Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949

Sdri Eveline Lee, Malang

Jumat, 13 Maret 2015
Versi Cetak Download Download
Saya mau menyaksikan kebaikan dan pertolongan Tuhan pada diri saya. Sebelumnya, mama sudah seringkalimengingatkan saya untuk tidak mandi terlalu malam, supaya tidak perlu mandi menggunakan air hangat. Tetapi, saya sering tidak menurutkarena beralasan saya masih mau istirahat dulu, ada les, atau bahkan sampai ketiduran hingga agak malam karena kelelahan. Kalau sudah begitu, mama yang memasakkan air panas untuk saya mandi.

Saat kejadian tanggal 13 Oktober 2014 yang lalu, saya mau mandi dan membawa air panas sattu panci penuh ke kamar mandi. Di kamar mandi saya letakkan panci berisi air panas di pinggir bak mandi. Satu tangan memegang panci, sedangkan tangan yang lain menyalakan lampu. Karena letak panci yang tidak tepat, air panas tertumpah ke kedua kaki saya, sehingga saya harus opname di RKZ.

Selama 6 hari dirawat, saya selalu kesakitansaat luka dibersihkan, sendi-sendi saraf kaki sangat sakit dan sulit untuk digerakkan, bahkan di hari keenam mulai terjadi infeksi. Akhirnya, harus diambil tindakan lebih lanjut yang membutuhkan dokter bedah plastik. Namun, dengan kondisi luka pada kaki saya, dibutuhkan biaya yangsangat mahal, kurang lebih 50 juta atau bahkan lebih, dan RKZ tidak melayani peserta program BPJS.

Pada Senin malam, tanggal 20 Oktober 2014, saya dipindahkan ke RSU Dr. Saiful Anwar karena di sana tersedia layanan untuk program BPJS. Ada begitu banyak pasien yang mengantri untuk dioperasi, bahkan untuk mendapat kamar pun susah sekali. Tapi saya bersyukur, Tuhan sudah memakai salah satu anggota jemaat, yaitu Ibu Yunce Dongalemba (Kepala IRD di RSU Dr. Saiful Anwar), untuk membantu mulai dari memesankan kamar serta mencarikan dokter dan perawat yang baik. Bahkan, Tuhan sudah campur tangan dalam pengurusan keanggotaanBPJS, sehingga dalam waktu setengah jam kartu sudah langsung jadi dan dapat digunakan.

Dari kejadian ini, ada banyak hikmah yang saya ambil, antara lain:

  1. ketidaktaatan itu sangat mahal harganya, dan
  2. nama Yesus berkuasauntuk menggerakkan sendi saraf kaki saya, sehingga bisa kembali normal.

Saya berterima kasih kepada Tuhan, bapak dan ibu gembala, sidang jemaat, serta kaum muda, yang sudah menjenguk, mendoakan, membantu secara moril dan materiil. Saya juga berterima kasih kepada pengerja, terutama Sdri. Johna dari Bagian Komputer, yang setia mengopikan DVD rekaman ibadah selama saya dirawat di rumah sakit, sehingga saya bisa dikuatkan oleh Firman Penggembalaan dan tidak merasa sendirian saat di Ruang Isolasi.

Semoga Tuhan membalaskan semua kebaikan yang sudah dilakukan pada saya dengan berkat yang berlipat kali ganda.
Tuhan memberkati.

