|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Raya Malang, 27 September 2009 (Minggu Pagi)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding.
Matius 6:1-4 --> keadilan Tuhan dikaitkan dengan... Ibadah Doa Surabaya, 08 Desember 2010 (Rabu Sore)
Pembicara:
Pdt. Dadang
Markus
3: 31-35 3:31.
Lalu datanglah
ibu dan saudara-saudara Yesus.
Sementara mereka berdiri di luar, mereka
menyuruh
orang memanggil Dia. 3:32.
Ada orang... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Juni 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman:
jaman... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Desember 2010 (Kamis Sore)
Lukas 7:16 7:16 Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil... Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II, 11 Maret 2010 (Kamis Tengah Malam)
Keluaran 17:1-7, bangsa Israel sampai di Rafidim. Rafidim ini adalah tempat persinggahan/ perhentian tetapi... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 25 Maret 2010 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding.
Matius 6:11-13, kita membutuhkan kelepasan... Ibadah Raya Surabaya, 21 Agustus 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 26-29 26:26.
Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap
berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya
dan... Ibadah Raya Malang, 15 Januari 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:47-56 berjudul "Yesus ditangkap" dan masih terjadi di Taman Getsemani.
Di... Ibadah Doa Surabaya, 09 Desember 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 36-44
= nubuat ke-7 tentang hukuman Tuhan atas dunia pada saat kedatangan
Tuhan... Ibadah Raya Malang, 01 Maret 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu: Ay. 29, terjadi... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Oktober 2010 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Matius 25:31 25:31. "Apabila... Ibadah Jumat Agung Malang, 10 April 2009 (Jumat Sore)
Matius 24:29-31 adalah keadaaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu: Terjadi kegoncangan, badai maut melanda... Ibadah Raya Malang, 06 Februari 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26 dalam susunan Tabernakel (Kerajaan Surga) terkena pada buli-buli emas berisi manna.
Di... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Oktober 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 28 'SIKAP GEREJA TUHAN DALAM MENANTI KEDATANGAN TUHAN KE
2X'
... Ibadah Persekutuan Papua II, 03 Maret 2010 (Rabu Pagi)
Ibrani 4: 12-14
= makanan Firman Tuhan yang bisa dimakan sampai hidup kita bisa...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 29 Mei 2011 (Minggu Sore)
Tema Ibadah
di Poso: "Ingatlah akan istri Lot!" Lukas
17: 32 17:32.
Ingatlah akan isteri Lot!
=
merupakan peringatan yang tegas/kuat kepada ORANG
YANG SUDAH SELAMAT, bukan
peringatan kepada orang di luar Tuhan. Lot sekeluarga sudah keluar
dari Sodom Gomora, yang artinya: Lot
sekeluarga sudah selamat. Tetapi,
Tuhan masih perintahkan Lot untuk
lari ke pegunungan supaya tidak
disusul hujan api dan belerang.
Pegunungan menunjuk kesempurnaan. Dalam perjalanan selamat
menuju sempurna, istri Lot menoleh
ke belakang dan menjadi tiang garam
(binasa untuk selamanya). Dalam perjalanan bangsa Israel, ada
603.550 orang laki-laki yang keluar dari Mesir. Namun, dalam
perjalanan menuju Kanaan (negeri perjanjian), hanya
2 orang yang bisa masuk Kanaan.
Inilah
peringatan bagi kita di akhir jaman. JANGAN
GAMPANGKAN SOAL MENGIKUT TUHAN!
Di akhir
jaman, kita manusia berdosa sudah selamat dan diberkati oleh Tuhan.
Tetapi sesudah itu, kita harus menuju
ke pegunungan rohani (Yerusalem
Baru= kesempurnaan mempelai
wanita Tuhan). Dalam perjalanan ini, kita harus ingat istri Lot.
JANGAN SAMPAI GAGAL SEPERTI ISTRI
LOT.
