|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Ucapan Syukur Surabaya, 29 Desember 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 29 = keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan dan... Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 16 November 2010 (Selasa Tengah Malam)
Keluaran 1:22 1:22 Lalu Firaun memberi perintah kepada seluruh rakyatnya: "Lemparkanlah segala... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Agustus 2011 (Senin Sore)
Matius
26: 26-29 26:26.
Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap
berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya
dan... Ibadah Doa Malang, 09 November 2010 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III Matius 25:31-32 25:31. "Apabila Anak Manusia... Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 11 Agustus 2009 (Selasa Siang)
Markus 2:18-20, waktu berpuasa adalah saat terjadi jarak antara kita dengan Tuhan (Yesus... Ibadah Raya Malang, 07 Maret 2010 (Minggu Pagi)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga. Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 12 Mei 2009 (Selasa Pagi)
Keluaran 18:13-27 adalah tentang pengangkatan
hakim-hakim, sekarang menunjuk pada pemberian
jabatan-jabatan.
Pelayanan... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 September 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 16-30=
sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.
SIKAP
KITA TERHADAP TALENTA Sikap
ini ada yang positif (diwakili hamba... Ibadah Paskah Surabaya, 04 April 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 1
= penampilan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria
Surga yang akan datang kedua... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 11 Agustus 2009 (Selasa Pagi)
Markus 2:18-19, Tuhan mengoreksi puasa orang-orang Israel dalam Perjanjian Lama yang... Ibadah Kaum Muda Remaja, 28 Januari 2012 (Sabtu Sore)
Berita Tentang Kelahiran Yesus.
Lukas 1:26-27 1:26 Dalam bulan... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 Februari 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:10-11 Yudas mengkhianati Yesus
Yudas berteman dengan ahli-ahli Taurat, yang adalah orang-orang... Ibadah Raya Malang, 05 April 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:31 adalah keadaan ketiga pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu terdengar... Ibadah Raya Surabaya, 12 Desember 2010 (Minggu Sore)
Tema ibadah di Pulau Nias "Allah telah
melawat umat-Nya" Lukas 7: 16b,
11 7:16. Semua orang itu ketakutan dan... Ibadah Raya Malang, 07 Desember 2008 (Minggu Pagi)
Wahyu 21: 5
Sebenarnya dalam Kitab Kejadian Tuhan sudah menempatkan langit dan bumi yang...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 18 Juli 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 8-13
25:8.
Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana:
Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir
padam.
25:9. Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak,
nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi
kepada penjual minyak dan beli di situ.
25:10. Akan tetapi, waktu
mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan
mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia
ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup.
25:11.
Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan,
tuan, bukakanlah kami pintu!
25:12. Tetapi ia menjawab: Aku
berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.
25:13.
Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun
akan saatnya."
Pada waktu kedatangan Tuhan kedua
kali, akan terjadi PERPISAHAN SELAMA-LAMANYA antara gadis
bijaksana dan gadis yang bodoh.
Gadis bodoh= gereja
Tuhan yang lengah/tidak berjaga-jaga, sehingga TIDAK MENGENAL
Tuhan dan TIDAK DIKENAL Tuhan.
Akibatnya, gadis bodoh
akan menghadapi pintu yang tertutup (ay. 11), tidak bisa masuk
dalam kerajaan Surga (tertinggal saat Tuhan datang kedua kali dan
masuk dalam kebinasaan).
Gadis bijaksana= gereja Tuhan
yang berjaga-jaga/siap sedia, sehingga MENGENAL Tuhan dan DIKENAL
Tuhan.
Hasilnya, gadis bijaksana akan menghadapi pintu
yang terbuka= masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba dan
bersama Tuhan untuk selama-lamanya.
Bagaimana caranya
supaya kita mengenal Tuhan dan dikenal Tuhan?
1 Yohanes 2:
3
2:3. Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal
Allah, yaitu jikalau kita menuruti
perintah-perintah-Nya.
Jawabannya adalah: kalau kita
menuruti perintah-perintahNya= taat dengar-dengaran pada Firman
pengajaran yang benar.
Matius 7: 21-23
7:21.
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk
ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan
kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22. Pada hari
terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku:
Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir
setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu
juga?
7:23. Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada
mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu!
Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
ay.
23= ' Aku tidak pernah mengenal kamu'= sama dengan yang
terjadi pada 5 gadis yang bodoh.
Ukuran
masuk pintu kerajaan
Surga, bukan dilihat dari hebatnya pelayanan. Tapi ukurannya adalah
ketaatan.
