English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 14 Oktober 2012 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk pada...

Ibadah Doa Malang, 21 Agustus 2012 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27:45-50 tentang waktu penyaliban Yesus. Mulai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Maret 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 29-31
ay. 31= terjadi tiupan sangkakala yang dasyat bunyinya untuk menampilkan gereja...

Ibadah Raya Malang, 03 Oktober 2010 (Minggu Pagi)
1 Samuel 20:3
20:3 Tetapi Daud menjawab, katanya: "Ayahmu tahu benar, bahwa...

Ibadah Doa Malang, 30 September 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:20
1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah...

Ibadah Raya Malang, 28 Februari 2010 (Minggu Pagi)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga.
Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Maret 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: 30

Kejadian 41:46
41:46 Yusuf berumur tiga puluh...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Februari 2019 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam II

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 Januari 2012 (Kamis Sore)
Siaran Tunda Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus di Medan

Wahyu 19:9
19:9...

Ibadah Doa Surabaya, 01 Juni 2016 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Juli 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:57-62 tentang hal mengikut Yesus.
Lukas...

Ibadah Kaum Muda Malang, 09 Mei 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:9-13 adalah nubuat ketiga, yaitu PENGANIAYAAN TERHADAP ANAK-ANAK...

Ibadah Raya Surabaya, 28 April 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 27 Februari 2019 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman...

Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 02 Juni 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 Juli 2019 (Selasa Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:15
9:15. Maka dilepaskanlah keempat malaikat yang telah disiapkan bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.

Empat malaikat peperangan adalah setan, antikris, nabi palsu, dan anak Tuhan/ hamba Tuhan yang dikuasai antikris (tandanya adalah ada dusta dan kebencian). Empat malaikat peperangan siap menggunakan setiap tahun, bulan, hari, dan jam untuk membinasakan manusia.
Oleh sebab itu, kita juga harus menggunakan setiap tahun, bulan, hari, dan jam perpanjangan sabar Tuhan, untuk masuk peperangan rohani, yaitu:
  • Bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan.
  • Bekerja di kebun anggur.

Matius 20:6,12
20:6. Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?
20:12. katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari.

Bangsa Kafir harus aktif menggunakan setiap jam untuk aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Ini dimulai dari dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan Kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

Apa yang harus dikerjakan dalam satu jam?
Matius 26:40-42
26:40. Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?
26:41. Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."
26:42. Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"

Kita harus berjaga-jaga dan berdoa. Doa Getsemani adalah untuk mendapatkan kekuatan ekstra dari Tuhan, supaya kita mampu menghadapi percikan darah sampai masa pra aniaya antikris, supaya kita tidak tinggalkan Tuhan.

Mengapa harus ada doa satu jam/ doa Getsemani?
  1. Supaya kita tahan uji menghadapi apa pun juga, sehingga kita tidak menyangkal Tuhan.
  2. Supaya kita dilindungi oleh Tuhan dari peperangan yang besar.
  3. Supaya kita tidak ikut binasa bersama bersama Babel.
    Wahyu 18:10,16
    18:10. Mereka akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaannya dan mereka akan berkata: "Celaka, celaka engkau, hai kota yang besar, Babel, hai kota yang kuat, sebab dalam satu jam saja sudah berlangsung penghakimanmu!"
    18:16.
    mereka berkata: "Celaka, celaka, kota besar, yang berpakaian lenan halus, dan kain ungu dan kain kirmizi, dan yang dihiasi dengan emas, dan permata dan mutiara, sebab dalam satu jam saja kekayaan sebanyak itu sudah binasa."

Ada 3 kelompok manusia yang terseret bersama Babel:
  1. Raja-raja [Wahyu 18:9].
  2. Pedagang [Wahyu 18:11].
  3. Pelaut [Wahyu 18:17].

ad. 1. Raja-raja.
Wahyu 18:9
18:9. Dan raja-raja di bumi, yang telah berbuat cabul dan hidup dalam kelimpahan dengan dia, akan menangisi dan meratapinya, apabila mereka melihat asap api yang membakarnya.

Raja-raja bicara tentang kedudukan. Ada kedudukan jasmani di dunia, tetapi juga ada kedudukan rohani di Sorga, yaitu imam-imam dan raja-raja.

