English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 12 Oktober 2010 (Selasa Siang)
PENGAJARAN MEMPELAI
Keluaran 31:18
31:18 Dan TUHAN memberikan...

Ibadah Kaum Muda Malang, 16 Mei 2009 (Sabtu Sore)
Pembicara: Bpk. Dwi Antanusa

Markus 13:9-13, nubuat yang ketiga adalah...

Ibadah Pentakosta Malang, 09 Juni 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita masih mempelajari tentang manfaat kenaikan Yesus ke...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 18 Maret 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11 tentang doa penyembahan.
Tuhan menghendaki...

Ibadah Raya Surabaya, 26 Mei 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 23 Maret 2011 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang

Matius 5 : 8
5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Hati suci bisa melihat Tuhan = bisa...

Ibadah Doa Surabaya, 30 Mei 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di...

Ibadah Doa Surabaya, 11 Januari 2012 (Rabu Sore)
Matius 26: 57-68
INI TENTANG SAKSI DAN KESAKSIAN.

Ada 2 macam saksi dan kesaksian, yaitu:
Saksi yang palsu/saksi dusta.
Saksi yang benar.
Malam ini kita masih...

Ibadah Doa Surabaya, 18 Januari 2012 (Rabu Sore)
Matius 26: 69-75
INI TENTANG PETRUS MENYANGKAL YESUS.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus yaitu:

Matius 26: 69-70= Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea.
Matius 26:...

Ibadah Doa Malang, 14 Mei 2019 (Selasa Sore)
Rekaman Ibadah doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 22:17
22:17. Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!"...

Ibadah Raya Malang, 22 Maret 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada saat kedatangan Yesus kedua kali.

Matius 24:31...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Februari 2016 (Kamis Sore)
Siaran Langsung dari Toraja

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Imamat yang...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 11 Januari 2017 (Rabu Malam)
Lukas 22: 39-43 => doa di taman Getsemani--termasuk doa malam.
22: 39 Lalu pergilah Yesus ke luar kota...

Ibadah Raya Surabaya, 30 Agustus 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Agustus 2012 (Rabu Sore)
Matius 27
Dalam susunan tabernakel ini menunjuk tentang 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT PERJANJIAN, artinya sekarang adalah sengsara yang dialami...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malam Surabaya, 05 Oktober 2016 (Rabu Malam)

Melanjutkan dari pemberitaan firman pada Ibadah Doa Surabaya, 05 Oktober 2016, ada lima tabiat daging yang harus dirobek dalam Lukas 12--terkena pintu tirai--, supaya mengalami kesempurnaan, yaitu: yang kelima: Lukas 12: 35-48 => perikop: kewaspadaan.

Berarti, tabiat daging adalah lawan katanya, yaitu: lengah; tidak waspada; tidak berjaga-jaga.
Akibatnya, ketinggalan saat kedatangan Yesus kembali kedua kali.

Lewat doa penyembahan malam ini, kita bergumul supaya terjadi perobekan daging, dari daging yang lengah menjadi hamba/pelayan TUHAN yang selalu berjaga-jaga.
Praktiknya:

  1. Lukas 12: 35
    12: 35 "Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.

    Praktik berjaga-jaga yang pertama: 'pinggangmu tetap berikat' = tetap berikat pinggang kebenaran--firman pengajaran yang benar.

    Efesus 6: 1
    6: 14 Jadi berdirilah tegap, berikat pinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,

    Artinya, kita harus tetap berpegang teguh dan mempraktikkan firman pengajaran yang benar, supaya kita mengalami penyucian, sehingga kita bisa hidup suci--nyala api firman Allah membakar kita.


  2. Lukas 12: 35
    12: 35 "Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.

    |Praktik berjaga-jaga yang kedua: 'pelitamu tetap menyala'= pelita tetap menyala = tetap dalam urapan Roh Kudus--nyala api Roh Kudus membakar kita.

    Praktiknya: tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada TUHAN.
    Roma 12: 11
    12: 11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.


  3. Lukas 12: 36-37
    12: 36 Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya.
    12: 37 Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya
    berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.

    Praktik berjaga-jaga yang ketiga: hidup dalam suasana pesta nikah yang rohani; hidup dalam kasih--nyala api kasih Allah membakar kita.

    Praktiknya: kita bisa menyembah TUHAN dan taat dengar-dengaran kepada TUHAN.

Jadi, kita bergumul malam ini, supaya menjadi hamba TUHAN yang siap selalu; berjaga-jaga supaya tidak ketinggalan saat Yesus datang kembali kedua kali, yaitu dengan berikat pinggangkan kebenaran--pegang firman dan praktikan, supaya kita hidup suci--, pelita tetap menyala--tetap setia dan berkobar-kobar--, dan hidup dalam suasana pesta nikah--kita bisa menyembah TUHAN dan taat dengar-dengaran. Ini urusan kita!

Jika kita melayani TUHAN dengan kesucian, kesetiaan, dan ketaatan, kita akan berada dalam nyala api firman, Roh Kudus, dan kasih Allah, sehingga kita menjadi pelayan TUHAN bagaikan nyala api.

Wahyu 1: 14
1: 14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.

Mata TUHAN juga bagaikan nyala api.
Berarti, kita menjadi biji matanya TUHAN.

Mazmur 17: 7-8
17: 7 Tunjukkanlah kasih setia-Mu yang ajaib, ya Engkau, yang menyelamatkan orang-orang yang berlindung pada tangan kanan-Mu terhadap pemberontak.
17: 8
Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu.

