Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:1
4:1 Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.

Pada saat bunyi sangkakala terdengar (= pemberitaan firman pengajaran yang benar dan keras, firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua, firman penggembalaan), maka terjadi 3 hal:
  1. Pintu Surga terbuka.
  2. Peningkatan rohani sampai sempurna.
  3. Kita mengetahui sesuatu yang belum terjadi tetapi pasti terjadi di akhir jaman, terutama nubuat tentang kedatangan Yesus kedua kali.
Jika kita menolak bunyi sangkakala (firman pengajaran yang benar), akibatnya:
  1. Pintu Surga tertutup.
  2. Kerohanian merosot/ tenggelam.
  3. Bumi membuka mulutnya dan menelan, membinasakan.

Tiga kali bumi membuka mulutnya dan menelan:
  1. Terjadi di laut Kolsom/ laut Teberau.
    Keluaran 15:4, 12
    15:4 Kereta Firaun dan pasukannya dibuang-Nya ke dalam laut; para perwiranya yang pilihan dibenamkan ke dalam Laut Teberau.
    15:12 Engkau mengulurkan tangan kanan-Mu; bumipun menelan mereka.

    Bumi membuka mulutnya dan menelan Firaun dan pasukannya karena melawan kehendak Tuhan (firman pengajaran yang benar). Sehebat apa pun manusia di dunia, jika melawan kehendak Tuhan, akan binasa.

    Bagi bangsa Israel yang melakukan kehendak Tuhan, apa yang terjadi di laut Kolsom adalah baptisan air. Bumi membuka mulutnya dan menelan artinya mematikan hidup lama/ dosa-dosa.

    1 Korintus 10:1-2

    10:1 Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut.
    10:2 Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut.

    Roma 6:2

    6:2 Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?

    Syarat baptisan air yang benar adalah bertobat, mulai dari tidak berdusta.

    Yeremia 9:5

    9:5 Yang seorang menipu yang lain, dan tidak seorangpun berkata benar; mereka sudah membiasakan lidahnya untuk berkata dusta; mereka melakukan kesalahan dan malas untuk bertobat.

    Mempertahankan dusta sama dengan malas bertobat, tidak mau bertobat, sampai tidak bisa bertobat seperti setan.

    Roma 6:4

    6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    Pelaksanaan baptisan air yang benar adalah orang yang sudah mati terhadap dosa (bertobat) harus dikuburkan dalam air bersama Yesus, dan bangkit/ keluar dari air bersama Yesus untuk menerima hidup baru, hidup Surgawi.

    Mazmur 118:19-21

    118:19 Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran, aku hendak masuk ke dalamnya, hendak mengucap syukur kepada TUHAN.
    118:20 Inilah pintu gerbang TUHAN, orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.
    118:21 Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku.

    Artinya kita hidup dalam kebenaran (tidak berbuat dosa lagi), berpegang teguh dan taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar (tidak disesatkan).
    Hasilnya adalah selamat dan diberkati oleh Tuhan sampai ke anak cucu, dan menjadi berkat bagi orang lain, sehingga kita selalu mengucap syukur.

    Keluaran 12:38

    12:38 Juga banyak orang dari berbagai-bagai bangsa turut dengan mereka; lagi sangat banyak ternak kambing domba dan lembu sapi.

    Waspada, ada bangsa lain (bangsa kafir) yang melihat bangsa Israel dan ikut keluar dari Mesir dan masuk ke laut Kolsom (baptisan air), tetapi tanpa merayakan Paskah (tanpa bertobat). Artinya masuk baptisan air hanya ikut-ikutan, atau karena disuruh.

    Bilangan 11:4-6

    11:4 Orang-orang bajingan (kacauan, TL) yang ada di antara mereka kemasukan nafsu rakus; dan orang Israelpun menangislah pula serta berkata: "Siapakah yang akan memberi kita makan daging?
    11:5 Kita teringat kepada ikan yang kita makan di Mesir dengan tidak bayar apa-apa, kepada mentimun dan semangka, bawang prei, bawang merah dan bawang putih.
    11:6 Tetapi sekarang kita kurus kering, tidak ada sesuatu apapun, kecuali manna ini saja yang kita lihat."

