English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 19 Agustus 2018 (Minggu Pagi)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Doa Malam Surabaya, 25 Maret 2015 (Rabu Malam)
Puji Tuhan, salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Februari 2010 (Kamis Sore)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga.
Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua kali...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 April 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 penglihatan Rasul Yohanes di pulau...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 November 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 24 Agustus 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 34
13:34. Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Juni 2011 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah...

Ibadah Raya Malang, 02 Juni 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Manfaat kenaikan Yesus ke Sorga:
Yesus naik ke...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Juni 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28: 20b
28:20b ..... Dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 April 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Desember 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Maret 2010 (Senin Sore)
Matius 25
= terkena pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan berbuah badam.

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Desember 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 29 = keadaan pada masa kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan-kegoncangan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 Agustus 2012 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Matius 27 secara keseluruhan menunjuk 7 percikan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Mei 2017 (Rabu Sore)
Dari siaran tunda ibadah persekutuan di Medan (rabu pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus....


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 17 November 2013 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera kasih karunia dan bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Tema Ibadah Persekutuan di Ambon: Yohanes 10:10b
10:10b. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Mengapa Yesus harus datang untuk memberi hidup dalam kelimpahan?

  1. Yesaya 14: 12-15, 17
    14:12. "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!
    14:13. Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.
    14:14. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!
    14:15. Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.
    14:17. yang telah
    membuat dunia seperti padang gurun, dan menghancurkan kota-kotanya, yang tidak melepaskan orang-orangnya yang terkurung pulang ke rumah?

    Yang pertama: sebab setan sudah memporak porandakan dunia ini menjadi padang gurun, sehingga sulit untuk menabur dan menuai, bahkan sulit untuk hidup di dunia secara jasmani. Sampai satu waktu mustahil untuk hidup didunia saat antikris berkuasa didunia (puncak perusakan dunia).


  2. ay. 17b= 'tidak melepaskan orang-orangnya'= sebab setan sudah mengurung manusia dalam dosa sampai puncaknya dosa, sehingga manusia mati rohani dan binasa selama-lamanya.


  3. 1 Yohanes 2: 17
    2:17. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

    Yang ketiga: sebab dunia ini sedang lenyap, bukan akan lenyap.

Jadi, didalam dunia tidak ada kehidupan jasmani dan rohani, tetapi yang ada hanya kehancuran menuju kebinasaan.
Itu sebabnya Yesus harus datang kedunia ini untuk memberikan hidup bahkan hidup dalam kelimpahan.

Hidup dalam kelimpahan=

  • hidup yang dipelihara oleh Tuhan sampai selalu mengucap syukur kepada Tuhan sekalipun hanya sedikit yang kita terima.
    Kelimpahan bukan diukur dari jumlahnya, tetapi bagaimana kita mengucap syukur pada Tuhan apapun yang kita peroleh dan berapapun jumlahnya.


  • hidup dalam suasana kebangunan rohani.
    Artinya: berkobar-kobar dalam perkara rohani (mengutamakan perkara rohani lebih dari perkara jasmani).


  • hidup kekal selama-lamanya.

Inilah yang Tuhan janjikan kepada kita.
Bagaimana Yesus bisa memberikan hidup dalam kelimpahan?
Dalam injil Yohanes 10, ada 3 kali penampilan Yesus untuk memberikan hidup dalam kelimpahan:

  1. Yohanes 10: 9
    10:9. Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

    Yang pertama: Yesus sebagai pintu. Pintu memang sempit, tetapi dibalik pintu ada kelimpahan (sudah diterangkan pada ibadah persekutuan sebelumnya).


  2. Yohanes 10: 11
    10:11. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

    Yang kedua: Yesus sebagai Gmbala yang baik.
    Gembala yang baik memberikan nyawaNya supaya kita hidup (sudah diterangkan pada ibadah persekutuan sebelumnya).


  3. Yohanes 10: 33, 35-36
    10:33. Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah."
    10:35. Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah--sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan--,
    10:36. masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata:
    Aku Anak Allah?

    'allah'= anak-anak Allah yang Maha Tinggi= kehidupan yang menerima taurat.
    Yang ketiga: Yesus sebagai Anak Allah.

Malam ini kita bahas yang ketiga: YESUS SEBAGAI ANAK ALLAH.

Anak Allah adalah manusia yang sama dengan Allah.