Jika kedudukan jasmani di dunia tidak disertai kedudukan rohani di Sorga, maka pasti akan terseret dan binasa bersama Babel dalam satu jam.

Wahyu 20:6
20:6. Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.

Wahyu 22:3,5
22:3. Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,
22:5.
Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.

Jika kedudukan jasmani disertai dengan kedudukan rohani di Sorga, maka kita tidak akan terseret bersama Babel.

Matius 3:13-15
5:13. "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
5:14. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
5:15.
Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.

Kedudukan imam dan raja sama dengan garam dunia dan terang dunia.
Garam dan terang itu murah, diremehkan di dunia, tetapi lebih tinggi daripada kedudukan apa pun di dunia. Sebab garam dan terang sangat dibutuhkan oleh semua orang.
Pelajaran bagi kita untuk menjadi garam dan terang adalah harus rela diremehkan, harus sederhana, jangan sombong, tidak boleh menonjolkan diri, dan jangan jual mahal.

Garam dunia sudah dijelaskan dalam Ibadah Raya Malang, 14 Juli 2019.
Sekarang kita mempelajari tentang terang dunia.

Mengapa kita harus menjadi terang dunia?
  1. Terang paling dibutuhkan di akhir jaman.
    Di akhir jaman, dosa-dosa makin memuncak sampai dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan, serta terjadi krisis di segala bidang.

    Lukas 21:25-26
    21:25. "Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
    21:26.
    Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.

  2. Supaya kita bisa menjadi sempurna seperti Yesus.
    Yohanes 9:5
    9:5. Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia."

    Matius 5:14
    5:14. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

    Roma 13:11-14
    13:11. Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya.
    13:12. Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!
    13:13. Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati.
    13:14.
    Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.

    Sumber terang adalah Allah Tritunggal, Tuhan Yesus Kristus. Kita harus mengenakan perlengkapan senjata terang, yaitu Tuhan Yesus Kristus.

    Di mana kita bisa mengenakan perlengkapan senjata terang? Yaitu lewat penggembalaan, ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.
    • Pelita Emas, ketekunan dalam Ibadah Raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam urapan dan karunia Roh Kudus. Jika bertekun dalam Ibadah Raya, maka akan menjadi tongkat Harun yang bertunas, berbunga, dan berbuah. Sampai menjadi mahkota 12 bintang.
    • Meja Roti Sajian, ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, persekutuan dengan Anak Allah dalam firman pengajaran yang benar dan korban Kristus. Jika bertekun, maka akan menjadi buli-buli emas berisi manna, yaitu iman yang teguh, iman yang permanen. Sampai menjadi bulan di bawah kaki mempelai, yaitu penebusan yang sempurna.
    • Mezbah Dupa Emas, ketekunan dalam Ibadah Doa Penyembahan, persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasihNya. Jika bertekun, maka akan menjadi dua loh batu, yaitu kasih yang sempurna. Kita bisa mengasihi dan mengutamakan Tuhan lebih dari semua. Kita bisa mengasihi sesama seperti diri sendiri sampai mengasihi musuh. Sampai menjadi terang matahari.

    Di dalam kandang penggembalaan, kita mengalami 3 macam peningkatan terang:
    1. Terang pelita.
      Matius 5:15
      5:15. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.

      Semiskin-miskinnya rumah tangga, pasti mempunyai terang/ pelita yang menyala.
      Syaratnya:
      • Pelita diletakkan di atas kaki dian.
        Artinya struktur/ kedudukan nikah harus benar.

        1 Korintus 11:2-3
        11:2. Aku harus memuji kamu, sebab dalam segala sesuatu kamu tetap mengingat akan aku dan teguh berpegang pada ajaran yang kuteruskan kepadamu.
        11:3.
        Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah.

        Susunan nikah yang benar adalah Kristus sebagai Kepala atas suami, suami sebagai kepala atas istri dan anak-anak.
        Suami sebagai kepala artinya:
        1. Suami menjadi aliran, baik secara jasmani maupun rohani (ibadah pelayanan).
        2. Suami mempertimbangkan dan memutuskan segala sesuatu berdasarkan Kristus/ firman pengajaran yang benar.
          Keputusan seorang gembala adalah sampai ke akhirat, terutama dalam hal nikah.

