|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Raya Malang, 21 Juni 2009 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK Mazmur 128:1-6, ada 3 oknum yang menentukan... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Oktober 2011 (Senin Sore)
Matius
26: 47-56=
PENANGKAPAN
YESUS. Malam
ini, kita pelajari ayat 47-50 dengan titik berat di ayat 50.
Matius
26: 47-50 26:47.
Waktu Yesus masih... Ibadah Persekutan di Kartika Graha Malang II, 28 Juli 2011 (Kamis Pagi)
Tema: "Mempelai datang, songsonglah Dia" Matius 25:6 25:6. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang!... Ibadah Doa Surabaya, 04 Mei 2011 (Rabu Sore)
Tema
ibadah di Medan: Wahyu 19: 9 19:9.
Lalu
ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah
mereka yang diundang ke perjamuan kawin... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 27 Maret 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:13-16, Yesus makan Paskah dengan murid-murid. Paskah arti rohaninya... Ibadah Doa Malang, 28 Oktober 2008 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding
Matius 5: 27-32
Perzinahan... Ibadah Doa Malang, 01 Desember 2009 (Selasa Sore)
Keluaran 17 dalam Tabernakel terkena pada Pelita Emas, yaitu Roh Kudus dengan segala aktivitasnya dalam... Ibadah Paskah Surabaya, 12 April 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu: ay. 29=... Ibadah Raya Malang, 24 Juli 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:17-19 26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Juni 2011 (Senin Sore)
Matius
26: 20-25 26:20.
Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua belas
murid itu. 26:21. Dan ketika mereka... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Maret 2010 (Senin Sore)
Matius 25
= terkena pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan berbuah badam.
Ibadah Natal di Ngawi, 22 Januari 2010 (Jumat Sore)
Markus
10: 45
"Anak
Manusia datang bukan untuk dilayani tapi untuk melayani".
Ini
Yesus memberi teladan... Ibadah Doa Malang, 19 April 2011 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Keluaran 14:5-8
Ibadah Doa Malam Session II Malang, 09 September 2011 (Jumat Dini Hari)
JAMINAN UNTUK IMAM-IMAM.
Keluaran 29:31-33 29:31 Domba jantan persembahan... Ibadah Raya Surabaya, 26 Februari 2012 (Minggu Sore)
Tema
Ibadah di Soroako: "Bagi
Tuhan tidak ada yang mustahil" Lukas
1:37 1:37
Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”
Tema
ini dikaitkan...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan di Poso V, 26 Mei 2011 (Kamis Sore)
Tema:
"Ingatlah akan istri Lot!" Lukas
17: 32 17:32.
Ingatlah akan isteri Lot!
=
merupakan peringatan yang tegas/kuat kepada ORANG
YANG SUDAH SELAMAT. Jangan
seperti istri Lot yang menjadi tiang garam. Kita sudah selamat,
tapi kita harus mencapai pegunungan (Yerusalem Baru).
Istri
Lot menoleh kebelakang, sehingga menjadi tiang garam.
Tadi
pagi, kita sudah mendengar kalau tidak mau jadi tiang garam, kita
harus jadi tiang penopang (Ibadah
Poso IV, 26 Mei 2011-Pagi).
Kejadian
19: 26 19:26.
Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh
ke belakang, lalu
menjadi tiang garam.
Tiang
garam ini dapat disamakan dengan garam yang tawar. Banyak orang
kristen yang sudah selamat, tetapi banyak yang menjadi garam tawar
dalam perjalanan menuju Yerusalem Baru.
Matius
5: 13 5:13.
"Kamu adalah garam dunia. Jika
garam itu menjadi tawar,
dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan
diinjak orang.
Kita
seharusnya menjadi terang dunia.
Praktik
garam yang tawar:
- tawar
hati=
putus asa, kecewa di dalam nikah, pelayanan dan menghadapi
pencobaan, sehingga banyak orang kristen meninggalkan nikah dan
jabatan pelayanan, sampai meninggalkan Tuhan.
- perbuatan
hambar,
seperti istri Lot menoleh ke belakang.
Lukas
9: 61-62 9:61.
Dan seorang lain lagi berkata: "Aku akan mengikut Engkau,
Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan
keluargaku." 9:62. Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang
yang siap untuk membajak tetapi
menoleh ke belakang, tidak
layak untuk Kerajaan Allah."
'menoleh
ke belakang'=
tidak setia dalam ibadah pelayanan dan banyak terhalang dalam ibadah
pelayanan, sampai satu waktu tinggalkan ibadah pelayanan.
- perkataan
hambar=
perkataan yang sia-sia, mulai dari dusta dan perkataan yang tidak
menjadi berkat.