1 Yohanes 4: 8-9
4:8. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.
4:9. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia,
supaya kita hidup oleh-Nya.

= Allah adalah kasih. Jadi Anak Allah juga adalah kasih.
Jadi, Yesus datang kedunia membawa kasih Allah untuk memberikan hidup dalam kelimpahan= kita bisa menerima hidup dalam kelimpahan lewat kasih Allah.

Tetapi, kenyataan yang ada, dalam dunia justru tidak ada kasih (kasih menjadi dingin), sehingga kedurhakaan bertambah-tambah dan menuju kebinasaan.
Matius 24: 12
24:12. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

3 macam kedurhakaan:

  1. kedurhakaan dalam rumah tangga. Kalau ada kasih dalam rumah tangga, maka tidak ada kedurhakaan.
    Matius 10: 21
    0:21. Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.

    Kedurhakaan ini dimulai dari permulaan nikah yang salah.
    Nikah yang benar direstui oleh orang tua dan Tuhan (nikah diteguhkan dan diberkati Tuhan lewat seorang gembala).
    Syaratnya: kesucian nikah.
    Kalau permulaan nikah sudah tidak suci, harus diselesaikan.
    Kalau sudah durhaka, tetapi tidak mengaku, justru akan binasa.

    Sebab itu, kesatuan harus dijaga supaya ada kasih.

    Perjalanan nikah juga harus dijaga supaya tidak ada perselingkuhan.
    Kalau kedurhakaan melanda nikah, tidak ada kehidupan dalam nikah, sehingga gersang secara jasmani dan kering secara rohani.

    Kalau permulaan dan perjalanan nikah ditandai kasih Allah, akan mencapai nikah yang sempurna.


  2. Yeremia 2: 8
    2:8. Para imam tidak lagi bertanya: Di manakah TUHAN? Orang-orang yang melaksanakan hukum tidak mengenal Aku lagi, dan para gembala mendurhaka terhadap Aku. Para nabi bernubuat demi Baal, mereka mengikuti apa yang tidak berguna.

    Zakharia 11: 4-5
    11:4. Beginilah firman TUHAN Allahku kepadaku: "Gembalakanlah domba-domba sembelihan itu!
    11:5. Orang-orang yang
    membelinya menyembelihnya dengan tidak merasa bersalah dan orang-orang yang menjualnya berkata: Terpujilah TUHAN! Aku telah menjadi kaya! Dan orang-orang yang menggembalakannya tidak mengasihaninya.

    Yang kedua: kedurhakaan dalam penggembalaan.
    Praktiknya:
    menggembalaan domba-domba bukan dengan kasih, tetapi dengan sistem jual beli untuk mencari keuntungan secara jasmani.
    Inilah bisnis terbesar dalam dunia ini, yaitu bisnis dalam gereja.
    Dani ini merupakan sistem antikris.

    Kalau melayani dengan kasih, ditandai dengan pengorbanan-pengorbanan.

    Tanda penggembalaan dengan sistem jual beli:
    Markus 11: 15
    11:15. Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya,


    • meja berisi uang, bukan berisi roti.
      Artinya: tidak ada pembukaan rahasia Firman (dalam ibadah bukan Firman lagi yang diutamakan), sehingga terjadi kelaparan rohani (ketidak puasan rohani).
      Tidak ada pembukaan Firman= gembala tidak mau memberi makan domba-domba atau domba-domba tidak mau makan.
      Akibatnya: tidak ada kepuasan rohani, sehingga mencari kepuasan jasmani yang membuat manusia terperosok dalam dosa atau kepuasan dunia dibawa masuk dalam gereja.

      Tugas gembala adalah memberi makan.
      Tugas domba adalah makan Firman penggembalaan.
      Kalau ini terjadi, kita akan kenyang, tenang dan disucikan.
      Esau berburu untuk mencari makanan diluar (enak secara daging= mencari Firman yang sesuai dengan daging).
      Tetapi, Yakub tenang di penggembalaan sekalipun makanannya kacang merah. Tetapi kalau ada dalam penggembalaan, hasilnya akan berbeda.
      Esau yang punya segala-galanya justru kehilangan segala-galanya. Dan Yakub yang tidak punya apa-apa bisa memiliki segala-galanya.

      Kalau berburu, itu bukanlah makan, tetapi hanya mengenakkan daging.