Sekalipun hebat, tapi kalau tidak taat, maka pelayanan
itu tidak diakui oleh Tuhan (tidak dikenal oleh Tuhan), sehingga
pintu Surga tertutup dan dia diusir oleh Tuhan (tertinggal saat Yesus
datang kedua kali).
Melayani dengan hebat tapi tidak taat,
itu sama dengan pembuat kejahatan.
Kalau kita melayani
dengan ketaatan, maka kita akan dikenal oleh Tuhan dan pintu
Surga terbuka bagi kita, sehingga kita bisa bersukacita bersama
Tuhan.
Roma 8: 15
8:15. Sebab kamu tidak menerima
roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu
telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita
berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
'ya
Abba, ya Bapa!'= diserukan Tuhan di taman Getsemane. Bagi Yesus,
ini adalah taat sampai mati di kayu salib. Padahal Yesus tidak berdosa
dan tidak pantas disalib, tapi Yesus hanya berseru 'ya Abba, ya
Bapa!'.
Bagi kita sekarang adalah taat dengar-dengaran sampai
daging tidak bersuara.
Seringkali, daging kita bersuara kalau
diminta untuk taat dengar-dengaran.
Contoh kehidupan yang taat
sampai daging tidak bersuara adalah Abraham saat mempersembahkan
Ishak.
Kehidupan yang taat dengar-dengaran sampai daging tidak
bersuara adalah:
- kehidupan yang mengalami minyak urapan Roh Kudus,
- kepenuhan Roh Kudus,
- sampai meluap-luap dalam Roh Kudus (MINYAK PERSEDIAAN).
Jadi, gadis bijaksana adalah gereja Tuhan yang taat
dengar-dengaran= memiliki minyak persediaan= petlitanya tetap
menyala= hidup dalam terang kebenaran dan terang kesucian sampai
menjadi terang dunia, tidak ada lagi kegelapan.
Wahyu 12:
1
12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang
perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan
di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang
di atas kepalanya.
= terang dunia yang bagaikan gadis
yang memiliki matahari, bulan dan bintang. Tidak ada dosa sedikitpun
(sempurna, tak bercacat cela).
Dalam Wahyu 19, memiliki pakaian
matahari, bulan dan bintang ini sama dengan memiliki pakaian mempelai
(pakaian lenan halus yang berkilau-kilauan).
Wahyu 19:
8-9
19:8. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain
lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!"
(Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari
orang-orang kudus.)
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah:
Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba."
Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar,
perkataan-perkataan dari Allah."
ay. 9= setelah
memiliki pakaian mempelai, kita siap menyongsong kedatangan Yesus di
awan-awan yang permai dan bisa masuk dalam pintu pesta nikah Anak
Domba Allah.
Gadis bodoh adalah gereja Tuhan yang tidak
taat dengar-dengaran. Ini adalah kehidupan yang tidak memiliki
Roh Kudus (kering rohani)= pelitanya padam= hidup dalam kegelapan
dosa, sampai puncaknya dosa (dosa makan minum dan dosa kawin
mengawinkan).
Jadi, UKURAN MELAYANI ADALAH
KETAATAN.
Sebab itu, biarlah hari-hari ini, kita
berjaga-jaga untuk bisa taat dengar-dengaran (MENJAGA
PAKAIAN).
Gadis bodoh yang hidup dalam kegelapan
dosa sampai puncaknya dosa, bagaikan kehidupan yang telanjang.
Karena itu, ia diusir dari kerajaan Surga.
Ini sama seperti Adam
dan Hawa. Saat mereka tahu bahwa mereka telanjang, maka mereka diusir
dari taman Eden.
Ketelanjangan ini melanda anak Tuhan dari
jaman ke jaman:
- jaman Allah Bapa (Adam-Abraham) --> diwakili oleh Adam dan
Hawa.
Kejadian 3: 6-7
3:6. Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk
dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena
memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan
dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang
bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.
3:7. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu,
bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara
dan membuat cawat.
Adam dan Hawa tidak taat pada firman pengajaran yang benar= telanjang.
Adam dan Hawa ini menunjuk pada nikah.
Ketelanjangan ini melanda nikah Adam dan Hawa di taman Eden.
Taman Eden= suasana pemeliharaan dan perlindungan Tuhan
serta dalam kebahagiaan.
Jadi, nikah yang bersuasana TAMAN EDEN HARUS
HATI-HATI, karena ketelanjangan mau masuk di sana! Karena itu suami
istri harus sama-sama menjaga dengan jalan taat dengar-dengaran.
