English Language | Form Penggembalaan
kebaktian doa surabaya
KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya

Doa Surabaya (Rabu, 19 Maret 2014)
Tayang: 26 April 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu Sore, 06 November 2013)
Tayang: 13 April 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu Sore, 21 Agustus 2013)
Tayang: 04 September 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 04 September 2013)
Tayang: 06 Oktober 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 04 Juni 2014)
Tayang: 14 Februari 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 02 Juli 2014)
Tayang: 07 Mei 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu Sore, 18 September 2013)
Tayang: 05 Desember 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 21 Mei 2014)
Tayang: 06 Desember 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 09 April 2014)
Tayang: 25 Agustus 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu Sore, 02 Oktober 2013)
Tayang: 17 Desember 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 23 Juli 201420140723)
Tayang: 08 Agustus 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Senin, 26 Mei 2014)
Tayang: 03 Januari 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]


ALAT TABERNAKEL

Pelataran
Pintu Gerbang
Mezbah Korban Bakaran
Bejana Pembasuhan Dari Tembaga
Pintu Kemah
Pelita Emas
Meja Roti Sajian
Mezbah Dupa Emas
Pintu Tirai
Tabut Perjanjian
Imam-Imam
Imam Besar
Tahbisan Imam-Imam
Ukupan Wangi-wangian
Papan-papan dan Kayu Lintang
Tudung (Tenda) Tabernakel

gambar denah tabernakel

Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Kebaktian: Doa Surabaya
Tanggal: Rabu Sore, 25 September 2013
Tempat: WR Supratman 4 Sby
Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra
Download file: [download file transkrip] - [versi cetak]
Tayang: 05 Desember 2013

Kita sudah mempelajarai pembagian dari kitab Wahyu 1 - Wahyu 12, sekarang kita akan membaca Wahyu 1: 1 – 3, di dalam alkitab disebut dengan kata pengantar.
1. Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes.
2. Yohanes telah bersaksi tentang firman Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya.
3. Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.

Ay 1, dari pembacaan ini, kita dapat menarik dua pengertian yaitu:

  • bukan sesuatu yang tertutup tetapi merupakan rahasia yang dibukakan = dari ALLAH kepada YESUS, kemudian kepada malaikat-Nya, kepada hamba-hamba-Nya dan kepada rasul Yohanes.


  • kitab Wahyu bukan berasal dari manusia sebab berasal dari ALLAH kepada YESUS dstnya. Jadi kitab Wahyu bukan berasal dari manusia tetapi berasal dari ALLAH Yang dikaruniakan kepada YESUS lewat malaikat (sekarang ini menunjuk pada kuasa Roh.Kudus) dan dinyatakan kepada rasul Yohanes untuk kemudian ditunjukkan kepada hamba-hamba TUHAN/hamba-hamba YESUS. Semoga kita dapat mengerti.

Jadi susunannya sbb:
Dari ALLAH = kepada YESUS = kepada Roh.Kudus/malaikat = kepada rasul Yohanes = kepada hamba-hamba TUHAN/hamba-hamba YESUS. Bukan berasal dari manusia. Semoga kita dapat mengerti.

Siapa hamba-hamba TUHAN/hamba-hamba YESUS/pelayan-pelayan TUHAN itu? Kita semua adalah hamba-hamba TUHAN/pelayan-pelayan TUHAN.

  1. 1 Korintus 7: 22, 23,
    22. Sebab seorang hamba yang dipanggil oleh Tuhan dalam pelayanan-Nya, adalah orang bebas, milik Tuhan. Demikian pula orang bebas yang dipanggil Kristus, adalah hamba-Nya.
    23. Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia.

    Hamba TUHAN itu bukanlah orang yang terikat, tetapi orang bebas, milik TUHAN. Jadi, hamba TUHAN/pelayan TUHAN adalah kehidupan yang ditebus/dibeli oleh Darah YESUS.

    1 Petrus 1: 18, 19,
    18. Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
    19. melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

    Kehidupan manusia berdosa sangatlah hina, jadi, di hadapan TUHAN itu bukanlah orang yang miskin itu hina sedangkan orang yang kaya itu hebat = tidak!! tetapi ditinjau dari berdosa atau tidak. Jadi, manusia berdosa itu dihadapan TUHAN sangatlah hina dan jika kehidupan itu sebagai bangsa kafir = seharga anjing dan babi sehingga tidak layak untuk melayani TUHAN. Sebab binatang haram itu tidak boleh dipersembahkan kepada TUHAN. Sekali-pun kehidupan itu kaya/miskin, tua/muda, pandai/bodoh, kalau berdosa, maka kehidupan itu hanyalah seharga anjing dan babi sehingga tidak layak untuk melayani TUHAN.

