English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Malang, 14 Februari 2009 (Sabtu Sore)
Markus 12:41-44, dalam Tabernakel menunjuk pada petinya Tabut Perjanjian, kayu yang disalut emas,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Desember 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12
Dalam susunan Tabernakel, Lukas 12-17 terkena pada...

Ibadah Doa Malang, 09 Juni 2009 (Selasa Sore)
Bersamaan Ibadah Doa Puasa Session III

Matius 24: 32-35.
Nubuat ke-6=

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 September 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:3
10:3 Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti...

Ibadah Doa Surabaya, 06 Juli 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 23-25
26:23. Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 Agustus 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 25 Februari 2016 (Kamis Sore)
Bersamaan Penataran III Imam dan Calon Imam

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:20

Ibadah Raya Surabaya, 10 Februari 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 17 Januari 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:10-11
8:10 Lalu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 November 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Natal Surabaya, 22 Desember 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 29
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, yaitu langit goncang,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 26 Oktober 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 5:30-32
5:30 Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 19 Mei 2009 (Selasa Malam)
Keluaran 19: 10-15
Pasal 19 ini dalam susunan Tabernakel, terkena pada mezbah dupa emas (penyembahan).
ay. 10-15=...

Ibadah Raya Malang, 01 Mei 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:1
4:1 Kemudian dari pada itu aku...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 22 Oktober 2013 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 6:17
6:17 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 September 2010 (Kamis Sore)

Matius 25:14-15
Tuhan mempercayakan talenta kepada manusia berdosa. Tuhan mempercayakan talenta sesuai kemampuan kita, sehingga tidak ada alasan untuk tidak melayani Tuhan.
Jika kita yang tadinya manusia berdosa bisa beribadah melayani Tuhan, itu merupakan kemurahan dan keadilan Tuhan.

Matius 25:16-30 adalah SIKAP TUHAN TERHADAP TALENTA.
Matius 25:19
25:19 Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.

Tuhan menghendaki supaya terjadi perkembangan talenta.
Pada mulanya, Tuhan memberikan 5+2+1=8 talenta.
Ini menunjuk pada 8 orang yang diselamatkan dalam bahtera Nuh. Ini menunjuk pada keselamatan mempelai.

Matius 25:20-23
25:20 Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
25:22 Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.
25:23 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Terjadi perkembangan 5+2=7 talenta.
Angka 7 menunjuk pada kesempurnaan mempelai.

Jadi, Tuhan menghendaki perkembangan dari keselamatan mempelai menuju kesempurnaan mempelai.

Contohnya adalah Lot.
Kejadian 19:16-17
19:16 Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab TUHAN hendak mengasihani dia; lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana.
19:17 Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: "Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap."

Lot sudah keluar dari Sodom-Gomora tetapi masih harus lari ke pegunungan supaya tidak mati lenyap.

Wahyu 21:9-10
21:9. Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
21:10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.

Pegunungan menunjuk pada kota Yerusalem Baru, yaitu kesempurnaan mempelai.
Di luar Yerusalem Baru, semuanya akan mati lenyap, binasa.

Lot sama dengan hamba yang menerima 5 dan 2 talenta, yang mengalami perkembangan talenta dari keselamatan mempelai menjadi kesempurnaan mempelai. Dia disebut hamba yang setia dan baik, dan mengalami kebahagiaan Sorga selama-lamanya.

Kejadian 19:24-26
19:24. Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit;
19:25 dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah.
19:26. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.

Istri Lot sama dengan hamba yang menerima 1 talenta. Istri Lot menoleh ke belakang (terpengaruh oleh dunia) dan menjadi tiang garam.

Matius 25:18
25:18 Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
25:24 Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
25:25 Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
25:26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

Hamba yang menerima 1 talenta ini menyembunyikan talenta di dalam tanah, artinya terpengaruh oleh dunia dengan segala pengaruhnya, sehingga tidak setia dalam ibadah pelayanan, bahkan meninggalkan ibadah pelayanan. Dia tidak mengalami perkembangan talenta, disebut sebagai hamba yang jahat dan malas, dan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap.

Di akhir jaman, banyak anak Tuhan yang menjadi tiang garam, hamba yang tidak berguna.
Supaya tidak menjadi seperti istri Lot, kita harus menjadi TIANG PENOPANG di dalam rumah Allah.

1 Timotius 3:15
3:15 Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.

Rumah Allah = tabernakel = Kerajaan Sorga.

