English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Februari 2009 (Senin Sore)
Kebaktian Penataran Imam-Imam Surabaya IIMatius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus kedua kali.
ay....

Ibadah Paskah Medan VI, 30 April 2009 (Kamis Sore)
Wahyu 22: 20-21
'Ya, Aku datang segera'= kesiapan Tuhan untuk datang kedua kali dalam...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Medan III, 27 Oktober 2010 (Rabu Pagi)
Wahyu 19:9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 10 Juli 2010 (Sabtu Sore)
Saat kedatangan Yesus kedua kali, gereja Tuhan akan mengalami sengsara, penderitaan, ketidakadilan, bahkan menghadapi penangkapan,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 Januari 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 29
= keadaan pada masa kedatangan Tuhan Yesus kedua kali yaitu terjadi kegoncangan dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Maret 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 adalah tentang penglihatan Yohanes...

Ibadah Tutup dan Buka Tahun, 31 Desember 2009 (Kamis Malam)
Matius 24:43-44, pada saat kedatangan Yesus kedua kali, akan...

Ibadah Doa Malang, 10 Maret 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:31, keadaan ketiga pada saat kedatangan Yesus kedua kali adalah...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 Maret 2011 (Sabtu Sore)
Hal ke-6 yang kena mengena dengan sengsara Yesus: sengsara salib mengenai kematian-Nya

Markus 15:38
15:38 Ketika itu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 27 Februari 2017 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 24 Januari 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 8 menunjuk pada Pelita Emas. Dalam...

Ibadah Raya Surabaya, 04 Desember 2011 (Minggu Sore)
Matius 26:57-68 tentang SAKSI DAN KESAKSIAN.

Ada dua...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 09 November 2010 (Selasa Siang)
Roma 12:1-2
12:1. Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 September 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20 ... Dan ketahuilah,...

Ibadah Raya Malang, 27 Juli 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 adalah tentang rasul Yohanes...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 10 Juli 2016 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:3
4:3 Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya.

Pribadi Tuhan dan tahtaNya menyinarkan sinar kemuliaan (shekinah glory) dalam wujud sinar dari batu/ permata yang indah.
Ada 4 macam batu/ permata:
  1. Batu/ permata yaspis, menunjuk iman (=pintu gerbang).
  2. Batu/ permata sardis (berwarna merah), menunjuk bertobat (=mezbah korban bakaran).
  3. Batu kristal = lautan kaca [Wahyu 4:6], menunjuk baptisan air (= kolam pembasuhan).
  4. Batu zamrud = pelangi, menunjuk baptisan Roh Kudus atau kepenuhan Roh Kudus (= pintu kemah).

Kita mempelajari yang ketiga dan keempat, batu kristal (=baptisan air) dan batu zamrud (=baptisan Roh Kudus), yaitu lahir baru dari air dan Roh, menunjuk pengharapan.

Yohanes 3:5
3:5 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Biar kita meletakkan pengharapan kita untuk masuk Kerajaan Sorga yang kekal.
Jika hanya dilahirkan oleh ibu secara jasmani, maka kita hanya merupakan manusia darah daging yang tidak mewarisi Kerajaan Sorga. Oleh sebab itu, kita harus lahir baru dari air dan Roh, supaya memiliki pengharapan untuk masuk Kerajaan Sorga yang kekal.

Matius 3:13-17
3:13 Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.
3:14 Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?"
3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

Yesus adalah satu-satunya manusia yang tidak berdosa, yang berhak mewarisi Kerajaan Sorga. Sebenarnya, Yesus tidak perlu baptisan air dan baptisan Roh Kudus. Tetapi mengapa Yesus harus mengalami baptisan air dan baptisan Roh Kudus?
  1. Untuk melakukan kehendak Bapa di Sorga.
  2. Untuk menjadi teladan/ contoh bagi kita tentang baptisan air dan baptisan Roh Kudus yang benar.
Roma 6:4
6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Baptisan air yang benar adalah keluar dari kuburan air. Orang yang sudah mati terhadap dosa harus dikuburkan dalam air bersama Yesus, sehingga keluar dari dalam air bersama Yesus untuk mendapat hidup baru, hidup Sorgawi (langit terbuka).

Jika kita masuk baptisan air yang benar, maka kita juga akan mengalami baptisan Roh Kudus, yang juga menghasilkan hidup baru, hidup Sorgawi.
Salah satu tanda kepenuhan Roh Kudus adalah bisa berbahasa roh seperti yang diajarkan oleh Roh Kudus.

Hasil dari baptisan air dan baptisan Roh Kudus yang benar adalah:
  1. Menjadi anak-anak Allah yang hidup dalam kebenaran, sehingga punya pengharapan untuk mewarisi Kerajaan Sorga yang kekal.

  2. Hidup seperti angin.
    Yohanes 3:6-8
    3:6 Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.
    3:7 Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.
    3:8 Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."


    Mazmur 104:4
    104:4 yang membuat angin sebagai suruhan-suruhan-Mu, dan api yang menyala sebagai pelayan-pelayan-Mu,

    Angin adalah hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang hidup benar dan menjadi senjata kebenaran, dipakai oleh Tuhan di mana-mana sesuai kehendak Tuhan.

