English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kunjungan di Jakarta II, 24 November 2010 (Rabu Pagi)
Tema "Wahyu 21: 5"
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan...

Ibadah Raya Malang, 19 Mei 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:11
9:11 Dan raja yang memerintah mereka...

Ibadah Doa Malang, 23 Mei 2017 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 November 2015 (Senin Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat malam, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus Kristus. Kiranya...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Agustus 2013 (Sabtu Sore)

Salam damai sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 5:1, 10-11
5:1 Pada suatu kali...

Ibadah Doa Surabaya, 13 Maret 2013 (Rabu Sore)
disertai puasa dan penumpangan tangan calon imam-imam

Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik salib/kematian, pasti ada sinar...

Ibadah Doa Malang, 06 September 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:15b-17
7:15 ...Dan Ia yang...

Ibadah Raya Malang, 06 Juli 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Empat wujud pribadi Yesus dalam kemuliaan...

Ibadah Doa Surabaya, 22 November 2017 (Rabu Sore)
Dari rekaman Ibadah Doa di Malang

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita...

Ibadah Natal Kaum Muda Remaja, 19 Desember 2009 (Sabtu Sore)
Markus 14 menunjuk pada buli-buli emas berisi manna.

Keluaran 16:32-34, Ibrani 9:4,

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Agustus 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:8-13
25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah...

Ibadah Doa Malang, 20 Desember 2011 (Selasa Sore)
Seorang hamba Tuhan/pelayan tuhan membutuhkan 3 pengalaman utama, yaitu :
Penyucian dengan api firman.
Musa...

Ibadah Raya Surabaya, 19 September 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.

ay. 16-30 ini juga merupakan sikap Tuhan terhadap talenta.

SIKAP TUHAN...

Ibadah Doa Malang, 18 April 2017 (Selasa Sore)
Siaran langsung dari Ibadah Persekutuan di Tentena I.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus...

Ibadah Paskah Malang, 21 April 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 14 Juli 2013 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28: 20b
28:20b. Dan
ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

= tentang penyertaan Tuhan.
Penyertaan Tuhan adalah sesuatu yang mutlak kita butuhan dan tidak bisa digantikan oleh apapun.
Kita sudah mempelajari contoh-contohnya, yaitu Musa yang tidak mau berjalan kalau Tuhan tidak beserta.
Segala sesuatu didunia ini tidak ada artinya tanpa penyertaan Tuhan, bahkan Surgapun tidak ada artinya tanpa Tuhan.
Penyertaan Tuhan sampai pada akhir jaman= penyertaan Tuhan mulai sekarang, masa antikris dan sampai kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai dan kita duduk bersanding dengna Dia di tahta Surga untuk selama-lamanya.

Wahyu 3: 21
3:21. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

= janji ini diberikan Tuhan kepada jemaat Laodikia.
Siapa yang boleh bersanding dengan Yesus?
Yaitu: kehidupan yang menang bersama Yesus.

Wahyu 17: 14
7:14. Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia."

= syarat untuk menang: kita harus mengalami penggilan, pilihan dan setia.
Kehidupan yang mengalami panggilan dan pilihan adalah imam-imam dan raja-raja.

'imam':

  • seorang yang suci,
  • seorang yang memangku jabatan pelayanan,
  • seorang yang beribadah dan melayani Tuhan.

Kesimpulan: syarat untuk menang bersama Yesus adalah kita harus menjadi imam-imam dan raja-raja yang setia.

3 macam kesetiaan:

  1. 2 Korintus 11: 2-4
    11:2. Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
    11:3. Tetapi aku takut, kalau-kalau
    pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
    11:4. Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

    Kesetiaan yang pertama: kesetiaan sejati kepada Kristus= kesetiaan kepada Firman pengajaran benar.
    Ini merupakan POKOK KESETIAAN.

    Selama berpegang pada pengajaran benar, kita akan mengalami suasana Firdaus. Hawa juga mengalami, tetapi sayang, ia diperdaya oleh ular, sehingga ia kehilangan kesetiaan yang sejati pada Kristus dengan jalan menambah dan mengurangi Firman pengajaran yang benar.

    Kejadian 2: 16
    2:16. Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,

    Kejadian 3: 2
    3:2. Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,

    'bebas'= urapan Roh Kudus.
    Disini, Hawa mengurangi kata 'bebas', sehingga tidak ada dalam urapan Roh Kudus.

    Kejadian 2: 17
    2:17. tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

    Kejadian 3: 3
    3:3. tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."

    = Hwaa menambah kata 'raba'. Artinya, menambah Firman dengan pengetahuan dan lain-lain untuk meraba emosi sidang jemaat.

