English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 18 Mei 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 22-30 (kita baca ayat 23-24) => siapa yang...

Ibadah Raya Malang, 09 April 2017 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
Yudas 1:9
1:9 Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat...

Ibadah Raya Surabaya, 09 September 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 28 Desember 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:9-10
2:9 Aku tahu kesusahanmu dan...

Ibadah Doa Malang, 24 November 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:16-18
3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku,...

Ibadah Raya Surabaya, 02 September 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 10 Desember 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 25 Desember 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.

Kita sudah mempelajari 2 macam saksi dan kesaksian (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011):
ay. 59-62=...

Ibadah Raya Surabaya, 09 Desember 2018 (Minggu Siang)
Penyerahan Anak

Markus 2: 13-14
2:13. Sesudah itu Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang banyak datang kepada-Nya, lalu Ia...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Oktober 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 12 Juli 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 adalah penyucian terakhir yang Tuhan...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 24 Januari 2009 (Sabtu Pagi)
Keluaran 5 dalam Tabernakel adalah tentang Halaman, yaitu kebenaran oleh iman....

Ibadah Raya Surabaya, 15 Januari 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Oktober 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:6-7
4:6 Dan di hadapan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 September 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 26 Februari 2012 (Minggu Pagi)

Matius 26:57-68 adalah tentang SAKSI dan KESAKSIAN.

Ada 2 macam saksi dan kesaksian:
  1. Ayat 59-63a --> saksi palsu/saksi dusta.
  2. Ayat 63-66 --> saksi yang benar.


ad. 2. Saksi yang benar.
Matius 26:63-66
26:63 Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya: "Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak."
26:64 Jawab Yesus: "Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit."
26:65 Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: "Ia menghujat Allah. Untuk apa kita perlu saksi lagi? Sekarang telah kamu dengar hujat-Nya.
26:66 Bagaimana pendapat kamu?" Mereka menjawab dan berkata: "Ia harus dihukum mati!"

Yesus menjadi contoh saksi yang benar sekalipun harus menghadapi siksaan dan kematian.
Yesus bersaksi sebagai:

  1. Mesias, Anak Allah yang hidup = bersaksi tentang salib.
  2. Imam Besar.
  3. Raja segala raja, Mempelai Pria Sorga.

Kita sudah mempelajari satu-persatu, hari ini kita mempelajari Yesus sebagai saksi yang benar bersaksi bahwa Dia adalah Imam Besar dan Raja segala raja, sekalipun menghadapi siksaan dan kematian. Kita juga harus bersaksi bahwa Yesus adalah Imam Besar dan Raja segala raja, apapun resiko yang kita hadapi.

Praktiknya adalah kita harus menjadi imam-imam dan raja-raja apapun resiko yang kita hadapi.
Imam adalah seorang yang memangku jabatan pelayanan. Imam adalah seorang yang beribadah melayani Tuhan.
Raja adalah kehidupan yang berkemenangan.

Mengapa disebut imam-imam dan raja-raja/imamat rajani?
Sebab Tuhan menghendaki imam-imam yang menang atas dosa, menang atas halangan dan rintangan, sehingga selalu setia dan berkobar dalam ibadah pelayanan, apapun resiko yang kita hadapi.

Imam dan raja adalah kedudukan warga kerajaan Sorga.
Jika kita hanya memiliki kedudukan jasmani di dunia, tetapi tidak memiliki kedudukan rohani, maka pasti akan terseret oleh Babel/dunia dan binasa bersama Babel.
Sebaliknya, jika kita tidak punya apa-apa di dunia, kita tidak perlu kecewa, sebab kita punya kedudukan di Sorga.
Semakin tinggi kedudukan kita di dunia, semakin riskan kita diseret oleh Babel menuju kebinasaan.

Wahyu 1:5-6
1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya  --
1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya,  --  bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.

