English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 Juli 2019 (JUmat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Juni 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 19 September 2010 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 25:14-30 merupakan perumpamaan tentang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Januari 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 06 Agustus 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 12 Oktober 2016 (Rabu Sore)
Dari siaran tunda Ibadah Doa di Jayapura

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...

Ibadah Doa Malang, 06 Januari 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan Yesus Kristus.

Wahyu 2:8-11 penyucian terakhir yang dialami sidang...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 Februari 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran,...

Ibadah Raya Malang, 23 Juni 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:13-21
Sangkakala yang keenam adalah hukuman...

Ibadah Raya Surabaya, 04 Desember 2011 (Minggu Sore)
Matius 26:57-68 tentang SAKSI DAN KESAKSIAN.

Ada dua...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 15 Juli 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:37-54 Yesus mengecam orang Farisi dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Juli 2012 (Senin Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam II
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup...

Ibadah Raya Surabaya, 15 Maret 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 09 November 2011 (Rabu Sore)
Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.

Kita sudah mempelajari 2 macam saksi dan kesaksian (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011):
ay. 59-61=...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Januari 2010 (Kamis Sore)
Matius 24:43-44, kita harus berjaga-jaga supaya tidak masuk penghukuman...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 29 Juli 2012 (Minggu Sore)

Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib, untuk menyelamatkan, menyucikan, sampai menyempurnakan sidang jemaat.

7x percikan darah di atas tabut perjanjian/7 sengsara yang dialami oleh Yesus dalam Matius 27:
  1. ay. 1-10= Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 18 Maret 2012).

  2. ay. 11-26= Yesus di hadapan Pilatus untuk menghadapi tuduhan-tuduhan sampai ketidak adilan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 15 April 2012).

  3. ay. 27-31= Yesus diolok-olok (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Mei 2012).

  4. ay. 32-50= Yesus disalibkan sampai mati (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 27 Mei 2012).

  5. ay. 51-56= mujizat-mujizat pada kematian Yesus (mulai diteragnkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Juli 2012).

  6. ay. 57-61= Yesus dikuburkan.
  7. ay. 62-66=kubur Yesus dijaga.
Malam ini kita masih mempelajari sengsara Yesus yang kelima: MUJIZAT-MUJIZAT PADA KEMATIAN YESUS.

Matius 27: 52-53
27:52. dan
kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
27:53. Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.

Mujizat yang terjadi:
  1. ay. 51= MUJIZAT PERTAMA, yaitu 'tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah' (PINTU TIRAI TEROBEK) (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Juli 2012).
    Kalau tirai terobek, maka akan terlihat ruangan maha suci dimana ada tabut perjanjian di dalamnya (ADA KESEMPATAN BAGI KITA UNTUK MENJADI MEMPELAI WANITA TUHAN) (sudah dijelaskan pada ibadah sebelumnya) dan TERBUKA JALAN YANG BARU DAN HIDUP BAGI KITA SEMUA (sudah diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 15 Juli 2012).

  2. ay. 51= 'terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah'= MUJIZAT KEDUA, yaitu TERJADI KEGERAKAN ROHANI= kegerakan PEMBANGUNAN TUBUH KRISTTUS yang sempurna dan disusul dengan kegerakan DOA PENYEMBAHAN (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 22 Juli 2012).

  3. ay. 52-53= 'kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit'= MUJIZAT KETIGA.
MUJIZAT KETIGA
Pengertian kuburan:
  1. secara jasmani= tempat pemakaman orang mati= mati secara tubuh,
  2. secara rohani= tempat atau sarana dimana roh jahat dan roh najis/maut berkuasa untuk mematikan kerohanian anak-anak Tuhan yang mengakibatkan kematian kedua (neraka untuk selama-lamanya).

    Hati-hati! Maut bergentayangan untuk mematikan rohani anak-anak Tuhan sampai kematian kedua.
    Contohnya: tempat perjudian, tempat pelacuran, buku-buku porno, gedung bioskop, diskotik, dll.

    Tetapi ada juga yang terlihat rohani, tetapi mematikan, itulah persekutuan yang TIDAK benar (ibadah pelayanan yang tidak benar).

    Benar tidaknya persekutuan ditentukan dari makanannya.
    Dalam kitab Raja-raja, ada nabi-nabi yang memasak labu liar (ibadah pelayanan yang tidak benar) dan di dalamnya ada maut.

