English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Paskah Surabaya, 16 April 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat Paskah, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Raya Malang, 24 Juli 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 04 Maret 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11: 1-13 tentang hal berdoa, terdiri...

Ibadah Raya Malang, 13 Juli 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Empat wujud pribadi Yesus dalam kemuliaan...

Ibadah Natal Kaum Muda Remaja Malang, 19 Desember 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:28-36 tentang Yesus dimuliakan di atas gunung.

Lukas...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 Maret 2018 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan baptisan air

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Mengapa kita harus masuk baptisan air?

Matius 28:...

Ibadah Doa Malang, 05 Juli 2011 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Sesi 3.

Matius 26:17-19

Ibadah Doa Malang, 30 Juli 2013 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdm. Dadang Hadi Santoso

Lukas 18:8
18:8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Desember 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:12-13
6:12 Maka aku melihat, ketika...

Ibadah Doa Malang, 17 Agustus 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:14-15
25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau...

Ibadah Persekutuan di Kartika Graha Malang V, 27 Oktober 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...

Ibadah Doa Surabaya, 03 Desember 2014 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang Hadi Santoso

Selamat sore, salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Kiranya damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 April 2018 (Jumat Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kunjungan Singapura I, 14 Mei 2013 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Kenaikan Yesus ke Surga membawa mujizat...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 09 November 2010 (Selasa Siang)
Roma 12:1-2
12:1. Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu,...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 07 Agustus 2011 (Minggu Sore)

Matius 26: 26-28
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah,
inilah tubuh-Ku."
26:27. Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu semua, dari cawan ini.
26:28. Sebab
inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.

ay. 26-29= MAKAN PERJAMUAN SUCI.
Ayat 26-29= peralihan dari perjamuan paskah (ayat-ayat sebelumnya) ke perjamuan suci.
Jadi, perjamuan paskah yang terakhir= perjamuan suci yang pertama kali.

Dalam perjanjian lama, perjamuan paskah adalah makan roti tidak beragi dan daging domba.
Di perjanjian baru, perjamuan suci adalah makan tubuh Kristus dan darah Kristus.

Kita sudah mempelajari kegunaan TUBUH KRISTUS (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Agustus 2011) dan kegunaan DARAH YESUS.
Kegunaan darah Yesus yang pertama= untuk pengampunan dosa (diterangkan pada Ibadah Doa Surabaya, 03 Agustus 2011).

Malam ini, kita pelajari kegunaan selanjutnya dari darah Kristus.

1 Petrus 1: 18-19
1:18. Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
1:19. melainkan dengan
darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Kegunaan darah Kristus berikutnya adalah untuk menebus kita dari dosa atau meleapaskan kita dari dosa.
Kalau kita lepas dari dosa, berarti kita lepas dari maut (mendapat hidup kekal).

3 tingkatan penebusan oleh darah Yesus (dalam 1 Petrus 1: 18-19):
  1. Darah Yesus disebut dengan 'darah yang mahal'.
    Sehebat apapun manusia, kalau masih berdosa, ia tetap hina dan murah di hadapan Tuhan.
    Kalau manusia mengulang-ulangi dosa, sampai dosa mendarah daging dalam hidupnya, maka manusia hanya seharga anjing dan babi.

    1 Korintus 5: 11
    5:11. Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul(1), kikir(2), penyembah berhala(3), pemfitnah(4), pemabuk(5) atau penipu(6); dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.

    = 6 dosa yang mendarah daging dalam hidup manusia, sehingga manusia hanya seharga anjing dan babi.
    Anjing dan babi adalah binatang haram yang tidak boleh dipersembahkan kepada Tuhan.

    'penyembahan berhala'= menyembah lembu emas= kekerasan hati yang membuat kita tidak taat dengar-dengaran pada Firman Allah. Dan ini berkembang sampai akhir jaman.

    Kehidupan dengan 6 dosa ini tidak bisa dipersembahkan kepada Tuhan dan tidak ada kaitan dengan Tuhan, bahkan tidak bisa bergaul dengan sesama ('supaya kamu jangan bergaul'). Artinya, kehidupan ini tidak bisa masuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna dan hanya masuk pembangunan tubuh babel yang akan dibinasakan.