    • rumah doa menjadi sarang penyamun.
      Artinya: tidak ada doa penyahutan dari seorang gembala.
      Kalau tidak ada Firman penyucian, tidak ada doa penyahutan.
      Tidak ada doa penyahutan= tidak ada perlindungan bagi domba-domba, sehingga domba-domba hanya dipersiapkan utnuk dijual dan disembelih (masuk aniaya antikris).


    Zakharia 11: 7
    11:7. Maka aku menggembalakan domba-domba sembelihan itu untuk pedagang-pedagang domba. Aku mengambil dua tongkat: yang satu kusebutkan "Kemurahan" dan yang lain kusebutkan "Ikatan"; lalu aku menggembalakan domba-domba itu.

    Firman penggembalaan adalah makanan bagi domba-domba dan tongkat gembala yang menuntun sidang jemaat.
    Kalau kita sungguh-sungguh, kita akan mengakui bahwa hidup kita berasal dari Firman penggembalaan baik untuk hidup sekarang sampai hidup kekal.

    2 macam tongkat:


    • tongkat kemurahan= menuntun domba-domba masuk ke kandang penggembalaan.
      Dalam kandang penggembalaan, tubuh, jiwa dan roh kita bergaul erat dengan Allah Tritunggal. Inilah yang penting.

      Yehezkiel 20: 37
      20:37. Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu

      Dalam kandang penggembalaan, kita dihitung oleh Tuhan (sehelai rambutpun tidak jatuh). Sekalipun tidak berdaya, kita dipelihara dan diperhatikan bahkan dimiliki oleh Tuhan.
      Kehidupan yang diluar kandang, tidak akan dihitung.


    • tongkat ikatan.
      Efesus 4: 15-16
      4:15. tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
      4:16. Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang rapih tersusun dan
      diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

      Sudah ada dalam kandang, masih ada kandang yang lain (ibadah kunjungan). Inilah yang diikat menjadi satu.
      Jadi, tongkat ikatan membawa kita untuk masuk dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, sehingga terjadi satu kawanan dengan Satu Gembala (satu tubuh dengan Satu Kepala).


    Tongkat kemurahan dan ikatan akan menjadi tongkat emas untuk menuntun kita masuk ke kandang penggembalaan terakhir (Yerusalem Baru).
    Wahyu 21: 15
    21:15. Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu gerbangnya dan temboknya.

    Setan tahu hal ini. Sebab itu, setan ingin menghancurkan nikah jasmani supaya tidak bisa keluar kepada nikah yang rohani.
    Hati-hati dengan nikah dan penggembalaan!


  3. kedurhakaan dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir (pembangunan tubuh Kristus yang sempurna).
    Kegerakan hujan akhir digambarkan dengan Yosua masuk ke Kanaan dengan menyeberangi sungai Yordan dan menghancurkan Yerikho yang hebat. Tetapi didalamnya, ada kedurhakaan, yaitu kedurhakaan Akhan.

    Yosua 7: 11, 20-21
    7:1. Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu, karena Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda, mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu. Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel.
    7:20. Lalu Akhan menjawab Yosua, katanya: "Benar, akulah yang berbuat dosa terhadap TUHAN, Allah Israel, sebab beginilah perbuatanku:
    7:21. aku melihat di antara barang-barang jarahan itu jubah yang indah, buatan Sinear, dan dua ratus syikal
    perak dan sebatang emas yang lima puluh syikal beratnya; aku mengingininya, maka kuambil; semuanya itu disembunyikan di dalam kemahku dalam tanah, dan perak itu di bawah sekali."

    Kedurhakaan Akhan= pencurian.

    Yosua 6: 24
    6:24. Tetapi kota itu dan segala sesuatu yang ada di dalamnya dibakar mereka dengan api; hanya emas dan perak, barang-barang tembaga dan besi ditaruh mereka di dalam perbendaharaan rumah TUHAN.

    Seharusnya, emas perak ada di rumah perbendaharaan Tuhan. Tetapi Akhan mencuri emas perak tersebut= mencuri milik Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus).
    Akibatnya: Israel kalah dan terhambat untuk masuk Kanaan.