Jadi
garam yang tawar adalah kehidupan yang hati, perbuatan dan
perkataannya menjadi tawar. Akibatnya:
- diinjak-injak
orang=
masuk aniaya antikris selama 3,5 tahun.
Wahyu
11: 2 11:2.
Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar,
janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada
bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak
Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."
Kalau
orang kristen masuk aniaya antikris, ada
2 kemungkinan:
- bertahan
sampai dipancung kepalanya=
mengasinkan diri dengan darahnya sendiri.
- menyembah
antikris,
sehingga ia tidak disiksa, tetapi ia dicap 666= menjadi sama dengan
antikris yang akan dibinasakan untuk selama-lamanya.
Kalau
kita mencari yang enak-enak bagi daging, kita akan menjadi sama
dengan antikris.
- tidak
bisa mencegah kebusukan.
Artinya:
tidak tahan menghadapi virus-virus dosa yang tidak kelihatan oleh
mata dan ulat bangkai. Akibatnya, ia
hidup dalam dosa sampai puncaknya dosa
(makan minum dan kawin mengawinkan). Kehidupan semacam ini akan
masuk
dalam pembangunan babel,
tidak masuk Yerusalem baru.
Jadi, pembangunan
secara rohani ada 2:
- pembangunan
babel=
sempurna dalam kenajisan dan kejahatan yang akan dibinasakan
selama-lamanya.
- pembangunan
tubuh Kristus=
sempurna, tak bercacat cela.
Oleh
sebab itu, KITA
HARUS TAMPIL SEBAGAI GARAM YANG ASIN
sampai menjadi garam dunia/terang dunia seperti Yesus.
LANGKAH
PEMBUATAN GARAM ASIN:
- sebagian
kecil air laut harus dialirkan ke tambak-tambak= DIASINGKAN
DARI AIR LAUT.
Wahyu
17: 1, 15 17:1.
Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh
cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan
menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang
duduk di tempat yang banyak
airnya. 17:15. Lalu
ia berkata kepadaku: "Semua
air yang telah kaulihat, di
mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat
banyak dan kaum dan bahasa.
ay.
1= perempuan babel inilah yang duduk diatas air laut. 'air
laut'=
bangsa
kafir yang dikuasai babel
(hidup dalam kejahatan dan kenajisan seperti anjing dan babi yang
tidak boleh dipersembahkan kepada Tuhan).
Tetapi, oleh
kemurahan Tuhan, sebagian kecil air laut dialirkan ke tambak-tambak.
Artinya: SEDIKIT
bangsa kafir yang mendapat kemurahan Tuhan untuk dibebaskan dari
perempuan babel. Kita
dipanggil dan dipilih untuk diselamatkan dan dipakai sebagai pelayan
Tuhan. Kita masuk dalam Tabernakel.
Tanda-tanda
keselamatan:
- percaya
Yesus
(masuk pintu gerbang Tabernakel),
- bertobat
(mezbah korban bakaran),
- baptisan
air
(bejana pembasuhan),
- baptisan
Roh Kudus
(pintu kemah).
Baptisan air dan baptisan Roh Kudus= lahir baru=
jenis kehidupan Surga, kita
hidup dalam kebenaran.
Sesudah
hidup benar, kita bisa dipakai
sebagai senjata kebenaran.
Benar=
selamat. Tidak
benar= tidak selamat.
- air
laut yang sudah diasingkan ke tambak, harus dibendung.
Kalau
tidak dibendung, akan kembali lagi ke laut. Jadi, AIR
LAUT DALAM TAMBAK HARUS DIBENDUNG.
Dibendung=
digembalakan. Kita
tergembala pada Firman pengajaran benar
seperti carang melekat pada Pokok Anggur yang benar.
Syarat
tergembala:
harus berada dalam kandang penggembalaan. Secara
jasmani,
kandang penggembalaan adalah organisasi gereja yang diakui oleh
pemerintah. Secara
rohani,
kandang
penggembalaan adalah kandang kerajaan Surga.
Dan ini harus sama!
Dalam Tabernakel, ini menunjuk pada
ruangan suci dengan 3 macam alat (ketekunan
dalam 3 macam ibadah pokok):
- pelita
emas= ibadah raya= kita seperti minum,
- meja
roti sajian= ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci= kita
seperti makan,
- mezbah
dupa emas= ibadah doa penyembahan= kita seperti bernafas.
3
macam ibadah pokok ini harus ada semua, tidak bisa dihilangkan salah
satunya. Meskipun ada makanan dan minuman, tapi kalau tidak ada
nafas, domba akan mati.