    Persekutuan yang benar, berdasarkan pengajaran yang benar.
Markus 5: 1-6
5:1. Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa.
5:2. Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia.
5:3. Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai,
5:4. karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga
tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya.
5:5. Siang malam ia
berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu.
5:6. Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya,

'Gerasa'= daerah bangsa kafir.
'pekuburan'= kehidupan yang dikuasai roh jahat, bagaikan hidup di kuburan.

Orang Gerasa berada di pekuburan= bangsa kafir dikuasai oleh maut.

Tanda-tanda kehidupan yang sudah dirasuk roh jahat/roh najis atau dikuasai oleh maut:
  1. ay. 2= tinggal di pekuburan= terpisah dari keluarganya= terpisah dari tubuh Kristus (terasing dari tubuh Kristus).
    Mulai dari nikah, ia merasa asing, begitu juga dalam penggembalaan, dan antar penggembalaan (terasing dari persekutuan yang benar).

    Kehidupan ini sama seperti carang yang kering= kering rohani. Dan carang kering ini akan dikumpulkan orang, tetapi HANYA UNTUK DIBAKAR!

    Yohanes 15: 6
    15:6. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

    'dikumpulkan orang'= persekutuan yang TIDAK benar.

  2. ay. 4= tidak bisa dijinakkan= kebuasan daging dengan keinginan dan hawa nafsunya.

    Tidak bisa dijinakkan, artinya:

    • sukar diatur,
    • tidak bisa dinasihati apalagi ditegor, karena merasa benar sendiri,
    • tidak taat dengar-dengaran, selalu melawan/memberontak.

  3. ay. 5= berkeliaran dan berteriak-teriak.
    'berkeliaran'= tidak tergembala. Artinya:

    • tidak tergembala pada pengajaran benar,
    • tidak berada pada kandang penggembalaan,
    • berada di kandang penggembalaan, tetapi hatinya berkeliaran, sehingga tidak bisa menikmati Firman penggembalaan dan malah menikmati suara asing.

      Contohnya: Yudas.
      Yudas tetap bersama Tuhan, tetapi hatinya berkeliaran dan mendengar suara imam-imam kepala, sehingga ia menjadi pengkhianat.
      Yudas memaksa diri dalam penggembalaan, tetapi tidak bisa menikmati Firman.

    Jadi, kalau kehidupan itu berkeliaran, cepat atau lambat akan menjadi pengkhianat.

    'berteriak-teriak'= lidah yang buas, mulai dari berbisik-bisik, bersungut-sungut, sampai berteriak-teriak.
    Dan inilah kehidupan yang dikuasai roh jahat.

    Berbisik-bisik= gosip-gosip yang tidak bisa dipertanggung jawabkan, menjelek-jelekkan orang, dsb.

    Bersungut-sungut= tidak ada kepuasan dan mengomel.

    Berteriak-teriak= suatu yang menyakiti orang lain (memfitnah, berdusta, dsb).

  4. ay. 5= memukuli dirinya dengan batu= keras hati.
    'batu'= kekerasan hati.
    Artinya:
    • merusak diri sendiri= merusak bait Allah dan siapa yang merusak bait Allah, akan dibinasakan.

      Yang dirusak disini, terutama hati (perasaan) dan pikiran (akal budi) sampai tidak waras.

      Markus 5: 15a
      5:15a. Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk, sudah berpakaian dan sudah waras,

      2 Timotius 3: 5, 8
      3:5. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!
      3:8. Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka
      menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji.

      Tanpa pengajaran benar= tanpa Yesus sebagai Kepala, sehingga yang menjadi kepala adalah serigala (roh jahat) dan burung (roh najis).

      'akal budi bobrok'= kehancuran mental dan hati rusak, sehingga tidak beriman lagi (gugur dari iman).

      Gugur dari iman= gugur dari pengajaran benar, sampai tidak percaya Yesus (kebinasaan selama-lamanya).

      Amsal 6: 32
      6:32. Siapa melakukan zinah tidak berakal budi; orang yang berbuat demikian merusak diri.

      Praktik kehidupan yang akalnya bobrok: perzinahan, baik lewat pandangan, pikiran, dsb= dosa kenajisan.

    • merusak nikah.
      Seharusnya, suami mengasihi istri seperti diri sendiri.
      Kalau suami kasar pada istri sampai memukul istri, itu sama dengan suami memukul diri sendiri= suami agak tidak waras.

      Kalau nikah rusak, suasana nikah menjadi seperti di kuburan.

      Istri juga bisa merusak nikah apabila istri tidak tunduk pada suami dan suka membantah.

      Anak juga bisa merusak nikah jika anak tidak taat pada orang tua.