Biji mata memang kecil--tidak berdaya--, tetapi kita hidup di dalam naungan tangan kasih setia TUHAN yang besar dan ajaib.
'naungan sayap-Mu' = pelukan tangan kasih setia TUHAN yang besar dan ajaib--bagaikan anak ayam yang tidak bisa apa-apa, berada di dalam pelukan sayap induknya.

Urusan/tugas kita sekarang hanya menjadi biji mata TUHAN--hidup dalam nyala api firman, Roh Kudus, dan kasih Allah. Bukan lagi hidup dalam api hawa nafsu daging, sebab ini sudah kita pergumulkan dan dirobek. Selanjutnya kita hidup dalam pelukan tangan kasih setia TUHAN yang besar dan ajaib.

Hasilnya:

  1. Hasil pertama: tangan kasih setia TUHAN yang besar dan ajaib sanggup melindungi dan memelihara kita di zaman yang sudah sulit, mustahil, sampai zaman antikris berkuasa di bumi tiga setengah tahun, bahkan sampai kehidupan yang kekal.

    Malam ini, sebesar apapun kita di lautan dunia ini, kita hanya seperti anak ayam yang tidak bisa apa-apa. Kita harus berada dalam pelukan tangan kasih setia TUHAN yang besar dan ajaib.


  2. Mazmur 136: 1-4
    136: 1 Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
    136: 2 Bersyukurlah kepada Allah segala allah! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
    136: 3 Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
    136: 4 Kepada
    Dia yang seorang diri melakukan keajaiban-keajaiban besar! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

    Hasil kedua: pelukan tangan kasih setia TUHAN yang besar dan ajaib sanggup melakukan keajaiban besar seorang diri.

    Istilah 'seorang diri' menunjuk pada Yesus yang ditinggal seorang diri di kayu salib, yang rela menjadi satu-satunya tumpuan dan harapan kita. Jangan berharap yang lain!

    Tangan kasih setia yang besar dan ajaib dari Yesus yang seorang diri di kayu salib, sanggup mengadakan mujizat-mujizat bagi kita.

    Mujizat rohani, yaitu pembaharuan hidup. Dia seorang diri di kayu salib melakukan mujizat, yaitu menyelamatkan kita dari dosa, sehingga kita mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani, yaitu jujur--jujur dalam mengaku dosa, kalau diampuni, jangan berbuat dosa lagi--dan percaya. Inilah keajaiban besar malam ini, yaitu jujur dan percaya.

    Kalau jujur dan percaya, keajaiban yang lain--mujizat jasmani--juga akan terjadi.

    Mujizat jasmani, yaitu yang mustahil menjadi tidak mustahil.
    Sebagai contoh: Maria dan Martha jujur dan percaya ('Kalau engkau percaya, engkau akan melihat kemuliaan Allah'), sehingga Lazarus yang sudah mati empat hari bisa dibangkitkan. Yang penting jujur dan percaya.

    Kebusukan-kebusukan apapun bisa diperbaiki; semua jadi baik; semua jadi indah; semua selesai oleh pekerjaan tangan kasih setia TUHAN.


  3. Hasil ketiga: saat kedatangan Yesus kedua kali, kita benar-benar disempurnakan; diubahkan menjadi sama mulia dengan Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan yang permai. Inilah benar-benar kemerdekaan/kebebasan 100%; kebebasan yang sempurna; bersama dengan TUHAN selama-lamanya.

Malam ini, akui bahwa kita ini kecil, tidak berdaya, banyak kesalahan, kekurangan, dan kegagalan!
Percaya bahwa kita hidup dalam tangan kasih setia TUHAN yang besar dan ajaib.

Yang penting adalah kita menjadi pelayan/hamba TUHAN yang suci, setia, dan taat. Kita akan berada di dalam pelukan tangan kasih setia TUHAN yang besar dan ajaib. Serahkan hidup ini ke dalam tangan kasih setia TUHAN yang besar dan ajaib!

Kita kecil dan tidak berdaya, mungkin dalam penderitaan, dalam salib, kesempatan, Dia seorang diri dan kita juga seorang diri. Tidak ada yang diharapkan, serahkan pada Dia! Jangan putus asa, kecewa, atau bangga dengan sesuatu, tetapi andalkan kasih setia TUHAN! Kita terlalu kecil, seperti anak ayam yang tidak bisa apa-apa baik secara jasmani maupun rohani.

Kaum muda, serahkna semua dalam pelukan tangan kasih etia TUHAN! Tanga kasih setia TUHAN yang besar dan ajaib bertanggung jawab atas hidup kita semua.
Apapun keadaan kita malam ini, memang kecil dan tak berdaya, tetapi kita biji matanya TUHAN. Jangan ragu dan bersungut! Dia tidak menipu kita.
Apa keadaan kita: sakit, jatuh, lemah, gagal, mungkin sudah putus asa, atau merasa sendiri, serahkan kepada Dia! Ada mujizat malam ini!

"Saya mengalami mujizat malam ini. Saya meraskan jamahan tangan TUHAN. Ada sakit yang luar biasa, tetapi mendadak sudah hilang. TUHAN tolong kita. Sidang jemaat juga akan ditolong TUHAN. Apapun, jangan ragu! Memang kecil dan menghadapi kemustahilan, tetapi ada ktangan kasih setia yang besar dan ajaib. Cukup Dia seorang diri, tidak usah yang lain! Kaum muda, mungkin diukur tidak bisa apa-apa, tetapi ada tangan yang besar. Jangan beharap yang lain! Seorang Diri dengan kita seorang diri. Penyakit atau apapun juga, serahkan pada TUHAN! Tidak ada yang mustahil bagi Dia, sampai kita bebas dari dunia ini untuk menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan yang permai. Kalau kita merasa kecil, kesempatan untuk berada dalam tangan kasih setia TUHAN yang besar."

TUHAN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top