JANGAN LENGAH SEDIKITPUN!
Di sini yang tidak taat adalah Hawa (istri), karena Hawa menempatkan
diri sebagai kepala.
Anak-anak dalam rumah tanggapun juga harus taat dengar-dengaran pada
orang tua.
Permulaan nikah juga harus diperhatikan supaya taat
dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar.
- jaman Allah Anak (Abraham-kedatangan Tuhan I) --> diwakili
oleh Raja Saul.
Raja Saul= punya kedudukan tinggi.
1 Samuel 13: 6, 10, 12-14
13:6. Ketika dilihat orang-orang Israel, bahwa mereka
terjepit--sebab rakyat memang terdesak--maka larilah rakyat
bersembunyi di gua, keluk batu, bukit batu, liang batu dan perigi;
13:10. Baru saja ia habis mempersembahkan korban bakaran, maka
tampaklah Samuel datang. Saul pergi menyongsongnya untuk memberi salam
kepadanya.
13:12. maka pikirku: Sebentar lagi orang Filistin akan menyerang aku di
Gilgal, padahal aku belum memohonkan belas kasihan TUHAN; sebab
itu aku memberanikan diri, lalu mempersembahkan korban bakaran."
13:13. Kata Samuel kepada Saul: "Perbuatanmu itu bodoh.
Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya
kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel
untuk selama-lamanya.
13:14. Tetapi sekarang kerajaanmu tidak akan tetap. TUHAN telah memilih
seorang yang berkenan di hati-Nya dan TUHAN telah menunjuk dia menjadi
raja atas umat-Nya, karena engkau tidak mengikuti apa yang
diperintahkan TUHAN kepadamu."
Saul juga tidak taat dengar-dengaran ketika ia dalam keadaan TERJEPIT.
Dalam keadaan TERJEPIT, banyak kali kita tidak taat dengar-dengaran dan
mencari jalan sendiri.
Akibatnya, Saul kehilangan kerajaannya. Artinya: tidak bisa masuk pintu
kerajaan Surga.
- jaman Allah Roh Kudus (kedatangan Tuhan I-kedatangan Tuhan II)
--> diwakili oleh jemaat Laodikia.
Wahyu 3: 17
3:17. Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah
memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena
engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,
Jemaat Laodikia telanjang saat menghadapi AKHIR JAMAN
(menghadapi kegelapan dosa).
Ketelanjangan ini juga saat menghadapi BERKAT JASMANI.
Jemaat ini telanjang karena salah menggunakan berkat, dimana
berkat itu digunakan untuk kepentingan diri sendiri.
Kita harus ingat, bahwa dalam tiap berkat yang kita terima, ada berkat
untuk orang lain, yaitu:
- milik Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus).
- milik sesama yang membutuhkan.
Tuhan tidak mau membiarkan jemaatNya telanjang, tapi Tuhan mau
menolong ketelanjangan ini.
Cara Tuhan menolong jemaat
Laodikia:
- Wahyu 3: 18-19
3:18. maka Aku menasihatkan engkau,
supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam
api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau
memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan
lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.
3:19. Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar;
sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!
Cara pertama adalah Tuhan menasihati dan menegor= pemberitaan
Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua manapun.
2 Timotius 4: 2
4:2. Beritakanlah firman, siap sedialah
baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah
dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
Sebab itu, dalam gereja, kita harus mencari pedang Firman!
Lebih baik, saat ini kita ditelanjangi Firman supaya kita bisa
memakai pakaian putih berkilau-kilauan.
Kegunaan pedang Firman:
- menuntun ke kandang penggembalaan= tergembala
(ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok).
Kalau gembala tidak tergembala, maka domba-domba akan tercerai berai.
Wahyu 3: 18a
3:18. maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli
dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar
engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih,
supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang
memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu,
supaya engkau dapat melihat.
Kegiatan dalam penggembalaan adalah:
- membeli emas yang dimurnikan dalam api. Itulah Firman
pengajaran yang murni (ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan
perjamuan suci).
- membeli pakaian putih supaya tidak telanjang (ketekunan
dalam ibadah doa penyembahan).
- membeli minyak untuk melumas mata supaya bisa melihat (ketekunan
dalam ibadah raya).
Roh Kudus (minyak) melumas mata kita, supaya kita bisa melihat ladang
Tuhan dan kita bisa setia/mengutamakan ibadah pelayanan kepada Tuhan.
