English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 08 September 2009 (Selasa Pagi)
Saat kita tidak berdaya menghadapi sesuatu, biar lewat doa puasa kita bisa berseru mohon pertolongan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Desember 2010 (Kamis Sore)
Lukas 7:16
7:16 Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 15 Juni 2010 (Selasa Siang)
Korban domba jantan kedua = korban tahbisan.
Ditahbiskan...

Ibadah Doa Surabaya, 02 Maret 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 6-13
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 Juli 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7-13 jemaat di Filadelfia.
Wahyu 3:7
3:7 "Dan...

Ibadah Raya Surabaya, 06 Maret 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 6-12
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa...

Ibadah Doa Malang, 28 September 2017 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:7-8
6:7...

Ibadah Doa Malang, 12 November 2013 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 12:15b-21
12:15b Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka...

Ibadah Raya Malang, 24 Maret 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 adalah perintah untuk memberitakan injil, sama...

Ibadah Doa Surabaya, 22 Desember 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Juli 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Paskah Persekutuan I di Square Ballroom Surabaya, 31 Mei 2017 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 22 Februari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
Ayat 29, terjadi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Desember 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 23 Maret 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 adalah tentang penglihatan Yohanes...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 21 September 2014 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17
1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,

Rasul Yohanes dibuang ke Pulau Patmos bukan karena berbuat dosa tetapi karena firman Allah dan kesaksian Yesus, sehingga bisa tersungkur di kaki Yesus, menyembah dengan hancur hati, menyembah sampai daging tidak bersuara lagi, menyerah sepenuh kepada Tuhan. Kalau kita menyembah Tuhan dengan sungguh-sungguh, maka kita akan merasakan jamahan tangan Tuhan, dan menerima 3 hal:
  1. Jangan takut = pembaharuan perasaan sehingga tidak ada ketakutan lagi, yang ada hanya bahagia dan ucapan syukur.
  2. Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir = menerima kasih Allah dari kasih mula-mula sampai kasih sempurna.
  3. Aku adalah Yang Mati dan Yang Hidup.

ad. 3. Aku adalah Yang Mati dan Yang Hidup.
Wahyu 1:18
1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.

Artinya kita menerima kuasa kemenangan atas maut, ditambah kita menerima kunci Kerajaan Surga.

Matius 16:18
16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Sehingga kita bisa masuk Kerajaan Surga yang kekal selamanya.

Kunci Kerajaan Surga adalah salib (sudah dijelaskan).
Kunci Kerajaan Surga adalah panggilan dan pilihan Tuhan untuk menjadikan kita imam-imam dan raja-raja, kehidupan yang beribadah melayani Tuhan.

Wahyu 1:19
1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.

Rasul Yohanes menerima kunci Kerajaan Surga, sama dengan dipakai oleh Tuhan untuk menulis surat kepada 7 sidang jemaat bangsa Kafir, supaya mereka disucikan sampai sempurna seperti Yesus.
Sekarang, kita menerima kunci Kerajaan Surga sama dengan dipakai oleh Tuhan dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.

Matius 7:21
7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Kunci Kerajaan Surga adalah melakukan kehendak Bapa di Surga, sama dengan taat dengar-dengaran pada kehendak Bapa di Surga.
Dari mana kita mengetahui kehendak Bapa di Surga? Yaitu lewat pembukaan rahasia firman dari Tuhan, ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab.
Jadi, kunci Kerajaan Surga adalah taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar dalam Alkitab.

Matius 7:22-23
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Tidak taat sama dengan pembuat kejahatan.

Sehebat apa pun seorang imam/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan, harus taat dengar-dengaran pada firman Tuhan.
Sehebat apa pun seorang imam, jika tidak taat pada firman, maka semua ibadah pelayanannya tidak diterima oleh Tuhan, sama dengan berbuat jahat, bahkan diusir oleh Tuhan dan tidak mewarisi Kerajaan Surga.

Wahyu 1:20
1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."

Rasul Yohanes menerima kunci Kerajaan Surga sama dengan menerima pembukaan rahasia firman Allah tentang 7 bintang dan 7 kaki dian emas.
7 bintang di tangan kanan Tuhan = malaikat ketujuh jemaat. Malaikat adalah gembala yang taat dengar-dengaran pada kehendak Bapa, taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar. Gembala sama dengan bintang bagi sidang jemaat jika gembala bercahaya di tengah sidang jemaat, menjadi teladan bagi sidang jemaat.

Ibrani 13:7-9
13:7 Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka.
13:8 Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.
13:9 Janganlah kamu disesatkan oleh berbagai-bagai ajaran asing. Sebab yang baik ialah, bahwa hati kamu diperkuat dengan kasih karunia dan bukan dengan pelbagai makanan yang tidak memberi faedah kepada mereka yang menuruti aturan-aturan makanan macam itu.

