English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 16 Desember 2008 (Selasa Sore)
Matius 24: 29 -> "Keadaan Pada Masa Kedatangan Yesus Ke 2x"
tandanya: 2. Bulan tidak...

Ibadah Raya Malang, 02 Juli 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Raya Malang, 07 Juni 2009 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
Mazmur 127:3-5, anak adalah upah / anugerah...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Juni 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 03 Februari 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 07 April 2009 (Selasa Sore)
(digabung dengan Ibadah Doa Puasa Session III)

Keluaran 17 dalam Tabernakel terkena pada Pelita...

Ibadah Persekutuan Ciawi I, 26 Februari 2013 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 21:5
21:5 Ia yang duduk di...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 01 September 2017 (Jumat Malam)
Imamat 12: 1-8
12:1. TUHAN berfirman kepada Musa, demikian:
12:2. "Katakanlah kepada orang Israel: Apabila seorang perempuan bersalin dan melahirkan anak laki-laki,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 April 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 tentang perintah untuk memberitakan injil, sama...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 16 Maret 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 3:23-38 berjudul "Silsilah Yesus".
Dari silsilah ini,...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Mei 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 Januari 2009 (Kamis Sore)
Oleh : Pdt. Mikha Sandatoding

Matius 5-7 adalah tentang 10 Hukum...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 15 Agustus 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20 ... Dan ketahuilah, Aku menyertai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 18 Oktober 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 8 dalam susunan Tabernakel terkena kepada...

Ibadah Doa Malang, 03 Agustus 2017 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 25 Juli 2012 (Rabu Sore)

Matius 27
Dalam susunan tabernakel ini menunjuk tentang 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT PERJANJIAN, artinya sekarang adalah sengsara yang dialami oleh Tuhan Yesus sampai mati di kayu salib untuk menyelamatkan, menyucikan dan menyempurnakan kita semua.

Dalam Matius 27 ada 7 cerita tentang 7 percikan darah yang dialami oleh Yesus.
  1. Percikan darah yang pertama Matius 27: 1-10 Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot.
  2. Percikan darah yang kedua Matius 27: 11-26 Yesus di hadapan Pilatus untuk menghadapi tuduhan-tuduhan sampai ketidak adilan.
  3. Percikan darah yang ketiga Matius 27: 27-31 Yesus diolok-olok.
  4. Percikan darah yang ke empat Matius 27: 32-50 Yesus disalibkan sampai mati.
  5. Percikan darah yang ke lima Matius 27: 51-56 MUJIZAT-MUJIZAT PADA SAAT KEMATIAN YESUS.
Malam ini kita masih mempelajari percikan darah yang ke lima.

Matius 27: 51
27:51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
27:52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
27:53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.
27:54 Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: "Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah."
27:55 Dan ada di situ banyak perempuan yang melihat dari jauh, yaitu perempuan-perempuan yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk melayani Dia.
27:56 Di antara mereka terdapat Maria Magdalena, dan Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus.

Mujizat yang pertama yaitu "tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah" artinya tabut perjanjian kelihatan.
  • Karena tabir Bait Suci terobek/terbelah dari atas ke bawah maka Ruangan Maha Suci terbuka dan kelihatan tabut perjanjian (ada kesempatan bagi kita untuk diubahkan menjadi mempelai wanita Tuhan).

  • Bila tabir Bait Suci terbelah dua dari atas ke bawah maka terbuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita semua.
Kita sekarang berada pada mujizat yang kedua

Matius 27: 51

27:51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,


Mujizat yang kedua adalah "gempa bumi dan bukit-bukit batu terbelah" artinya terjadi kegerakan rohani.

Dulu pada saat kematian Yesus memang menimbulkan gempa bumi dan bukit-bukit terbelah.

Gempa bumi artinya suatu gerakan (tanah yang bergerak). Jadi kematian Yesus menimbulkan pergerakan rohani yaitu
  1. Yohanes 2: 19-21
    "
    Tubuh -Nya sendiri"

    Yang pertama adalah kegerakan pembangunan tubuh Kristus (sudah dibahas dalam ibadah sebelumnya).

    Pembangunan tubuh Kristus mulai dari nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai tubuh yang sempurna (Israel dengan Kafir menjadi satu tubuh yang sempurna).