    Karena itu, manusia membutuhkan DARAH YANG MAHAL.
    1 Korintus 5: 7-8
    5:7. Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.
    5:8. Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu
    kemurnian dan kebenaran.

    Darah Yesus yang mahal mampu MENEBUS KITA DARI 6 DOSA YANG MENDARAH DAGING, sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran dan kemurnian. Inilah kehidupan yang berharga mahal di hadapan Tuhan.

    Jadi, hidup manusia bukan ditentukan dari perkara-perkara jasmani, tetapi kalau kita memanfaatkan darah Yesus yang mahal.
    Sebab itu, biarlah hidup kita selalu ditandai dengan darah yang mahal (membatasi pergaulan kita didunia ini dengan batas kebenaran dan kemurnian).

    Kalau kita berani memasang pagar batas kebenaran dan kemurnian, Yesus juga akan memasang pagar berkat dan anugerah bagi kita.

    Mazmur 5: 13
    5:13. Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.

    Kalau Tuhan memagari kita, maka suasana kutukan dosa tidak bisa menjamah kita. Kita hanya mengalami suasana kebahagiaan Surga,sekalipun kita hidup dalam dunia yang penuh dengan kutukan.

  2. Darah Yesus disebut dengan 'darah anak domba'.
    Istilah domba disini berarti berkaitan dengan penggembalaan.
    Jadi, DARAH ANAK DOMBA mampu MENGANGKAT ANJING DAN BABI MENJADI DOMBA-DOMBA YANG DIGEMBALAKAN.

    Kalau kita tidak tergembala, kita bisa kembali lagi menjadi anjing dan babi.

    Kita harus tergembala pada Firman pengajaran yang benar, seperti carang melekat pada Pokok anggur yang benar.
    Kalau tidak ada pengajaran yang benar, domba itu justru diracun, mulai tidak ada gairah dalam ibadah sampai mati rohani.

    Tabiat domba yang tergembala: taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar (Firman penggembalaan yang benar).
    Taat dengar-dengaran= bisa makan Firman penggembalaan sampai mendarah daging dalam hidup kita.
    Jangan sampai dosa yang mendarah daging!

    Kalau Firman mendarah daging dalam hidup kita, maka rohani kita bisa bertumbuh (hidup kita makin suci) dan dosa tidak bisa bertumbuh.

    1 Petrus 1: 22
    1:22. Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

    Kalau taat dengar-dengaran, hasilnya:

    • kita bisa hidup dalam kesucian.
      Kalau domba suci, pasti akan mencari ruangannya (ruangan suci= kandang penggembalaan= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok).
      Jadi, kalau hidup kita suci, kita akan terdorong untuk masuk dalam kandang penggembalaan.

      Pelita emas= Ibadah Raya= domba-domba diberi minum  (Roh Kudus).
      Meja Roti Sajian= Ibadah Pendalaman Alkitab dan perjamuan suci= domba-domba diberi makan  supaya tidak lapar.
      Mezbah Dupa= Ibadah Doa= domba-domba diberi sirkulasi udara yang baik untuk bernafas.

      Kalau ada makanan, minuman dan udara, domba-domba akan benar-benar bertumbuh ke arah kesucian dan kesempurnaan.

      Taat dengar-dengaran= mengasihi Tuhan lebih dari semua.

    • memiliki kasih persaudaraan yang tulus ikhlas= saling mengasihi.
      Kita harus suci terlebih dahulu, baru ada kasih yang tulus ikhlas, sehingga tanpa dipaksapun, kita bisa bersekutu dengan sesama, mulai dari dalam rumah tangga.

    Markus 12: 30-34

    12:30. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
    12:31. Dan hukum yang kedua ialah:
    Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
    12:32. Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.
    12:33. Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan."
    12:34. Yesus melihat,
    bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!" Dan seorangpun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.

    Jadi, domba-domba yang tergembala memiliki 2 loh batu (kasih kepada Tuhan dan kasih kepada sesama).
    Hasilnya, kita menjadi orang bijaksana/berhikmat.

    Kalau memiliki hikmat Surga, hasilnya:
    • Pengkhotbah 10: 10
      10:10. Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat.