Istilah MEMBELI disini berarti MEMBAYAR HARGA.
Artinya: untuk bisa tekun dalam penggembalaan, kita harus berani
membayar harganya (berkorban).
Kalau sekarang tidak mau membayar harganya, maka saat Yesus datang
kembali, hidup itu akan membayar harga yang lebih mahal, yaitu pintu
Surga tertutup (kebinasaan) dan masuk dalam pesta pembantaian.
- menyucikan kehidupan kita.
Prosesnya:
- menunjuk dosa-dosa kita,
- mengaku dosa dan diampuni,
- tidak berbuat dosa lagi (bertobat).
Kalau Firman pengajaran yang benar ditolak, maka akan datang hajaran.
Ibrani 12: 5-6, 10
12:5. Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara
kepada kamu seperti kepada anak-anak: "Hai anakku, janganlah anggap
enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau
diperingatkan-Nya;
12:6. karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya,
dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak."
12:10. Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan
apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk
kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam
kekudusan-Nya.
Tuhan menghajar kita, supaya kita kembali dalam kesucian.
Saat kita kembali pada kesuciaan, saat itu hajaran selesai.
- Wahyu 3: 20
3:20. Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok;
jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku
akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia
bersama-sama dengan Aku.
Cara kedua adalah Tuhan mengetok pintu.
Kalau Tuhan mengetok pintu, itu artinya kita sudah terpisah dari Tuhan.
Tuhan mengetok pintu hati kita, supaya kita bisa bersekutu dengan Tuhan
lewat perjamuan suci (wujud kasih Tuhan).
Hati-hati! Saat-saat perjamuan ada 2 kelompok:
- kelompok Yudas (keras hati) yang membuat terpisah dari Tuhan
selama-lamanya,
- kelompok Yohanes (lembut hati) yang membuat bersandar di dada
Tuhan.
Yohanes 13: 23, 26-27
13:23. Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid
yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah
kanan-Nya.
13:26. Jawab Yesus: "Dialah itu, yang kepadanya Aku akan memberikan
roti, sesudah Aku mencelupkannya." Sesudah berkata demikian Ia
mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak
Simon Iskariot.
13:27. Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan
Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: "Apa yang hendak
kauperbuat, perbuatlah dengan segera."
Biarlah malam ini, hati kita terbuka. Jangan menutup hati kita seperti
Yudas.
Kalau
kita bersandar di dada Tuhan, Tuhan tidak pernah tinggalkan kita dan
Tuhan bergumul bersama kita apapun keadaan kita.
Hasil bersandar di dada Tuhan:
- Tangan kasih Tuhan menuntun kita supaya kita terlepas dari
jerat dosa dan ajaran-ajaran palsu dan kita bisa hidup dalam
kebenaran dan kesucian.
Amsal 3: 26
3:26. Karena Tuhanlah yang akan menjadi sandaranmu,
dan akan menghindarkan kakimu dari jerat.
- Tangan kasih Tuhan berperang ganti kita untuk mengalahkan
musuh-musuh, menyelesaikan segala masalah sampai masalah yang
mustahil sekalipun.
2 Tawarikh 14: 11
14:11. Kemudian Asa berseru kepada TUHAN, Allahnya: "Ya TUHAN,
selain dari pada Engkau, tidak ada yang dapat menolong yang lemah
terhadap yang kuat. Tolonglah kami ya TUHAN, Allah kami, karena kepada-Mulah
kami bersandar dan dengan nama-Mu kami maju melawan pasukan
yang besar jumlahnya ini. Ya TUHAN, Engkau Allah kami, jangan biarkan
seorang manusia mempunyai kekuatan untuk melawan Engkau!"
- mati hidup kita ada dalam Tangan kasih Tuhan.
Yohanes 21: 20-23
21:20. Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang
dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu
mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan,
siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
21:21. Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus:
"Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"
21:22. Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup
sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."
21:23. Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa
murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus,
bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki
supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."
(terjemahan lama)
21:20. Maka berpalinglah Petrus, lalu melihat murid yang dikasihi oleh
Yesus itu mengikut, maka ialah yang tatkala perjamuan malam bersandar
di dada Yesus sambil berkata, "Ya Tuhan, siapakah yang
menyerahkan Tuhan?"
Mati hidup kita dalam Tangan Tuhan, artinya Tuhan yang bertanggung
jawab atas hidup kita sampai menjamin masa depan kita, bahkan
sampai kita menjadi mempelai wanita Tuhan (menyermpurnakan kita).
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|