    Itu sebabnya harus ditebus atau dilepaskan oleh Darah YESUS dari:


    • dosa-dosa warisan nenek/dari orang tua. Mungkin neneknya seorang dukun, kita tidak perlu merasa takut sebab sesudah kita percaya kepada YESUS, kita ditebus oleh Darah YESUS.
    • dosa wariasan ini termasuk adat istiadat yang melawan Firman TUHAN, sehingga TUHAN juga tidak berkenan. Setiap suku bangsa ini memiliki adat istiadatnya sendiri; itu sebabnya kita harus berhati-hati, kalau ada orang yang mengatakan = harus berbuat begini supaya kamu selamat. Kita jangan mau, sebab keselamatan itu hanya oleh Darah YESUS dan kalau ada yang lain seperti adat istiadat, maka itu berarti melawan Firman/bertentangan dengan Firman dan dari


    • dosa diri sendiri sehingga kita layak untuk melayani TUHAN = menjadi hamba TUHAN/hamba YESUS.


    Itu sebabnya kita harus ditebus/dilepas terlebih dahulu supaya menjadi orang yang merdeka/orang bebas yaitu bebas dari dosa.

    Dibagian atas disebutkan ada tiga istilah dari Darah YESUS yaitu:


    • Darah yang mahal, artinya kehidupan yang sudah ditebus/dilepas dari dosa dan menjadi hamba TUHAN/pelayan TUHAN merupakan kehidupan yang mahal/yang sangat berharga di hadapan TUHAN. Itu sebabnya kalau kita dapat menjadi seorang hamba TUHAN/pelayan TUHAN, maka kita menjadi kehidupan yang mahal/sangat berharga di hadapan TUHAN.


    • Darah Anak Domba, = ini berkaitan dengan penggembalaan/domba itu digembalakan. Jadi, kehidupan yang sudah ditebus/dilepaskan oleh Darah YESUS dan menjadi hamba TUHAN/pelayan TUHAN harus tergembala. Inilah istilah dari Darah Anak Domba/Darah YESUS. Harus tergembala = berada di dalam kandang penggembalaan yang di dalam tabernakel menunjuk pada ruangan suci di mana di dalamnya terdapat tiga macam alat yang untuk sekarang menunjuk pada ketekunan di dalam tiga macam ibadah pokok yaitu:


      • Pelita emas = ketekunan di dalam ibadah raya,
      • Meja roti sajian = ketekunan di dalam pendalaman alkitab yang disertai dengan perjamuan suci,
      • Mezbah dupa emas = ketekunan di dalam ibadah doa penyembahan. Mengapa kita harus tergembala/harus berada di dalam kandang penggembalaan? Karena:


        • Jika tidak tergembala/bebas, maka daging menjadi liar dan kembali melakukan perkara-perkara murahan/perkara-perkara dosa sampai pada puncaknya dosa = kembali menjadi seperti anjing dan babi.


        • jika kita tergembala, maka kita tidak akan disesatkan oleh ajaran-ajaran palsu = tidak diterkam oleh serigala yang ganas dan mati. Percuma, sebab kita sudah dibeli, ditebus dan menjadi hamba TUHAN, tetapi diterkam oleh binatang buas = berbuat dosa lagi. Itu sebabnya harus digembalakan.


    • Darah yang tak bercacat dan tak bernoda, artinya, jika kita digembalakan, maka kita akan mengalami penyucian secara intensif (Minggu, Senin dan Rabu). Untuk kaum muda ditambah lagi dengan hari Sabtu sebab daging itu masih kuat-kuatnya. Ini bukan untuk disiksa tetapi untuk disucikan sehingga tidak ada kesempatan untuk diterkam dan kembali menjadi anjing dan babi, bahkan satu waktu menjadi sempurna = tidak bercacat cela seperti YESUS.

      Inilah hamba TUHAN. Jadi kitab Wahyu ini tidak diberikan kepada orang sembarangan tetapi wahyu dari ALLAH diberikan kepada YESUS, kemudian dari YESUS kepada malaikat/Roh.Kudus dan dari Roh.Kudus diberikan kepada rasul Yohanes yang dipilih oleh TUHAN dan dari rasul Yohanes diberikan kepada hamba-hamba TUHAN/pelayan-pelayan TUHAN.

