English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 26 Oktober 2017 (Kamis Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita belajar tentang kitab Keluaran.
Keluaran berasal dari...

Ibadah Paskah Persekutuan III di Square Ballroom Surabaya, 01 Juni 2017 (Kamis Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 20 April 2010 (Selasa Siang)
Pelajaran tentang Kaki Dian Emas/ Pelita Emas/ Kandil.

Ibadah Raya Surabaya, 09 November 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Session II Malang, 06 September 2013 (Jumat Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 19:16-25
19:16 Dan terjadilah pada hari ketiga,...

Ibadah Doa Malang, 02 November 2010 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Matius 25:31-32
25:31. "Apabila Anak Manusia...

Ibadah Raya Surabaya, 01 April 2012 (Minggu Sore)
Tema Ibadah di Teluk Bintuni, Papua Barat
"Yohanes 20: 19-29= kebangkitan Yesus membawa damai sejahtera"

Yesus yang sudah bangkit, menampilkan 3x damai...

Ibadah Raya Malang, 01 Mei 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:1
4:1 Kemudian dari pada itu aku...

Ibadah Raya Surabaya, 04 Maret 2012 (Minggu Sore)
Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.
Jika gereja Tuhan tidak mau bersaksi, suatu waktu akan menjadi penyangkal-penyangkal Tuhan seperti Petrus.

= 3 kali...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Januari 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Persekutuan II di Tentena-Poso, 24 September 2014 (Rabu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 11 Februari 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Sikap dalam berdoa
Lukas 11:5-8
11:5 Lalu kata-Nya...

Ibadah Doa Surabaya, 19 Mei 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 21 April 2009 (Selasa Siang)
Keluaran 30:17-18, letak Bejana Pembasuhan adalah antara Medzbah Korban Bakaran dan Pintu Kemah....

Ibadah Jumat Agung Malang, 29 Maret 2013 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 adalah perintah untuk memberitakan...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 11 September 2011 (Minggu Sore)

Matius 26: 30-32, 34
26:30. Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun.
26:31. Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis:
Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai.
26:32. Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea."
26:34. Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya malam ini,
sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."

ay. 30-35= PERINGATAN TUHAN KEPADA PETRUS.
Tuhan memperingatkan Petrus dengan Firman nubuat.
Firman nubuat:
  • memberitakan segala sesuatu yagn akan terjadi di akhir jaman,
  • mengungkapkan dosa-dosa yang tersembunyi.
  • menyucikan dan mengubahkan kehidupan kita.
Jadi, Firman nubuat sama dengan Firman pengajaran yang benar.

Matius 26: 33, 35
26:33. Petrus menjawab-Nya: "Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak."
26:35. Kata Petrus kepada-Nya: "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau,
aku takkan menyangkal Engkau." Semua murid yang lainpun berkata demikian juga.

ay. 33, 35= sikap dari Petrus, yaitu Petrus menolak Firman nubuat ('aku sekali-kali tidak' dan 'aku takkan menyangkal Engkau').
Petrus menolak Firman nubuat karena KESOMBONGAN HATI (sudah dijelaskan mulai Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 September 2011).

Praktik kesombongan/ketinggian hati:
  1. ay. 33= "Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak."= merasa lebih benar dari yang lain= memakai kebenaran diri sendiri (sudah dijelaskan pada Ibadah Doa Surabaya, 07 September 2011).
  2. ay. 35= "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau."= Petrus mau mendahului berkorban diri sebelum Yesus berkorban diri.
Malam ini, kita membahas kesombongan Petrus yang kedua (Petrus mau mendahului berkorban diri sebelum Yesus berkorban diri).
1 Yohanes 4: 10
4:10. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

= Yesus mengorbankan DiriNya sebagai korban pendamaian. Dan ini merupakan wujud dari kasih Allah.
Jadi, kita harus MENERIMA KORBAN YESUS LEBIH DAHULU, BARU BISA BERKORBAN UNTUK TUHAN, bahkan bisa memberikan seluruh hidup kita kepada Tuhan.