    Akibatnya adalah menjadi bangsa bajingan yang memiliki nafsu rakus, mengejar perkara daging/ perkara dunia yang bertentangan dengan firman Tuhan, sehingga tidak menghargai bahkan muak terhadap manna (firman penggembalaan yang benar). Sehingga akan mengacau dalam penggembalaan, lewat gosip, dll.

    Bilangan 11:33-34

    11:33 Selagi daging itu ada di mulut mereka, sebelum dikunyah, maka bangkitlah murka TUHAN terhadap bangsa itu dan TUHAN memukul bangsa itu dengan suatu tulah yang sangat besar.
    11:34 Sebab itu dinamailah tempat itu Kibrot-Taawa, karena di sanalah dikuburkan orang-orang yang bernafsu rakus.

    Mungkin mendapat perkara jasmani, tetapi tidak bisa menikmati, bahkan mati rohani, sampai binasa, terkubur di neraka selama-lamanya.

  2. Terjadi di padang gurun pada peristiwa Korah, menyangkut tahbisan ibadah pelayanan.
    Bilangan 16:31-32
    16:31 Baru saja ia selesai mengucapkan segala perkataan itu, maka terbelahlah tanah yang di bawah mereka,
    16:32 dan bumi membuka mulutnya dan menelan mereka dengan seisi rumahnya dan dengan semua orang yang ada pada Korah dan dengan segala harta milik mereka.

    Bumi membuka mulut dan menelan Korah dan komplotannya yang mendurhaka kepada Tuhan, melawan firman pengajaran yang benar. Korah dan komplotannya bersungut-sungut sebab menuntut hak secara jasmani dalam ibadah pelayanan. Ibadah pelayanan sudah menjadi profesi/ pekerjaan dunia, bukan tahbisan kepada Tuhan. Dalam gereja banyak bersungut, bertengkar soal uang.

    Lukas 17:7-9

    17:7 "Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!
    17:8 Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.
    17:9 Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya?

    Ada 3 macam hak yang dituntut:
    1. Hak makan minum = upah jasmani.
    2. Ucapan terima kasih/ pujian/ kehormatan.
    3. Kedudukan/ pangkat.

    Bilangan 16:10-11

    16:10 dan bahwa engkau diperbolehkan mendekat bersama-sama dengan semua saudaramu bani Lewi? Dan sekarang mau pula kamu menuntut pangkat imam lagi?
    16:11 Sebab itu, engkau ini dengan segenap kumpulanmu, kamu bersepakat melawan TUHAN. Karena siapakah Harun, sehingga kamu bersungut-sungut kepadanya?"

    Tiga macam hak yang dituntut ini membuat bersungut, gosip, fitnah, sampai menghujat Tuhan. Akibatnya adalah bumi membuka mulut dan menelan Korah dan komplotannya sehingga binasa selamanya.

    Lukas 17:10
    17:10 Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus (wajib, TL)lakukan."

    Hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang benar sama dengan doulos, hanya melakukan kehendak Tuhan (firman pengajaran yang benar), hanya melakukan kewajiban, tanpa hak. Contohnya adalah Yesus melayani dengan menyerahkan semua hak, sampai menyerahkan nyawaNya, taat sampai mati di kayu salib.

    Lukas 17:8

    17:8 Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

    Ciri hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang benar adalah selalu berikat pinggang, artinya selalu siap sedia untuk melayani Tuhan, tidak pernah berkata 'tidak', selalu 'ya'.

    Yesaya 11:5

    11:5 Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

    Kita melayani dengan setia dan benar, sama dengan memberi makan minum kepada Yesus, memuaskan hati Tuhan.

    Wahyu 19:11

    19:11 Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar," Ia menghakimi dan berperang dengan adil.

