English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 28 Juni 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 30 Oktober 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15 adalah tentang 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian, yaitu sengsara Yesus tanpa dosa untuk menyelamatkan,...

Ibadah Doa Malang, 04 Maret 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9
1:9 Aku, Yohanes, saudara...

Ibadah Doa Malang, 09 Maret 2010 (Selasa Sore)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga.
Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua...

Ibadah Doa Malang, 10 Februari 2009 (Selasa Sore)
Digabung dengan ibadah doa puasa session III

Matius 24:29-31, adalah keadaan pada waktu kedatangan...

Ibadah Raya Surabaya, 14 Agustus 2011 (Minggu Sore)
Disertai dengan Penataran Imam-Imam I
Matius 26: 27-28
26:27. Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 14 Januari 2014 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita mempelajari Keluaran pasal 3. Ada...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 02 Juli 2011 (Sabtu Sore)
Markus 16 adalah tentang Shekinah Glory atau sinar kemuliaan dari Tabut Perjanjian.

Markus 16 terbagi...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 01 Februari 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran,...

Ibadah Raya Surabaya, 22 Januari 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 11 Januari 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. 

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Juni 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:2
4:2 Segera aku dikuasai oleh Roh...

Ibadah Persekutan di Kartika Graha Malang II, 28 Juli 2011 (Kamis Pagi)
Tema: "Mempelai datang, songsonglah Dia"
Matius 25:6
25:6. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang!...

Ibadah Persekutuan di Semarang I, 20 September 2012 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema:
I Korintus 3:9b
3:9b kamu adalah...

Ibadah Raya Surabaya, 03 Januari 2010 (Minggu Sore)
Matius 24: 43-44
Pada saat kedatangan Tuhan, dunia akan dihukum sampai binasa, tapi gereja...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 10 Juli 2011 (Minggu Sore)

Matius 26: 23-25
26:23. Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku.
26:24. Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan.
Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan."
26:25. Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: "
Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya."

ay. 24= Yesus berkata 'Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan'= lebih baik Yudas tidak dilahirkan. Sebab, PERCUMA ia dilahirkan, sekalipun ia memiliki kedudukan yang tinggi sebagai seorang rasul dan sebagai seorang Israel (umat pilihan Tuhan).
Mengapa demikian?
Sebab, Yudas Iskariot tidak mengalami kelahiran baru/pembaharuan, sehingga ia tetap manusia darah daging yang tidak mewarisi kerajaan Surga dan binasa untuk selamanya (buli-buli tanah liat yang pecah).

Keluaran 13: 13
13:13. Tetapi setiap anak keledai yang lahir terdahulu kautebuslah dengan seekor domba; atau, jika engkau tidak menebusnya, engkau harus mematahkan batang lehernya. Tetapi mengenai manusia, setiap anak sulung di antara anak-anakmu lelaki, haruslah kautebus.

Keledai yang lahir tanpa penebusan anak domba, maka ia lahir untuk dipatahkan batang lehernya (percuma dilahirkan). Ini sama nasibnya dengan Yudas.
Jadi, keledai yang tidak mengalami penebusan, nasibnya sama seperti Yudas.

'keledai'= menunjuk pada bangsa kafir.

Hakim-hakim 15: 16
15:16. Berkatalah Simson: "Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar, dengan rahang keledai seribu orang kupukul."

= Simson melawan bangsa Filistin (bangsa kafir).
Bangsa kafir yang tidak ditebus oleh darah Yesus, nasibnya seperti Yudas (percuma dilahirkan, sebab ia lahir untuk dipatahkan batang lehernya).

'leher'= hubungan tubuh dengan Kepala.
Kalau batang leher dipatahkan, tidak ada hubungan dengan Kepala= binasa untuk selamanya (tidak mewarisi Surga).

1 Petrus 1: 18-19
1:18. Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
1:19. melainkan
dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Yudas yang adalah rasul, bisa binasa, apalagi kita bangsa kafir.
Sebagai bangsa kafir, KITA HARUS BERUSAHA MENGALAMI PENEBUSAN OLEH DARAH YESUS, supaya tidak bernasib sama seperti Yudas Iskariot.

