English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malam Surabaya, 19 April 2015 (Minggu Malam)
1 Korintus 6: 1-20
(‘mencari keadilan pada orang-orang yang tidak beriman’)
6:1. Apakah ada seorang di antara kamu, yang jika...

Ibadah Raya Surabaya, 11 April 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 1-13
= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga yang akan segera datang...

Ibadah Doa Malang, 11 Mei 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:1-13
Gadis-gadis ini menunjuk pada gereja Tuhan yang harus...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 10 Februari 2009 (Selasa Siang)
Keluaran 8:20-32 adalah tulah keempat, yaitu lalat pikat = tabuhan. Ini adalah binatang...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus di Kartika Graha I, 16 Juli 2013 (Selasa Sore)
Tema:
Matius 25:6
25: 6 ... Mempelai datang! Songsonglah dia!

Pada waktu tengah malam adalah situasi paling gelap,...

Ibadah Raya Surabaya, 30 Oktober 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 47-56= PENANGKAPAN YESUS. Di Taman Getsemani, Yesus mengalami sengsara daging tanpa dosa sampai ditangkap. Di akhir jaman, gereja...

Ibadah Doa Surabaya, 14 Desember 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 57-68
INI TENTANG SAKSI DAN KESAKSIAN.

Ada 2 macam saksi dan kesaksian yaitu
Saksi dusta (Matius 26: 59-62).
Saksi benar (Matius 26: 63-66).
Malam ini kita...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 31 Januari 2020 (Jumat Sore)
Dari rekaman ibadah di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN....

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 07 September 2010 (Selasa Pagi)
LETAK PINTU KEMAH
(https://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+kemah.html)
Letaknya adalah antara halaman dan ruangan suci.
Diluar pintu kemah adalah HALAMAN,...

Ibadah Doa Malang, 20 Oktober 2009 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 November 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Raya Malang, 14 Juni 2020 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita sudah belajar tentang dua saksi Allah, yaitu Musa...

Ibadah Doa Surabaya, 18 Februari 2009 (Rabu Sore)
Kebaktian Penataran Imam-Imam III SurabayaMatius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua...

Ibadah Raya Malang, 22 September 2019 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
Abigail artinya kegembiraan/ sukacita dari Sorga.

1 Petrus 4:14
4:14 Berbahagialah kamu, jika kamu...

Ibadah Doa Malang, 20 September 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 25:32
25:32 Enam cabang...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 10 April 2013 (Rabu Sore)

Disertai dengan puasa
Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian yaitu

  1. Matius 28 : 1-10 tentang "kebangkitan Yesus" = shekinah glory menyinari hati yang gelap (hati yang keras), sehingga terjadi pembaharuan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.


  2. Matius 28 : 11-15 tentang "dusta mahkamah agama" = penyebaran kegelapan (tentang dusta).
  3. Matius 28 :16-20 tentang "perintah untuk memberitakan Injil" = penyebaran Shekinah Glory/penyebaran terang.

Kita berada pada bagian yang ketiga yaitu PENYEBARAN TERANG SHEKINAH GLORY.

Inilah yang dibutuhkan oleh hari-hari ini, untuk menerangi dunia yang sudah gelap dan dalam kehancuran.

Penyebaran terang adalah
kita dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan besar yang sesuai dengan amanat agung Tuhan.

Ada 2 macam kegerakan besar yang sesuai dengan amanat agung Tuhan yaitu

  1. Matius 28 : 18-19
    28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
    28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

    Kegerakan yang pertama adalah kegerakan Roh Kudus hujan awal = kegerakan dalam injil keselamatan = firman penginjilan untuk membawa orang-orang berdosa diselamatkan lewat baptisan air.
    diselamatkan = bebas dari hukuman Allah.


  2. Matius 28 : 20
    28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

    Kegerakan yang kedua adalah kegerakan Roh Kudus hujan akhir = kegerakan dalam cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus = firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua untuk membawa orang-orang yang sudah selamat masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (menjadi mempelai wanita surga).
    Atau membawa orang-orang yang sudah selamat untuk disucikan dan diubahkan (disalut) sampai sempurna seperti Yesus, menjadi mempelai wanita surga yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali diawan-awan yang permai.

Dua macam kegerakan ini arahnya jelas yaitu untuk menjadikan kehidupan kita menjadi mempelai wanita surga.

Hubungan antara mempelai pria surga dan mempelai wanita surga ditunjukkan oleh alat dalam tabernakel yang namanya TABUT PERJANJIAN.

