Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 21: 5-32 menunjuk pada tujuh nubuat.
Nubuat adalah sesuatu yang belum terjadi tetapi pasti akan terjadi:

  1. Lukas 21: 5-6= nubuat tentang Bait Allah di Yerusalem (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 27 Mei 2023sampai Ibadah Kaum Muda Remaja, 10 Juni 2023).

  2. Lukas 21: 7-8= nubuat tentang penyesat-penyesat (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 17 Juni 2023sampai Ibadah Kaum Muda Remaja, 01 Juli 2023).

  3. Lukas 21: 9-10= nubuat tentang bangsa-bangsa (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 08 Juli 2023sampai Ibadah Kaum Muda Remaja, 22 Juli 2023).

  4. Lukas 21: 11= nubuat tentang malapetaka di dunia (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 29 Juli 2023).

  5. Lukas 21: 12-19= nubuat tentang apa yang akan terjadi terhadap orang-orang kristen.
  6. Lukas 21: 20-24= nubuat tentang apa yang akan terjadi dengan orang-orang Yahudi/Israel.
  7. Lukas 21: 25-32= nubuat tentang kedatangan Yesus kedua kali.

AD. 4
Lukas 21: 11
21:11. dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyatdan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.

Nubuat tentang malapetaka di dunia, yaitu:

  1. Dimulai dengan gempa yang dahsyat, sehingga terjadi kegoncangan-kegoncangan sampai membuat iman bergeser (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 29 Juli 2023sampai Ibadah Kaum Muda Remaja, 05 Agustus 2023).

  2. Kelaparan(diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 12 Agustus 2023).

Malam ini kita belajar tentang penyakit sampar.
Penyakit sampar ini pada ternak.

Ini sudah pernah terjadi saat bangsa Israel hendak keluar dari Mesir menuju Kanaan.
Keluaran 9: 1-4
9:1.Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah menghadap Firaun dan berbicaralah kepadanya: Beginilah firman TUHAN, Allah orang Ibrani: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku.
9:2.Sebab jika engkau menolak membiarkan mereka pergi dan masih menahan mereka,
9:3.maka ternakmu, yang ada di padang, kuda, keledai, unta, lembu sapi dan kambing domba, akan kena tulah TUHAN, yakni kena penyakit sampar yang dahsyat.
9:4.Dan TUHAN akan membuat perbedaan antara ternak orang Israel dan ternak orang Mesir, sehingga tidak ada yang akan mati seekorpun dari segala ternak orang Israel."

'mereka beribadah kepada-Ku'= Tuhan membebaskan kita dari dunia tujuannya untuk beribadah, bukan lain-lainnya.
Penyakit sampar akan terjadi lagi di akhir zaman, yaitu saat gereja Tuhan hendak keluar dari dunia menuju Yerusalem baru--Kanaan samawi.

Tadi, ternak orang Mesir kena sampar, tetapi ternak orang Israel aman.
Jadi ada dua macam ternak:

  1. Ternak orang Mesir= kekayaan dunia--Mesir gambaran dari dunia.
    Sehebat apapun kekayaan dunia, sifatnyaadalah:

    • Fana dan diakhiri dengan kehancuran, musnah, dan kiamat.
    • Menimbulkan iri hati, gosip dan lain-lain yang tidak baik.

    Sumberkekayaan dunia adalah dari dunia yang satu waktu akan kering dan tidak bisa diharapkan lagi.
    Contoh: saat terjadi pandemi, negara maju pun juga kelabakan; toko-toko besar tiba-tiba tutup.

    Ternak orang Mesir--kekayaan dunia--kena penyakit sampar.
    1 Timotius 6: 9-10
    6:9.Tetapi mereka yang ingin kayaterjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
    6:10.Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari imandan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

    Artinya: kekayaan dunia menjadi sumber malapetaka, yaitu: membuat manusia termasuk pelayan Tuhan cinta uang, sehingga tidak mengasihi Tuhan dan sesama.
    Akibatnya: menyimpang dari kebenaran/iman.

