English Language | Form Penggembalaan
kebaktian umum
KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya

Umum (Minggu, 13 April 2008)
Tayang: 17 April 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 28 Oktober 2007)
Tayang: 04 April 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 11 November 2007)
Tayang: 30 Mei 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 16 September 2007)
Tayang: 26 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 18 November 2007)
Tayang: 03 September 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu, 04 Mei 2008)
Tayang: 24 Mei 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu, 20 April 2008)
Tayang: 21 Mei 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 02 Desember 2007)
Tayang: 16 Oktober 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu, 18 Mei 2008)
Tayang: 24 Mei 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu, 08 Juni 2008)
Tayang: 06 Juli 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu, 29 Juli 2007)
Tayang: 13 Juli 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu, 02 September 2007)
Tayang: 21 Desember 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu, 29 Juni 2008)
Tayang: 06 Juli 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]


ALAT TABERNAKEL

Pelataran
Pintu Gerbang
Mezbah Korban Bakaran
Bejana Pembasuhan Dari Tembaga
Pintu Kemah
Pelita Emas
Meja Roti Sajian
Mezbah Dupa Emas
Pintu Tirai
Tabut Perjanjian
Imam-Imam
Imam Besar
Tahbisan Imam-Imam
Ukupan Wangi-wangian
Papan-papan dan Kayu Lintang
Tudung (Tenda) Tabernakel

gambar denah tabernakel

Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Kebaktian: Umum
Tanggal: Minggu, 29 Juni 2008
Tempat: GPTKK, Malang
Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra
Download file: [download file transkrip] - [versi cetak]
Tayang: 06 Juli 2008

Matius 24:3-44 bicara tentang 7 nubuat/ tujuh tanda dari kiamat. Kita mempelajari ini supaya saat Yesus datang kedua kali, kita tidak hancur bersama dunia tetapi bisa terangkat di awan-awan bersama Tuhan.
Kita masih mempelajari yang keempat yaitu nubuat tentang antikris. Sebelum Yesus datang kedua kali akan didahului antikris berkuasa 3,5 tahun dibumi untuk menyiksa, membunuh anak-anak Tuhan.

Matius 24:21-25
24:21 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.
24:22 Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.
24:23 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.
24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
24:25 Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.

Situasi dan kondisi/ keadaan pada masa antikris:

  1. [ay 21-22] terjadi siksaan yang dahsyat, yang belum pernah terjadi dan tidak akan terjadi lagi, sampai pemancungan kepala.
  2. [ay 23-25] terjadi penyesatan yang dahsyat sehingga menyesatkan orang-orang pilihan. Oleh sebab itu hati-hati, orang hebat dipakai Tuhan juga bisa disesatkan.

Kita masih mempelajari yang pertama.

Wahyu 20:4
20:4 Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.

Yang dipenggal kepalanya adalah orang yang memiliki kesaksian Yesus dan iman akan Yesus (orang kristen). Kalau bukan kristen, pasti tertinggal di jaman antikris tetapi tidak mengalami siksaan.
Jadi kehidupan kristen yang tertinggal pada masa antikris akan mengalami siksaan yang dahsyat sampai pemancungan kepala karena tidak mau menerima cap antikris 666 dan tidak mau menyembah antikris. Dalam Wahyu 11 diistilahkan diinjak-injak oleh antikris.

Wahyu 11:2-3
11:2 Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."
11:3. Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.

Namun masih ada kemurahan Tuhan, Tuhan masih memperhatikan sekalipun sudah tertinggal di jaman antikris karena kesalahannya sendiri (tidak mau disucikan) lewat Tuhan mengutus 2 saksi yang menyaksikan tentang 2 hal:

  1. Menyaksikan tentang firman nubuat.
    Mengungkapkan sesuatu yang akan terjadi terutama untuk orang yang tertinggal di jaman antikris:
    1. menubuatkan penghukuman Tuhan bila menyembah antikris.
    2. menubuatkan kemurahan Tuhan untuk orang kristen yang tertinggal di jaman antikris, bahwa masih ada keselamatan mau bertahan.
  2. Menyaksikan pengalaman kematian dan kebangkitan, untuk dipermuliakan.
    Wahyu 11:7-12
    11:7 Dan apabila mereka telah menyelesaikan kesaksian mereka, maka binatang yang muncul dari jurang maut, akan memerangi mereka dan mengalahkan serta membunuh mereka.
    11:8 Dan mayat mereka akan terletak di atas jalan raya kota besar, yang secara rohani disebut Sodom dan Mesir, di mana juga Tuhan mereka disalibkan.
    11:9 Dan orang-orang dari segala bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, melihat mayat mereka tiga setengah hari lamanya dan orang-orang itu tidak memperbolehkan mayat mereka dikuburkan.
    11:10 Dan mereka yang diam di atas bumi bergembira dan bersukacita atas mereka itu dan berpesta dan saling mengirim hadiah, karena kedua nabi itu telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.
    11:11 Tiga setengah hari kemudian masuklah roh kehidupan dari Allah ke dalam mereka, sehingga mereka bangkit dan semua orang yang melihat mereka menjadi sangat takut.
    11:12 Dan orang-orang itu mendengar suatu suara yang nyaring dari sorga berkata kepada mereka: "Naiklah ke mari!" Lalu naiklah mereka ke langit, diselubungi awan, disaksikan oleh musuh-musuh mereka.