  2. Wahyu 8: 1-5
    8:1. Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya.
    8:2 Lalu aku melihat ketujuh malaikat, yang berdiri di hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala.
    8:3 Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu.
    8:4 Maka
    naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah.
    8:5 Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan
    melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.

    Sementara ada asap dupa naik ke atas/surga (naik ke hadirat Tuhan), sedangkan dibawah/bumi terjadi gempa.

    Yang kedua adalah kegerakan doa penyembahan. Ini sebagai PUNCAK PERGERAKAN ROHANI.

    Kegerakan doa penyembahan= menempatkan Yesus sebagai kepala.
    Penyembahan itu leher (hubungan tubuh dengan kepala).

    Kalau Yesus sebagai kepala maka menghasilkan suasana ketenangan/damai sejahtera/perhentian/sabat ("sunyi senyaplah disurga").

    Wahyu 8 :1-4= "sunyi senyap "
    Wahyu 8: 5= "gempa bumi dahsyat"
    Pada saat itu di surga tenang, sedangkan di bumi goncang, hancur.

    Jadi pada akhir zaman terjadi dua keadaan yang kontras yaitu

    • Hamba Tuhan/anak Tuhan yang kehidupan rohaninya meningkat = penyembahannya meningkat. Sehingga akan mengalami peningkatan dalam ketenangan, damai sejahtera, perhentian ditengah dunia yang goncang dan menuju kehancuran ini.

    • Hamba Tuhan/pelayan Tuhan yang hidup secara duniawi: tidak mau meningkat rohaninya, hanya mengejar perkara duniawi, hanya puas dengan berkat di dunia. Sehingga akan mengalami kegoncangan yang dahsyat di segala bidang sampai hancur, bahkan binasa bersama dunia.

    Jadi kegerakan doa penyembahan menghasilkan ketenangan/perhentian/sabat.

    Dahulu sabat pada zaman Taurat adalah hari ke-7, tetapi ini sudah digenapkan oleh Yesus.
Ada 3 macam sabat/ketenangan yaitu
  1. Sabat kecil itulah kepenuhan Roh Kudus (urapan Roh Kudus).

    Karena sudah digenapkan oleh Yesus maka tiap hari, tiap jam, tiap saat kita bisa mengalami sabat (kepenuhan Roh Kudus) dan tidak perlu menunggu hari ke-7.

    Matius 11: 28-30
    11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
    11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan
    belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
    11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

    Sejak Adam dan Hawa berbuat dosa dan dibuang ke dunia, maka semua manusia mengalami letih lesu dan beban berat di dalam dunia ini.

    Dosa ini adalah beban terberat yang membebani manusia sejak di dunia ini sampai di neraka.

    Bagaimana kita bisa mengalami perhentian/sabat? yaitu dengan belajar kepada Yesus di kayu salib. Yesus ini rendah hati dan lemah lembut.

    Rendah hati adalah kemampuan untuk mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama, bila diampuni jangan berbuat dosa lagi.
    Yesus tidak berdosa, tetapi di kayu salib Dia mengakui dosa orang lain.

    Lemah lembut adalah kemampuan untuk mengampuni dosa orang lain dan melupakannya.

    Di kayu salib Yesus mengatakan "Bapa ampunilah mereka"

    Bila kita rendah hati dan lemah lembut hasilnya adalah semua dosa diselesaikan oleh darah Yesus, sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran dan ketenangan/damai sejahtera.

    Yesaya 32: 17
    32:17 Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

    Jadi kalau kita hidup benar maka:

    • Kita mengalami ketenangan/damai sejahtera/perhentian dalam Roh Kudus.
    • Semua jadi enak dan ringan baik dalam pelayanan, dalam nikah rumah tangga.

  2. Sabat besar itulah kerajaan 1000 tahun damai (Firdaus yang akan datang).

    Wahyu 20: 6
    20:6 Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.

    Penghuni Firdaus (kerajaan 1000 tahun damai) adalah imam-imam dan raja-raja.

    Imam itu adalah seorang yang suci, memiliki jabatan pelayanan, beribadah dan melayani Tuhan.

    Tabiat imam adalah taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara, seperti Yesus sebagai Imam Besar taat sampai mati di kayu salib.