    Praktiknya:

    • Tidak setia sampai tidak mau beribadah melayani Tuhan karena mengejar uang, bahkan tidak bisa beribadah melayani Tuhan untuk mengejar uang.

    • Mencuri, merampok, korupsi, hutang tidak bayar dan sebagainya.
    • Menyiksa diri dengan berbagai duka--mencari uang sampai tidak tidur.
    • Jatuh dalam pencobaan.
    • Kikir dan serakah.
      Kikir= tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan.

      Serakah= mencuri milik orang lain terutama milik Tuhan yaitu persepuluhan dan persembahan khusus.
      Termasuk gembala juga seringkali mencuri milik Tuhan.

    Kikir dan serakah sama dengan menyembah Antikris, karena semua kekayaan di dunia dikuasai oleh Antikris.
    Antikris menguasai kekayaan, supaya manusia menyembah dia untuk bisa hidup.

    Kalau menyembah Antikris, akan jadi sama dengan Antikris--tenggelam dalam keruntuhan dan kebinasaan selamanya; binasa di dalam lautan api dan belerang selamanya.

  2. Ternak orang Israel tidak kena sampar, berarti sehat dan aman= kekayaan sorga.
    Amsal 10: 22
    10:22.Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.

    Semua harta kekayaan anak Tuhan berasal dari berkat Tuhan.
    Kita tidak bergantung pada pekerjaan, tetapi Tuhan.
    Kita bisa mengakui bahwa semuanya karena Tuhan.

    Sikap kita terhadap berkat: kita harus memuliakan Tuhan lewat harta yang kita terima dari Tuhan.
    Amsal 3: 9-10
    3:9.Muliakanlah TUHAN dengan hartamudan dengan hasil pertamadari segala penghasilanmu,
    3:10.maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.

    Praktiknya:

    • Mengembalikan buah sulung--hasil pertama dari penghasilan kita.
      Ini adalah pengakuan bahwa pekerjaan kita dari Tuhan.

    • Mengembalikan persepuluhan dan persembahan khusus yang adalah milik Tuhan.
      Persepuluhan bukan dilihat dari jumlahnya tetapi pengakuan bahwa kita sudahdiberkati Tuhan; bukan memberikan persepuluhan supaya diberkati.
      Kita mengaku bahwa kita hidup dari Tuhan.

      "Ketika saya dulu sekolah di depan gereja Malang, pertama orang tua bisa kirim uang. Lama-lama tidak bisa, jadi hanya bayar asrama saja. Di situ saya baru terbuka, saya hidup dari Tuhan. Ini yang saya terangkan ke anak-anak yang pernah tanya ke saya apakah mereka perlu mengembalikan persepuluhan karena belum bekerja. Dan saya jawab: Kalau kamu akui bahwa orang tuamu digerakkan Tuhan untuk memberikan berkat, ya kembalikan persepuluhan."

      Persembahan khusus adalah ucapan syukur bahwa kita sudah diberkati Tuhan.
      Kalau kita merasa diberkati Tuhan, kita akan bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan.

      Rumus persepuluhan adalah 10-1= 9.
      10 menunjuk pada firman Allah.
      1 menunjuk pada Tuhan yang esa.
      9 menunjuk pada kasih karunia Tuhan.

      Jadi, mengembalikan persepuluhan adalah melakukan perintah Tuhan dan kita hidup dalam tangan kasih karunia Tuhan yang tidak ada habis-habisnya.

    Buktihidup dalam tangan kasih karunia Tuhan:

    • Kejadian 6: 8
      6:8.Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

      Nuh hidup dalam kasih karunia Tuhan.
      Artinya:

      1. Masuk dalam baptisan air.
        1 Petrus 3: 20-21

        3:20.yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuhsedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
        3:21.Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baikkepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

        Baptisan air yang benar adalah orang yang sudah percaya Yesus dan bertobat--mati terhadap dosa--harus dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit--keluar dari dalam air--bersama Yesus sehingga mendapatkan hidup baru/hidup sorgawi--langit terbuka--yaitu hidup dalam urapan Roh kudus.

