English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 26 Februari 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 26 April 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 24 November 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:1-3 adalah judul/ kata pengantar....

Ibadah Jumat Agung Malang, 10 April 2009 (Jumat Sore)
Matius 24:29-31 adalah keadaaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
Terjadi kegoncangan, badai maut melanda...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 September 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pembaharuan/keubahan hidup ini bagaikan pohon ara yang melembut, bertunas dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 April 2015 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat sore, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Kiranya...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I, 05 Agustus 2010 (Kamis Malam)
Lukas 11: 9-10
11:9. Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 21 Oktober 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11: 37-54 => Yesus mengecam orang-orang Farisi...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 06 Februari 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:28
9:28 Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran...

Ibadah Doa Surabaya, 17 November 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 Mei 2009 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 5:38-48, adalah tentang

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 05 Agustus 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:37-54 tentang Yesus mengecam orang...

Ibadah Persekutuan Papua IV, 04 Maret 2010 (Kamis Pagi)
Ibrani 4: 12
Kita harus hati-hati dalam mengkonsumsi makanan rohani dan jasmani supaya tidak mengakibatkan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 31 Juli 2013 (Rabu Sore)
Ibadah Doa dialihkan pada hari Senin sebelumnya
Dari siaran langsung Ibadah Persekutuan di Medan

TEMA dalam Wahyu 19: 9

Wahyu 19: 9
19:9 Lalu ia berkata...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Februari 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:29-31 " KEADAAN PADA WAKTU...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 30 Mei 2010 (MingguSore)

Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
25:13. Karena itu,
berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."

ay. 1, 13= gereja Tuhan/gadis-gadis HARUS selalu berjaga-jaga, supaya bisa menyongsong kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga.

Yang harus dijaga yaitu pelita harus tetap menyala.
2 syarat supaya pelita tetap menyala:
  1. ay. 5-7= harus menerima kabar mempelai yang merupakan cahaya (sudah diterangkan).
    25:6. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

  2. ay. 2-4= harus memiliki minyak persediaan/meluap-luap dalam Roh Kudus.
Kita masih membahas bagian ke-2 (MEMILIKI MINYAK PERSEDIAAN)

Matius 25: 2-4
25:2. Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
25:3. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,
25:4. sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga
minyak dalam buli-buli mereka.

Gereja Tuhan bagaikan 10 gadis yang terbagi menjadi 2 bagian:
  • yang memiliki minyak persediaan= 5 gadis yang bijaksana
  • yang tidak mempunyai minyak persediaan= 5 gadis yang bodoh, yang akan ketinggalan pada saat kedatangan Yesus kedua kali dan binasa untuk selamanya.
5 GADIS BIJAKSANA
Gadis yang bijaksana memiliki minyak persediaan, sehingga pelitanya tetap menyala dan dapat menyongsong kedatangan Yesus kedua kali untuk masuk dalam pesta nikah Anak Domba Allah.

Matius 25: 10
25:10. Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup.

Kalau kita sudah diberkati Tuhan, masih belum cukup. Harus dilanjutkan untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.
Sebab itu, kita harus menjadi gadis yang bijaksana.

Praktik sehari-hari gadis yang bijaksana/berhikmat:
Amsal 9: 1
9:1. Hikmat telah mendirikan rumahnya, menegakkan ketujuh tiangnya,

Praktiknya adalah membangun rumah rohani dengan 7 tiang= masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (mempelai wanita).
Rumah rohani= tubuh Kristus.

1 Petrus 2: 5
2:5. Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

Yang boleh masuk dalam pembangunan rumah rohani bukan sembarang orang, tapi hanya imam-imam dan raja-raja (imamat kudus).
Inilah kehidupan yang bijaksana/berhikmat, yaitu memiliki jabatan pelayanan.

3 pengertian rohani dari 7 tiang:
  1. 7 tiang dalam rumah tangga/nikah.
    Nikah merupakan tubuh Kristus yang paling kecil.
    Kalau yang kecil saja tidak punya tiang, maka tidak mungkin bisa membangun tubuh Kristus.

    Kolose 3: 18-24
    3:18. Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan.
    3:19.
    Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia.
    3:20.
    Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.
    3:21.
    Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.
    3:22.
    Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia ini dalam segala hal, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan mereka, melainkan dengan tulus hati karena takut akan Tuhan.
    3:23. Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
    3:24. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah.
    Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.

    ay. 18= TIANG 1, yaitu istri-istri tunduk pada suami dalam segala hal (tidak memerintah dan mengajar laki-laki, banyak berdiam diri).

    ay. 19= TIANG 2, yaitu suami mengasihi istri seperti diri sendiri dan tidak berlaku kasar kepada istri.

    ay. 20= TIANG 3, yaitu anak-anak taat dengar-dengaran pada orang tua. Itu menjamin masa depan yang indah.

    ay. 21= TIANG 4, yaitu orang tua jangan membuat anak-anak tawar hati.
    Anak tawar hati kalau orang tua marah/menasihati dengan emosi dan tanpa kasih. Atau saat orang tua membiarkan dan menyetujui perbuatan anak yang salah.

    ay. 22-24= TIANG 5, yaitu hamba-hamba taat pada tuannya. Dan hamba-hamba ini bekerja pada tuannya, seperti berbuat kepada Tuhan.
    Dan kalau diberi upah, itu seperti menerima upah dari Tuhan dan Tuhan yang akan mencukupkan segala sesuatu.

    Kolose 4: 1
    4:1. Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di sorga.

    ay. = TIANG 6, yaitu tuan-tuan juga adil dan jujur pada hambanya.