    Filipi 2:7-8
    2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
    2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

    Tanda menjadi angin:
    • Menghampakan diri dari kehormatan, kedudukan, hak, reputasi, nama baik, dll.

    • Taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi.
      Contohnya adalah Abraham yang taat dengar-dengaran untuk menyembelih anaknya. Tetapi akhirnya Tuhan yang bertanggung jawab.

    • Tidak mau dihalangi sampai tidak bisa dihalangi oleh apa pun juga.
      Yohanes 20:19
      20:19 Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"

    • Ada tetapi tidak ada, artinya tidak kecewa, tidak putus asa jika tidak dihiraukan atau diperhatikan oleh orang lain.
      Contohnya adalah Yusuf yang menolong juru minuman saat di penjara, tetapi kemudian juru minuman melupakan Yusuf.

    • Melayani dengan ketulusan hati, tidak menuntut hak, tetapi hanya melakukan kewajiban. Juga melayani dengan ketulusan hati, tanpa pamrih.

    Kehidupan yang bagaikan angin akan dipakai ke mana-mana sesuai kehendak Tuhan. Yang harus diwaspadai:
    • Jangan menjadi angin lalu, yaitu tidak sungguh-sungguh dalam beribadah melayani Tuhan.

    • Jangan menolak gerakan/ tiupan Tuhan. Sebab nanti angin menjadi tidak boleh bertiup dan tidak bisa bertiup lagi.
      Wahyu 7:1
      7:1 Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon.

      Kalau angin sudah tidak bertiup, artinya adalah kering rohani. Juga akan mengalami panasnya pencobaan, sampai panasnya lautan api dan belerang di neraka selamanya.

    Tugas angin:
    • Membawa kesejukan dan damai sejahtera dari Sorga, untuk menghadapi ketakutan, kekuatiran, kebimbangan, karena angin gelombang dan badai di lautan dunia yang menenggelamkan secara jasmani dan rohani.
      Badai secara jasmani adalah masalah-masalah ekonomi, kesehatan.
      Badai secara rohani adalah dosa-dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan dosa kawin-mengawinkan (dosa seks dengan aneka ragamnya, perselingkuhan, kawin cerai). Badai secara rohani juga adalah ajaran-ajaran palsu.
      Badai juga terjadi dalam nikah dan buah nikah.

      Angin bertiup membawa kesejukan supaya kita bisa diam dan tenang. Diam artinya berdiam diri dan mengoreksi diri oleh ketajaman pedang firman. Jika ditemukan dosa, kita harus mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Tenang artinya menguasai diri dan tidak berharap pada orang lain/ sesuatu dari dunia. Maka semua menjadi teduh, semua menjadi enak dan ringan.

    • Membawa bau harum Kristus.
      2 Korintus 2:14-16
      2:14 Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.
      2:15 Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.
      2:16 Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?

      Artinya:
      1. Menjadi saksi Kristus lewat firman penginjilan/ Kabar Baik bagi kehidupan yang belum mengenal Yesus supaya percaya dan diselamatkan. Juga bersaksi tentang firman pengajaran/ Kabar Mempelai untuk menyucikan kehidupan yang sudah selamat sampai sempurna dan siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali. Bukti disucikan oleh pedang firman adalah jujur dalam segala hal.

      2. Menyembah Tuhan dengan hancur hati, kembali seperti bayi yang tidak bisa apa-apa tetapi hanya menangis kepada Tuhan, hanya berharap kemurahan dan kuasa Tuhan.

        Lukas 22:60-62
        22:60 Tetapi Petrus berkata: "Bukan, aku tidak tahu apa yang engkau katakan." Seketika itu juga, sementara ia berkata, berkokoklah ayam.
        22:61 Lalu berpalinglah Tuhan memandang Petrus. Maka teringatlah Petrus bahwa Tuhan telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok pada hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku."
        22:62 Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.


        Petrus menyangkal Tuhan tiga kali tetapi lewat kokok ayam, Petrus menjadi sadar. Petrus menangis dan dia dipulihkan.

        Yesaya 38:3
        38:3 Ia berkata: "Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat.

        Hizkia menghadapi penyakit jasmani. Hizkia menjadi bayi yang menangis, dan tangan kemurahan dan kuasa Tuhan diulurkan.

        2 Samuel 15:25-26
        15:25 Lalu berkatalah raja kepada Zadok: "Bawalah tabut Allah itu kembali ke kota; jika aku mendapat kasih karunia di mata TUHAN, maka Ia akan mengizinkan aku kembali, sehingga aku akan melihatnya lagi, juga tempat kediamannya.
        15:26 Tetapi jika Ia berfirman, begini: Aku tidak berkenan kepadamu, maka aku bersedia, biarlah dilakukan-Nya kepadaku apa yang baik di mata-Nya."

        Daud menghadapi kehancuran nikah dan buah nikah. Biar kita menjadi seperti bayi yang menangis, mengorbankan segala sesuatu, kita mohon kemurahan dan kuasa Tuhan. Maka Tuhan akan menjadikan semua baik di mataNya. Sampai jika Tuhan datang kedua kali, semua menjadi sempurna. Kita duduk di tahta Tuhan selamanya.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top