Tabut perjanjian terdiri dari 2 bagian, antara lain:

  1. Mempelai pria surga ditunjukkan oleh TUTUP PENDAMAIAN.

    Keluaran 25: 17-18
    25:17. Juga engkau harus membuat tutup pendamaian dari emas murni, dua setengah hasta panjangnya dan satu setengah hasta lebarnya.
    25:18. Dan haruslah kaubuat
    dua kerub dari emas, kaubuatlah itu dari emas tempaan, pada kedua ujung tutup pendamaian itu.

    Tutup pendamaian ini terletak dibagian atas dan terbuat dari emas murni.

    "emas murni" = keIllahian = zat Illahi (tidak ada campuran kayu = tidak ada kemanusiaan sedikitpun).

    Tutup pendamaian terdiri dari:


    • Kerub I = Allah Bapa = Tuhan.
    • Tutup pendamaian = Anak Allah = Yesus.
    • Kerub II = Allah Roh Kudus = Kristus.


    Tuhan Yesus Kristus sebagai mempelai pria surga.


  2. Mempelai wanita surga ditunjukkan oleh PETINYA (PETI PERJANJIAN).

    Keluaran 25: 10-11
    25:10. "Haruslah mereka membuat tabut dari kayu penaga, dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya.
    25:11. Haruslah engkau
    menyalutnya dengan emas murni; dari dalam dan dari luar engkau harus menyalutnya dan di atasnya harus kaubuat bingkai emas sekelilingnya.

    Peti ini terbuat dari kayu penaga tetapi harus disalut dengan emas murni, sehingga tidak kelihatan kayunya lagi artinya manusia berdosa ("kayu") harus disalut dengan firman pengajaran, Roh Kudus, kasih Allah untuk menjadi sempurna seperti Yesus.

Kegerakan Roh Kudus hujan akhir
= PROSES PENYALUTAN kayu penaga menjadi tabut perjanjian (disalut dengan emas murni sampai sempurna seperti Yesus).

Kayu tidak boleh dipertahankan, tetapi harus disalut sampai tidak kelihatan kayu lagi.
Lewat kegerakan Roh Kudus hujan akhir (kegerakan firman pengajaran) ini, KITA SEDANG DISALUT.
Lewat ketekunan 3 macam ibadah daging juga disalut. Ini bukan kebanggaan, tetapi sudah menunjukkan proses penyalutan.
Yesus naik ke surga menyediakan tempat bagi kita, kemudian Dia datang untuk mengangkat kita "di tempat Dia berada disitu kita berada" selama-lamanya bersama Dia.

Yohanes 14 INI TENTANG PENYALUTAN.

Dalam Yohanes 14 ada 3 murid yang mewakili gereja Tuhan dalam keadaan daging (masih ada dagingnya) yang harus disalut dengan emas murni (Roh Kudus), antara lain:

  1. Yang pertama adalah Tomas (Yohanes 14 : 4-6)
    Tomas ini yang harus disalut dengan emas adalah perjalanan hidup daging/duniawi, sampai menjadi perjalanan IMAN.

    Sudah diterangkan pada
    Ibadah Raya Surabaya (07 April 2013).


  2. Yang kedua adalah Filipus (Yohanes 14 : 8-10)
    Yang harus disalut dengan emas adalah pandangan daging, menjadi pandangan rohani (PENGHARAPAN kepada Tuhan).

    Sudah diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab (08 April 2013).


  3. Yang ketiga adalah Yudas, yang bukan Iskariot (Yohanes 14 : 21-23).
    Yang harus disalut dengan emas adalah hati daging (hati yang bimbang), menjadi hati yang lembut = hati yang penuh dengan KASIH Allah.

Jadi isinya tabut perjanjian/petinya adalah iman, pengharapan dan kasih. Sehingga nanti kita bisa terangkat diawan-awan yang permai, menyambut kedatangan Tuhan Yesus ke dua kali.

MALAM INI kita belajar penyalutan yang ketiga yaitu Yudas yang bukan Iskariot.
Yang harus disalut adalah hati daging/hati keras/hati bimbang. Harus disalut menjadi hati yang lembut, yang mengasihi Tuhan (penuh dengan kasih Allah).

Yohanes 14 : 21-23
14:21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."
14:22 Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?"
14:23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

Yudas ini sudah Rasul (sudah hebat) tetapi banyak pertanyaan-pertanyaan (kebimbangan, keragu-raguan).

