English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 11 Mei 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:14
1:14 Kepala dan rambut-Nya putih...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Oktober 2014 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah...

Ibadah Doa Surabaya, 19 November 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 12 Maret 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Doa Malang, 07 Juli 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:32-35 = NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman: jaman Allah...

Ibadah Raya Surabaya, 08 Juni 2014 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan hari Pentakosta

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 April 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:5-10
5:5 Lalu berkatalah seorang dari...

Ibadah Raya Malang, 16 Juli 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:3-4
6:3 Dan ketika Anak Domba...

Ibadah Raya Surabaya, 15 Agustus 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 21
25:21. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 19 November 2013 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 1 memuat dua rencana besar,...

Ibadah Raya Malang, 05 Desember 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 02 Oktober 2010 (Sabtu Sore)
Dalam susunan tabernakel, Markus 15 terkena pada 7 percikan darah di atas tabut perjanjian.

Markus 15:1-20...

Ibadah Raya Surabaya, 31 Maret 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 September 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:5
4:5 Dan dari takhta...

Ibadah Doa Surabaya, 18 April 2012 (Rabu Sore)
Matius 27 ini menunjuk tentang 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT PERJANJIAN.
Itu artinya sekarang yaitu sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 06 Januari 2019 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:8-9
8:8 Lalu malaikat yang kedua meniup sangkakalanya dan ada sesuatu seperti gunung besar, yang menyala-nyala oleh api, dilemparkan ke dalam laut. Dan sepertiga dari laut itu menjadi darah,
8:9 dan matilah sepertiga dari segala makhluk yang bernyawa di dalam laut dan binasalah sepertiga dari semua kapal.

Peniupan sangkakala kedua adalah hukuman Anak Allah bagi kehidupan yang sekarang menolak bunyi sangkakala/ pemberitaan firman penggembalaan yang keras, yang lebih tajam dari pedang bermata dua, yang diulang-ulang untuk menyucikan kehidupan kita.

Hukuman yang kedua ditandai dengan gunung besar yang menyala-nyala dan dilemparkan ke dalam laut.

Yesaya 17:12-13
17:12 Wahai! Ributnya banyak bangsa-bangsa, mereka ribut seperti ombak laut menderu! Gaduhnya suku-suku bangsa, mereka gaduh seperti gaduhnya air yang hebat!
17:13 Suku-suku bangsa gaduh seperti gaduhnya air yang besar; tetapi TUHAN menghardiknya, sehingga mereka lari jauh-jauh, terburu-buru seperti sekam di tempat penumbukan dihembus angin, dan seperti dedak ditiup puting beliung.

Gunung besar adalah dosa yang bertambah-tambah sampai puncak dosa, yaitu dosa makan minum (merokok, mabuk, narkoba) dan kawin mengawinkan (dosa percabulan dengan berbagai ragamnya, penyimpangan percabulan, nikah yang salah), yang dipicu oleh hawa nafsu/ keinginan daging yang menyala-nyala.
Laut adalah suku-suku bangsa = bangsa kafir.

Jadi, gunung besar yang menyala oleh api dan dilemparkan ke dalam laut artinya bangsa Kafir yang dikuasai oleh dosa Babel yang didorong oleh keinginan/ hawa nafsu daging yang menyala-nyala.
Contoh: perempuan Samaria yang 5X kawin cerai.

Akibatnya adalah air laut menjadi darah. Artinya haus, tidak puas, kering rohani.
Tandanya adalah mulai berdusta, bergosip, memfitnah, menyalahkan dan menghambat, membenarkan dan mendukung ajaran yang salah. Kalau sudah kering maka mati rohani artinya tidak bergairah lagi dalam perkara rohani, sampai tidak ada aktifitas rohani melainkan hidup di dalam dosa sampai puncaknya dosa, enjoy dalam dosa sampai puncaknya dosa, sampai kematian yang kedua dan binasa selamanya.