Yesus menebus/melepaskan kita dari dosa-dosa oleh darahNya, sekaligus mengangkat kita menjadi imam-imam dan raja-raja sampai selama-lamanya.
Jabatan pelayanan kita adalah seharga darah Yesus yang tidak bisa dibeli dan tidak bisa ditukar dengan apapun di dunia. Jangan menukar jabatan pelayanan dengan apapun di dunia (pekerjaan, studi, anak, orang tua, dll), dan jangan tinggalkan jabatan pelayanan karena apapun juga di dunia.  Meninggalkan jabatan pelayanan sama dengan menginjak-injak darah Yesus, berhutang darah yang tidak bisa dibayar dengan apapun juga.

Keluaran 29:1
29:1 "Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela,

Syarat melayani Tuhan adalah kekudusan/kesucian.

Yohanes 15:3-4
15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

"firman yang telah Kukatakan kepadamu" = firman yang dibukakan rahasianya, ayat menerangkan ayat dalam Alkitab.
Kita akan disucikan oleh pedang firman. Jangan sampai takut menghadapi pedang. Salomo menghadapi masalah nikah dan buah nikah (dua perempuan yang datang memperebutkan anak), tetapi semua bisa diselesaikan oleh pedang. Di mana ada pedang firman, di sana ada penyelesaian segala masalah.

Mengapa banyak orang yang lari dari pedang? Ini terjadi sebab mempertahankan dosa/kesalahan. Kehidupan semacam ini suatu saat akan lari pada dongeng-dongeng dan ajaran palsu yang hanya memuaskan keinginan telinga, sehingga disesatkan.

Ukuran dari firman adalah hati damai, yaitu jika kita dilepaskan dari dosa.

Supaya kita hidup dalam kesucian, maka ranting harus melekat pada pokok anggur yang benar, artinya:

  1. Tertambat pada penggembalaan = harus tergembala.
    Kita tergembala dalam Ruangan Suci, di situ terdapat 3 macam alat, yaitu:
    • Pelita Emas --> ketekunan dalam Ibadah Raya --> Allah Roh Kudus menyucikan kita.
    • Meja Roti Sajian --> ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci --> Anak Allah menyucikan kita dengan firmanNya.
    • Medzbah Dupa Emas --> ketekunan dalam Ibadah Doa --> Allah Bapa menyucikan kita dengan kasihNya.

    Allah Tritunggal menyucikan tubuh, jiwa, roh kita. 

  2. Tertambat pada firman pengajaran yang benar, firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
    Kalau tidak tertambat pada satu penggembalaan dan satu pengajaran, maka ranting pasti akan sulit untuk berbuah.

    Proses tertambat pada firman pengajaran yang benar:
    • Mendengar firman pengajaran yang benar sampai mengerti firman --> firman tertambat di dahi.
    • Percaya, yakin pada firman pengajaran yang benar --> firman tertambat di hati.
    • Praktek firman pengajaran yang benar --> firman tertambat di tangan.

    Amsal 7:1-3
    7:1 Hai anakku, berpeganglah pada perkataanku, dan simpanlah perintahku dalam hatimu.
    7:2 Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu.
    7:3 Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah itu pada loh hatimu.

    Firman pengajaran yang dimengerti, diyakini, dan dipraktekkan (ditambatkan di dahi, hati, dan tangan) adalah bagaikan biji mata.

    Kalau kehidupan kita mengerti, yakin, dan praktek firman, maka kita menjadi biji mata Tuhan sendiri. Kita akan dipelihara dan dilindungi oleh Tuhan. Tuhan yang akan menata dengan rapi dan menghiasi kehidupan kita, masa depan kita.

    Pelayanan tanpa penyucian, pelayanan tanpa pengajaran yang benar = tanpa biji mata = buta seperti Bartimeus.

    Markus 10:46

    10:46 Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho. Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan.

    Ciri-ciri pelayanan yang buta:

    • Duduk di pinggir jalan = Kristen jalanan, tidak tergembala dan tidak tertambat pada satu pengajaran yang benar.
      Akibatnya adalah bertemu dengan singa, yaitu jatuh dalam dosa dan dipengaruhi ajaran sesat, sehingga kehidupan itu tersesat dan terhilang selamanya.

    • Mengemis, artinya beribadah melayani hanya untuk mencari perkara jasmani, mencari uang dengan menghalalkan segala cara.
      Mengemis juga berarti tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan, berarti tidak bisa mempersembahkan hidup kepada Tuhan.

