43 Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah."
    27:44 Bahkan penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela-Nya demikian juga.


    Kita harus menaruh pengharapan pada Yesus yang disalibkan, supaya kita bisa diselamatkan bahkan disempurnakan.

    Ada 3 kelompok yang menolak Yesus yang disalib:
    • Penyamun/orang jahat, yaitu kehidupan yang tidak mau berhenti berbuat dosa.
    • Orang yang lewat, yaitu manusia pada umumnya termasuk Kristen umum, yang hanya mau membicarakan berkat tetapi menolak penderitaan.
    • Imam-imam kepala dan ahli Taurat, yaitu kehidupan yang memiliki kedudukan tetapi mengejek Yesus yang disalibkan, malah menyalahkan pengajaran yang benar.


    2 Korintus 4:16-17
    4:16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
    4:17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.


    Praktek daging dipaksa untuk percaya dan berharap pada Yesus yang disalib adalah kita mau mengalami percikan darah sehingga kita bisa mengalami keubahan hidup mulai dari kuat dan teguh hati. Yesus tetap bertahan di kayu salib sekalipun menerima celaan-celaan.

    Yairus (gambaran suami atau gembala) punya masalah anak yang hampir mati bahkan mati secara jasmani dan rohani. Dia datang tersungkur di hadapan Tuhan, percaya dan mempercayakan diri kepada Tuhan, mengorbankan segala gengsi dan kedudukan.

    Markus 5:22-23
    5:22 datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya
    5:23 dan memohon dengan sangat kepada-Nya: "Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup."


    Kuat dan teguh hati ini juga berarti percaya dengan kesabaran, sabar menunggu waktu Tuhan dan tidak berpaling pada yang lain.

    Markus 5:28-29
    5:28 Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
    5:29 Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.


    Wahyu 19:13
    19:13 Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah."

    Perempuan yang mengalami pendarahan ini juga hanya menjamah ujung jubah Tuhan, yaitu menjamah Kabar Mempelai.
    Pendarahan ini menunjuk pada perpecahan mulai dari dalam nikah, tidak ada damai sejahtera, air mata, masalah yang makin memburuk, kebusukan-kebusukan dalam dosa. Menghadapi ini semua, kita hanya perlu memegang ujung jubah, maka suatu waktu Tuhan yang akan memulihkan semuanya.

    Markus 5:42-43
    5:42 Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.
    5:43 Dengan sangat Ia berpesan kepada mereka, supaya jangan seorangpun mengetahui hal itu, lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.


    Mati hidup kita, masa depan kita bergantung pada kita bisa makan firman penggembalaan atau tidak.

    1 Petrus 5:5-6
    5:5 Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
    5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.


    Tangan Gembala sanggup meninggikan kita pada waktuNya, sampai meninggikan kita di awan-awan yang permai saat kedatangan Tuhan kedua kali.


Tuhan memberkati.



kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top