    Hasilnya adalah pintu Surga terbuka bagi kita, sehingga Tuhan memberi kepercayaan dan kemurahan kepada kita bangsa kafir. Tuhan memakai kehidupan kita dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir, pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Mulai dari dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh yang sempurna, mempelai wanita Tuhan. Semakin kita dipakai oleh Tuhan, semakin bahagia.

    Lukas 17:8

    17:8 Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

    Tuhan memberi jaminan kepastian untuk memelihara hidup kita di tengah dunia yang sulit bagaikan padang gurun. Urusan kita hanya siap sedia melayani Tuhan dengan setia dan benar, urusan makan minum dan lain-lain adalah urusan Tuhan. Sampai hidup kekal di Surga.

    Lukas 13:28-29

    13:28 Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar.
    13:29 Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah.

  3. Terjadi pada jaman antikris berkuasa di bumi selama 3,5 tahun.
    Wahyu 12:15-16
    12:15 Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu.
    12:16 Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.

    Bumi membuka mulutnya dan menelan air sebesar sungai yang disemburkan oleh antikris. Air sebesar sungai yaitu puncak kejahatan, kenajisan, dan kesadisan.

    Wahyu 12:17

    12:17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.

    Siapa kehidupan yang tertinggal dan menjadi sasaran antikris? Yaitu anak Tuhan/ hamba Tuhan yang memiliki hukum Allah (meja roti sajian) dan kesaksian Yesus (pelita emas), tetapi tidak memiliki mezbah dupa emas. Artinya, tidak mau menyembah Tuhan atau menyembah dengan terpaksa. Penyembahan tidak mencapai ukuran perobekan daging (daging tidak bersuara), tetapi daging masih bersuara, bersungut, menuntut, bergosip, tidak taat.

    Supaya tidak tertinggal pada jaman antikris, maka kita harus memiliki 2 hal:
    1. Dua sayap burung nasar yang besar, untuk menyingkirkan kita ke padang gurun selama 3,5 tahun, jauh dari mata ular.
      Wahyu 12:14
      12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

      Ibrani 4:12-13

      4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
      4:13 Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

      Kita memperoleh dua sayap burung nasar lewat pekerjaan firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua, yang sanggup menyucikan hati dan pikiran dari keinginan jahat (keinginan akan uang) dan keinginan najis (dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan). Juga menyucikan sendi-sendi, menunjuk hubungan dengan Tuhan dan sesama.

      2 Korintus 12:20

      12:20 Sebab aku kuatir, bahwa apabila aku datang aku mendapati kamu tidak seperti yang kuinginkan dan kamu mendapati aku tidak seperti yang kamu inginkan. Aku kuatir akan adanya perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, fitnah, bisik-bisikan, keangkuhan, dan kerusuhan.

      Kalau hati, pikiran, dan sendi disucikan, maka kita gemar menyembah Tuhan, sayap bertumbuh. Makin suci, makin gemar menyembah Tuhan, sayap makin besar. Sampai menjadi dua sayap burung nasar yang besar, yang sanggup menyingkirkan kita dari antikris.

      Ulangan 32:11-12

      32:11 Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya,
      32:12 demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing menyertai dia.

      Pertumbuhan sayap juga lewat ujian dalam bentuk masalah-masalah yang kita hadapi. Jika kita tetap hidup benar, tetap percaya dan berharap Tuhan, maka sayap akan semakin besar.

    2. Kasih sekuat maut, kasih Yesus di atas kayu salib.
      Kidung Agung 8:5-7
      8:5 Siapakah dia yang muncul dari padang gurun, yang bersandar pada kekasihnya? -- Di bawah pohon apel kubangunkan engkau, di sanalah ibumu telah mengandung engkau, di sanalah ia mengandung dan melahirkan engkau.
      8:6 -- Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN!
      8:7 Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina.

      Maka kita menjadi seperti bayi dalam gendongan tangan Tuhan, tidak bisa diganggu gugat oleh apa pun. Kita hanya mendengar detak jantung Tuhan yang tidak pernah berubah (kita tetap tenang dan damai sejahtera) dan tidak pernah berhenti (kekal). Tuhan selalu memperhatikan, mempedulikan, mengerti keadaan kita dan bergumul untuk kita.