Jadi, disini, Petrus berkorban TANPA KASIH ALLAH= hidupnya tanpa kasih Allah.
Petrus yang hebat, ternyata beribadah melayani Tuhan tanpa kasih, sehingga menolak Firman nubuat/Firman pengajaran yang benar.
Tanpa kasih= tanpa Firman pengajaran yang benar.

Karena tidak ada kasih, akibatnya:
  1. Petrus menyangkal Tuhan lewat perkataan= tidak mengaku Yesus= IMAN PETRUS TIDAK TAHAN UJI karena ketakutan, sehingga gugur dari iman.

  2. Petrus menyangkal Yesus dengan perbuatan.
    Yohanes 21: 3
    21:3. Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.

    'Aku pergi menangkap ikan'= sebenarnya, Tuhan perintahkan Petrus menjadi penjala manusia. Tetapi disini, Petrus kembali jadi penjala ikan karena ketakutan.

    Jadi, PETRUS TIDAK SETIA sampai tinggalkan ibadah pelayanan karena ketakutan dan kekhawatiran.

    Tadi waktu Petrus berkata mau mati, murid-murid lainnya juga berkata yang sama. Dan saat Petrus mau menjala ikan, murid-murid lainnyapun juga ikut-ikutan.

    Artinya, kalau kita beribadah tanpa kasih, maka kita akan ikut-ikutan saja dan tidak tahan uji.
    Sebab itu, masuk dalam persekutuan jangan karena ikut-ikutan.
    Persekutuan yang terkecil dimulai dari dalam nikah (jangan masuk nikah karena ikut-ikutan!).
Kalau terjadi penyangkalan, akibatnya:
  1. Yohanes 21: 3
    21:3. Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.

    Akibat pertama: 'tidak menangkap apa-apa'= gagal total, seperti carang terlepas dari Pokok anggur yang benar dan tidak bisa berbuat apa-apa.

  2. Yohanes 21: 7
    21:7. Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.

    Akibat kedua: 'tidak berpakaian'= telanjang= dipermalukan, hidup dalam dosa sampai puncaknya dosa. Dan ini artinya, kebinasaan untuk selamanya.
Sikap kita yang benar adalah selalu MERENDAHKAN DIRI untuk menerima kasih Allah/menerima Firman pengajaran yang benar.

Proses menerima kasih Allah/Firman pengajaran yang benar:
  1. Amsal 28: 13
    28:13. Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.

    Proses menerima kasih Allah yang pertama: kita bisa mengakui dosa-dosa kita lewat pekerjaan Firman pengajaran yang benar. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Dan kita akan 'disayangi' (menerima kasih Allah).

    Kalau dosa dipertahankan, tidak ada kasih dalam hidup kita.

    Kalau mengaku dosa dan tidak berbuat dosa lagi, kita menerima kasih mula-mula dari atas kayu salib.

    Petrus juga mengalami untuk mengaku dosa.

    Lukas 22: 60-62
    22:60. Tetapi Petrus berkata: "Bukan, aku tidak tahu apa yang engkau katakan." Seketika itu juga, sementara ia berkata, berkokoklah ayam.
    22:61. Lalu berpalinglah Tuhan memandang Petrus. Maka teringatlah Petrus bahwa Tuhan telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok pada hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku."
    22:62. Lalu ia pergi ke luar dan
    menangis dengan sedihnya.

    'menangis dengan sedihnya'= mengaku dosa.

  2. Proses menerima kasih Allah yang kedua: masuk dalam kandang penggembalaan.
    Setelah menerima kasih mula-mula, harus dipertambahkan lewat kandang penggembalaan (ruangan suci):

    Yohanes 21: 15, 17-19a
    21:15. Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
    21:17. Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka
    sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.
    21:18. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua,
    engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."
    21:19a. Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana
    Petrus akan mati dan memuliakan Allah.