Kejadian
19: 26 19:26.
Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh
ke belakang, lalu menjadi tiang garam.
Tiang
garam= sesuatu yang tidak berguna= GARAM
YANG TAWAR. Jangan sampai
kita menjadi garam yang tawar, sebab kita adalah garam dunia/terang
dunia!
Pengertian garam yang
tawar: manusia/hamba Tuhan/pelayan
Tuhan/anak Tuhan tanpa urapan Roh Kudus= manusia
daging. Kalau tidak ada garam
yang asin, daging itu bisa dibusukkan oleh ulat-ulat
bangkai.
Manusia daging=
manusia dalam hawa nafsu daging yang dibusukkan oleh virus-virus dosa
dan ulat bangkai dosa sampai masuk dalam api neraka, dimana ulat
bangkainya tidak mati.
Inilah yang harus kita jaga. JANGAN
SAMPAI KITA KEHILANGAN URAPAN ROH KUDUS!
Praktik
sehari-hari dari garam yang tawar:
- kecewa,
putus asa atau tawar hati.
Kalau
kita sudah putus asa dan tawar hati, kita tidak punya daya tahan
lagi secara rohani, sehingga tidak bisa bertahan saat virus dosa
datang.
Tawar
hati/kecewa ini melanda 3 tempat:
- tawar
hati dalam ibadah pelayanan.
2
Korintus 4: 1 4:1.
Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan
ini. Karena itu kami tidak
tawar hati.
Tawar
hati dalam pelayanan ini mulai dari tidak setia sampai tinggalkan
ibadah pelayanan. Ini terjadi karena tidak
menghargai kemurahan Tuhan.
Kalau
kita bisa melayani Tuhan, itu karena kemurahan Tuhan. Kalau kita
menyadari ini, maka akan mendorong
kita untuk lebih setia dan giat dalam ibadah pelayanan.
- tawar
hati dalam nikah.
Kolose
3: 21 3:21.
Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya
jangan tawar hatinya.
Anak-anak
tawar hati kalau tidak taat pada
orang tua jasmani, rohani, dan Sorgawi. Sebaliknya, orang tua juga jangan membuat
anak-anak tawar hati dengan cara:
- memaksakan
kehendak kepada anak, tetapi kehendak orang tua di luar
Firman.
- menuruti
kehendak anak, tetapi kehendak anak tidak sesuai Firman.
Suami
membuat istri tawar hati kalau
suami kasar pada istri, tidak mengasihi istri seperti diri sendiri. Istri
membuat suami tawar hati kalau
istri tidak tunduk pada suami.
- tawar
hati dalam pencobaan/masalah.
Amsal
24: 10 24:10.
Jika engkau tawar hati pada
masa kesesakan, kecillah
kekuatanmu.
Tawar hati
dalam pencobaan membuat kita tidak
punya kekuatan untuk lepas dari pencobaan,
bahkan iman kita gugur.
- perkataan
hambar.
Kolose
4: 6 4:6.
Hendaklah kata-katamu
senantiasa penuh kasih, jangan
hambar, sehingga kamu
tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap
orang.
Perkataan
hambar= perkataan sia-sia (fitnah, dusta), perkataan yang tidak membawa berkat yang
harus dipertanggungjawabkan.
Matius
12: 36 12:36.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap
kata sia-sia yang diucapkan
orang harus
dipertanggungjawabkannya
pada hari penghakiman.
- perbuatan
hambar.
Galatia
5: 19-21 5:19.
Perbuatan daging telah nyata,
yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, 5:20. penyembahan
berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah,
kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, 5:21.
kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya
itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa
barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak
akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
Perbuatan
hambar= perbuatan
daging/dosa. Dimana ada garam tawar, kehidupan itu akan dibawa ke
dalam api neraka.
Jangan sampai
kita yang sudah dipakai Tuhan, justru gagal dalam etape
terakhir!
