gereja pantekosta tabernakel kristus kasih malang surabaya
English Language
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 27 September 2009 (Minggu Pagi)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding.

Matius 6:1-4 --> keadilan Tuhan dikaitkan dengan...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Desember 2010 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang

Markus 3: 31-35
3:31. Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia.
3:32. Ada orang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Juni 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman: jaman...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Desember 2010 (Kamis Sore)
Lukas 7:16
7:16 Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II, 11 Maret 2010 (Kamis Tengah Malam)
Keluaran 17:1-7, bangsa Israel sampai di Rafidim.
Rafidim ini adalah tempat persinggahan/ perhentian tetapi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 25 Maret 2010 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding.

Matius 6:11-13, kita membutuhkan kelepasan...

Ibadah Raya Surabaya, 21 Agustus 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 26-29
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan...

Ibadah Raya Malang, 15 Januari 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:47-56 berjudul "Yesus ditangkap" dan masih terjadi di Taman Getsemani.

Di...

Ibadah Doa Surabaya, 09 Desember 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 36-44
= nubuat ke-7 tentang hukuman Tuhan atas dunia pada saat kedatangan Tuhan...

Ibadah Raya Malang, 01 Maret 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
Ay. 29, terjadi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Oktober 2010 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 25:31
25:31. "Apabila...

Ibadah Jumat Agung Malang, 10 April 2009 (Jumat Sore)
Matius 24:29-31 adalah keadaaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
Terjadi kegoncangan, badai maut melanda...

Ibadah Raya Malang, 06 Februari 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26 dalam susunan Tabernakel (Kerajaan Surga) terkena pada buli-buli emas berisi manna.

Di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Oktober 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 28 'SIKAP GEREJA TUHAN DALAM MENANTI KEDATANGAN TUHAN KE 2X'
...

Ibadah Persekutuan Papua II, 03 Maret 2010 (Rabu Pagi)
Ibrani 4: 12-14
= makanan Firman Tuhan yang bisa dimakan sampai hidup kita bisa...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 29 Mei 2011 (Minggu Sore)

Tema Ibadah di Poso: "Ingatlah akan istri Lot!"
Lukas 17: 32
17:32. Ingatlah akan isteri Lot!

= merupakan peringatan yang tegas/kuat kepada ORANG YANG SUDAH SELAMAT, bukan peringatan kepada orang di luar Tuhan.
Lot sekeluarga sudah keluar dari Sodom Gomora, yang artinya: Lot sekeluarga sudah selamat.
Tetapi, Tuhan masih perintahkan Lot untuk lari ke pegunungan supaya tidak disusul hujan api dan belerang.

Pegunungan menunjuk kesempurnaan.
Dalam perjalanan selamat menuju sempurna, istri Lot menoleh ke belakang dan menjadi tiang garam (binasa untuk selamanya).
Dalam perjalanan bangsa Israel, ada 603.550 orang laki-laki yang keluar dari Mesir. Namun, dalam perjalanan menuju Kanaan (negeri perjanjian), hanya 2 orang yang bisa masuk Kanaan.

Inilah peringatan bagi kita di akhir jaman. JANGAN GAMPANGKAN SOAL MENGIKUT TUHAN!

Di akhir jaman, kita manusia berdosa sudah selamat dan diberkati oleh Tuhan. Tetapi sesudah itu, kita harus menuju ke pegunungan rohani (Yerusalem Baru= kesempurnaan mempelai wanita Tuhan).
Dalam perjalanan ini, kita harus ingat istri Lot. JANGAN SAMPAI GAGAL SEPERTI ISTRI LOT.

Kejadian 19: 26
19:26. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.

Tiang garam= sesuatu yang tidak berguna= GARAM YANG TAWAR.
Jangan sampai kita menjadi garam yang tawar, sebab kita adalah garam dunia/terang dunia!

Pengertian garam yang tawar: manusia/hamba Tuhan/pelayan Tuhan/anak Tuhan tanpa urapan Roh Kudus= manusia daging.
Kalau tidak ada garam yang asin, daging itu bisa dibusukkan oleh ulat-ulat bangkai.

Manusia daging= manusia dalam hawa nafsu daging yang dibusukkan oleh virus-virus dosa dan ulat bangkai dosa sampai masuk dalam api neraka, dimana ulat bangkainya tidak mati.

Inilah yang harus kita jaga. JANGAN SAMPAI KITA KEHILANGAN URAPAN ROH KUDUS!