        Istri sebagai tubuh/ rusuk artinya menutupi kelemahan suami dan anak-anak lewat doa penyembahan.
        Anak sebagai anggota tubuh adalah untuk meringankan beban orang tua.

      • Sumbu harus rela dibakar.
        Yesus rela mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia.

        Efesus 5:22-24
        5:22. Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,
        5:23. karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.
        5:24. Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu.

        Dimulai dari istri harus tunduk kepada suami dalam segala sesuatu, tidak melawan, tidak memberontak, tidak memerintah dan tidak mengajar laki-laki. Saat istri tunduk, ini yang menarik belas kasih Tuhan untuk menyelamatkan nikah. Untuk tunduk, memang harus sampai berkorban nyawa seperti Yesus.

        Efesus 5:25-27
        5:25. Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya
        5:26. untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,
        5:27.
        supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

        Suami harus mengasihi istri seperti diri sendiri dan tidak berlaku kasar, sampai berkorban nyawa. Maka ada belas kasih Tuhan untuk memelihara, memberkati, merawat nikah, serta menyucikan sampai menyempurnakan nikah.

        Anak harus taat dengar-dengaran kepada orang tua.
        Orang tua jangan membuat tawar hati anak-anak.

      Jika ada pelita dalam nikah, itu adalah untuk menghadapi kegelapan gantang/ ekonomi dan kegelapan tempat tidur/ dosa percabulan.

    2. Terang di hadapan semua orang.
      Matius 5:16
      5:16. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

      Efesus 5:8-9
      5:8. Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
      5:9. karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,

      Yaitu:
      • Terang kebenaran.
        Kita hidup dalam kebenaran, berpegang teguh pada firman pengajaran yang benar, sehingga kita menjadi senjata kebenaran.

      • Terang kebaikan.
        Kita tidak berbuat jahat. Kita tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi bisa membalas kejahatan dengan kebaikan.

      • Terang keadilan.
        Kita tidak memihak siapa pun, tetapi hanya memihak Tuhan.

      Mazmur 37:25-26
      37:25. Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
      37:26.
      tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.

      Maka kita akan diberkati oleh Tuhan dan menjadi berkat bagi orang lain.

    3. Terang dunia.
      Matius 5:14
      5:14. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

      Wahyu 12:1
      12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

      Perempuan dengan terang matahari, bulan, dan bintang adalah gereja Tuhan yang sudah menjadi sempurna seperti Yesus.

      Wahyu 12:2-3
      12:2. Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.
      12:3.
      Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.

      Tetapi keadaannya sangat tidak berdaya dan menghadapi naga merah padam. Biar kita hanya mengeluh dan mengerang kepada Tuhan, mengaku tidak berdaya dan tidak layak.

      Wahyu 12:13-14
      12:13. Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.
      12:14.
      Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

      Maka Tuhan akan memberikan dua sayap burung nasar. Semakin besar terang, semakin besar dua sayap burung nasar.

      Kegunaan sayap burung nasar:
      1. Melindungi dan memelihara hidup kita di tengah kesulitan dan kegoncangan dunia. Kita bisa mengucap syukur senantiasa kepada Tuhan.
        Mazmur 17:7-8
        17:7. Tunjukkanlah kasih setia-Mu yang ajaib, ya Engkau, yang menyelamatkan orang-orang yang berlindung pada tangan kanan-Mu terhadap pemberontak.
        17:8.
        Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

      2. Mendukung kita, artinya membawa kita dekat kepada Tuhan, membawa kita melintasi badai di lautan dunia. Semua masalah diselesaikan. Ada damai sejahtera, teduh, enak dan ringan.
        Keluaran 19:4
        19:4. Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.

      3. Memberi kekuatan ekstra, sehingga kita kuat dan teguh hati menghadapi kedatangan Yesus kedua kali.
        Yesaya 40:29-31
        40:29. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
        40:30. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
        40:31.
        tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

        Sampai dua sayap burung nasar mengangkat kita ke awan-awan yang permai saat Tuhan datang kedua kali.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top