English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Oktober 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 47-56= PENANGKAPAN YESUS.
Malam ini, kita pelajari ayat 47-50 dengan titik berat di ayat 50.

Matius 26: 47-50
26:47. Waktu Yesus masih...

Ibadah Doa Malang, 19 Januari 2016 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 15:32-39
15:32 Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh...

Ibadah Doa Malang, 20 Mei 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:15
1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Desember 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12
Dalam susunan Tabernakel, Lukas 12-17 terkena pada...

Ibadah Doa Malang, 04 April 2017 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam II

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang II, 19 Februari 2009 (Kamis Tengah Malam)
Keluaran 12:7, darah domba ini dioleskan pada pintu rumah. Pintu rumah ini secara...

Ibadah Raya Malang, 13 Maret 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 adalah tentang sidang jemaat...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 27 Oktober 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12: 54-56; perikop: Menilai zaman
12:54. Yesus berkata pula kepada...

Ibadah Raya Malang, 07 Maret 2010 (Minggu Pagi)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga.
Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua...

Ibadah Raya Malang, 08 Agustus 2010 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
Mazmur 144:12a
144:12 Semoga anak-anak lelaki kita seperti...

Ibadah Raya Surabaya, 07 April 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 Oktober 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Oktober 2019 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih...

Ibadah Doa Malang, 19 Juni 2012 (Selasa Sore)
Matius 27:11-26 percikan darah kedua yang dialami Yesus yaitu:
Ayat 11-14 Yesus menghadapi...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Januari 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 29
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua, yaitu terjadi kegoncangan dan kegelapan...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 13 Oktober 2013 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Tema Ibadah Persekutuan di Jakarta: Wahyu 21: 5
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."

Di kitab Kejadian, sebenarnya sudah ada penciptaan. Tetapi di kitab Wahyu masih dituliskan lagi.
Mengapa demikian?
Karena manusia sudah jatuh dalam dosa dan telanjang, kehilangan kemuliaan Tuhan dan hidup dalam kutukan sampai menuju kebinasaan, maka Tuhan ingin menciptakan manusia baru yang sama mulia dengan Dia. Tuhan juga menciptakan langit bumi baru (Yerusalem Baru) sebagai tempat manusia baru yang sama mulia dengan Dia untuk selama-lamanya.
Prosesnya disebut dengan PEMBAHARUAN.

Dalam Wahyu 21: 1-27, ada 4 macam pembaharuan:

  1. pembaharuan langit baru dan bumi baru (ay. 1) --> sudah diterangkan tahun lalu,
  2. pembaharuan manusia baru (ay. 2-3) --> sudah diterangkan di Ibadah Kunjungan Jakarta, 08-10 Oktober 2013,
  3. pembaharuan suasana baru (ay. 4-8),
  4. pembaharuan Yerusalem Baru (ay. 9-27).

Malam ini, kita mempelajari pembaharuan ketiga:
PEMBAHARUAN SUASANA BARU
Wahyu 21: 4
21:4. Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."

Suasana baru= TIDAK ADA LAGI MAUT, perkabungan, ratap tangis dan dukacita.
3 macam maut yang akan dihapuskan:

  1. maut/kematian secara tubuh, yaitu lewat usia tua, sakit, kecelakaan dan lain-lain,
  2. maut/kematian secara rohani= terpisah dari Tuhan.
    Yesaya 59: 1-2
    59:1. Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
    59:2. tetapi yang merupakan
    pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu

    Kita terpisah dari Tuhan karena dosa-dosa sampai puncaknya dosa yang membawa pada kematian rohani.
    Tandanya: doa tidak dijawab oleh Tuhan, tidak bisa berdoa, dan mengantuk/bosan saat mendengar Firman.
    Penyebab mati rohani:


    • dosa.
      Efesus 2: 1
      2:1. Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.

      Dosa-dosa ini dimulai dengan dosa dusta dan kebencian tanpa alasan sampai puncaknya dosa.


    • ajaran-ajaran palsu.
      2 Petrus 2: 1
      2:1. Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.


    Jika mengalami kematian rohani, maka kita mengalami maut (ada dukacita, ratap tangis, kepedihan, kesusahan, letih lesu dan lain-lain).


  3. kematian kedua= neraka= kematian kekal selama-lamanya.
    Wahyu 20: 14
    20:14. Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.

Kalau mati tubuh, tetapi dalam keadaan bertobat, akan tetap dibangkitkan.
Tetapi kalau selama hidup mengalami kematian rohani, itulah yang membawa pada kematian kedua.