Matius 5: 13 5:13.
"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan
apakah ia diasinkan? Tidak ada
lagi gunanya selain dibuang dan diinjak
orang.
Garam
yang tawar tidak ada gunanya lagi dan hanya dibuang, bahkan
diinjak-injak oleh orang= masuk aniaya antikris.
Wahyu
11: 2-3 11:2.
Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah
engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa
lain dan mereka akan
menginjak-injak
Kota Suci empat puluh dua
bulan lamanya." 11:3. Dan Aku akan memberi tugas kepada dua
saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus
enam puluh hari lamanya.
Jadi,
garam yang tawar hanya akan masuk
dalam siksaan antikris selama
1.260 hari (tiada hari tanpa siksaan), sampai pemancungan
kepala. Pada saat itu, ada 2
kemungkinan terjadi:
- kemungkinan
kecil (selobang jarum) dimana
kehidupan itu tetap menyembah Yesus, sehingga ia akan disiksa dan
dipancung kepalanya. Tetapi ia akan dibangkitkan saat Yesus datang
kembali.
Ini sama dengan mengasinkan
garam yang tawar dengan darahnya
sendiri.
- kemungkinan
besar, dimana kehidupan itu akan
menyembah antikris dan menerima cap 666, sehingga secara fisik, ia
tidak disiksa. Tetapi, saat Yesus datang kedua kali, ia
akan dibinasakan bersama antikris.
Sebab itu,
hari-hari ini, jangan mencari yang
enak bagi daging! Daripada
menyembah antikris atau mengasinkan garam dengan darah kita sendiri,
lebih baik kita sungguh-sungguh saat-saat ini.
PROSES
DARI GARAM TAWAR MENJADI GARAM ASIN:
- Markus 9:
49-50
9:49.
Karena setiap orang akan digarami dengan api. 9:50. Garam memang
baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu
mengasinkannya? Hendaklah kamu
selalu mempunyai garam
dalam dirimu dan selalu hidup berdamai
yang seorang dengan yang lain."
Proses
pertama: berdamai.
Artinya: saling mengaku dosa dan saling mengampuni dosa (dan melupakan).
Jadi,
lewat berdamai, virus-virus dosa akan mati, sehingga
hati kita damai. Dan kita mengalami
urapan Roh Kudus. Inilah garam yang
asin. Kalau hati kita damai, PASTI
ada urapan Roh Kudus yang kita alami.
- lewat
baptisan air.
Matius
3: 15-16 3:15.
Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu
terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh
kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya. 3:16. Sesudah
dibaptis,
Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka
dan Ia melihat Roh Allah
seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
=
baptisan air ada kaitan dengan Roh Kudus. Yesus sebenarnya tidak
perlu dibaptis, tetapi Ia dibaptis
untuk:
- melakukan
kehendak Bapa,
- memberikan
teladan baptisan air yang benar.
Banyak macam baptisan air,
tetapi CUMA SATU yang
menyelamatkan, yaitu baptisan
air seperti Yesus dibaptis.
Roma
6: 4 6:4.
Dengan demikian kita telah dikuburkan
bersama-sama dengan Dia oleh baptisan
dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari
antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup
dalam hidup yang baru.
Istilah
Yesus keluar dari air, artinya adalah Yesus keluar dari kuburan
air. Jadi, baptisan air yang
benar adalah kehidupan yang sudah
mati terhadap dosa harus dikuburkan bersama Yesus. Dan ia bangkit
dalam hidup yang baru (jenis
kehidupan Surga= hidup dalam kebenaran).
Kalau hidup
dalam kebenaran, maka merpati akan
turun atas kita (seperti saat Yesus keluar dari air). Artinya: kita
akan mengalami urapan Roh Kudus.
- lewat doa
penyembahan.
Kisah
Rasul 1: 14 1:14.
Mereka semua bertekun
dengan sehati dalam doa
bersama-sama, dengan
beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan
saudara-saudara Yesus.