    Dua macam kesaksian ini untuk menguatkan kehidupan kristen yang tertinggal di jaman antikris supaya tidak menerima cap antikris 666 dan tidak menyembah antikris tetapi tetap menyembah Tuhan sekalipun harus mengalami siksaan yang dahsyat sampai dipancung kepalanya.

Dari sini bisa kita tarik pelajaran, kalau kehidupan kristen hanya puas menerima kesaksian orang lain saja tetapi tidak mengalami sendiri, maka dia akan tertinggal di jaman antikris untuk dapat melihat kesaksian Musa dan Elia.
Kehidupan kristen di akhir jaman harus sudah bisa bersaksi. Setiap hari kita harus bersaksi tentang pengalaman hidup kita bersama Tuhan. Ada 2 macam kesaksian:

  1. Kesaksian tentang firman nubuat yang menjadi pengalaman hidup kita.
    Firman nubuat yaitu firman yang diungkapkan/ dibukakan rahasianya oleh Roh Kudus yaitu ayat menerangkan ayat. Sama dengan firman pengajaran yang keras, yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
    Firman nubuat mengungkapkan segala sesuatu yang akan terjadi, yaitu:
    1. Ada penghukuman dari Tuhan yaitu kiamat dan neraka.
    2. Ada kemurahan Tuhan bagi kita manusia berdosa, untuk menjadikan kita sebagai mempelai wanita Tuhan, sama sempurna dengan Tuhan untuk dipermuliakan. Firman pengajaran adalah firman yang menyucikan dan menyempurnakan kehidupan kita.
    Firman pengajaran yang menjadi pengalaman hidup sama dengan firman itu kita pegang di tangan kita, prakteknya: firman pengajaran menyucikan kehidupan kita, mulai dari hati.
    Matius 5:27-29
    5:27. Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
    5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
    5:29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.

    Hati merupakan gudang/ sumbernya dosa yaitu keinginan jahat dan keinginan najis.
    Markus 7:21-23
    7:21 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,
    7:22 perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.
    7:23 Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."

    Jika hati disucikan maka mata bisa disucikan, tidak memandang yang jasmani (pandangan daging) tetapi bisa memandang Yesus Imam Besar yang duduk disebelah kanan Allah Bapa.
    Matius 5:30
    5:30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.
    Perbuatan disucikan, menjadi perbuatan yang berkenan kepada Tuhan.
    Matius 5:31-32
    5:31 Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya.
    5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

    Nikah bisa disucikan. Penyucian nikah supaya nikah bisa disatukan. Yang menceraikan nikah adalah kebenaran diri sendiri. Kebenaran dari orang berdosa dengan cara menyalahkan orang lain. Kalau suami istri saling menyalahkan, anak dan orangtua saling menyalahkan, maka nikah akan tercerai-berai, ini yang harus disucikan.
    Kebenaran dari Tuhan lewat saling mengaku dosa dan mengampuni. Semoga kita bisa mengerti.
    Yang bisa mencerai-beraikan nikah adalah perasaan kecewa. Hati yang kecewa betul-betul mencerai-beraikan. Sebab itu kalau ada hati yang kecewa, mengakulah supaya diselesaikan oleh darah Yesus sehingga bisa menyatu.
    Matius 5:33, 37
    5:33 Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.
    5:37 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

    Sampai pada penyucian perkataan, harus jujur, jangan ada fitnah.
    Kehidupan yang disucikan bisa menyembah Tuhan, tidak masuk dalam penyembahan antikris.
    Mazmur 24:3-4
    24:3. "Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"
    24:4 "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.

    Kesucian setingkat dengan menyembah, jika kesucian turun maka tidak bisa menyembah.
    Kita menyembah Tuhan sebagai Gembala Agung, Imam Besar dan Pencipta kita.
    Mazmur 95:6-7
    95:6 Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.
    95:7 Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya!