        Hidup dalam urapan Roh Kudus= hidup dalam kebenaran--hati nurani yang baik, yang bisa membedakan antara yang benar dan yang salah, sehingga kita hidup dalam kebenaran.

        Jangan berbuat dosa makan minum dan kawin mengawinkan lagi! Tidak boleh ada lagi! Berbuat itu sama dengan ada di luar bahtera Nuh.

        Kita tidak melakukan lagi dosa-dosa, sehingga kita selamat dan diberkati Tuhan.

      2. Setelah baptisan air,dilanjutkan untuk masuk Tabernakel.
        Kejadian 6: 14-16
        6:14.Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus kaubuat berpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal dari luar dan dari dalam.
        6:15.Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya.
        6:16.Buatlah atap pada bahtera itu dan selesaikanlah bahtera itu sampai sehasta dari atas, dan pasanglah pintunya pada lambungnya; buatlah bahtera itu bertingkat bawah, tengah dan atas.

        (terjemahan lama)
        6:16. Maka hendaklah kauperbuatkan tingkap pada bahtera itu, sehasta dari atas hendaklah kauhabiskan dia, dan pintu bahtera itupun
        hendaklahkaukenakan pada sebelah iringannya, dan hendaklah kauperbuatkan bahtera itu dengan tingkap yang di bawah dan yang kedua dan yang ketiga.

        Keluaran 25: 8
        25:8.Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.

        (terjemahan lama)
        25:8. Maka
        hendaklahmereka itu memperbuatkan Daku sebuah baitulmukadis, supaya Aku duduk di antara mereka itu.

        Masuk bahtera Nuh sama dengan masuk Tabernakel.

        Tabernakel terdiri dari tiga ruangan; sama dengan bahtera Nuh terdiri dari tiga ruangan.
        Baptisan air= di halaman Tabernakel.
        Kita sudah selamat, tetapi belum sempurna--ruangan maha suci.
        Jadi, gereja Tuhan harus berada di ruangan suci, yaitu ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok--masuk kandang penggembalaan--:

        1. Pelita emas= ketekunan dalam ibadah raya; persekutuan dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunia-Nya.

        2. Meja roti sajian= ketekunan dalam ibadah pendalaman alkitab dan perjamuan suci; persekutuan dengan Anak Allah di dalam firman pengajaran dan kurban Kristus.

        3. Mezbah dupa emas= ketekunan dalam ibadah doa; persekutuan dengan Allah Bapa di dalam kasih-Nya.

        Kisah Rasul 2: 41-42
        2:41.Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptisdan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
        2:42.Mereka bertekundalam pengajaranrasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

        Ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok sama dengan ketekunan pada gereja hujan awal.

        Di dalam kandang penggembalaan, tubuh, jiwa, dan roh kita melekat pada Allah Tritunggal, sehingga tidak bisa dijamah oleh Setan tritunggal. Kita tidak bisa dijatuhkan dalam dosa-dosa dan tidak bisa disesatkan oleh ajaran palsu.

        Kita justru mengalami penyucian dari dosa dan puncaknya dosa, sehingga kita hidup dalam kesucian.

        Tidak berbuat dosa tetapi menonton yang tidak baik, berpikir, atau perasaan tidak baik, ini juga perlu disucikan.
        Kalau sudah suci, kita akan diperlengkapi dengan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

        Efesus 4: 11-12
        4:11.Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
        4:12.untuk memperlengkapi orang-orang kudusbagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

        Ayat 11= lima jabatan pokok, bisa dijabarkan jadi pemain musik, tim doa dan sebagainya.

        Pembangunan tubuh Kristus dimulai dari nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

      Inilah bukti hidup dalam kasih karunia yaitu masuk baptisan air dan digembalakan.
      Hasilnya: 'takkan kekurangan aku'. Kita tidak kekurangan dalam hidup sehari-hari. Semua dicukupkan oleh Gembala Agung yang sudah mati di kayu salib untuk domba-domba-Nya.