Doa
penyembahan= proses perobekan daging dengan segala keinginannya. Dan
Roh Kudus akan dicurahkan. Kalau
ada keinginan daging, Roh Kudus tidak akan turun, sebab daging dan
Roh tidak bisa menyatu.
Roh
Kudus ini tidak bisa dipaksa. Yang
harus kita lakukan adalah BERTEKUN
seperti ibu yang sedang mengandung.
Dan satu waktu, Roh Kudus akan dicurahkan.
- lewat
percikan darah untuk mempercepat
proses garam tawar menjadi asin.
1
Petrus 4: 12-14 4:12.
Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala
api siksaan yang datang kepadamu
sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas
kamu. 4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang
kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh
bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan
kemuliaan-Nya. 4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena
nama Kristus, sebab Roh
kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.
Percikan
darah= sengsara tanpa dosa karena
kehendak Tuhan. Bisa dalam bentuk doa puasa, doa semalam suntuk
atau difitnah dan lainnya. Dan saat itu, Roh
Kemuliaan akan kita terima.
Semakin
hebat percikan darah yang kita alami, semakin luar biasa kemuliaan
Tuhan dan urapan Roh Kudus yang kita alami, juga semakin besar pemakaian Tuhan atas kita.
Garam
asin= kehidupan yang diurapi dan
dipenuhi Roh Kudus, bahkan meluap-luap dalam Roh Kudus.
Praktik
kehidupan yang sudah menjadi garam asin:
- tulus/jujur,
seperti burung merpati (diatas sudah diterangkan bahwa Roh Kudus
turun dalam bentuk burung merpati). Dan ulat bangkai tidak akan bisa
masuk.
- takut
akan Tuhan= taat dengar-dengaran=
takut berbuat dosa (Roh Kudus mengajar kita untuk berseru 'Ya
Abba, Ya Bapa').
Takut
berbuat dosa= tidak mau berbuat dosa sekalipun ada kesempatan,
keuntungan dan sebagainya.
Kalau kita
JUJUR DAN TAKUT akan Tuhan, kita
akan bergaul erat dengan Tuhan.
Amsal
3: 32 3:32.
karena orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi dengan
orang jujur
Ia bergaul erat.
Mazmur
25: 14 25:14.
TUHAN bergaul karib dengan
orang yang takut akan
Dia, dan perjanjian-Nya
diberitahukan-Nya kepada mereka.
Kalau
bergaul erat dengan Tuhan (dekat dengan Tuhan), Tuhan akan
memperhatikan dan bergumul dengan kita.
Hasil dekat dengan Tuhan:
- Mazmur
62: 2-3
62:2.
Hanya dekat
Allah saja aku tenang, dari
pada-Nyalah keselamatanku. 62:3. Hanya Dialah gunung batuku dan
keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.
Hasil
pertama: kita merasa tenang
(ada perhentian dan kelegaaan). Kita terlepas dari letih lesu dan
beban berat, sehingga semuanya menjadi enak dan ringan.
- Mazmur
145: 18-19
145:18.
TUHAN dekat
pada setiap orang yang
berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam
kesetiaan. 145:19. Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut
akan Dia, mendengarkan teriak
mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka.
Hasil
kedua: Tuhan mampu menolong kita
tepat pada waktuNya.
- Kejadian
5: 22-24
5:22.
Dan Henokh hidup bergaul
dengan Allah selama tiga
ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia
memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 5:23. Jadi Henokh
mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun. 5:24. Dan Henokh
hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia
telah diangkat oleh Allah.
Hasil
ketiga: kita mengalami kuasa
pengangkatan. Kita diangkat dari
kejatuhan dosa, kegagalan dan hidup kita dibuat indah. Sampai satu
waktu, kita diangkat di awan-awan dan kita bersama Yesus saat Ia
datang kembali.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|