    Hasilnya:
    1. Kita hidup di tangan Gembala Agung, dipegang oleh tangan Gembala Agung sehingga mantap dalam penggembalaan, tidak akan tercerai-berai, tidak akan beredar-edar.
    2. Tangan Gembala menuntun kita supaya tidak tersesat oleh ajaran-ajaran sesat dan penyembahan palsu/ penyembahan antikris.
    Jika mulut tidak salah dalam perkataan berarti semua sempurna.
    Yakobus 3:2
    3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.
    Ini penyucian terakhir, sampai tidak salah dalam perkataan, tidak bercacat-cela, sempurna seperti Yesus, akan diberi 2 sayap burung nazar untuk menyingkirkan ke padang gurun, jauh dari mata antikris, kita dipelihara dan dilindungi oleh Tuhan.
    Wahyu 12:1, 14
    12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
    12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
  2. Kesaksian tentang pengalaman kematian dan kebangkitan bersama Yesus, sama dengan pengalaman salib.
    Sengsara daging bersama Yesus merupakan kasih karunia.
    1 Petrus 2:19
    2:19 Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.
    Jika salib dilepas maka akan menjadi ular.
    Keluaran 4:2-3
    4:2 TUHAN berfirman kepadanya: "Apakah yang di tanganmu itu?" Jawab Musa: "Tongkat."
    4:3 Firman TUHAN: "Lemparkanlah itu ke tanah." Dan ketika dilemparkannya ke tanah, maka tongkat itu menjadi ular, sehingga Musa lari meninggalkannya.

    Sekarang kita memegang salib, salib harus menjadi pengalaman hidup. Prakteknya:
    1. Bertobat, sengsara bagi daging untuk berhenti berbuat dosa.
      1 Petrus 4:1
      4:1. Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--,
      Prosesnya: mengaku dosa kepada Tuhan (vertikal) dan sesama (horinsontal). Jika diampuni, jangan berbuat lagi, bertobat. Kehidupan yang bertobat, bisa dipakai oleh Tuhan.
    2. mengalami keubahan hidup
      2 Korintus 4:16-18
      4:16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
      4:17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.
      4:18 Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

      Dari manusia daging menjadi menjadi manusia rohani, mempunyai pandangan yang rohani, mengutamakan perkara-perkara rohani lebih dari perkara jasmani.
      Hati dibaharui, bisa taat dengar-dengaran. Ini orang yang memegang salib, seperti Yesus taat sampai mati.
      Banyak orang dunia bahkan anak Tuhan yang menganggap salib adalah suatu kebodohan. Bodoh jika gembala khotbah terus, padahal itu tugas pokok seorang gembala. Coba jika saudara punya pabrik, tapi direkturnya ganti-ganti, pasti tidak boleh.
      1 Korintus 1:18, 23-25
      1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.
      1:23 tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,
      1:24 tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.
      1:25 Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.

      Sekalipun kita bodoh dan lemah, tidak punya kekuatan tapi kalau memegang salib (bertobat, hidup baru) maka kita lebih kuat, lebih berhikmat dari siapapun di dunia ini.
      Jika melepaskan salib, bisa lemah, tidak berdaya apa-apa bahkan menjadi ular, menjadi seperti setan.

Kegunaan salib:

  1. Salib membuka jalan keluar dari segala masalah, menyelesaikan segala pencobaan.
    Keluaran 14:16

    14:16 Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering.
    Mungkin saat ini kita menghadapi sesuatu yang sudah mustahil, bagaikan menghadapi laut kolsom, salib Tuhan mampu membuka jalan keluar.
    Laut menjadi tempat kering.
    Yesaya 53:1-2
    53:1. Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
    53:2 Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.

    Tunas kecil di tanah berbatu tapi bisa tumbuh. Artinya, salib bisa memberi kehidupan dan mencurahkan berkat yang tidak bisa dihalangi oleh apapun, tidak diketahui oleh siapapun (seperti tunas tumbuh tidak diketahui orang)
  2. Menjadikan yang pahit menjadi manis
    Keluaran 15:23, 25

    15:23 Sampailah mereka ke Mara, tetapi mereka tidak dapat meminum air yang di Mara itu, karena pahit rasanya. Itulah sebabnya dinamai orang tempat itu Mara.
    15:25 Musa berseru-seru kepada TUHAN, dan TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu; Musa melemparkan kayu itu ke dalam air; lalu air itu menjadi manis. Di sanalah diberikan TUHAN ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan kepada mereka dan di sanalah TUHAN mencoba mereka,

    Kemurahan anugerah Tuhan yang sudah mati di kayu salib, Dia meminum empedu yang pahit dan menggantinya dengan anggur manis. Hidup kita yang mungkin sudah pahit, Tuhan jadikan manis.
  3. Salib akan menggantikan sengsara dengan mahkota.
    2 Timotius 4:5-8

    4:5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!
    4:6 Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.
    4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
    4:8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

    Dibalik salib ada mahkota, saat Yesus datang kedua kali, kita masuk pesta nikah Anak Domba, masuk kerajaan 1000 tahun damai sampai masuk kerajaan Surga.
    Wahyu 3:11
    3:11 Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.
    Jemaat Filadelpia tidak punya kekuatan apapun tetapi Tuhan beri mahkota untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top