Yudas hatinya bimbang (bertanya-tanya, ragu-ragu):

  1. Dalam menghadapi pencobaan.
  2. Dalam hal pengajaran (menghadapi ajaran-ajaran palsu).

Bukan tidak berakibat! kalau kita selalu bertanya terus/hati bimbang dalam menghadapi pencobaan dan ajaran palsu.

Yakobus 1 : 6-8
1:6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
1:7 Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.
1:8 Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

Akibat hati yang bimbang adalah

  1. Akibat yang pertama adalah tidak tenang hidupnya (tidak damai sejahtera).

    Jika tidak damai/tidak tenang pasti letih lesu dan beban berat. Sehingga tidak bisa mencapai Kerajaan 1000 tahun damai, bahkan tidak bisa masuk Yerusalem baru (kota damai sejahtera).
    Tetapi jika damai sejahtera maka enak dan ringan hidupnya, sehingga pasti mencapai Kerajaan 1000 tahun damai.

    Biar malam ini, hati sebagai pusat kehidupan rohani disalut dengan Roh Kudus, pengajaran yang benar dan kasih Allah. Supaya tidak bimbang lagi dalam menghadapi pencobaan dan ajaran palsu.


  2. Akibat yang kedua adalah


    • Tidak mendapat apa-apa dari Tuhan, baik yang jasmani dan rohani.
    • Tidak bisa berbuat apa-apa = tidak berguna = tidak dipakai oleh Tuhan.
    • Bahkan tenggelam dan binasa untuk selama-lamanya ("gelombang laut menenggelamkan").


    HATI HARUS DIJAGA JANGAN BIMBANG SEDIKITPUN.

Hati yang bimbang harus disalut dengan emas murni (disalut dengan firman pengajaran, Roh Kudus, kasih Allah) supaya menjadi hati yang lembut = hati yang taat dengar-dengaran = hati yang penuh kasih. ITU HATI MEMPELAI.

Malam ini sasaran Tuhan adalah hati (menjadi hati mempelai).

Contohnya adalah Yesus sebagai mempelai pria surga taat dengar-dengaran sampai mati di kayu salib.

Padahal Yesus:

  1. Yesus Tidak berdosa.
  2. Yesus tidak layak disalibkan. Sebab jangankan terkutuk, berdosa pun tidak.
    Biasanya yang disalibkan adalah untuk manusia terkutuk (penjahat berkaliber berat). jika berdosa saja belum tentu disalibkan sebab masih ada hukuman lain.


  3. Yesus Juru selamat dan diharapkan orang.
  4. Yesus Baik.

Ini merupakan teladan bagi kita (hati mempelai). Yesus tidak ada keraguan sedikitpun, sekalipun tidak cocok dengan logika.

Tetapi mengapa Yesus disalibkan ? karena Yesus taat dengar-dengaran kepada kehendak Tuhan (hati yang lembut). Yesus penuh dengan kasih yaitu mengasihi Tuhan lebih dari semua.

Hasilnya jika kita taat dengar-dengaran dan mengasihi Tuhan lebih dari semua, maka terjadi mujizat baik secara rohani (mujizat terbesar) dan mujizat secara jasmani.

Contohnya : Abraham sebagai manusia biasa, taat untuk menyembelih anaknya.
Jika itu kehendak Tuhan/firman, jangan bimbang dan kita harus taati apapun resikonya.
Tuhan tidak menipu kita, Tuhan siap dengan mujizat Nya secara rohani dan jasmani yaitu

  1. Terjadi mujizat jasmani yaitu


    • Yohanes 21 : 6
      21:6 Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.

      Petrus semalaman tidak menangkap ikan, tetapi diperintah oleh Tuhan untuk menebarkan jala di siang hari dan mereka menangkap banyak ikan.

      Firman itu hanya untuk ditaati, sekalipun bertentangan dengan logika.

      Mujizat yang pertama adalah dari tidak ada ikan menjadi banyak ikan. Ini menunjuk pemeliharaan secara ajaib (ekonomi) ditengah krisis ekonomi, kesulitan dunia dan persaingan yang ketat.

      "ikan" secara rohani itu menunjuk jiwa-jiwa. Terjadi mujizat dari tidak ada jiwa-jiwa menjadi ada jiwa. Tuhan tambahkan jiwa-jiwa dalam pelayanan.
      Bila bimbang maka justru jiwa yang ada bisa lepas semua (kembali ke lautan).

      Ketaatan itu menambah jiwa-jiwa.


    • Yohanes 2
      Mujizat yang kedua adalah tidak ada anggur menjadi ada anggur. Ini menunjuk kebahagiaan ("anggur" = kebahagiaan surga), keindahan, keberhasilan = masa depan yang bahagia, indah dan berhasil.