Jalan keluar supaya air tidak jadi darah adalah air harus menjadi anggur yang manis. Artinya masuk perjamuan kawin Anak Domba di awan-awan yang permai jika Yesus datang kedua kali.

Prosesnya:
  1. Air banyak harus masuk ke dalam tempayan sebanyak enam buah.
    Yohanes 2:6-7
    2:6 Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
    2:7 Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan merekapun mengisinya sampai penuh.

    Artinya:
    • Setiap manusia daging harus tergembala dengan benar dan baik supaya tidak liar = tidak menuruti hawa nafsu dan keinginan daging yang menyala-nyala.
    • Dari air yang banyak hanya masuk enam tempayan, artinya hanya sedikit manusia daging yang mendapat kemurahan Tuhan untuk dipilih masuk penggembalaan yang benar dan baik.

    Syaratnya:
    • Tekun dalam kandang penggembalaan. Dalam Tabernakel, kandang penggembalaan menunjuk pada Ruangan Suci.
      Di dalamnya terdapat tiga macam alat yang menunjuk pada ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok.
      • Pelita Emas, ketekunan dalam Ibadah Raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunia-karunia Roh Kudus.
      • Meja Roti Sajian, ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, persekutuan dengan Anak Allah dalam firman pengajaran yang benar dan korban Kristus.
      • Mezbah Dupa Emas, ketekunan dalam Ibadah Doa Penyembahan, persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasihNya.

      Di dalam kandang penggembalaan tubuh, jiwa, roh kita melekat pada Allah Tritunggal, sehingga tidak bisa dijamah oleh setan tritunggal. Buktinya adalah kita mengalami ketenangan di tengah gelombang lautan dunia, seperti Yesus tidur di buritan kapal di tengah gelombang. Semua menjadi enak dan ringan, tidak akan pernah tenggelam.
      Dalam kandang penggembalaan, kita bagaikan ranting melekat pada pokok anggur yang benar, sehingga cepat atau lambat pasti akan berbuah manis, dan menghasilkan air anggur manis.

    • Makan firman penggembalaan = memperhatikan bunyi sangkakala = mendengar dan dengar-dengaran pada bunyi sangkakala/ firman penggembalaan yaitu firman pengajaran yang benar, yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala untuk disampaikan dengan setia, teratur dan diulang-ulang, untuk menjadi makanan rohani bagi sidang jemaat sehingga mengalami pertumbuhan rohani sampai dewasa rohani = mengalami penyucian dan pembaharuan sampai sempurna seperti Yesus.

      Firman penggembalaan menjadi komando untuk mengatur langkah hidup kita, yaitu:
      • Menuntun masuk kandang penggembalaan. Keberhasilan pemberitaan firman penggembalaan yaitu bisa membawa domba-domba masuk kandang penggembalaan.
      • Menuntun keluar kandang menuju kandang lain = masuk persekutuan tubuh Kristus yang sempurna.
      • Sampai menuntun ke kandang penggembalaan terakhir, Yerusalem Baru, kerajaan Sorga yang kekal. Ada masa depan yang berhasil dan indah yang Tuhan janjikan.

    Hasilnya:
    • Tidak bisa dikuasai oleh Babel. Kandang penggembalaan adalah tempat pengungsian dari Babel.
    • Terjadi mujizat dari air menjadi anggur yang manis. Di luar penggembalaan tidak ada mujizat tetapi hanya godaan. Tujuan mujizat adalah supaya kita dekat dengan Tuhan sampai menyatu dengan Tuhan selamanya.

  2. Harus mengalami mujizat terbesar yaitu keubahan hidup dari air menjadi anggur yang manis.
    Apa yang harus diubahkan?
    • Mulai dari hati harus dibaharui.
      Yohanes 2:3
      2:3 Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur."