    Wahyu 22: 18-21
    22:18. Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
    22:19. Dan jikalau seorang
    mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."
    22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
    22:21.
    Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

    Menjelang kedatangan Yesus kedua kali, menambah dan mengurani Firman akan kembali terjadi karena imam-imam diseret oleh ekor naga merah.
    Pemberitaan Firman tanpa Roh Kudus (mengurangi kata 'bebas') akan membuat kita terikat pada logika, waktu, dan sebagainya.
    Akibatnya: jemaat tetap terikat pada dosa.

    Kalau Firman ditambah dengan pengetahuan dan sebagainya (menambah kata 'raba'), kehidupan itu tidak pernah berubah dan tidak pernah puas, tetap manusia darah daging.
    Akibatnya: Hawa menjadi terkutuk dan nikahnya menjadi telanjang (terpisah dari Tuhan= TUHAN TIDAK BESERTA).
    'Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian!'= hanya karena kasih karunia Tuhan kalau kita bisa berpegang teguh pada pengajaran benar, sehingga kita bisa terus disucikan sampai sempurna saat Yesus datang kedua kali.

    Yakobus 3: 2
    3:2. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

    = wujud dari kesempurnaan yaitu tidak berdusta.
    Tidak berdusta dimulai dengan tidak berdusta soal pengajaran.

    Kalau sudah tidak berdusta, satu waktu kita tidak salah lagi dalam perkataan, artinya kita hanya menyeru 'haleluya' (menyembah Yesus sebagai Raja segala raja dan menyambut kedatangan Yesus kedua kali).

    Inilah pokok kesetiaan. Kalau tidak setia pada hal ini, tidak mungkin setia pada lainnya.


  2. Maleakhi 2: 15-16
    2:15. Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.
    2:16. Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel--juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan
    janganlah berkhianat!

    Kesetiaan yang kedua: kesetiaan dalam nikah.

    Banyak anak Tuhan/hamba Tuhan yang keras hati, sehingga tidak setia dalam nikah (berkhianat dalam nikah).
    Praktiknya:


    • kawin campur,
    • kawin cerai. Perceraian terjadi karena keras hati dan kebenaran diri sendiri.
      Perceraian ini sangat dibenci oleh Tuhan.
      Perceraian= memisahkan suami dengan istri= memisahkan kepala dengan tubuh= mati.

      Celakanya, sesudah bercerai, kawin lagi. Dan ini membuat kehidupan itu menjadi busuk/najis dan akan menghasilkan


    • kawin mengawinkan (sex bebas).


    Kejadian 6: 4
    6:4. Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.

    Pengkhianatan dalam nikah menghasilkan benih raksasa (manusia yang hidup dalam hawa nafsu dan keinginan daging).
    Benih raksasa ini merusak benih Ilahi (mengarah ke Babel).

    Jadi, Tuhan menghendaki kesetiaan imam-imam dalam nikah sampai menghasilkan benih Ilahi. Inilah yang berkenan pada Tuhan (mengarah pada kesempurnaan).

    Efesus 5: 31
    5:31. Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.

    'meninggalkan ayahnya dan ibunya'= nikah yang benar adalah sesuai kehendak Tuhan, ada restu dari orang tua, pemerintah dan dari Tuhan lewat peneguhan dan pemberkatan dari seorang gembala.
    'keduanya itu menjadi satu daging'= rumus nikah yang benar, yaitu 1 suami+1 istri= 1.
    Syaratnya, diantara suami dan istri hanya ada tanda + (tanda salib= saling mengaku dan mengampuni).

    Kalau sudah bisa saling mengaku dan mengampuni, selanjutnya kita bisa:


    • Galatia 5: 13
      5:13. Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

      = bisa untuk saling melayani (suami mengasihi istri seperti diri sendiri dan tidak berlaku kasar pada istri, istri tunduk pada suami dalam segala hal dan anak taat dengar-dengaran pada orang tua).


    • Roma 12: 10
      12:10. Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.

      = bisa saling menghormati dalam bentuk jujur soal tempat tidur dan uang.

      Ibrani 13: 4-5
      13:4. Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.
      13:5.
      Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."

      Kalau jujur dalam keuangan, maka Tuhan akan beserta kita.


    Hasil kesatuan nikah:


    • menjadi rumah doa.
      Matius 18: 20
      18:19. Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.
      18:20. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."

      'sepakat'= satu hati.
      Kalau menjadi rumah doa, hasilnya:


      1. diberkati oleh Tuhan dan menang atas pencobaan.
      2. akan mengarah pada kesatuan nikah yang rohani.
        Efesus 5: 31-32
        5:31. Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.
        5:32. Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah
        hubungan Kristus dan jemaat.


  3. Lukas 12: 37-46
    12:37. Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.
    12:38. Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka
    12:39. Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
    12:40. Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."
    12:41. Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?"
    12:42. Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?
    12:43. Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
    12:44. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.
    2:45. Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai
    memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk,
    2:46. maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia.