Ada 3 macam tiang pada tabernakel:
  1. Tiang pelataran (http://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+gerbang.html).
    Keluaran 27:9-11
    27:9. "Haruslah engkau membuat pelataran Kemah Suci; untuk pelataran itu pada sebelah selatan harus dibuat layar dari lenan halus yang dipintal benangnya, seratus hasta panjangnya pada sisi yang satu itu.
    27:10 Tiang-tiangnya harus ada dua puluh, dan alas-alas tiang itu harus dua puluh, dari tembaga, tetapi kaitan-kaitan tiang itu dan penyambung-penyambungnya harus dari perak.
    27:11 Demikian juga pada sebelah utara, pada panjangnya, harus ada layar yang seratus hasta panjangnya, tiang-tiangnya harus ada dua puluh dan alas-alas tiang itu harus dua puluh, dari tembaga, tetapi kaitan-kaitan tiang itu dan penyambung-penyambungnya harus dari perak.

    Ada 60 tiang pelataran.
    60 tiang ini menunjuk pada 60 orang yang terpilih menjadi pahlawan iman = TIANG IMAN.

    60 tiang terbagi menjadi 2 bagian:
    • 56 tiang, dihitung dari Abraham sampai Yusuf.
      Lukas 3:23,34
      3:23 Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,
      3:34 anak Yakub, anak Ishak, anak Abraham,

      Ini semua adalah orang bersunat, keturunan Israel.

    • 4 tiang Pintu Gerbang, ini menunjuk pada Matius, Markus, Yohanes (bersunat), dan Lukas (tidak bersunat, Kafir).

    Jadi, 60 tiang ini terdiri dari Israel dan Kafir, artinya:
    • Kemurahan dan keadilan Tuhan bagi bangsa Kafir untuk bisa menjadi tiang penopang.
    • Bersunat atau tidak bersunat tidak penting, suku bangsa tidak penting, kekayaan tidak penting, yang penting adalah taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar apapun resikonya.

      1 Korintus 7:19

      7:19 Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah.

      Yesus taat sampai mati di kayu salib.

    Contoh tiang iman yang pertama adalah Abraham.
    Ibrani 11:8
    11:8 Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

    Abraham taat ketika dipanggil Tuhan untuk meninggalkan segala sesuatu menuju negeri yang tidak ia ketahui.

    Kalau kita taat dengar-dengaran, hasilnya adalah Tuhan tidak pernah menipu

    Hasilnya:
    • Tuhan memberkati Abraham sampai ke anak cucu, dan menjadi berkat bagi orang lain.
      Kejadian 12:1-2
      12:1. Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;
      12:2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

      Saat sudah diberkati, jangan lupa pada Pemberi berkat, yaitu jangan lupa mengembalikan perpuluhan milik Tuhan.
      Rahasia berkat Abraham adalah setelah diberkati kemudian menjadi berkat bagi orang lain, baik secara jasmani maupun secara rohani.

      Kejadian 14:19-23
      14:19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi,
      14:20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.
      14:21. Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu."
      14:22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi:
      14:23 Aku tidak akan mengambil apa-apa dari kepunyaanmu itu, sepotong benang atau tali kasutpun tidak, supaya engkau jangan dapat berkata: Aku telah membuat Abram menjadi kaya.

      Perpuluhan ini juga melepaskan Abraham dari ikatan Sodom, sehingga dia tidak pernah menoleh ke belakang.

    • Masuk Kanaan, artinya dipakai dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus sampai masuk Yerusalem Baru.

  2. Tiang Pintu Kemah (http://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+kemah.html).
    Keluaran 26:36
    26:36 Juga haruslah kaubuat tirai untuk pintu kemah itu dari kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus yang dipintal benangnya: tenunan yang berwarna-warna.
    26:37 Haruslah kaubuat lima tiang dari kayu penaga untuk tirai itu dan kausalutlah itu dengan emas, dengan ada kaitannya dari emas, dan untuk itu haruslah kautuang lima alas dari tembaga."

    Pintu Kemah menunjuk pada kepenuhan Roh Kudus.
    Tiang Pintu Kemah ini menunjuk pada TIANG PENGHARAPAN.

    Galatia 2:9-10
    2:9 Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, maka (1) Yakobus, (2) Kefas dan (3) Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan (4) aku dan dengan (5) Barnabas sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat;
    2:10 hanya kami harus tetap mengingat orang-orang miskin dan memang itulah yang sungguh-sungguh kuusahakan melakukannya.