      Siapa hamba TUHAN itu? Adalah kehidupan yang


      • ditebus oleh Darah YESUS sehingga terlepas dari dosa,
      • digembalakan sampai menjadi
      • sempurna.


      Di dalam 1 Korintus 7, disebutkan jangan menjadi hamba manusia dan ini penting bagi kita, sebab kita ini adalah hamba TUHAN/hamba YESUS =


      • 1 Korintus 7: 23,
        Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia.

        Jangan menjadi hamba manusia = kewaspadaan.

        Apa arti dari hamba manusia? Galatia 1: 9 , 10,
        9. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.
        10. Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.

        Kukatakan sekali lagi = diulang = jadi, penting Firman itu diulang. Jadi, hamba manusia ini adalah pelayan TUHAN yang hanya menyenangkan manusia = melayani hanya untuk menyenangkan manusia sekali-pun mengorbankan pengajaran yang benar. Inilah kita yang sekali-pun sudah mengetahui bahwa itu adalah ajaran yang tidak benar, tetapi kita tetap melayani hanya untuk menyenangkan manusia.

        Salah satu motto dari Lempin-El dan juga merupakan motto dari kita semua adalah lebih baik ditolak bersama dengan pengajaran yang benar daripada diterima tanpa pengajaran yang benar. Mari, kita mempertahankan pengajaran yang benar sebab itu merupakan Pribadi dari TUHAN sendiri.

        Demikian juga dikantor, kita sudah mengetahui bahwa itu merupakan korupsi kemudian diajak untuk melakukan korupsi = kita mau melakukan korupsi supaya boss/pimpinan menjadi senang = jangan lakukan itu, tetapi kita memberi nasihat supaya jangan melakukan korupsi sebab berbahaya. inilah hamba TUHAN. Semoga kita dapat mengerti.


      • jangan menjadi hamba uang = Lukas 16: 13, 14,
        13. Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."
        14. Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.

        Hamba uang adalah: melayani hanya untuk mencari keuntungan jasmani/perkara-perkara jasmani. Terutama kami para gembala-gembala yang betul-betul menjadi sorotan, sebab jika menjadi hamba uang, maka tidak ada tanggung jawab untuk jemaat. Demikian juga yang melayani paduan suara dan musik, jika hanya untuk hal yang jasmani, maka TUHAN tidak berkenan.


    Inilah nomor satu. Jadi Wahyu ini berasal dari ALLAH diberikan terus sampai ke rasul Yohanes dan sekarang kepada hamba TUHAN itulah kita semua pelayan TUHAN tetapi yang memenuhi syarat yaitu yang:


    • yang ditebus = bebas dari dosa,
    • jangan menjadi hamba manusia sebab hanya akan menyenangkan manusia sekali-pun melawan TUHAN/melawan pengajaran yang benar tetapi menjadi hamba TUHAN.


  2. 1 Korintus 11: 1, Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.

    Terj.lama:
    Hendaklah kamu menurut teladanku, seperti aku pun menurut teladan Kristus.

    Jadi, hamba TUHAN/pelayan TUHAN harus meneladani Kristus/menurut teladan Kristus.

    Sekarang ini kita hanya membaca dua hal ini sebagai dasar dari pelayanan kita; bagi yang sudah melayani, mari, sungguh-sungguh serius dan yang mau melayani, nanti akan ada penumpangan tangan sebagai dasar dari pelayanan.

Hamba TUHAN ini tidak sembarangan tetapi:

  • harus yang sudah ditebus = harus bebas; dan bagi yang sudah melayani, jangan sampai ada ikatan/jangan seperti anjing dan babi tetapi bebas.
  • Tergembala,
  • jangan menjadi hamba uang dan
  • jangan menjadi hamba manusia, tetapi
  • harus meneladani YESUS = mengikuti teladan YESUS

Paling sedikit ada dua teladan dari YESUS yang harus kita ikuti yaitu:

  1. Filipi 2: 8, Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

    Jadi teladan YESUS yang pertama adalah ketaatan. YESUS taat sampai mati dikayu salib, sedangkan kita taat sampai daging tidak bersuara. Jadi, seorang hamba TUHAN adalah kehidupan yang taat dengar-dengaran = melakukan kehendak TUHAN sampai daging tidak bersuara. Hamba TUHAN tidak memiliki kehendak diri sendiri, tetapi kehendak TUHAN. Semoga kita dapat mengerti.