Gembala menjadi teladan terutama teladan iman bagi sidang jemaat.
  • Gembala harus hidup dalam kebenaran dalam segala hal.
  • Gembala harus berpegang teguh pada satu firman pengajaran yang benar yang menjadi pengalaman hidup.
  • Gembala tetap percaya dan berharap Tuhan saat menghadapi pencobaan dan masalah, sampai yang mustahil sekalipun.

Gembala adalah malaikat bagi sidang jemaat jika:
  1. Gembala harus memberi makan sidang jemaat dengan gandum/ roti malaikat/ firman penggembalaan.
    Mazmur 78:23-25
    78:23 Maka Ia memerintahkan awan-awan dari atas, membuka pintu-pintu langit,
    78:24 menurunkan kepada mereka hujan manna untuk dimakan, dan memberikan kepada mereka gandum dari langit;
    78:25 setiap orang telah makan roti malaikat, Ia mengirimkan perbekalan kepada mereka berlimpah-limpah.

    Firman penggembalaan adalah firman pengajaran yang benar, makanan keras, yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala, untuk disampaikan kepada sidang jemaat dengan setia dan terus-menerus, berurutan, dan diulang-ulang. Sehingga firman penggembalaan menjadi makanan bagi sidang jemaat dan sidang jemaat bisa mengalami pertumbuhan rohani sampai dewasa rohani seperti Yesus, dari kebenaran, kesucian, sampai kesempurnaan.

    Firman penggembalaan juga menjadi bunyi sangkakala di tengah sidang jemaat:
    1. Bunyi sangkakala untuk menjadi komando sehingga sidang jemaat bisa mengerti apa yang harus dilakukan.
    2. Bunyi sangkakala juga menjadi peringatan bagi sidang jemaat menghadapi serangan musuh dan setan tritunggal lewat dosa-dosa, pencobaan, ajaran palsu.
    3. Bunyi sangkakala juga untuk menyucikan dan mengubahkan kita sampai bunyi sangkakala terakhir, sehingga kita disempurnakan seperti Yesus, menjadi mempelai wanita Surga yang terangkat ke awan-awan yang permai untuk bertemu dengan Yesus Mempelai Pria Surga.

  2. Seorang gembala menaikkan doa penyautan bagi sidang jemaat, untuk berjaga-jaga bagi keselamatan sidang jemaat, supaya tidak diterkam binatang buas.
    Ibrani 13:17
    13:17 Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.

    Gembala di dunia menaikkan doa penyautan untuk menopang/ menjunjung kehidupan kita.
    Yesus Gembala Agung juga mengulurkan tanganNya untuk menarik kehidupan kita.
    Kehidupan yang tergembala tidak mungkin jatuh, tetapi pasti mantap dalam keselamatan.

  3. Gembala memberi perhatian kepada sidang jemaat yang membutuhkan, lewat membesuk, menelpon, tetapi juga lewat teguran dan nasehat. 

2 Korintus 11:14
11:14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.

Hati-hati, pada akhir jaman banyak setan yang menyamar menjadi malaikat. Banyak gembala palsu, yaitu tidak memberi makan sidang jemaat, tidak menjadi teladan, tidak menjadi penjaga, tidak mempedulikan jemaat, tidak mau menegur dan menasehati.

Jika gembala menjadi malaikat dan bintang sidang jemaat, maka gembala berada dalam tangan Gembala Agung. Gembala tidak bisa jatuh melainkan dipermuliakan oleh Tuhan, dan Yesus sebagai Imam Besar dan Gembala Agung selalu hadir di tengah-tengah sidang jemaat. Sidang jemaat akan mengalami perhatian dari Imam Besar secara jasmani dan rohani. Sidang jemaat akan selalu mendapatkan pembukaan rahasia firman, sehingga mengalami penyucian dan keubahan hidup sampai sempurna seperti Yesus, sampai ditampilkan sebagai 7 kaki dian emas.

Wahyu 1:20
1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."

Apa yang disucikan?
Kolose 3:5-9
3:5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu (1)percabulan, (2)kenajisan, (3)hawa nafsu, (4)nafsu jahat dan juga (5)keserakahan, yang sama dengan (6)penyembahan berhala,
3:6 semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).
3:7 Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.
3:8 Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu (1)marah, (2)geram, (3)kejahatan, (4)fitnah dan (5)kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.
3:9 Jangan lagi kamu (6)saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,

Sidang jemaat harus taat dengar-dengaran pada firman penggembalaan, makan firman penggembalaan, supaya mengalami penyucian dari 6 dosa di luar/ lahir (perbuatan dosa) dan 6 dosa di dalam/ batin. Kita harus mengalami penyucian lahir dan batin, sama dengan penyucian dari 12 dosa yang mendarah daging dalam hidup kita, sehingga tidak ada dusta lagi. Sampai kita bisa jujur, jujur dalam firman pengajaran yang benar, jujur dalam segala hal.