    Dulu Adam dan Hawa dibuang ke dunia karena tidak taat yaitu memakan 1 buah yang dilarang oleh Tuhan. Akibatnya Adam dan Hawa kehilangan suasana firdaus dan diusir.

    Raja Herodes karena ada keinginan daging, maka dia mengambil istri saudaranya.

    Itulah kenyataannya bahwa keinginan daging sering membuat kita tidak taat.

    Kalau kita taat dengar-dengaran hasilnya, antara lain:

    • 1 Petrus 1: 22
      1:22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

      Hasilnya yaitu kita bisa hidup suci dan saling mengasihi. Itu merupakan perhentian.

      Kalau tidak suci, tetapi bilang mengasihi berarti itu salah. Sebab kasih yang benar berasal dari kesucian.

      Kalau sudah suci dan saling mengasihi, maka kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus (kegerakan Roh Kudus hujan akhir).

      Kalau kita melayani maka HARUS SUCI terlebih dahulu. Bukan pandai dll yang didahulukan dalam melayani Tuhan.

    • Yohanes 8 : 51
      8:51. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."

      Hasil kedua adalah tidak dikuasai maut berarti semua menjadi indah (Yang menimbulkan kehancuran adalah maut dan dosa)

      Seandainya imam-imam diijinkan meninggal dunia, maka bila Tuhan datang dia akan dibangkitkan dalam tubuh yang mulia. Sehingga tetap menjadi imam dan raja yang melayani Tuhan di dalam kerajaan 1000 tahun damai.

      Bila ada imam-imam yang masih hidup pada saat Tuhan datang, maka dia akan diangkat dan tetap melayani Tuhan.

  3. Sabat kekal itulah Yerusalem baru.

    Syaratnya adalah mengalami pembaharuan dari manusia daging menajdi manusia rohani seperti Yesus.

    Wahyu 21: 1
    21:1. Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.

    Pembaharuan dari bumi yang lama menjadi bumi yang baru: ditandai dengan tidak ada laut lagi.

    Jadi pembaharuan Yerusalem yang baru dimulai dengan "laut tidak ada lagi"

    Yakobus 1: 6
    1:6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.

    Laut tidak ada lagi artinya tidak boleh ada kembimbangan. Jadi harus kuat dan teguh hati yaitu

    • Tidak putus asa, tidak kecewa menghadapi segala sesuatu.
    • Tidak bimbang dalam menghadapi pencobaan dan menghadapi angin ajaran-ajaran palsu.
    • Selalu mengucap syukur kepada Tuhan.
    • Tetap percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan (hidup dalam tangan Tuhan, mengandalkan Tuhan).

    Hasilnya jika kuat dan teguh hati yaitu

    • Kisah Para Rasul 27: 33-36
      27:33 Ketika hari menjelang siang, Paulus mengajak semua orang untuk makan, katanya: "Sudah empat belas hari lamanya kamu menanti-nanti saja, menahan lapar dan tidak makan apa-apa.
      27:34 Karena itu aku menasihati kamu, supaya kamu makan dahulu. Hal itu perlu untuk keselamatanmu.
      Tidak seorangpun di antara kamu akan kehilangan sehelaipun dari rambut kepalanya."
      27:35 Sesudah berkata demikian, ia mengambil roti, mengucap syukur kepada Allah di hadapan semua mereka, memecah-mecahkannya, lalu mulai makan.
      27:36
      Maka kuatlah hati semua orang itu, dan merekapun makan juga.

      Hasil pertama adalah Tangan Tuhan mampu memelihara kita seperti sehelai rambut yang tidak berguna/tidak berdaya apa-apa ditengah gelombang dunia/kehancuran dunia.

    • 1 Tawarikh 28: 20
      28:20 Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.

      Hasil kedua adalah tangan Tuhan menyelesaikan semua.

      Secara jasmani: semua masalah selesai sampai dengan masalah yang muistahil.
      Secara rohani: tangan Tuhan menyelesaikan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna yaitu mempelai wanita surga sampai menjadi sama mulia dengan Yesus. Sehingga untuk layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali. Kita masuk perjamuan kawin anak domba Allah, masuk Firdasu (kerajaan 1000 tahun damai), masuk Yerusalam baru (seperti teriakan Tuhan Yesus semua selesai).
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top