    • 1 Petrus 2: 19
      2:19.Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.

      Yang kedua: rela sengsara daging dan perasaan karena Yesus; rela menderita lahir batin karena Yesus, bukan dosa; rela memikul salib bersama Yesus.

      Contoh: hari sabtu seharusnya santai, tetapi datang ke rumah Tuhan; tidak salah disalahkan, dicaci maki, difitnah dan sebagainya.

      Mengapa Tuhan izinkan?Supaya terjadi keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, yaitu taat dengar-dengaran.

      Kita taat pada orang tua sorgawi--ruangan maha suci--, orang tua rohani/gembala yang benar--ruangan suci--dan orang tua jasmani yang benar--halaman.
      Ini sama dengan taat sampai daging tidak bersuara lagi.
      Contoh: Abraham taat untuk mempersembahkan anaknya.

      Untuk masuk dalam nikah yang benar dan suci sampai sempurna, harus taat sampai daging tidak bersuara.
      Kalau tidak direstui orang tua, lalu orang tua rohani dipakai memberkati, maka berkat akan jadi kutuk, dan gembala juga dikutuk.

      "Saya pernah mengatakan kepada seseorang: Sekalipun tidak direstui, saya berkati. Saya cabut hari ini. Untung belum terjadi. Kalau terjadi, akan jadi kutukan."

      Taat dengar-dengaran sama dengan mengulurkan tangan kepada Tuhan, dan Dia mengulurkan tangan kasih karunia-Nya kepada kita.

      Hasilnya:

      1. Ulangan 28: 1-4, 8
        28:1."Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setiasegala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
        28:2.Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:
        28:3.Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang.
        28:4.Diberkatilah buah kandunganmu, hasil bumimu dan hasil ternakmu, yakni anak lembu sapimu dan kandungan kambing dombamu.
        28:8.TUHAN akan memerintahkan berkatke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

        Hasil pertama: Tuhan memberkati kita berlimpah-limpah.

        Tuhan memelihara kita di tengah kesulitan dunia sampai Antikris berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun.
        Tuhan yang memerintahkan berkat bagi kita, dan saat Antikris berkuasa kita disingkirkan ke padang gurun. Kita dipelihara langsung oleh Tuhan.

      2. 1 Petrus 5: 5-6
        5:5.Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklahkepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
        5:6.Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

        'orang-orang yang tua'= orang tua jasmani, orang tua rohani, orang tua sorgawi.
        Kalau rendah hati, akan taat pada orang-orang yang tua. Kalau tidak rendah hati, tidak akan bisa taat.

        Hasil kedua: tangan Tuhan sanggup meninggikan kita pada waktunya.
        Artinya: kita semakin dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

        Semua masalah diselesaikan oleh Tuhan, ada masa depan berhasil dan indah. Kita hanya berusaha tetapi tangan Tuhan yang menentukan.

        Jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba, kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang), dan Yerusalem baru--Kanaan samawi.