    Kesetiaan yang ketiga: kesetiaan dalam ibadah pelayanan.

    Imam-imam harus melayani Tuhan dengan setia dan bijaksana (taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran benar= hidup benar).
    'setia dan bijaksana'= setia dan benar.
    Kalau tidak setia, pasti tidak benar.

    Kalau tidak benar, yang dilakukan adalah 'memukul hamba Tuhan yang lain' (menjelek-jelekan, gosip, dsb) dan 'makan minum dan mabuk' (berbuat dosa sampai puncaknya dosa). Dan orang semacam ini akan dibinasakan oleh Tuhan.

    Yesaya 11: 5
    11:5. Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

    'setia dan benar'= kita memakai ikat pinggang yang tetap di pingang.

    Lukas 17: 8
    17:8. Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

    Pelayan Tuhan yang setia dan benar= memakai ikat pinggang= memberi makan minum Tuhan (memuaskan Tuhan). Inilah yang berkenan pada Tuhan.
    Hasilnya:


    • Tuhan memuaskan kita, memberi kebahagiaan Surga dan makan minum kita adalah urusan Tuhan.
      Kalau melepas ikat pinggang, akan mulai terjadi air mata dan masalah mulai datang dalam hidup kita.


    • ikat pinggang berguna untuk merapikan= Tuhan yang merapikan hidup kita (membuat hidup kita indah pada waktunya).
      Kalau kita melayani Tuhan, bukan untuk menyiksa kita, tetapi untuk merapikan hidup kita.


    • kita dipakai menjadi pengawas milik Tuhan.
      Milik Tuhan adalah perpuluhan, penyembahan dan mempelai wanita.
      Kalau gembala bisa menjadi pengawas milik Tuhan, maka ada makanan rohani dalam sidang jemaat dan pasti ada makanan jasmani juga yang Tuhan sediakan bagi kita.
      Masing-masing pribadi kita adalah pengawas juga.
      Kalau perpuluhan bisa diawasi, kita juga bisa mngawasi penyembahan sehingga tidak kering, sampai menjadi mempelai wanita Tuhan.


    • Yeremia 2: 32
      2:32. Dapatkah seorang dara melupakan perhiasannya, atau seorang pengantin perempuan melupakan ikat pinggangnya? Tetapi umat-Ku melupakan Aku, sejak waktu yang tidak terbilang lamanya.

      = kita layak menyambut kedatangan Yesus.


    Lukas 12: 41-42
    12:41. Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?"
    12:42. Jawab Tuhan: "Jadi,
    siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?

    = Petrus bertanya pada Yesus.

    Matius 14: 28-30
    14:28. Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."
    14:29. Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
    14:30. Tetapi ketika
    dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"

    = Petrus memang setia dalam pelayanan sekalipun ditengah gelombang (tantangan dan rintangan).
    Tetapi sayang, saat Petrus kena angin, ia langsung tenggelam.
    Inilah yang dihantam oleh setan, yaitu kesetiaan pokok (kesetiaan pada point pertama), sehingga semuanya hancur, termasuk kesetiaan dalam nikah dan ibadah pelayanan.
    'angin'= ajaran palsu.
    'tenggelam'= rohani mulai merosot, nikah rumah tangga mulai kacau dan jasmani juga mulai merosot.

    Tuhan ijinkan Petrus mulai tenggelam supaya bisa mengulurkan tangan pada Tuhan.
    Artinya:


    • menyerah sepenuh pada Tuhan (menyerah sepenuh pada SATU pengajaran benar).
      Kalau hari-hari ini kita merasakan mulai tenggelam, Tuhan hanya menunggu kita mengulurkan tangan padaNya.


    • mengaku diri kita kosong, tidak bisa berbuat apa-apa tanpa Tuhan,
    • menyeru nama Tuhan dengan hancur hati dan Tuhan akan mengulurkan Tangan untuk mengangkat kita (kita mengalami kuasa pengangkatan Tuhan).

      Kuasa pengangkatan Tuhan=


      1. pertolongan Tuhan tepat pada waktunya.
        Disaat kita bimbang, biarlah kita tetap kuat teguh hati untuk berpegang pada satu Firman pengajaran benar apapun yang terjadi,


      2. Tuhan memakai kita dalam kegerakan hujan akhir.
      3. Tuhan menyucikan dan mengubahkan kita sampai jadi sempurna dan kita layak menyambut Dia di awan-awan yang permai untuk duduk bersanding dengan Dia selama-lamanya.


      Malam ini, ulurkanlah tangan kepada Tuhan. Yunus yang sudah didasar lautpun, bisa diangkat oleh Tuhan.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top