Tetapi kalau
ada 3 macam ibadah pokok, domba akan bertumbuh secara rohani. Kalau
domba sudah dewasa, akan membawa domba lain atau beranak domba,
sehingga terjadi
pertumbuhan jasmani.
Sekarang,
justru banyak penggembalaan palsu, dimana gembala menawarkan
kemakmuran secara jasmani kepada domba.
Digembalakan=
dibendung.
Artinya:
- disucikan=
dibatasi supaya tidak leluasa berbuat dosa seperti di laut.
Yohanes
15: 3 15:3.
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan
kepadamu.
Yohanes
13: 10 13:10.
Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah
membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih
seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua." 13:11.
Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia
berkata: "Tidak semua
kamu bersih."
Yudas
sering datang pada imam-imam kepala yang pengajarannya berbeda
dengan Yesus (Yudas
tidak mau dibendung dan disucikan). Akibatnya,
Yudas
menjadi pengkhianat dan pendusta. Seorang
pendusta, cenderung menyalahkan orang lain dan tidak mengoreksi
diri sendiri.
Kidung
Agung 2: 15 2:15.
Tangkaplah bagi kami rubah-rubah itu, rubah-rubah
yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur,
kebun-kebun anggur kami yang sedang berbunga!
=
dosa-dosa yang juga menyerang kebun anggur. 'rubah'=
dosa yang dianggap kecil, yaitu:
- bersungut-sungut.
Inilah
rubah-rubah yang membuat kebun anggur tidak berbuah
manis.
Biarlah
kita selalu mengucap syukur.
- iri
hati dan perselisihan.
Iri
hati=
orang yang tidak menghargai kemurahan Tuhan.
- daging
dibatasi supaya tidak menjadi liar.
Kalau
kristen jalanan, kehidupan itu seperti air laut yang liar dan tidak
bisa dibendung.
Bagi bangsa kafir, kalau
kehidupan itu liar, ia seperti orang gila.
Markus
5: 3-5, 15 5:3.
Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup
mengikatnya, sekalipun dengan rantai, 5:4. karena sudah sering
ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan
belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak
ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya. 5:5.
Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil
berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu. 5:15. Mereka
datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk,
sudah berpakaian dan sudah
waras, orang yang tadinya
kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka.
'tidak
ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya'=
liar. Orang gila ini ada di daerah Gedara (daerah kafir).
Ciri
orang gila:
- suka
dikuburan.
Artinya: tempat-tempat dimana ada perpanjangan maut yang bisa
menjadikan kering dan mati rohani.
Bentuk
kuburan lain
adalah gereja atau persekutuan tanpa Firman pengajaran benar dan
ditutupi dengan kemakmuran dan hiburan secara jasmani.
Kalau
persekutuan (mulai nikah) tanpa pengajaran benar, itulah
persekutuan orang gila.
- berteriak-teriak=
perkataan yang menyakitkan hati orang lain.
- memukuli
diri sendiri.
Contohnya adalah suami yang kasar dan memukul istri.
Istri yang
tidak tunduk pada suami juga merupakan kehidupan yang tidak waras.
Kalau
mau dibendung, hasilnya:
- 2
Petrus 1: 10-11
1:10.
Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya
panggilan dan pilihanmu makin teguh.
Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah
tersandung. 1:11. Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan
hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal,
yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.
Hasil
pertama: panggilan
dan pilihan makin teguh,
sehingga kita tidak tersandung sampai mendapat hak penuh masuk
Surga (Yerusalem Baru).
INGAT!
JABATAN PELAYANAN ADALAH TIKET MASUK KERAJAAN SURGA.
- kita
dilindungi oleh Gembala Agung dari serangan angin ajaran sesat dan
gelombang pencobaan,
sehingga kita menjadi tenang dan damai sejahtera.
Kalau
airnya
sudah tenang, barulah garam itu bisa menjadi kristal garam.
- sesudah
menjadi kristal garam, garam perlu di jemur, direbus dan dikeringkan
sampai jadi garam yang asin.
Artinya: HARUS
MENGALAMI PERCIKAN DARAH=
sengsara daging tanpa dosa (kita bberada di dalam ruangan maha
suci).
1
Petrus 4: 12-14 4:12.
Saudara-saudara yang kekasih, janganlah
kamu heran akan nyala api siksaan
yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang
luar biasa terjadi atas kamu. 4:13. Sebaliknya,
bersukacitalah, sesuai
dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu
juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan
kemuliaan-Nya. 4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena
nama Kristus, sebab Roh
kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.
Kalau
kita mau duduk tenang, kita akan menjadi garam.
Kalau kita berjalan-jalan sendiri, kita tidak akan mendapatkan
apa-apa.