Serahkan hidup dalam tangan Tuhan! Jangan andalkan apapun dari diri kita. Kita hanya hidup dari kasih karunia Tuhan.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Surabaya, 26 Oktober 2008 (Minggu Sore)
    ... mengikatkan pedang pada pinggang menyandang pedang. Artinya sekarang adalah berpegang teguh pada Firman pengajaran yang benar. taat dengar-dengaran atau mempraktikan Firman Pengajaran yang benar menjadi pengalaman hidup kita. Sikap kita sangat menentukan sebab diakhir jaman ini terjadi uji kesetiaan terhadap Firman Pengajaran yang benar. Korintus - 'masa pertunangan' masa paling ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja, 24 Desember 2011 (Sabtu Sore)
    ... Besar di hadapan Tuhan. Ayat b Menjadi nazir Allah orang yang hidup suci . Ayat c Hidup dalam urapan Roh Kudus. Ayat Membuat orang bertobat berbalik kepada Tuhan. Ayat Menjadi pelopor pendahulu. Ad. . Membuat orang bertobat. Bertobat berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Allah berbalik arah dari perjalanan menuju neraka menjadi perjalanan ke Sorga. Mengapa kita ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 Januari 2024 (Sabtu Sore)
    ... segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Kedatangan Yesus kedua kali ditandai dengan kegoncangan dan ketakutan. Ketakutan melanda semua lapisan manusia yaitu Semua lapisan umur mulai dari anak kecil remaja sampai tua. Seluruh lapisan sosial manusia yaitu kaya miskin pandai bodoh dan sebagainya. Seluruh negara atau bangsa di dunia yaitu negara miskin negara berkembang atau ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 November 2017 (Sabtu Sore)
    ... ditegor dengan keras oleh Tuhan. Tuhan mau menolong tetapi mereka menolak sehingga mengalami kematian rohani. Oleh sebab itu dalam ibadah pelayanan kita harus mengutamakan firman Tuhan dan rela menerima tegoran yang keras dan nasihat lewat firman pengajaran yang benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua. Hasilnya kita akan mengalami penyucian hati--sumbernya ...
  • Ibadah Doa Malam Surabaya, 24 Agustus 2018 (Jumat Malam)
    ... pintu tirai tabir. Keluaran . Haruslah kaubuat tabir dari kain ungu tua dan kain ungu muda kain kirmizi dan lenan halus yang dipintal benangnya haruslah dibuat dengan ada kerubnya buatan ahli tenun. Jadi warna yang sama dari ketiga tirai yaitu pintu gerbang pintu kemah dan tabir menunjuk pada kesatuan atau keesaan ...
  • Ibadah Doa Malam Session II Malang, 01 September 2017 (Jumat Dini Hari)
    ... yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Ada dua macam dasar Yesus sebagai batu penjuru sama dengan korban Kristus. Petrus - Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci Sesungguhnya Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih sebuah batu penjuru yang mahal dan ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 22 Oktober 2023 (Minggu Siang)
    ... mengakui. Harus ada Roh Kudus sehingga ada pembukaan rahasia firman Allah yang bisa dimengerti diyakini dinikmati dan dipraktikkan sehingga kita bisa merasakan hikmat dan kuasa firman. Saya baru mengerti kesaksiannya Pdt Pong saat mau membangun gereja di jalan Johor. Beliau bukan orang bangunan tetapi bisa menghitung. Saya juga mengalami. Saat ...
  • Ibadah Kunjungan Soroako II, 22 Februari 2012 (Rabu Pagi)
    ... kemahnya waktu hari panas terik. Lalu kata mereka kepadanya Di manakah Sara isterimu Jawabnya Di sana di dalam kemah. Jalan keluarnya adalah Abraham dan istrinya harus berada di kemah. Kemah ini menunjuk tempat penggembalaan. Suami-istri harus satu kemah yaitu satu penggembalaan satu pengajaran satu pelayanan. Kegiatan dalam penggembalaan adalah kegiatan menyediakan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 21 Juli 2020 (Selasa Sore)
    ... pada jalan hidupnya Satu hasta satu lengan satu langkah satu detak jantung. Hasta adalah ukuran dari Tabernakel. Jadi kekuatiran membuat pelayan Tuhan tidak mau masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna Tabernakel rohani. Mulai dari nikah tidak mau melayani begitu juga dalam penggembalaan dan antar penggembalaan. Bahkan menghambat pelayanan pembangunan tubuh Kristus ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 21 September 2018 (Jumat Sore)
    ... pada sesuatu di dunia ini tetapi hanya takut kepada Tuhan. Jangan dibalik Seringkali kita takut pada sesuatu di dunia sampai melawan Tuhan--takut nilai jelek lalu menyontek-- sama dengan tanpa kasih mengorbankan Tuhan. Takut pada Tuhan takut berbuat dosa sampai takut berdusta sehingga bisa hidup benar dan suci. Inilah orang yang memiliki kasih sempurna. ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.