    • Markus 10:50
      10:50 Lalu ia menanggalkan jubahnya, ia segera berdiri dan pergi mendapatkan Yesus.

      Memakai jubah kumal, artinya melayani tetapi mempertahankan dosa-dosa sampai puncaknya dosa (dosa Babel), yaitu dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan. Dosa Babel juga termasuk gampang tersandung, tersinggung, dan menjadi sandungan bagi orang lain.

    Akibat buta adalah sengsara, tidak indah hidupnya, membabi buta, sampai masuk kegelapan yang paling gelap.

    Yesus tidak rela jika pelayan-pelayannya buta dan binasa. Oleh sebab itu, Yesus lewat di tempat Bartimeus duduk, di tempat kita duduk. Ini adalah suatu kemurahan Tuhan.
    Di mana firman pengajaran yang benar diberitakan, di situ Yesus sedang lewat = kemurahan Tuhan dan keuntungan besar bagi kita.

    • Yesus lewat sedangkan orang buta ini duduk. Artinya Yesus mendekati setiap pribadi kita.
      Sikap kita adalah jangan lari dan jangan bersembunyi, tetapi kita mendekati Yesus. Artinya kita mendengar firman pengajaran yang benar dengan sungguh-sungguh dan dengan suatu kebutuhan.

      Markus 10:49

      10:49 Lalu Yesus berhenti dan berkata: "Panggillah dia!" Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya: "Kuatkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau."

    • Yesus lewat artinya Yesus memanggil kita secara pribadi. Saat firman pengajaran menunjuk kesalahan dan keadaan kita (saat kita terkena firman), saat itulah Tuhan memanggil kita secara pribadi. Ini berarti kita mendapat prioritas utama untuk ditolong oleh Tuhan.

      Sikap kita adalah mengaku segala dosa dan keadaan kita. Jika kita diampuni, jangan berbuat dosa lagi.

    • Markus 10:51
      10:51 Tanya Yesus kepadanya: "Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?" Jawab orang buta itu: "Rabuni, supaya aku dapat melihat!"

      Yesus bertanya apa yang kita butuhkan. Yesus dapat melakukan segala sesuatu sebab jaminannya adalah korban Kristus.
      Kebutuhan utama orang buta adalah supaya bisa melihat Yesus, yaitu bisa mendengar dan dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar, apapun resikonya.

      Mazmur 119:18
      119:18 Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu.

      Mata yang buta menjadi melek = mengalami mujizat Tuhan, yaitu keubahan hidup dimulai dari jujur. Jujur dalam nikah, jujur soal pengajaran yang benar, maka akan bisa jujur dalam segala hal. Mujizat jasmani juga akan terjadi.

      Tuhan membuka kesempatan seluas-luasnya supaya kita menjadi jujur.

      • Ayub adalah gambaran seorang ayah, dia diberkati dan hebat, tetapi ternyata Ayub buta. Akhirnya Ayub jujur mengakui segala kegagalannya, dan Ayub dipulihkan.
        Ayub 42:5-6
        42:5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
        42:6 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

      • Seorang ibu jujur mengakui kesalahannya dan mengakui kebenaran firman Allah, sehingga dia ditolong.
        Matius 15:26-27
        15:26 Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
        15:27 Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."

      • Yusuf (kaum muda) jujur dan tidak ada kompromi dengan dosa. Hasilnya Yusuf berhasil.
        Kejadian 37:2
        37:2 Inilah riwayat keturunan Yakub. Yusuf, tatkala berumur tujuh belas tahun  --  jadi masih muda  --  biasa menggembalakan kambing domba, bersama-sama dengan saudara-saudaranya, anak-anak Bilha dan Zilpa, kedua isteri ayahnya. Dan Yusuf menyampaikan kepada ayahnya kabar tentang kejahatan saudara-saudaranya.

      Biar kita jujur, maka mujizat terjadi, sampai mujizat terakhir kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Tuhan saat kedatanganNya kedua kali.


Tuhan memberkati.



kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top