      Hasil pertama: ada masa depan yang indah dan berhasil  ditengah krisis dunia.

    • Wahyu 13: 16-18
      13:16. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
      13:17. dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
      13:18.
      Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

      Hasil kedua: ada perlindungan (pagar batas) dari Tuhan untuk menghadapi antikris, sehingga antikris tidak bisa menjamah kita (jangankan menjamah, melihatpun tidak bisa).

  3. Darah Yesus disebut dengan 'darah yang tak bernoda dan tak bercacat cela'.
    Artinya: darah Yesus mampu MENEBUS KITA SAMPAI TAK BERCACAT CELA. Kita menjadi sempurna seperti Dia.
    Inilah kekuatan dari Darah Yesus yang bisa kita alami. Jangan diabaikan!

    Wahyu 14: 1, 3-5
    14:1. Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.
    14:3. Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah
    ditebus dari bumi itu.
    14:4. Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka
    ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
    14:5. Dan di dalam mulut mereka
    tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

    = kehidupan yang sempurna, yaitu:
    • ay. 3= kehidupan yang ditebus dari bumi dengan segala pengaruhnya yang membuat kita tidak setia dalam ibadah pelayanan.
      Yakobus 4: 4
      4:4. Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

      Kalau lepas dari bumi, kita akan setia dalam ibadah pelayanan.

    • ay. 4= kehidupan yang ditebus dari daging.
      Roma 8: 7
      8:7. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

      Kita harus ditebus dari keinginan daging yang membuat tidak taat dengar-dengaran.
      Kalau lepas dari daging, kita akan taat dengar-dengaran.

    • ay. 5= kehidupan yang ditebus dari dusta.
      Wahyu 14: 5
      14:5. Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

      Ditebus dari dusta, dimulai dengan jujur (ya katakan ya, tidak katakan tidak).

      Kalau jujur, doa kita dikenan oleh Tuhan. Kita menjadi rumah doa.

      Amsal 15: 8
      15:8. Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya.

      Apapun keadaan kita, biarlah kita jujur. Dan kita bisa menjadi rumah doa.

      Kalau menjadi rumah doa, hasilnya:
      1. 1 Raja-raja 8: 29
        8:29. Kiranya mata-Mu terbuka terhadap rumah ini, siang dan malam, terhadap tempat yang Kaukatakan: nama-Ku akan tinggal di sana; dengarkanlah doa yang hamba-Mu panjatkan di tempat ini.

        Hasil pertama: ada kuasa perlindungan Tuhan siang dan malam.

      2. 1 Raja-raja 8: 33
        8:33. Apabila umat-Mu Israel terpukul kalah oleh musuhnya karena mereka berdosa kepada-Mu, kemudian mereka berbalik kepada-Mu dan mengakui nama-Mu, dan mereka berdoa dan memohon kepada-Mu di rumah ini,

        Hasil kedua: ada kuasa kemenangan atas musuh= kemenangan atas segala masalah sampai masalah yang mustahil.

      3. 1 Raja-raja 8: 29
        8:35. Apabila langit tertutup, sehingga tidak ada hujan, sebab mereka berdosa kepada-Mu, lalu mereka berdoa di tempat ini dan mengakui nama-Mu dan mereka berbalik dari dosanya, sebab Engkau telah menindas mereka,

        Hasil ketiga: ada kuasa untuk memelihara  kehidupan kita secara ajaib.

      4. 1 Raja-raja 8: 41
        8:41. Juga apabila seorang asing, yang tidak termasuk umat-Mu Israel, datang dari negeri jauh oleh karena nama-Mu, --

        Hasil keempat: ada kuasa kesaksian untuk menarik jiwa-jiwa.

      5. 1 Raja-raja 8: 46
        8:46. Apabila mereka berdosa kepada-Mu--karena tidak ada manusia yang tidak berdosa--dan Engkau murka kepada mereka dan menyerahkan mereka kepada musuh, sehingga mereka diangkut tertawan ke negeri musuh yang jauh atau yang dekat,

        Hasil kelima: ada kuasa untuk menyucikan kita sampai tidak bercacat cela (tidak salah dalam perkataan).

        Yakobus 3: 2
        3:2. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

        Kalau tidak salah dalam perkataan, kita bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top