      Kerusakan nikah juga bisa terjadi lewat nikah yang salah (kawin campur, kawin cerai sampai kawin mengawinkan).
Markus 5:
= Yesus menembusi angin dan gelombang (kuasa maut, Markus 4) untuk menolong orang Gerasa yang ada di kuburan.
Artinya: Yesus rela mati di kayu salib dengan 4 luka utama untuk menolong umat Israel. Tetapi ada luka kelima untuk menolong bangsa kafir. Dan luka kelima ini adalah luka yang terbesar dan terdalam.

Hari-hari ini kita berada dalam suatu kegerakan. Tidak perlu terpaku pada jumlah, sebab disinipun, Yesus hanya menolong 1 orang saja. Yang penting adalah kita dipakai dan diutus Tuhan untuk melepaskan orang dari maut.

Yohanes 19: 33-34
19:33. tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
19:34. tetapi seorang dari antara prajurit itu
menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

= luka kelima, mengeluarkan darah dan air.
'darah'= mezbah korban bakaran= bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan.
'air'= baptisan air= lahir baru= mengalami kelepasan dari dosa, sehingga kita bisa hidup dalam KEBENARAN DAN KETAATAN.

Sudah bertobat, perlu dilanjutkan pada tanda air, supaya kita tidak kembali lagi pada dosa.

Seharusnya, Yesus tidak perlu baptisan air. Tetapi Ia dibaptis untuk taat pada Bapa.

Jadi, lewat DARAH DAN AIR, Yesus mengusir roh jahat dan roh najis yang menguasai bangsa kafir (kuburan maut yang menguasai bangsa kafir, terbuka semuanya).

Kalau ada ketaatan dan kebenaran, hasilnya:
Markus 5: 15
5:15. Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk, sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka.
  • Hasil pertama: 'waras'.
    Artinya: akal budi dan hati menjadi baik, sehingga bisa ditulisi Firman Allah.

    Ibrani 10: 16-17
    10:16 sebab setelah Ia berfirman: "Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu," Ia berfirman pula: "Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka,
    10:17. dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka."


    Firman Allah ditulis di akal budi/dahi= bisa mengerti Firman.
    Firman Allah ditulis di hati= kita percaya kepada Firman, sehingga menjadi iman di dalam hati.

    Kalau mengerti Firman, akal budi kita tidak bobrok lagi.

    ay. 17= saat kita mendengar Firman dan Firman ditulis di dahi dan hati kita, saat itulah dosa diampuni dan kita diselamatkan= ketelanjngan kita sudah ditutupi.

    Hati-hati! Kalau tidak bisa mengerti Firman, sementara yang lain mengerti, kita sudah ada tanda-tanda tidak waras.

  • Hasil kedua: 'berpakaian'.
    Artinya: hidup dalam kebenaran dan kesucian.

  • Hasil ketiga: 'duduk'.
    Artinya: duduk di rumput dan duduk di tanah.

    Duduk di rumput= pemecahan 5 roti dan 2 ikan untuk 5000 orang dan sisa 12 bakul.
    Yang duduk lebih dulu adalah laki-laki= tergembala dan menikmati Firman penggembalaan yang benar.
    Kalau tergembala dengan benar, kita akan mengalami pemecahan roti.
    Artinya: kita hidup dalam Tangan Gembala yang baik yang mampu memelihara kita di tengah kesulitan-kesulitan dan kita hanya duduk saja.

    Kalau kita mau sibuk sendiri, justru Tuhan yang duduk dan kita yang capek sendiri.

    Selain jasmani, rohani kita juga dipelihara dalam damai sejahtera.

    Setelah tergembala (duduk di rumput), harus dilanjutkan pada duduk di tanah.

    Duduk di tanah= pemecahan 7 roti untuk 4000 orang.
    Artinya: Firman pengajaran (7 roti) menyucikan kita sampai kita hanya merasa tanah liat= kita hanya berada dalam Tangan belas kasih Sang Pencipta.
    Tangan Sang Pencipta itulah yang mampu menciptakan yang mustahil menjadi tidak mustahil. Bahkan kita diciptakan menjadi bejana kemuliaan dan
    kita dipakai dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    Kalau tidak dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus, akan dipakai dalam pembangunan tubuh babel (binasa untuk selama-lamanya).

    Tangan Sang Pencipta juga menciptakan kita menjadi ciptaan semula. Kita disucikan dan diubahkan sampai jadi sama mulia dengan Yesus. Kita akan terangkat bersama Tuhan.

    Apapun keadaan kita malam ini, kuasa Tuhan sanggup melepaskan kita sampai kita benar-benar ada dalam Tangan Tuhan.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top