SEMAKIN
BESAR SALIBNYA, SEMAKIN BESAR URAPAN, PEMAKAIAN TUHAN DAN
KEMULIAANNYA. Bentuk
salib bisa berupa puasa, doa semalam suntuk dan
sebagainya.
Kemuliaan
sesungguhnya adalah keubahan hidup
dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.
Efesus
4: 21-25a 4:21.
Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di
dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, 4:22. yaitu
bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus
menanggalkan manusia lama,
yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, 4:23.
supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, 4:24. dan
mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak
Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. 4:25.
Karena itu buanglah
dusta
Ciri
manusia baru adalah tidak berdusta sampai tidak salah dalam
perkataan.
Kita menjadi sempurna, itulah GARAM
DUNIA.
Yakobus
3: 2 3:2.
Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak
bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat
juga mengendalikan seluruh tubuhnya.
Kita
diubahkan lewat salib (percikan darah), itu sama dengan garam asin=
PERKATAAN
ASIN,
bukan perkataan hambar. Kita diubahkan terus sampai kita tidak
salah dalam perkataan. Kita menjadi garam dunia/terang dunia. Dan
kita layak menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.
Setelah
jadi garam asin, sifat
garam asin adalah: TAAT
DENGAR-DENGARAN,
yaitu:
- mau
dikirim ke tempat-tempat yang membutuhkan,
sekalipun tidak sesuai keinginannya= tidak
mempertahankan keinginan dan kehendak daging,
seperti Yesus di Getsemane.
- harganya murah, tetapi
dibutuhkan. Artinya: tidak menonjolkan diri, tetapi
dibutuhkan.
- rela melarut. Artinya: rela
melarut untuk menjadi berkat bagi orang lain= tidak mementingkan
diri sendiri, sepertiYesus yang taat sampai mati.
Kehidupan garam asin adalah
kehidupan yang percayadan mempercayakan diri sepenuh kepada
Tuhan. Dan hasilnya:
- ada kuasa
penciptaan.
Yohanes21: 3, 7, 6 21:3.
Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku
pergi menangkap ikan."
Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau."
Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak
menangkap apa-apa. 21:7. Maka murid yang dikasihi Yesus itu
berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus
mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya,
sebab ia tidak berpakaian,
lalu terjun ke dalam danau. 21:6. Maka kata Yesus kepada mereka:
"Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu
peroleh." Lalu mereka
menebarkannya dan mereka
tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.
Petrus
adalah gambaran dari LAKI-LAKI,
suami atau gembala yang sering pakai pikiran daging. Tetapi Tuhan
ijinkan tidak menangkap apa-apa dan telanjang.
Tetapi Yesus
datang dengan Firman yang tajam (menanyakan apakah murid-murid ada
ikan). Kita tinggal mengaku pada
Tuhan, bahwa kita tidak punya
apa-apa. Dan kita tinggal taat pada
Tuhan. Dan
kita akan mengalami kuasa
penciptaan, dari tidak ada ikan
menjadi ada ikan. Kita dipelihara oleh Tuhan secara jasmani dan
rohani. Bahkan kita diberikan kebahagiaan.
- ada kuasa
penyembuhan/pemulihan, seperti WANITA yang sakit
pendarahan 12 tahun.
Wanita ini seringkali berharap orang lain,
sehingga tidak berharap Tuhan. Dan keadaannya makin berat. Malam
ini, asal kita jamah ujung jubah Tuhan, kita akan sembuh. Artinya:
kita merendahkan diri dan mengakui. Dan ada kuasa kesembuhan
untuk menyembuhan penyakit jasmani dan rohani.
Pendarahan=
pembuluh darah pecah= penyakit perpecahan, kebusukan-kebusukan dalam
dosa. Semua ini mampu dipulihkan oleh Tuhan. Semua air
mata kita dihapus.
- ada kuasa pengangkatan.
KAUM
MUDA sering mengandalkan keinginan sendiri sampai tidak
taat.
Kaum muda diijinkan terpuruk, supaya kita bisa kembali
taat kepada Tuhan.
1 Petrus 5: 5-6 5:5.
Demikian jugalah kamu, hai orang-orang
muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua,
rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah
menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah
hati." 5:6. Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan
Tuhan yang kuat, supaya kamu
ditinggikan-Nya pada waktunya.
Kalau
kita mau taat pada Tuhan, Tuhan
akan meninggikan kita tepat pada waktunya
dan Tuhan membuat semua indah pada waktunya. Sampai satu waktu, kita
diangkat ke awan-awan yang permai, kita masuk ke Yerusalem Baru
(paling indah dalam hidup kita).
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|