  2. 2 Timotius 2: 13, jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya."

    Jadi, teladan kedua adalah kesetiaan. Sekali-pun kita tidak setia, tetapi YESUS tetap setia, artinya YESUS selalu memberikan kesempatan (menunjuk pada panjang sabar) kepada kita untuk kembali kepada kesetiaan. Ini yang benar = sekali-pun saya tidak setia, tetapi tetap ditolong oleh TUHAN, berarti saya harus kembali kepada Dia.

    Maksudnya begitu; jangan ada yang salah pengertian dengan berkata = sekali-pun saya tidak setia, tetapi YESUS tetap setia dan menolong sehingga orang yang setia berpikir lebih baik saya juga tidak setia = bukan seperti ini.

    Misalnya kita sudah lama meninggalkan TUHAN, kemudian mendapatkan pertolongan = ini merupakan titik di mana kita harus kembali. Sebab jika kita tidak kembali, maka kita tidak akan pernah dapat kembali. Kita harus ingat! Panjang sabar TUHAN itu seperti karet yang terus ditarik, tetapi satu saat akan putus dan kita akan habis sebab tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Semoga kita dapat mengerti.

2 Timotius 1: 6, Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.

Jadi setiap hamba TUHAN/pelayan TUHAN yang akan ditahbiskan harus mengalami penumpangan tangan dari seorang gembala untuk mendapatkan karunia-karunia Roh.Kudus dan jabatan pelayanan dari TUHAN. TUHAN Yang menentukan saudara melayani apa. Semoga kita dapat mengerti.

Sesudah menjadi hamba TUHAN dan mendapatkan karunia Roh.Kudus dan jabatan pelayanan, maka kita harus setia dan berkobar-kobar dalam karunia-karunia Roh.Kudus dan jabatan pelayanan sampai garis akhir. Jangan pernah mengorbankan untuk apa-pun juga. Jika kita tidak sampai garis akhir, berarti kita mengorbankan karunia-karunia Roh.Kudus dan jabatan pelayanan seperti Yudas yang tidak sampai garis akhir karena uang.

Garis akhir ini berarti:

  • sampai meninggal dunia atau
  • sampai kedatangan YESUS Kristus Yang kedua kalinya. Semoga kita dapat mengerti.

Jadi, Wahyu ini tidak sembarangan sebab berasal dari ALLAH kepada YESUS, kepada malaikat, kepada rasul Yohanes dan kepada hamba-hamba TUHAN, siapa mereka? Mereka adalah kehidupan yang ditebus oleh:

  • Darah yang mahal sehingga menjadi hidup yang mahal = bebas dari dosa.
  • Darah Anak Domba sehingga menjadi hidup yang tergembala. Inilah hamba TUHAN yang tergembala, tidak liar sehingga beredar-edar dan ini harus dimulai dari seorang gembala yang harus tergembala sampai menjadi tidak bercacat/sampai sempurna dan kedua, seorang hamba TUHAN itu meneladani kepada YESUS yaitu dengan:


    • Ketaatan = melakukan kehendak TUHAN sampai daging tidak bersuara seperti YESUS Yang taat sampai mati di atas kayu salib.
    • Kesetiaan = setia berkobar-kobar sampai garis akhir

Jika kita sudah taat dan setia, maka akan seperti jemaat Filadelfia yang diberi kunci Daud oleh TUHAN. Malam ini bagi yang akan ditumpangi tangan mendapatkan dobel yaitu:

  • Selain mendapatkan karunia dan jabatan, tetapi juga
  • Mendapatkan kunci Daud.

Bagi kita yang sudah melayani, mari:

  • Kembali kepada penebusan sehingga menjadi bebas, jangan sampai menjadi liar dllnya dan juga
  • Kita taat dan setia maka semuanya akan mendapatkan kunci Daud.

Wahyu 3: 7, 8,
7. "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
8. Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

Engkau menuruti Firman = setia dan tidak menyangkal Nama-Ku. Jadi, jika kita tidak setia di dalam ibadah pelayanan = kita menyangkal Nama YESUS lewat perbuatan. Kalau dulu Petrus menyangkal lewat omongan/perkataan. Semoga kita dapat mengerti.