    1 Timotius 5: 5, 7
    5:5. Sedangkan seorang janda yang benar-benar janda, yang ditinggalkan seorang diri, menaruh harapannya kepada Allah dan bertekun dalam permohonan dan doa siang malam.
    5:7. Peringatkanlah hal-hal ini juga kepada janda-janda itu
    agar mereka hidup dengan tidak bercela.

    ay. = TIANG 7, yaitu janda-janda hanya berharap pada Tuhan lewat tekun dalam doa siang malam dan hidup benar/suci secara perkataan dan perbuatan.

    Kalau ada 7 tiang ini, maka rumah tangga ada dalam Tangan Tuhan yang kuat dan rumah tangga itu tidak akan roboh. Ini bagaikan pelita yang tetap bersinar (7 lampu pada pelita emas) untuk menembusi kegelapan gantang dan tempat tidur.

    'gantang'= ekonomi dan dosa makan minum.
    'tempat tidur'= dosa sex.

    Nikah yang seperti ini akan bisa mencapai nikah yang sempurna (pesta nikah Anak Domba Allah).

  2. 7 tiang dalam penggembalaan/penyucian.
    Setelah nikah, tubuh Kristus itu membesar pada penggembalaan.

    Posisi kita sekarang adalah seperti domba di tengah serigala. Sekuat apapun domba itu, ia tetap tidak bisa lari dari serigala.
    Yang dibutuhkan domba adalah gembala.

    Jadi, kita harus jadi domba yang tergembala hari-hari ini.

    Syarat bisa tergembala:

    Kalau kita tekun dan taat, kita bagaikan carang melekat pada Pokok anggur yang benar. Kita hidup dalam Tangan Gembala Agung.

    Yohanes 10: 27-28
    10:27. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
    10:28. dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan
    seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

    Kalau hidup dalam Tangan Gembala Agung, maka hasilnya:
    • tidak ada yang bisa merebut kita.
      Artinya tidak bisa disesatkan oleh apapun dan tidak bisa jatuh dalam dosa serta tidak akan binasa. Bahkan setanpun tidak bisa merebut kehidupan kita.

      Banyak kehidupan yang tidak tergembala, akan diterkam oleh serigala dan kehidupan itu jatuh kembali dalam dosa!

    • kita mulai disucikan.
      Yohanes 15: 2-3
      15:2. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
      15:3. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.


      Penyucian disini adalah penyucian secara intensif oleh pekerjaan Firman yang dibukakan rahasianya, yaitu ayat menerangkan ayat, itulah Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

      Penyucian ini dimulai dari hati kita. Sebab segala sesuatunya berasal dari hati kita.
      Kalau hati penuh dosa, maka perkataan dan perbuatan kita juga berdosa.

      Matius 15: 19
      15:19. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat (1), pembunuhan (2), perzinahan (3), percabulan (4), pencurian (5), sumpah palsu (6) dan hujat (7).

      ay. 19= ada 7 hal yang harus disucikan. Itulah 7 TIANG PENYUCIAN.
      Kalau lidah itu terus menghujat, maka 1 waktu akan menghujat Tuhan.
      Dan hujatan ini dimulai dari menjelek-jelekan orang lain dan memfitnah orang lain.

      Wahyu 13: 5-6
      13:5. Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
      13:6.
      Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.

      Kalau mulut terus disucikan, maka 1 waktu mulut kita tidak bersalah dalam berkata-kata (jadi sempurna tanpa cacat cela).

      Yakobus 3: 2
      3:2. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

    Jadi, biarlah kita hari-hari ini tekun dan taat dalam penggembalaan!

  3. 7 tiang pembaharuan.
    Ini merupakan tiang mempelai wanita, merupakan tiang yang terbesar.

    Kolose 3: 10-14
    3:10. dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;
    3:11. dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.
    3:12. Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah
    belas kasihan (1), kemurahan (2), kerendahan hati (3), kelemahlembutan (4) dan kesabaran (5).
    3:13. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan
    ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain (6), sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
    3:14. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah
    kasih (7), sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

    ay. 12-14= 7 TIANG PEMBAHARUAN, yaitu:
    • belas kasihan (tidak menghakimi dosa tapi juga tidak menyetujui dosa)
    • kemurahan (dermawan, suka memberi)
    • kerendahan hati (kemampuan untuk mengaku dosa dan kalau diampuni, tidak diperbuat lagi)
    • kelemah lembutan (kemampuan untuk menerima Firman Tuhan sekeras apapun)
    • kesabaran (sabar dalam penderitaan dan sabar dalam menunggu waktu Tuhan)
    • saling mengampuni dosa orang lain dan melupakannya
    • kasih

    Kalau sudah ada kasih, kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu dan kita bisa mengasihi sesama seperti diri sendiri, bahkan bisa mengasihi musuh kita.
Kegunaan kasih Allah:
  1. Yesaya 49: 14-16
    49:14. Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
    49:15. Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
    49:16. Lihat,
    Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.

    Kegunaan pertama adalah memeluk kita untuk dipelihara dan dilindungi secara ajaib.

  2. Ulangan 7: 7-8
    7:7. Bukan karena lebih banyak jumlahmu dari bangsa manapun juga, maka hati TUHAN terpikat olehmu dan memilih kamu--bukankah kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa? --
    7:8. tetapi karena TUHAN mengasihi kamu dan memegang sumpah-Nya yang telah diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka
    TUHAN telah membawa kamu keluar dengan tangan yang kuat dan menebus engkau dari rumah perbudakan, dari tangan Firaun, raja Mesir.

    Kegunaan kedua adalah melepaskan kita dari perbudakan dosa, masalah, penyakit atau yang lainnya secara ajaib.

  3. menyatukan dan menyempurnakan kita sampai jadi sama mulia dengan Tuhan dan kita siap menyongsong kedatangan Tuhan yang kedua di awan-awan yang permai.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Hotel Kartika Graha Malang)

  • 25 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top