Tags

Versi Cetak

Kesaksian
  • Tuhan Menjaga Hidupku (Yohan)
    ... Medan. Secara manusia biaya yang dikeluarkan ke Medan memang besar apalagi saat liburan dengan harga tiket yang mahal. Tapi sesuai Firman Tuhan untuk ikut dalam persekutuan maka semua harus di korbankan. Dan sebelum ikut ke Medan kali ini ada banyak yang sudah Tuhan lakukan untuk hidup saya. Oleh kemurahan Tuhan ...
  • Tuhan Tidak Tinggalkan Hidup yang Setia (Pretty Cindy)
    ... saya menyusun proposal Tugas Akhir TA . Karena waktu yang diberikan sangat singkat dan mepet ditambah pembimbing saya yang agak ruwet saya banyak merasa jengkel dan marah begitu pula teman-teman saya kelas lainnya. Tapi pada saat saya membaca firman Tuhan Tuhan menegur saya bahwa jengkel dan marah adalah tabiat antikris ...
  • Keajaiban Tuhan (Yunety Lagamu (ditulis saat belajar di Lempin-El Angkatan XXVIII))
    ... dan kejahatan. Semua orang di desa saya tahu bahwa saya adalah perempuan yang tidak baik. Saya berdoa kepada Tuhan dan memohon agar Dia mengeluarkan saya dari pergaulan yang buruk. Puji Tuhan karena Dia mendengar doa saya. Dia membawa saya ke suatu penggembalaan di mana saya bisa menerima firman Tuhan. Saya ...
  • Tuhan Sangat Baik Dalam Hidupku (Handry Otniel Legontu (Siswa Lempin-El Angkatan XXX))
    ... yang telah memanggil dan memilih saya untuk menjadi hambaNya. Jika mengingat masa lalu saya saya tidaklah layak menjadi hamba Tuhan. Saya telah merokok dan minum minuman keras sejak saya kelas tiga SMP. Hidup saya kotor dan hina dan perbuatan saya tidak mencerminkan tingkah laku anak seorang pendeta. Saya selalu membuat ...
  • Pernyataan dan Perlindungan Tuhan (Mulyono Betalino (Poso))
    ... pernyataan dan perlindungan Tuhan yang berlaku dalam kehidupan pribadi saya. Saya akan menyaksikan bagaimana kemurahan Tuhan yang saya rasakan selama saya berada di tempat ini Malang terutama di dalam pendidikan saya di Lempin-El dan begitu saya merasakan kasih sayang Tuhan terutama dalam pembukaan rahasia Firman Tuhan yang begitu banyak mengubah ...
  • Tuhan Membela Pergumulanku untuk Ibadah (Sdri. Fenda)
    ... dengan ibadah. Saya baru menyadari pentingnya Firman dalam kehidupan saya ketika saya tidak mendapatkannya di gereja saya yang lama. Selama ini saya hanya berpikir melayani Tuhan dan mendengarkan Firman tapi tidak menyadari bahwa Firman yang didengar bukanlah hanya didengar tapi juga dipraktekkan. Saya beribadah di gereja saya yang lama kurang lebih tahun ...
  • Rancangan Tuhan Selalu Baik (Ibu Wita Mertes (Jerman))
    ... rahim. Pada bulan Desember tiba-tiba saya mengalami suatu yang tidak enak dibagian bawah perut saya. Pada mulanya saya tdk ada keinginan untuk periksa ke Dokter karena saya pikir ya mungkin itu biasa buat kita kaum wanita kadang-kadang sakit kalau mau datang bulan dan nanti hilang sendiri. Tapi setelah beberapa hari ...
  • Tuhan Tidak Menipu (Ibu Wita Mertes - Jerman)
    ... semakin hari semakin meningkat ketajamnanya yang banyak menegor dan mengoreksi kehidupan saya dari hal-hal yang tidak disadari sampai hal ibadah pelayanan. Ada hal penekanan Firman Tuhan di sepanjang tahun yang selalu diulang-ulang buat saya yaitu hal damai sejahtera penyerahan sepenuh kpd Tuhan ketaatan dan kuat teguh hati. Selama saya menekuni macam ...
  • Tuhan Tentukan Hidupku (Ibu Aruman)
    ... syukur atas kemurahan Tuhan karena saya diberi kesembuhan. Saya sakit selama minggu. Kalaupun saya sakit itu semata-mata kemurahan Tuhan. Saya berjanji pada Tuhan kalau hidup saya sampai di sini saya menyerah. Hanya Tuhan yang menentukan hidup saya. Kepada Bapak dan Ibu yang sudah mengunjungi saya tidak bisa membalas apa-apa saya ...
  • Tuhan Tidak Pernah Menipu (Ibu Wita Mertes (Jerman))
    ... terlepas dari ancaman maut. Yang pertama saya mengalami ini saat waktu kembali dari Indonesia ke Jerman bulan Maret yg lalu selesai mengikuti ibadah kunjungan dari Papua. Pesawat yg saya tumpangi dari Jakarta menuju Jerman mengalami kerusakan yang tidak diketahui. Saat pesawat mau terbang tiba-tiba kita mendengar info bahwa pesawat harus distop Kita ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.