      Taat itu menentukan masa depan yang indah, bahagia dan berhasil.

      DASAR PEMELIHARAAN bukanlah lumbung, uang, perusahaan, deposito. Tetapi hati yang taat dengar-dengaran.


    • Markus 3 : 1-2, 5
      3:1. Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya
      3:2 Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.
      3:5 Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu: "
      Ulurkanlah tanganmu!" Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu.

      Mujizat yang ketiga adalah jaminan pertolongan dari Tuhan.

      Orang mati tangannya disuruh mengulurkan tangannya = ini tidak masuk akal.

      Firman Tuhan bukan untuk ditimbang-timbang, dipikir, diperdebatkan. Tetapi untuk ditaati, sehingga terjadi mujizat kesembuhan = pertolongan Tuhan dari yang mustahil menjadi tidak mustahil dan meyelesaikan masalah kita.


  2. Terjadi mujizat yang rohani yaitu

    Yohanes 14 : 15-17
    14:15. "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
    14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan
    Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
    14:17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia,
    sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

    Kalau kita taat dengar-dengaran maka Roh Kudus diam dalam kita.

    Yohanes 14 : 21
    14:21
    Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."

    Jika kita taat dengar-dengaran maka anak Allah diam didalam kita.

    Yohanes 14 : 23
    14:23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

    "kami" itu anak Allah dan Allah Bapa.

    Jika taat dengar-dengaran maka Allah Bapa tinggal didalam kita.

    Jadi hati yang taat dengar-dengaran akan menampung pribadi Allah tritunggal
    = kita disalut dengan emas dan bukan lagi kayu.
    "emas murni" itu Allah tritunggal. Tutupan dari emas murni itu Allah tritunggal, yang masuk didalam kita jika kita taat dengar-dengaran.

    Kejadian 1 : 26
    1:26. Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

    "kami" ditambah Roh Kudus menjadi "kita" sehingga menjadi Allah tritunggal.
    Allah Bapa + anak Allah = "kami"
    "kami" + Roh Kudus = "kita" = Allah tritunggal.

    Jadi hati yang taat dengar-dengaran menampung pribadi Allah tritunggal, sehingga kita kembali kepada ciptaan yang semula artinya terjadi pembaharuan dari manusia daging dengan gambar setan tritunggal menjadi manusia rohani yang sempurna seperti Yesus dengan gambar Allah tritunggal.

    Manusia daging itu memiliki gambar binatang = setan tritunggal, antara lain:


    • "ikan-ikan di laut" = antikris = binatang buas keluar dari laut (Wahyu 13).
    • "burung-burung di udara" = naga merah diudara/dilangit = setan.
    • "segala ternak dibumi" = nabi palsu = binatang dibumi.


    Manusia dulu diciptakan seperti dengan gambar Allah Tritunggal = mulia. Tetapi karena berbuat dosa, maka gambar Allah tritunggal hilang dan yang ada adalah gambar setan tritunggal:


    • Gambar setan: benci.
    • Gambar antikris: menghujat, Gereja jadi jual beli.
    • Gambar nabi palsu: dusta, ajaran palsu.


    Malam hari ini hati kita disalut menjadi taat dan seluruh hidup kita juga disalut.

    Galatia 5 : 22-23
    5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
    5:23
    kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

    Buktinya ada gambar Allah tritunggal adalah


    • "kasih, sukacita, damai sejahtera" : gambar Allah Bapa.
    • "kesabaran, kemurahan, kebaikan" : gambar anak Allah.
    • "kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri" : gambar Allah Roh Kudus.


    Inilah manusia sempurna dengan gambar dan rupa Allah tritunggal.
    Jadi buktinya ada 9 buah Roh.

    Mungkin malam ini masih ada satu yaitu kasih/taat, tetapi itu sudah ada gambarnya Allah dan gambar setan sudah disingkirkan. Ada kesetiaan itu juga sudah ada gambarnya Allah.

    Kita mohon kepada Tuhan supaya terjadi mujizat terbesar yaitu terjadi keubahan, sampai jika Yesus datang ke dua kali kita menjadi sama mulia dengan Dia, untuk menjadi mempelai wanita yang layak menyambut kedatangan Nya kedua kali diawan-awan permai "dimana Aku berada, disitu kamu berada selama-lamanya"

    Sedikit demi sedikit gambarnya kayu/gambar setan disingkiran. Diganti dengan gambarnya Tuhan, sampai sempurna seperti Dia.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top