      Hati yang kuatir/ takut harus diubahkan menjadi hati yang menyerah sepenuh kepada Tuhan. Kalau kuatir, membuat tidak bisa benar, tidak bisa setia, tidak bisa mengutamakan ibadah pelayanan. Maka hidupnya tidak bisa berubah = bungkuk 18 tahun di bait Allah.

      Amsal 12:25
      12:25 Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.

      Ini sama dengan dicap 666 oleh antikris.

      1 Petrus 5:7
      5:7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

      Sikap yang benar adalah menyerahkan kekuatiran kepada Yesus, Gembala Baik yang sudah menyerahkan nyawa untuk memelihara hidup kita secara jasmani, sehingga kita bisa hidup dalam kelimpahan, sampai bisa mengucap syukur. Juga memelihara hidup kita secara rohani, sehingga kita bisa hidup benar dan suci. Sampai 'takkan kekurangan aku' = sempurna.

      Yohanes 2:4
      2:4 Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."

      Hati yang tidak sabar harus diubahkan menjadi hati yang sabar. Sabar dalam penderitaan sehingga bisa mengucap syukur kepada Tuhan.

      1 Petrus 5:1
      5:1 Aku menasihatkan para penatua di antara kamu, aku sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan kelak.

      Juga sabar menunggu waktu Tuhan, tidak mengambil jalan sendiri di luar firman, yang adalah jalan buntu dan kebinasaan.

      Jika Tuhan masih belum menolong kita, berarti:
      • Tuhan masih sibuk dengan pribadi kita untuk menyucikan dan mengubahkan kita, supaya kita sabar.
      • Tuhan mau memberi air anggur yang manis, kebahagiaan Sorga dalam penderitaan.
      • Supaya setelah kita ditolong, kita bisa menjadi saksi Tuhan.

    • Perbuatan diubahkan.
      Yohanes 2:8
      2:8 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu merekapun membawanya.

      Perbuatan yang tidak taat, melawan Tuhan karena egois (mementingkan diri sendiri), harus diubahkan menjadi taat dengar-dengaran apa pun risikonya, sampai daging tidak bersuara.

      1 Petrus 5:5-6
      5:5 Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
      5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

      Maka Tuhan akan mengangkat, meninggikan, menjadikan semua berhasil dan indah pada waktuNya. Ketaatan merupakan permulaan keberhasilan.

    • Lidah/ perkataan diubahkan.
      Yohanes 2:9
      2:9 Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu--dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya--ia memanggil mempelai laki-laki,

      Sampai bisa mencicipi air anggur yang manis, yaitu lidah yang bisa mengaku dosa. Jika berdusta, tidak mau mengaku dosa, malah menyalahkan orang lain, sama dengan pahit.

      Air anggur yang manis juga adalah perkataan yang benar dan baik, menjadi berkat bagi sesama, sampai bisa menyembah Tuhan, sama dengan kata-kata iman. Maka ini akan menarik belas kasihan Tuhan.

      Markus 7:28-30
      7:28 Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."
      7:29 Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."
      7:30 Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.

      Contohnya adalah perempuan Kanaan yang anaknya kerasukan setan, bisa membenarkan dan menerima firman Allah yang keras, artinya mengaku banyak kesalahan, tidak layak (sehingga tidak menyalahkan orang lain), mengaku tidak berdaya (hanya bergantung pada firman Tuhan), berseru dan berserah kepada Tuhan. Maka mujizat Tuhan akan terjadi. Iman + belas kasih = mujizat.

      Semua masalah diselesaikan oleh Tuhan, sampai yang mustahil. Yang sakit akan disembuhkan, nikah dan buah nikah yang hancur akan dipulihkan, ada masa depan yang berhasil dan indah, dan bisa tidur artinya mengalami damai sejahtera di tengah kegoncangan dunia.

      Wahyu 22:20
      22:20 Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

      Sampai kata-kata iman terakhir, kita disucikan dan diubahkan sampai sempurna, layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top