Praktik/bukti sehari-hari keledai/bangsa kafir ditebus oleh darah Yesus:
  1. ditebus oleh darah yang mahal. Artinya:
    1. Wahyu 1: 5
      1:5. dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya--

      Arti pertama: bangsa kafir dilepaskan dari dosa-dosa yang membuat hidupnya hina, haram dan binasa.

      Wahyu 21: 8
      21:8. Tetapi orang-orang penakut (1), orang-orang yang tidak percaya (2), orang-orang keji (3), orang-orang pembunuh (4), orang-orang sundal (5), tukang-tukang sihir (6), penyembah-penyembah berhala (7) dan semua pendusta (8), mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

      = dosa-dosa yang membuat bangsa kafir hina, haram dan membawa pada kebinasaan dalam api neraka.

    2. Wahyu 1: 6
      1:6. dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, --bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.

      Arti kedua: darah Yesus mengangkat kita menjadi raja-raja dan imam-imam= bangsa kafir yang memiliki jabatan pelayanan.

      Jabatan pelayanan=- jubah Yusuf yang maha indah.
      Kalau kita tidak punya jabatan pelayanan, kita sedang telanjang.

      Kalau kita menjadi raja-raja dan imam-imam, kita menjadi kehidupan yang INDAH DAN MAHAL DI HADAPAN TUHAN.

  2. ditebus oleh darah Anak Domba yang tidak bercacat cela.
    Domba= ada kaitan dengan penggembalaan.
    Sesudah diangkat menjadi imam dan raja, bangsa kafir harus tergembala.

    Kejadian 49: 11
    49:11. Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur.

    Kalau sudah ditebus, JANGAN TERTAMBAT LAGI PADA DOSA, tetapi TERTAMBAT PADA POKOK ANGGUR YANG BENAR.
    Jadi, kita tergembala pada Firman pengajaran yang benar.

    Syarat tergembala:
    1. selalu berada di kandang penggembalaan (ruangan suci)= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.
    2. mendengar dan dengar-dengaran pada suara gembala  (Firman penggembalaan). Jangan mendengar suara asing yang tidak senada dengan Firman penggembalaan, termasuk gosip-gosip yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Suara asing ini hanya membuat kita tidak tenang dan melemahkan iman kita.

      Yudas adalah contoh kehidupan yang lebih memilih suara imam-imam kepada daripada suara Yesus. Dan Yudas terpengaruh.

    Kalau keledai tidak tertambat pada Pokok anggur yang benar, ia akan menjadi keledai liar dan keledai jalang.

    Ayub 39: 8
    39:8. Siapakah yang mengumbar keledai liar, atau siapakah yang membuka tali tambatan keledai jalang?

    Keledai liar= disesatkan oleh ajaran sesat.
    Keledai jalang= jatuh dalam dosa kejahatan dan kenajisan sampai puncaknya dosa.
Kejadian 49:11
49:11. Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur.

Kalau tertambat pada Pokok anggur yang benar, kita akan dicuci. Artinya: kita akan mengalami penyucian yang terus menerus terhadap tabiat bangsa kafir.

Tabiat bangsa kafir=
  1. seperti anjing dan babi.
    Anjing= menjilat muntah= perkataan yang sia-sia, najis, dan kotor, termasuk dusta, dll.
    Kita harus disucikan, mulai dari kata-kata.
    Babi= sudah dimandikan, kembali lagi ke kubangannya= perbuatan-perbuatan dosa  yang diulang-ulang sampai puncaknya dosa.

    Dosa-dosa ini hanya bisa disucikan kalau kita tertambat pada Pokok anggur yang benar.

  2. Matius 6: 31-34
    6:31. Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
    6:32. Semua itu
    dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
    6:33. Tetapi
    carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
    6:34. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."


    Tabiat bangsa kafir lainnya adalah kekuatiran akan hidup sehari-hari dan masa depan.
    Kekuatiran ini mengakibatkan:
    • kita tidak bisa mengutamakan kerajaan Surga dan ibadah pelayanan.

    • tidak bisa hidup benar.
      Kalau kita mengalami penyucian secara intensif, HIDUP KITA AKAN DITATA oleh Tuhan sampai rapi.