Praktik sehari-hari dari garam yang tawar:
  1. kecewa, putus asa atau tawar hati.
    Kalau kita sudah putus asa dan tawar hati, kita tidak punya daya tahan lagi secara rohani, sehingga tidak bisa bertahan saat virus dosa datang.

    Tawar hati/kecewa ini melanda 3 tempat:
    • tawar hati dalam ibadah pelayanan.
      2 Korintus 4: 1
      4:1. Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.

      Tawar hati dalam pelayanan ini mulai dari tidak setia sampai tinggalkan ibadah pelayanan. Ini terjadi karena tidak menghargai kemurahan Tuhan.

      Kalau kita bisa melayani Tuhan, itu karena kemurahan Tuhan. Kalau kita menyadari ini, maka akan mendorong kita untuk lebih setia dan giat dalam ibadah pelayanan.

    • tawar hati dalam nikah.
      Kolose 3: 21
      3:21. Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.

      Anak-anak tawar hati kalau tidak taat pada orang tua jasmani, rohani, dan Sorgawi.
      Sebaliknya, orang tua juga jangan membuat anak-anak tawar hati dengan cara:
      1. memaksakan kehendak kepada anak, tetapi kehendak orang tua di luar Firman.
      2. menuruti kehendak anak, tetapi kehendak anak tidak sesuai Firman.

      Suami membuat istri tawar hati kalau suami kasar pada istri, tidak mengasihi istri seperti diri sendiri.
      Istri membuat suami tawar hati kalau istri tidak tunduk pada suami.

    • tawar hati dalam pencobaan/masalah.
      Amsal 24: 10
      24:10. Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.

      Tawar hati dalam pencobaan membuat kita tidak punya kekuatan untuk lepas dari pencobaan, bahkan iman kita gugur.

  2. perkataan hambar.
    Kolose 4: 6
    4:6. Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.

    Perkataan hambar= perkataan sia-sia (fitnah, dusta), perkataan yang tidak membawa berkat yang harus dipertanggungjawabkan.

    Matius 12: 36
    12:36. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.

  3. perbuatan hambar.
    Galatia 5: 19-21
    5:19. Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
    5:20. penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
    5:21. kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia
    tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

    Perbuatan hambar= perbuatan daging/dosa.
    Dimana ada garam tawar, kehidupan itu akan dibawa ke dalam api neraka.
Jangan sampai kita yang sudah dipakai Tuhan, justru gagal dalam etape terakhir!

Matius 5: 13
5:13. "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

Garam yang tawar tidak ada gunanya lagi dan hanya dibuang, bahkan diinjak-injak oleh orang= masuk aniaya antikris.

Wahyu 11: 2-3
11:2. Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."
11:3. Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.


Jadi, garam yang tawar hanya akan masuk dalam siksaan antikris selama 1.260 hari (tiada hari tanpa siksaan), sampai pemancungan kepala.
Pada saat itu, ada 2 kemungkinan terjadi:
  • kemungkinan kecil (selobang jarum) dimana kehidupan itu tetap menyembah Yesus, sehingga ia akan disiksa dan dipancung kepalanya. Tetapi ia akan dibangkitkan saat Yesus datang kembali.
    Ini sama dengan mengasinkan garam yang tawar dengan darahnya sendiri.

  • kemungkinan besar, dimana kehidupan itu akan menyembah antikris dan menerima cap 666, sehingga secara fisik, ia tidak disiksa. Tetapi, saat Yesus datang kedua kali, ia akan dibinasakan bersama antikris.
Sebab itu, hari-hari ini, jangan mencari yang enak bagi daging!
Daripada menyembah antikris atau mengasinkan garam dengan darah kita sendiri, lebih baik kita sungguh-sungguh saat-saat ini.

PROSES DARI GARAM TAWAR MENJADI GARAM ASIN:
  1. Markus 9: 49-50
    9:49. Karena setiap orang akan digarami dengan api.
    9:50. Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah
    kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."

    Proses pertama: berdamai. Artinya: saling mengaku dosa dan saling mengampuni dosa (dan melupakan).

    Jadi, lewat berdamai, virus-virus dosa akan mati, sehingga hati kita damai. Dan kita mengalami urapan Roh Kudus. Inilah garam yang asin.
    Kalau hati kita damai, PASTI ada urapan Roh Kudus yang kita alami.

  2. lewat baptisan air.
    Matius 3: 15-16
    3:15. Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
    3:16.
    Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

    = baptisan air ada kaitan dengan Roh Kudus.
    Yesus sebenarnya tidak perlu dibaptis, tetapi Ia dibaptis untuk:
    • melakukan kehendak Bapa,
    • memberikan teladan baptisan air yang benar.
      Banyak macam baptisan air, tetapi CUMA SATU yang menyelamatkan, yaitu baptisan air seperti Yesus dibaptis.