Inilah hasil dari kuci Daud, sekali-pun kita tidak berdaya/tidak dapat melakukan apa-apa, tetapi TUHAN memberikan kunci Daud yaitu kemurahan dan kebajikan TUHAN. Seperti yang dikatakan oleh Daud = ‘kemurahan dan kebajikan-Mu mengikuti aku seumur hidupku’.

Kegunaan dari kunci Daud adalah

  • untuk menutup pintu yang tidak dapat dibuka oleh siapa-pun juga; seperti bahtera Nuh yang ditutup, sampai air bah-pun tidak dapat membuka sebab sangat rapat, artinya: kemurahan dan kebajikan TUHAN sanggup melindungi dan memelihara kita yang tidak berdaya (kekuatanmu kecil) di jaman yang sulit dan mustahil sampai jaman antikrist bahkan sampai hidup yang kekal.

    Inilah pintu yang ditutup, seperti bahtera Nuh begitu pintu ditutup, tetapi yang berada di dalam bahtera dilindungi dan dipelihara sekali-pun tidak berdaya sebab berada di tengah air bah sampai gunung-pun sudah tidak kelihatan, tetapi tetap kemurahan dan kebajikan TUHAN yang memelihara kita. Semoga kita dapat mengerti.

    Mari, dunia ini sudah memasuki seperti jaman Nuh, berarti:


    • Kesulitan juga akan bertambah sebab itu seperti kita yang hidup di tengah air bah = apa yang hendak kita andalkan? Kalau hanya mengandalkan ijazah, mengandalkan gaji yang di dapat tinggi dan juga mengandalkan deposito = bagaimana kalau menghadapi air bah? Mana bisa? kita harus mengandalkan kunci Daud.


    • Kenajisan juga akan bertambah.


  • membuka pintu yang tidak dapat ditutup oleh siapa-pun juga. Itu sebabnya kita tidak perlu takut sekali-pun manusia mengancam kita = tidak mengapa! asal kita memiliki kunci Daud, maka TUHAN akan menolong.

    Kunci Daud = kalau ditutup, maka tidak ada yang dapat membuka; kalau dibuka, tidak ada yang dapat menutup artinya:


    • Kemurahan dan kebajikan TUHAN memberikan jalan keluar dari semua masalah sampai-pun yang mustahil. Daud jika ia berperang, ia selalu mendapatkan kemenangan, sekali-pun ketika ia menghadapi Saul, Daud hampir mati sebab ia sudah dikepung, tetapi TUHAN membuka jalan baginya. Membuka jalan berarti ada jalan ke depan = memberikan masa depan yang berhasil sehingga menjadi indah dan bahagia. Seperti Daud yang hanya menggembalakan domba dua tiga ekor, tetapi ia dapat menjadi seorang raja dengan kunci Daud.


    • Kita dipakai oleh TUHAN = kemurahan dan kebajikan TUHAN memakai kita dalam kegerakan Roh.Kudus hujan akhir = kegerakan pelayanan pembangunan Tubuh Kristus yang tidak dapat dihalangi. Sekali-pun kita tidak berdaya, tetapi tidak dapat dihalangi oleh siapa-pun. Semoga kita dapat mengerti.


    • Pintu surga terbuka/pintu Yerusalem Baru terbuka, artinya kita disucikan dan diubahkan terus menerus sampai kita menjadi sempurna dan kita layak menyambut kedatangan YESUS Yang kedua kalinya untuk masuk kota Yerusalem Baru dan akan bersama dengan Dia selama-lamanya. Semoga kita dapat mengerti.

Inilah yang dapat diberitakan sekarang ini. Kitab Wahyu ini bukan untuk sembarangan sebab bukan berasal dari manusia tetapi berasal dari ALLAH, dari YESUS terus sampai kepada hamba-hamba TUHAN yang sungguh-sungguh yaitu yang:

  • Sungguh-sungguh ditebus oleh Darah YESUS dan juga yang digembalakan.
  • Yang meneladani YESUS sehingga akan dipakai dan diberikan jabatan dan karunia-karunia, tetapi juga diberikan.
  • Kunci Daud yaitu kemurahan dan kebajikan TUHAN.

Mari! bagi yang sudah melayani, kembali sebagai hamba TUHAN; saya juga sebagai hamba TUHAN yang sungguh-sungguh sampai kita menerima kunci Daud. Bagi yang belum melayani, mohon kepada TUHAN utnuk menetapkan jabatan dan karunia Roh.Kudus + kunci Daud.

TUHAN memberkati kita semua.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top