|
||||
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
| RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN | ||
|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 15 Juni 2010 (Selasa Siang) Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 Desember 2009 (Sabtu Sore) Ibadah Raya Surabaya, 18 Januari 2009 (Minggu Sore) Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Juli 2011 (Senin Sore) Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 02 November 2010 (Selasa Pagi) Ibadah Doa Malang, 01 November 2011 (Selasa Sore) Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Juli 2011 (Kamis Sore) Ibadah Raya Malang, 26 Desember 2010 (Minggu Pagi) Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Juni 2009 (Kamis Sore) Ibadah Raya Malang, 05 September 2010 (Minggu Pagi) Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 November 2008 (Senin Sore) Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Medan I, 26 Oktober 2010 (Selasa Pagi) Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Desember 2010 (Kamis Sore) Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Mei 2011 (Senin Sore) Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Desember 2010 (Senin Sore) TRANSKRIP LENGKAP Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008) Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008) Doa (Selasa, 12 Februari 2008) Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008) Doa (Selasa, 05 Februari 2008) Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008) Doa (Selasa, 29 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008) Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008) Doa (Selasa, 15 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008) Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008) Doa (Selasa, 08 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007) Doa (Rabu, 26 Desember 2007) Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007) Lain (Kamis Sore, 17 November 2011) Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011) Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra. Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak] Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Februari 2012 (Senin Sore) Matius 26: 69-75 = PETRUS MENYANGKAL TUHAN. = 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
Kita sudah mendengarkan bahwa Nazaret merupakan tempat Yesus dilahirkan dan bertumbuh sampai dewasa. Lukas 2: 51-52 2:51. Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya. 2:52. Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia. Dalam arti rohani, Nazaret merupakan tempat pertumbuhan rohani dari keselamatan sampai kedewasaan (kesempurnaan)= PENGGEMBALAAN= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok (ruangan suci). Jadi, Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Nazaret, artinya: PETRUS MENYANGKAL PENGGEMBALAAN (diterangkan mulai Ibadah Raya Surabaya, 12 Februari 2012). Kalau tidak tergembala, berarti beredar-edar. Akibatnya: bertemu setan dan menjadi sama dengan setan (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 12 Februari 2012). Malam ini, kita pelajari akibat berikutnya, yaitu MASUK DALAM MUSIM DINGIN ROHANI. Yohanes 18: 17-18 18:17. Maka kata hamba perempuan penjaga pintu kepada Petrus: "Bukankah engkau juga murid orang itu?" Jawab Petrus: "Bukan!" 18:18. Sementara itu hamba-hamba dan penjaga-penjaga Bait Allah telah memasang api arang, sebab hawa dingin waktu itu, dan mereka berdiri berdiang di situ. Juga Petrus berdiri berdiang bersama-sama dengan mereka Matius 24: 12 24:12. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Musim dingin rohani= krisis kasih. 1 Korintus 13: 13 13:13. Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih. = 3 hal yang tidak bisa dipisahkan, yaitu iman, pengaharapan dan kasih. Kalau masuk musim dingin kasih, berarti juga mengalami musim dingin iman dan pengharapan. Jadi, ada 3 macam musim dingin. Dan yang terbesar adalah KRISIS KASIH. KRISIS IMAN Roma 10: 17 10:17. Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. Iman yang benar, didapat lewat mendengar Firman pengajaran yang dibukakan rahasianya. Jadi, cara mendengar Firman menentukan kita masuk krisis iman atau tidak. Sikap yang benar adalah mendengar Firman dengan sungguh-sungguh sampai dengar-dengaran. Dan kita akan mendapatkan iman yang teguh/iman yang teruji, bagaikan emas murni yang tidak tergoyahkan dan tidak hancur oelh apapun. Yeremia 36: 21-23, 29-30 36:21. Raja menyuruh Yehudi mengambil gulungan itu, lalu ia mengambilnya dari kamar panitera Elisama itu. Yehudi membacakannya kepada raja dan semua pemuka yang berdiri dekat raja. 36:22. Waktu itu adalah bulan yang kesembilan dan raja sedang duduk di balai musim dingin, sementara di depannya api menyala di perapian. 36:23. Setiap kali apabila Yehudi selesai membacakan tiga empat lajur, maka raja mengoyak-ngoyaknya dengan pisau raut, lalu dilemparkan ke dalam api yang di perapian itu, sampai seluruh gulungan itu habis dimakan api yang di perapian itu. 36:29. Mengenai Yoyakim, raja Yehuda, haruslah kaukatakan: Beginilah firman TUHAN: Engkau telah membakar gulungan ini dengan berkata: Mengapakah engkau menulis di dalamnya, bahwa raja Babel pasti akan datang untuk memusnahkan negeri ini dan untuk melenyapkan dari dalamnya manusia dan hewan? 36:30. Sebab itu beginilah firman TUHAN tentang Yoyakim, raja Yehuda: Ia tidak akan mempunyai keturunan yang akan duduk di atas takhta Daud, dan mayatnya akan tercampak, sehingga kena panas di waktu siang dan kena dingin di waktu malam. = sikap yang tidak menghargai Firman, yaitu mengoyak dan membakar. Dan ini sama artinya dengan masuk krisis iman. Akibatnya, kehidupan itu masuk dalam kehancuran sampai kebinasaan (ay. 29-30). Yohanes 6: 60-62, 66 6:60. Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?" 6:61. Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: "Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu? 6:62. Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada? 6:66. Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia. = sikap murid-murid yaitu bersungut-sungut sampai menolak Firman pengajaran yang benar. Murid-murid bersungut dan menolak Firman, karena menyimpan dosa. Kalau kita mempertahankan dosa, Firman pengajaran yang keras akan semakin keras menegor kita. Sampai satu waktu, tidak tahan lagi mendengar pengajaran yang benar dan mengundurkan diri dari pengajaran yang benar= tidak lagi mengikut Yesus. 2 Timotius 4: 3-4 4:3. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. 4:4. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. Kalau tidak mengikuti Yesus lagi, kehidupan itu akan mengikuti keiningan dagingnya (keinginan telinganya) dan mengikuti guru-guru palsu (menerima dongeng-dongeng yang tidak menyucikan), sampai binasa untuk selama-lamanya. SUPAYA TIDAK MASUK KRISIS IMAN, KITA HARUS MENJAGA HATI NURANI YANG BAIK. Sebenarnya, manusia lahir dengan hati nurani yang jahat (seperti pada jaman Nuh). Tetapi lewat baptisan air, kita bisa mendapatkan hati nurani yang baik. 1 Petrus 3: 20-22 3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu. 3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus, 3:22. yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya. 'hanya sedikit'= hanya sedikit manusia yang mempunyai hati nuraini yang baik. Hati nurani yang baik= mendengar dan dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar. Dan kita tidak akan pernah masuk krisis iman, tetapi kita mendapatkan iman yang murni/iman yang sempurna, bagaikan buli-buli emas berisi manna. Hati nurani yang baik juga merupakan landasan yang kuat untuk menerima berkat-berkat dari Surga dan untuk mengangkat kita sampai ke tahta Surga (ay. 22). Jadi, KRISIS IMAN= TANPA FIRMAN. KRISIS PENGHARAPAN Kisah Rasul 2: 1-3 2:1. Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. 2:2. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; 2:3. dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Kitab Kisah Rasul ini dimulai dengan nyala api Roh Kudus, tetapi diakhiri dengan musim dingin. Kisah Rasul 28: 1-3 28:1. Setelah kami tiba dengan selamat di pantai, barulah kami tahu, bahwa daratan itu adalah pulau Malta. 28:2. Penduduk pulau itu sangat ramah terhadap kami. Mereka menyalakan api besar dan mengajak kami semua ke situ karena telah mulai hujan dan hawanya dingin. 28:3. Ketika Paulus memungut seberkas ranting-ranting dan meletakkannya di atas api, keluarlah seekor ular beludak karena panasnya api itu, lalu menggigit tangannya. ay. 3= rasul Paulus tetap dalam kegiatan api. Tetapi saat itu, ada ular beludak yang muncul. Jadi, KRISIS PENGHARAPAN= TANPA API ROH KUDUS. Kehidupan tanpa Roh Kudus= manusia darah daging. Praktiknya:
Artinya: membakar daging dengan segala hawa nafsunya di dalam api Roh Kudus, supaya tidak masuk musim dingin pengharapan. SUPAYA TIDAK MASUK KRISIS PENGHARAPAN, KITA HARUS MENJAGA TANGAN. Tetapi kita harus hati-hati, sebab saat kita dalam kegerakan Roh Kudus, ular beludak tidak terima dan menggigit tangan rasul Paulus, dengan tujuan:
29:9. Kauikatkanlah ikat pinggang kepada mereka, kepada Harun dan anak-anaknya, dan kaulilitkanlah destar itu kepada kepala mereka, maka merekalah yang akan memegang jabatan imam; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya. Demikianlah engkau harus mentahbiskan Harun dan anak-anaknya. (Terjemahan lama) 29:9. Maka hendaklah kauikatkan pinggang mereka itu, yaitu Harun dan anak-anaknya, dengan ikat pinggang itu dan ikatkanlah kopiah itu di atas kepalanya, supaya padanya imamat itu suatu hukum yang kekal selama-lamanya; dan hendaklah kaupenuhi tangan Harun dan tangan anak-anaknya. Menjaga tangan, artinya:
Kalau kita melayani Tuhan, syaratnya adalah 'penuhilah tangan Harun'. Artinya: sebelum melayani, Tuhan memenuhi tangan kita. Kalaut idak dipenuhi, pelayanan itu akan meminta-minta seperti Bartimeus. Kalau tangan dipenuhi, tangan ini bisa mempersembahkan perpuluhan dan persembahan khusus milik Tuhan, sehingga kita bukan pencuri dan kita bisa menjadi berkat bagi orang lain (tidak menjadi beban). Kalau menjadi berkat, berkat Abraham akan dicurahkan pada kita. KRISIS KASIH Matius 24: 20 24:20. Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat. Krisis kasih ini melanda mulai dari rumah tangga. Dan ini merupakan peperangan dalam nikah. Kalau terjadi krisis iman dan pengharapan, pasti mengalami krisis kasih. SUPAYA TIDAK MASUK KRISIS KASIH, KITA HARUS BANYAK BERJAGA DAN BERDOA. Berdoa ini menggunakan lidah. Artinya: KITA HARUS MENJAGA LIDAH. Ular ini bukan hanya menggigit tangan, tapi juga menggigit lidah. Sebab itu, jangan sampai lidah mengeluarkan perkataan yang sia-sia mulai dusta dan sebagainya. Mazmur 140: 4 140:4. Mereka menajamkan lidahnya seperti ular, bisa ular senduk ada di bawah bibirnya. Sela kita harus menjaga lidah dan digunakan hanya untuk menyembah Tuhan. Menyembah Tuhan= memandang wajah Yesus yang bersinar bagaikan matahari. Dan kita akan mengalami kasih Allah yang sempurna supaya kita tidak masuk dalam krisis kasih. Yehezkiel 1: 28 1:28. Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman. Saat-saat kita menghadapi hujan lebat/mendung, kalau ada matahari, disana akan ada pelangi kemuliaan. Kegunaan pelangi kemuliaan Tuhan:
kembali ke halaman sebelumnya |
|
|
IBADAH RUTIN DI MALANG Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya) |
IBADAH RUTIN DI SURABAYA Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu) |
IBADAH KUNJUNGAN
18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut) |
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
All
Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH" Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top |