    Roma 6: 4
    6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    Istilah Yesus keluar dari air, artinya adalah Yesus keluar dari kuburan air.
    Jadi, baptisan air yang benar adalah kehidupan yang sudah mati terhadap dosa harus dikuburkan bersama Yesus. Dan ia bangkit dalam hidup yang baru (jenis kehidupan Surga= hidup dalam kebenaran).

    Kalau hidup dalam kebenaran, maka merpati akan turun atas kita (seperti saat Yesus keluar dari air). Artinya: kita akan mengalami urapan Roh Kudus.

  3. lewat doa penyembahan.
    Kisah Rasul 1: 14
    1:14. Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

    Doa penyembahan= proses perobekan daging dengan segala keinginannya. Dan Roh Kudus akan dicurahkan.
    Kalau ada keinginan daging, Roh Kudus tidak akan turun, sebab daging dan Roh tidak bisa menyatu.

    Roh Kudus ini tidak bisa dipaksa. Yang harus kita lakukan adalah BERTEKUN seperti ibu yang sedang mengandung. Dan satu waktu, Roh Kudus akan dicurahkan.

  4. lewat percikan darah untuk mempercepat proses garam tawar menjadi asin.
    1 Petrus 4: 12-14
    4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab
    Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Percikan darah= sengsara tanpa dosa karena kehendak Tuhan.
    Bisa dalam bentuk doa puasa, doa semalam suntuk atau difitnah dan lainnya.
    Dan saat itu, Roh Kemuliaan akan kita terima.

    Semakin hebat percikan darah yang kita alami, semakin luar biasa kemuliaan Tuhan dan urapan Roh Kudus yang kita alami, juga semakin besar pemakaian Tuhan atas kita.
Garam asin= kehidupan yang diurapi dan dipenuhi Roh Kudus, bahkan meluap-luap dalam Roh Kudus.

Praktik kehidupan yang sudah menjadi garam asin:
  1. tulus/jujur, seperti burung merpati (diatas sudah diterangkan bahwa Roh Kudus turun dalam bentuk burung merpati). Dan ulat bangkai tidak akan bisa masuk.

  2. takut akan Tuhan= taat dengar-dengaran= takut berbuat dosa (Roh Kudus mengajar kita untuk berseru 'Ya Abba, Ya Bapa').

    Takut berbuat dosa= tidak mau berbuat dosa sekalipun ada kesempatan, keuntungan dan sebagainya.
Kalau kita JUJUR DAN TAKUT akan Tuhan, kita akan bergaul erat dengan Tuhan.

Amsal 3: 32
3:32. karena orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi dengan orang jujur Ia bergaul erat.

Mazmur 25: 14
25:14. TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

Kalau bergaul erat dengan Tuhan (dekat dengan Tuhan), Tuhan akan memperhatikan dan bergumul dengan kita.

Hasil dekat dengan Tuhan:
  • Mazmur 62: 2-3
    62:2. Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.
    62:3. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.


    Hasil pertama: kita merasa tenang (ada perhentian dan kelegaaan). Kita terlepas dari letih lesu dan beban berat, sehingga semuanya menjadi enak dan ringan.

  • Mazmur 145: 18-19
    145:18. TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.
    145:19. Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia,
    mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka.

    Hasil kedua: Tuhan mampu menolong kita tepat pada waktuNya.

  • Kejadian 5: 22-24
    5:22. Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
    5:23. Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun.
    5:24. Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab
    ia telah diangkat oleh Allah.

    Hasil ketiga: kita mengalami kuasa pengangkatan. Kita diangkat dari kejatuhan dosa, kegagalan dan hidup kita dibuat indah. Sampai satu waktu, kita diangkat di awan-awan dan kita bersama Yesus saat Ia datang kembali.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:15 (Ibadah Kaum Wanita)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 17:45 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:45 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)

IBADAH KUNJUNGAN

18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut)
24-25 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sumba)
01 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Tamban)
22 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngawi)
25 Juni-05 Juli 2012 (Kunjungan ke Israel)
17-19 Juli 2012 (Ibadah Persekutuan ke Medan)
31 Juli-02 Agustus 2012 (Ibadah Persekutuan di Malang)
04-06 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Makasar)
20-21 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Semarang)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Pendolo, Tentena)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Medan)
November 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ambon)
Desember 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sidikalang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top