Yeremia 9: 21-22
9:21. "Maut telah menyusup ke jendela-jendela kita, masuk ke dalam istana-istana kita; ia melenyapkan kanak-kanak dari jalan, pemuda-pemuda dari lapangan;
9:22. mayat-mayat manusia berhantaran seperti pupuk di ladang, seperti berkas gandum di belakang orang-orang yang menuai tanpa ada yang mengumpulkan."

Maut bergentayangan:

  • di semua tempat (darat, laut dan udara),
  • di semua keadaan/status sosial (dari istana raja sampai kolong jembatan),
  • di semua umur (anak-anak, remaja muda, dan tua).

1 Samuel 20: 3
20:3. Tetapi Daud menjawab, katanya: "Ayahmu tahu benar, bahwa engkau suka kepadaku. Sebab itu pikirnya: Tidak boleh Yonatan mengetahui hal ini, nanti ia bersusah hati. Namun, demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu, hanya satu langkah jaraknya antara aku dan maut."

= jarak kita dengan maut hanya satu langkah.
Artinya: sehebat apapun manusia didunia ini, hanya satu langkah (hanya satu denyut jantung) jaraknya dengan maut.

Tadi, Tuhan menciptakan suasana baru dimana tidak ada maut.
DIMANA TEMPAT YANG BEBAS DARI MAUT (SUASANA BARU)?
1 Korintus 15: 25-26
15:25. Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya
15:26. Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah
maut.

Tempat yang bebas dari maut adalah DIBAWAH KAKI YESUS.

Lukas 7: 36-38, 47, 50
7:36. Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan
7:37. Di kota itu ada seorang perempuan yang
terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.
7:38. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian
ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.
7:47. Sebab itu Aku berkata kepadamu:
Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih."
7:50. Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau,
pergilah dengan selamat!"

'terkenal sebagai seorang berdosa'= berada dalam puncaknya dosa= ada dalam suasana maut (mati rohani sampai kebinasaan di neraka).

Kemudian perempuan ini berada di bawah kaki Yesus, sehingga ia mengalami:

  • suasana pengampunan dosa dan
  • suasana urapan Roh Kudus.

Inilah yang disebut dengan suasana baru (SUASANA PENGAMAPUNAN DOSA DAN URAPAN ROH KUDUS).

Proses untuk menerima pengampunan dosa dan urapan Roh Kudus dibawah kaki Yesus:

  1. Lukas 7: 37
    7:37. Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.

    Proses menerima pengampunan dosa dan urapan Roh Kudus dibawah kaki Yesus yang pertama: 'mendengar tentang Yesus yang sedang makan di rumah orang Farisi'= kita harus mendengar Firman Allah yang merupakan perkataan Yesus (Firman yang dibukakan rahasianya, yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab).
    Kalau dikaitkan dengan 'makan', artinya: mendengar Firman Tuhan yang merupakan makanan keras.
    Firman inilah yang harus kita cari dalam gereja supaya kita bebas dari maut.

    2 Timotius 4: 2
    4:2. Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

    = isi dari Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua:


    • 'nyatakanlah apa yang salah'= menunjukan dosa dan kesalahan kita.
      Kita harus mencari Firman yang menunjukan dosa-dosa kita. Kalau tidak, kita akan tetap berada di dalam maut.
      Tetapi kalau dosa kita ditunjukan, maka kita bisa sadar, menyesal dan mengaku dosa pada Tuhan dan sesama, sehingga kita mengalami pengampunan dosa oleh darah Yesus dan ditarik dari maut untuk masuk dalam suasana baru.

      Sebab itulah setan menghalangi kita mendengar Firman, sebab setan tahu, saat mendengar Firman pengajaran benar, kita ditarik dari maut kepada suasana baru.

      Tetapi banyak kali, setelah diampuni, kita berbuat dosa lagi. Sebab itu, ada isi Firman yang kedua.


    • 'tegorlah'= tegoran Firman supaya kita bertobat, tidak berbuat dosa lagi dan hidup benar (pengampunan sudah ditetapkan/dipermanenkan dalam hidup kita).
    • 'nasihatilah'= tuntunan Tangan Tuhan supaya kita tetap hidup benar dan suci.
      Tuntunan Tangan Tuhan juga memberikan jalan keluar dari segala masalah (doa kita dijawab oleh Tuhan).