    Yosua 7: 24-25
    :24. Kemudian Yosua, beserta seluruh Israel mengambil Akhan bin Zerah, dan perak, jubah dan emas sebatang itu, anak-anaknya yang laki-laki dan perempuan, lembunya, keledainya dan kambing dombanya, kemahnya dan segala kepunyaannya, lalu semuanya itu dibawa ke lembah Akhor.
    7:25. Berkatalah Yosua: "Seperti engkau mencelakakan kami, maka TUHAN pun mencelakakan engkau pada hari ini." Lalu seluruh Israel melontari dia dengan batu, semuanya itu dibakar dengan api dan dilempari dengan batu.

    'lembah Akhor'= lembah kesukaran.
    Jika mempersulit atau menghalangi pembangunan tubuh Kristus karena durhaka yaitu mencuri perpuluhan/persembahan khusus, memfitnah dan sebagainya, hidupnya akan sampai di lembah Akhor (kesukaran dan kematian), bukan lagi hidup dalam kelimpahan.

    Maleakhi 3: 8
    3:8. Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

    Perpuluhan= pengakuan bahwa kita sudah diberkati oleh Tuhan, bukan supaya diberkati (pengakuan bahwa kita milik Tuhan).
    Dasarnya: kebenaran.

    Persembahan khusus= ucapan syukur karena kita sudah diberkati Tuhan.
    Dasarnya: kerelaan hati.

    Maleakhi 3: 10
    3:10. Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

    Mengapa harus ada perpuluhan?
    Supaya ada makanan Firman Allah yang akan memberikan kehidupan kepada kita.
    Kalau kita taat pada Firman, Tuhan akan membukakan tingkap langit kepada kita dan berkat, perlindungan, kebahagiaan dicurahkan pada kita.
    Setelah itu, kita kembalikan lagi perpuluhan milik Tuhan. Inilah suatu siklus yang tidak bisa terputus oleh apapun didunia.

    Lukas 6: 38
    6:38. Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."

    Mengapa harus ada persembahan khusus?
    Supaya kita diberi oleh Tuhan, terutama diberi karunia-karunia Roh Kudus.

    Jadi, lewat perpuluhan dan persembahan khusus, kita menerima Firman dan Roh Kudus yang satu waktu akan menjadi 2 sayap burung nazar yang besar. Inilah keuntungan yang besar dalam hidup kita.

Kegunaan 2 sayap burung nazar yang besar:

  • Mazmur 17: 8
    17:8. Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

    Kegunaan pertama: menaungi kita dipadang gurun dunia seperti biji mataNya sendiri.
    Artinya: memelihara dan melindungi kita di padang gurun yang sulit sekalipun kita tidak berdaya.
    Tuhan memelihara bukan hanya yang jasmani, tetapi juga secara rohani (sebutir pasirpun tidak boleh masuk ke dalam mata= tidak ada dosa yang booleh masuk).


  • Wahyu 12: 14
    12:14. Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

    Kegunaan kedua: membawa kita melintasi badai padang guurn dunia (pencobaan) sampai antikris berkuasa dan kita disingkirkan ke padang gurun yang lain selama 3,5 tahun. Kita dipelihara langsung oleh Tuhan lewat Firman dan perjamuan suci.

    Bukti melintasi badai: kita merasa damai sejahtera, tidak merasa apa-apa lagi, selain merasa mengasihi Tuhan, tidak ada rasa kecewa, putus asa, kuatir dan takut. Dan semua menjadi enak dan ringan di dalam Tuhan.


  • Yesaya 40: 29-31
    40:29. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
    40:30. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
    40:31. tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN
    mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

    Kegunaan ketiga: memberi kekuatan baru supaya kita tidak kecewa, putus asa, tetapi tetap percaya berharap Dia. Kita juga tetap setia berkobar-kobar melayani Dia, tidak jatuh dalam dosa, tidak bersungut, tetapi mengucap syukur pada Tuhan. Kita menjadi kuat teguh hati dalam Dia.

    1 Tawarikh 28: 20
    28:20. Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai

    Kalau kuat teguh hati, Tuhanlah yang akan menyelesaikan semuanya tepat waktunya.
    Secara jasmani: masalah-masalah diselesaikan sampai yang mustahil sekalipun.
    Secara rohani: kita diubahkan sampai rumah Allah sempurna dan kita layak menyambut Dia di awan-awan yang permai. Kita bersama Dia dan hidup dalam kelimpahan.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • Juni 2020
    (Ibadah Kunjungan di Kandis)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top