    Dalam penggembalaan, yang kita alami:
    • pertumbuhan kasih Allah sampai menjadi kasih yang sempurna.
    • Tuhan menunjukan dosa-dosa kita sampai dosa-dosa yang tersembunyi, sehingga kita mengakui dan meninggalkannya sampai sempurna.
      Setiap dosa dibuang, kasih Allah akan masuk.

    Yesus bertanya pada Petrus 3x= 3 macam ibadah pokok.
    Kalau tidak tergembala, kita akan merasa hebat. Tapi kalau tergembala, kita akan merasa tidak mampu mengasihi Tuhan (seperti Petrus yang merasa sedih setelah Tuhan bertanya 3x, karena ia ingat ia pernah menyangkal Tuhan).

    1 Yohanes 4: 18
    4:18. Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.

    Kalau dosa disingkirkan sampai menjadi kasih sempurna, maka tidak ada lagi ketakutan.
    Setelah Petrus menerima kasih sempurna (kasih Mempelai yang bagaikan sinar matahari dari wajah Yesus), Petrus berani mengulurkan tangan kepada Tuhan.
    Artinya:
    • taat dengar-dengaran pada Tuhan apapun resikonya, padahal sebelumnya Petrus menolak Firman.
    • rela berkorban apa saja untuk Tuhan.
    • mengasihi Tuhan lebih dari semua.
    • percaya dan mempercayakan diri sepenuh HANYA kepada Tuhan. Sebelumnya, Petrus masih ragu dan takut.

    Dan Tuhan juga mengulurkan Tangan kasihNya kepada Petrus, sehingga Petrus hidup dalam Tangan kasihNya Tuhan.
    Begitu juga dengan kita. Kita harus mengulurkan tangan kepada Tuhan, sehingga kita hidup dalam Tangan kasih Tuhan, karena posisi kita seperti domba di tengah-tengah serigala.
    Sehebat apapun kita, di luar Tangan Tuhan, kita tidak bisa berbuat apa-apa.

    KALAU DI LUAR TANGAN KASIH TUHAN, BANYAK YANG AKAN MENYANGKAL TUHAN. Bahkan, Petrus yang hebatpun, bisa menyangkal Tuhan karena tidak kuat.

    Hari-hari ini, KITA HARUS HIDUP DALAM TANGAN KASIH TUHAN!
Hasil kalau kita hidup dalam Tangan kasih Tuhan:
  • Roma 8: 35-37
    8:35. Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
    8:36. Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau
    kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan."
    8:37. Tetapi dalam semuanya itu
    kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

    Jarak kita dengan maut hanya sejengkal. Saat kita ada jarak dengan Tuhan, saat itu maut masuk.

    Hasil pertama: ay. 35= Tangan kasih Tuhan membuat kita kuat dan teguh hati menghadapi apapun juga, sehingga kita tidak menyangkal Tuhan, tetapi tetap setia dan berkobar-kobar untuk melayani Tuhan.

    Setelah Petrus mengulurkan tangan, Petrus tidak pernah menyangkal Tuhan lagi, tetapi tetap setia berkobar-kobar melayani Tuhan.

  • ay. 37= Tangan kasih Tuhan sanggup untuk memberi kemenangan kepada kita atas musuh-musuh yang kuat sekalipun kita tidak berdaya= Tangan Tuhan sanggup menyelesaikan semua masalah kita sampai yang mustahil. Bahkan Tuhan memberikan masa depan yang indah kepada kita.

  • Kolose 3: 14
    3:14. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

    Hasil ketiga: Tangan kasih Tuhan sanggup menyatukan dan menyempurnakan kita menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna dan siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali di awan-awan yang permai. Setelah itu masuk dalam kerajaan 1000 tahun damai dan masuk Yerusalem Baru.

    Nama Petrus juga sudah ditulis di Yerusalem Baru.

    Wahyu 21: 14
    21:14. Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.
Apapun kelemahan kita, kalau kita tergembala, kita bisa tertolong. Yang penting, kita hidup dalam Tangan kasih Tuhan.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top