    • tidak bisa memberi = menjadi kikir dan serakah.
      Kikir= tidak bisa memberi.
      Serakah= merampas haknya Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus).
Kalau keledai dalam tabiat anjing dan babi, serta dalam kekuatiran, maka keledai itu akan ditunggangi oleh Bileam, dipakai dalam pembangunan tubuh babel yang sempurna dalam kejahatan dan kenajisan. Kehidupan itu hanya mengarah pada kutukan dan kebinasaan.

Kalau keledai mau disucikan, kita akan ditunggangi oleh Yesus untuk masuk Yerusalem Baru.

Markus 11: 1-2, 7
11:1. Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem, dekat Betfage dan Betania yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya
11:2. dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan segera menemukan
seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan bawalah ke mari.
11:7. Lalu mereka membawa keledai itu kepada Yesus, dan mengalasinya dengan pakaian mereka, kemudian
Yesus naik ke atasnya.

Bangsa kafir yang ditebus, digembalakan dan disucikan, akan dipakai oleh Yesus dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir (kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna untuk menuju ke Yerusalem Baru).

Bukti bahwa kita dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus adalah kita mengalami pembaharuan (keledai memiliki langkah-langkah pembaharuan).

2 macam pembaharuan:
  • lewat baptisan air yang benar.
    Roma 6: 2, 4
    6:2. Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
    6:4. Dengan demikian kita telah
    dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    Syarat baptisan air= mati bagi dosa (ay. 2).
    Pelaksanaannya= kita yang sudah mati terhadap dosa, harus dikuburkan, diselamkan di dalam air (ay. 4).

    1 Petrus 3: 20-21
    3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
    3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan
    untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

    = hasil baptisan air yang benar adalah hidup baru  (memiliki hati nurani yang baik dan taat dengar-dengaran). Ini menghasilkan hikmat kebijaksanaan.
    Hikmat kebijaksanaan ini memberikan PERLINDUNGAN yang melindungi kita dari hukuman Allah di dunia ini sampai neraka.

    Pengkhotbah 10: 10
    10:10. Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat.

    Hikmat juga memberi kita keberhasilan di tengah krisis, keterbatasan, dan ketidakberdayaan.
    HATI YANG TAAT, ITULAH YANG MEMBUAT KEBERHASILAN.

  • lewat doa penyembahan.
    Matius 17: 1-2
    17:1. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
    17:2. Lalu
    Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

    Dalam penyembahan, Yesus mengalami keubahan hidup.
    Doa penyembahan adalah proses penyaliban daging, supaya kita bisa memandang wajah Yesus yang bersinar-sinar bagaikan matahari.

    'matahari'= kasih Tuhan.
    Saat kita menyembah Yesus, sinar matahari disinarkan Tuhan kepada kita. Inilah yang mengubahkan kita.
Mazmur 84: 12
84:12. Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela.

(terjemahan lama)
84:12. Karena Tuhan Allah bagaikan matahari dan perisai; Tuhanpun akan mengaruniakan
anugerah dan kemuliaan, tiada Ia akan menahankan kebajikan dari pada orang yang berjalan dengan tulus hatinya.

Kalau ada sinar matahari, hasilnya:
  • kasih kemurahan Allah adalah PERISAI untuk melindungi kita dari panah api si jahat (pencobaan, dosa, sampai puncaknya dosa), sehingga kita tetap hidup benar dan suci.

  • kasih dan kemurahan Tuhan memelihara kehidupan kita  secara ajaib di tengah kesulitan dunia.
  • kasih kemurahan Tuhan menolong kita untuk menyelesaikan masalah kita sampai masalah yang mustahil.

  • kasih kemurahan Tuhan membuat semua baik pada waktunya  (KEBAJIKAN Tuhan).
  • kasih kemurahan Tuhan mengubahkan kita  (KEMULIAAN Tuhan) mulai dari tulus hati.
    Kalau sudah jujur, kita akan diubahkan terus menerus, sampai saat Ia datang kembali, kita bisa menyambut kedatanganNya kembali.
    TIDAK PERCUMA KITA DILAHIRKAN.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top