    Kita mempelajari tiang pengharapan dari Paulus.
    Menjadi tiang pengharapan, diurapi oleh Roh Kudus, adalah kehidupan yang yang kuat dan teguh hati.

    Efesus 3:16
    3:16 Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,

    Praktik kuat dan teguh hati:
    • Berpegang teguh pada ajaran yang benar dan dengan tegas menolak ajaran yang lain.
      Galatia 1:6-9
      1:6. Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,
      1:7 yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.
      1:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
      1:9 Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.
      1:10. Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.

      Kalau tidak tegas dalam hal pengajaran, itu berarti hanya menyukakan manusia, dan dia tidak berkenan kepada Tuhan, bukan hamba Tuhan melainkan hamba manusia.

      Untuk menjadi tiang tidak boleh miring sedikitpun. Kita harus tegas dalam pengajaran!

      Kehidupan yang semacam ini memiliki pengharapan dan bisa diharapkan untuk menjadi sempurna.

    • Tidak menoleh ke belakang.
      Filipi 3:12-14
      3:12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.
      3:13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
      3:14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

      Kita harus kuat dan teguh hati menghadapi dosa-dosa sampai puncaknya dosa (dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan), sehingga kita tetap hidup benar dan suci sampai mencapai kesempurnaan.

    • Menyelesaikan pekerjaan Tuhan sampai garis akhir (meninggal dunia atau kedatangan Tuhan kedua kali), yaitu tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sekalipun menghadapi sengsara dan penderitaan.

      Kisah Rasul 20:22
      20:22 Tetapi sekarang sebagai tawanan Roh aku pergi ke Yerusalem dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi atas diriku di situ
      20:23 selain dari pada yang dinyatakan Roh Kudus dari kota ke kota kepadaku, bahwa penjara dan sengsara menunggu aku.
      20:24 Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.

    1 Tawarikh 28:20
    28:20 Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.

    Kalau kuat dan teguh hati, maka hasilnya adalah Tuhan menyelesaikan segala sesuatu.
    Tuhan yang akan menyelesaikan segala masalah kita, sampai Tuhan menyelesaikan pembangunan tubuh Kristus.

  3. Tiang Pintu Tirai (http://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+tirai.html).
    Ini menunjuk pada TIANG KEMULIAAN/TIANG KASIH.

    Keluaran 26:31-32
    26:31. Haruslah kaubuat tabir dari kain ungu tua, dan kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus yang dipintal benangnya; haruslah dibuat dengan ada kerubnya, buatan ahli tenun.
    26:32 Haruslah engkau menggantungkannya pada empat tiang dari kayu penaga, yang disalut dengan emas, dengan ada kaitannya dari emas, berdasarkan empat alas perak.

    Di sini ada 4 tiang, yaitu 4 pribadi yang terpilih untuk terangkat ke Sorga (Henokh, Musa, Elia, Tuhan Yesus).

    Contoh tiang kasih adalah Henokh.
    Kejadian 5:22-24
    5:22 Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
    5:23 Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun.
    5:24 Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.

    Henokh bergaul erat dengan Tuhan, mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu.
    Kita juga harus bergaul erat dengan Tuhan lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok, yaitu:
    Lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok, kita sedang bergaul erat dengan Tuhan Yesus Kristus sebagai Mempelai Pria Sorga.

    Lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok, kita sedang mengalami penyucian dan keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.

    Amsal 3:32
    3:32 karena orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi dengan orang jujur Ia bergaul erat.

    Bukti bergaul erat dengan Tuhan adalah JUJUR DALAM SEGALA HAL, kalau ya katakan ya, kalau tidak katakan tidak.
    Kalau masih ada yang disembunyikan, berarti masih ada jarak dengan Tuhan.

    Hasil bergaul erat dengan Tuhan:
    • Mengalami ketenangan, kelegaan, perhentian dari Tuhan.
      Mazmur 62:2
      62:2 Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.

      Artinya semua letih lesu dan beban berat sudah ditanggung oleh Tuhan.

      Matius 11:28,30
      11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
      11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

    • Mengalami pengangkatan oleh Tuhan.
      Kejadian 5:24
      5:24 Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.

      Di dunia, kita mengalami pengangkatan dari segala kemerosotan dan kejatuhan. Tuhan akan menjadikan semuanya berhasil dan memuliakan Tuhan.
      Sampai saat kedatangan Tuhan kedua kali, kita akan diangkat ke awan-awan yang permai, untuk masuk Firdaus, lanjut masuk Yerusalem Baru.

Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top