Kalau kita taat dengar-dengaran pada firman penggembalaan, maka kita akan mengalami pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, atau asap yang berbau harum di hadapan Tuhan.

Kolose 3:10-14
3:10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;
3:11 dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.
3:12 Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.
3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

Apa yang harus dibaharui?
  1. Belas kasihan, yaitu tidak menghakimi orang berdosa, tidak menyetujui orang berdosa, tetapi membawa orang berdosa kepada Tuhan.
  2. Kemurahan, yaitu bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan untuk sesama yang membutuhkan. 
  3. Kerendahan hati, yaitu bisa mengaku dosa.
  4. Kelemahlembutan, yaitu bisa menerima firman pengajaran yang keras yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
  5. Kesabaran, yaitu sabar dalam penderitaan, tidak mengomel, tidak bersungut. Juga sabar dalam menunggu waktu Tuhan, jangan mengambil jalan sendiri di luar firman. Di luar firman hanya ada jalan buntu dan kebinasaan.
  6. Saling mengampuni dan melupakan.
  7. Kasih yang menyatukan dan menyempurnakan.
    Praktek ada kasih adalah:
    • Mengasihi sesama seperti diri sendiri sampai mengasihi musuh, berdoa bagi orang yang memusuhi kita.
    • Mengasihi Tuhan lebih dari semua, taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi.
      Abraham taat sampai mau mempersembahkan anaknya Ishak. Ini berarti dagingnya sudah habis terbakar. Abraham mengasihi Tuhan lebih dari semua. Kalau daging masih bersuara, maka pasti menolak. 

Efesus 5:1-2
5:1 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih
5:2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.

Kalau mau disucikan dan dibaharui, daging dibakar menjadi asap berbau harum, maka hasilnya:
  1. Tidak ada kutukan lagi, berarti bersuasana Firdaus.
    Kejadian 8:20-22
    8:20 Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.
    8:21 Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.
    8:22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam."

    Artinya:
    • Tidak ada letih lesu dan beban berat, tidak ada air mata, sehingga kita mengalami perhentian dan damai sejahtera, semua jadi enak dan ringan.
    • Tidak ada susah payah, sama dengan mengalami hujan kemurahan Tuhan yang tidak terbatas, yang tidak henti-hentinya, untuk memelihara kehidupan kita secara jasmani di tengah kesulitan dan kekeringan di dunia. Secara rohani kita juga dipelihara, ada kesukaan dan kepuasan Surga, sehingga kita tidak jatuh dalam kepuasan dunia.
    • Tidak ada penghukuman lagi, hidup kekal selamanya.

  2. Dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir, pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
    Yohanes 12:3
    12:3 Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.

    Maria mengorbankan minyak narwastu 300 dinar (gaji setahun) yang sangat mahal. Artinya semua harus dikorbankan untuk pelayanan pembangunan tubuh Kristus. Hanya satu, yaitu firman pengajaran yang benar jangan dikorbankan.

    Yohanes 12:4-5
    12:4 Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata:
    12:5 "Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?"

    Yudas terlalu perhitungan karena dia pencuri, sampai akhirnya dia tidak terhitung dan diganti Matias. Yudas menjadi korban antikris.

    Sebaliknya, kalau kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus apa pun bentuknya, dan sekecil apa pun, maka kita dihitung oleh Tuhan. Tuhan memperhatikan, mempedulikan, dan selalu bergumul untuk kita. Tuhan mengerti keadaan kita dan menghitung kita, sampai sehelai rambut pun dihitung oleh Tuhan.

    Matius 10:30
    10:30 Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.

    Kisah Rasul 27:34
    27:34 Karena itu aku menasihati kamu, supaya kamu makan dahulu. Hal itu perlu untuk keselamatanmu. Tidak seorangpun di antara kamu akan kehilangan sehelaipun dari rambut kepalanya."

    Sehelai rambut di tengah gelombang juga diperhatikan oleh Tuhan. Artinya:
    • Tuhan sanggup memelihara kehidupan kita yang tidak berdaya di tengah kesulitan dan kemustahilan di dunia.
    • Tuhan sanggup menyelesaikan semua masalah sampai yang mustahil sekalipun.
    • Tuhan sanggup menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna, utuh, menjadi mempelai wanita yang siap menyambut kedatanganNya kedua kali.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Malang)

  • 25 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top