  2. Lukas 7: 38
    7:38. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.

    Proses menerima pengampunan dosa dan urapan Roh Kudus dibawah kaki Yesus yang kedua: 'menyeka kaki Yesus dengan rambutnya'=


    • menanggalkan segala kebanggaan.
      'rambut'= kebanggaan.

      Menanggalkan segala kebanggaan= menghampakan diri sampai tidak ada apa-apa yang bisa diandalkan, sehingga kita bisa merasa tidak mampu, tidak layak dan tidak berharga apa-apa.


    • taat dengar-dengaran.
      Kalau rumah tangga mau bersuasana baru tanpa maut, yang dibutuhkan adalah taat dengar-dengaran.
      Kalau sudah merasa tidak mampu dan tidak layak, pasti bisa taat.
      Ketaatan suami= mengasihi istri seperti diri sendiri dan tidak berlaku kasar.
      Ketaatan istri= tunduk pada suami dalam segala sesuatu sampai tidak mengajar dan memerintah laki-laki.
      Ketaatan anak= taat pada orang tua.

      Kalau tidak taat, yang ada hanyalah maut yang mengancam.
      Kalau kita taat, maut tidak bisa bekerja.


  3. Lukas 7: 38
    7:38. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.

    Proses menerima pengampunan dosa dan urapan Roh Kudus dibawah kaki Yesus yang ketiga: 'mencium kaki Yesus'= berdamai dengan Tuhan dan sesama.
    'mencium'= berdamai= saling mengaku dan saling mengampuni= dosa diselesaikan oleh Darah Yesus (anggur asam diminum oleh Yesus dikayu salib dan Yesus menggantinya dengan anggur baru).
    'anggur baru'= urapan Roh Kudus.

    Jangan memperrtahankan dosa! Hati-hati dengan kebenaran sendiri!
    Kalau tetap menyimpan dosa, sama artinya dengan tetap menyimpan empedu pahit, sehingga ada dalam suasana maut.

Kegunaan urapan Roh Kudus:

  • Lukas 7: 48
    7:48. Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni."

    Kegunaan pertama: urapan Roh Kduus memberikan kemenangan atas dosa dan kutukan dosa sampai kebinasaan, sehingga kita bisa hidup benar mulai malam ini. Apa yang tidak benar, jadikan benar. Dan kita akan menerima berkat Abraham sampai anak cucu, bahkan menjadi berkat bagi orang lain.


  • Lukas 7: 50
    7:50. Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"

    Kegunaan kedua: urapan Roh Kudus membuka pintu keselamatan/pintu Surga.
    Kalau ada urapan Roh Kudus, maka pintu Surga terbuka bagi kita.

    Roma 14: 17
    14:17. Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

    Kalau pintu Surga terbuka, kita mengalami suasana Surga, yaitu kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus (kesukaan Surga), sehingga kita tidak terperosok pada kesukaan didunia ini.

    Kalau pintu Surga terbuka, pintu-pintu didunia juga bisa terbuka, yaitu pintu masa depan yang indah dan berhasil.

    Malam ini, kita hanya membutuhkan Roh Kudus.


  • Lukas 7: 38
    7:38. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.

    Kegunaan ketiga: 'minyak narwastu ini menimbulkan bau harum semerbak'=


    • bau harum adalah doa penyembahan.
      Artinya:
      urapan Roh Kudus menolong untuk menaikan doa penyembahan yang merupakan bau harum di hadapan Tuhan.

      Roma 8: 26-28
      8:26. Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
      8:27. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus
      8:28. Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk
      mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

      Kita tidak bisa berdoa, tetapi Roh Kudus menolong kita dalam penyembahan yang benar, sehingga Tuhan hadir untuk menjadikan semua baik pada waktunya.
      Hari-hari ini, biarlah kita banyak menyembah, sebab dunia ini tidak baik.


    • bau harum juga merupakan kuasa Nama Yesus.
      Artinya: urapan Roh Kudus memberikan kuasa untuk mengalahkan musuh (menyelesaikan masalah-masalah yang msutahil bagi ktia), sehingga kita mengalami mujizat jasmani.

      Kidung Agung 1: 3
      1:3. harum bau minyakmu, bagaikan minyak yang tercurah namamu, oleh sebab itu gadis-gadis cinta kepadamu!

      Kuasa nama Yesus juga mengubahkan kita supaya kita mendapatkan nama baru untuk masuk tahta Yerusalem Baru selama-lamanya (mujizat rohani).

Apapun keadaan kita, biarlah kita datang dibawah kaki Yesus dan kita akan berpindah dari suasana maut kedalam suasana baru.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Malang)

  • 25 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top