      Zefanya 3:16-17

      3:16 Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: "Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu.
      3:17 TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,

      Hasilnya:
      1. Kasih Tuhan memberi kekuatan supaya tidak letih lesu/ berbeban berat, sehingga hidup kita enak dan ringan. Kita bisa bertahan sampai Tuhan datang kedua kali, tidak gugur.  

      2. Kasih Tuhan memberi kemenangan, menyelesaikan semua masalah sampai yang mustahil.

      3. Kasih Tuhan mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus. Mulai dari jujur dan taat dengar-dengaran.
        Markus 7:34-35
        7:34 Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: "Efata!," artinya: Terbukalah!
        7:35 Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik.

        Jujur dan taat sampai daging tidak bersuara. Jika telinga dan mulut terbuka, maka pintu Surga akan terbuka, dan semua pintu-pintu di dunia juga akan terbuka.

        Markus 7:37

        7:37 Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."

        Semua menjadi baik dan indah. Sampai jika Yesus datang kedua kali, kita terangkat ke awan-awan bersama Tuhan.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Doa Ucapan Syukur Malang, 29 Desember 2009 (Selasa Sore)
    ... menang atas dosa adalah berdamai dengan Tuhan dan sesama. Berdamai dengan Tuhan adalah mengaku dosa dengan sejujur-jujurnya kepada Tuhan maka darah Yesus akan menutupi dosa kita. Berdamai dengan sesama adalah mengaku dosa dengan sejujur-jujurnya kepada sesama dan jika diampuni jangan berbuat dosa lagi. Kalau ada sesama yang minta ampun juga harus bisa ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 24 Maret 2013 (Minggu Sore)
    ... dingin. diakhir jaman ada ancaman dimana kasih menjadi dingin dan kedurhakaan meningkat sekalipun kita sudah menerima kasih Allah. Ini yang harus kita jaga sebab ini terjadi justru saat kedatangan Tuhan semakin dekat. Kalau kasih makin meningkat maka kedurhakaan akan hilang. Kalau kasih semakin dingin kedurhakaan akan semakin meningkat. macam kedurhakaan yang ...
  • Ibadah Raya Malang, 27 November 2022 (Minggu Pagi)
    ... palsu yang membentuk gereja palsu Babel mempelai wanita setan yang akan dibinasakan. Jika memisahkan diri dari Babel maka kita menjadi hamba Tuhan pelayan Tuhan yang takut akan Tuhan hidup dalam kesucian. Balaskanlah dua kali lipat segala perbuatan Babel. Wahyu - Balaskanlah kepadanya sama seperti dia juga membalaskan dan berikanlah kepadanya dua kali ...
  • Ibadah Persekutuan Jakarta V, 10 Oktober 2013 (Kamis Sore)
    ... anggota. . Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun di mana perlu supaya mereka yang mendengarnya beroleh kasih karunia. Ciri manusia baru adalah ay. tidak ada dusta. Artinya berkata benar ya katakan ya tidak katakan tidak . Ini artinya kita adalah tubuh Kristus. Kalau masih berdusta ...
  • Ibadah Doa Malang, 26 April 2011 (Selasa Sore)
    ... karena penebusan dalam Kristus Yesus. Menyalahgunakan Firman Kasih Karunia kehidupan yang melayani tapi tidak taat. Kisah Rasul Dan sekarang aku menyerahkan kamu kepada Tuhan dan kepada firman kasih karunia-Nya yang berkuasa membangun kamu dan menganugerahkan kepada kamu bagian yang ditentukan bagi semua orang yang telah dikuduskan-Nya. Melayani tapi tanpa kasih melayani ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 23 Mei 2010 (Minggu Sore)
    ... Kudus. Langkah-langkah untuk memiliki minyak persediaan menurut gambar Tabernakel mengalami minyak urapan Roh Kudus masuk pintu gerbang https www. gptkk. org tabernakel pintu gerbang. html . Ini artinya berada pada halaman tabernakel. Roma . Jadi iman timbul dari pendengaran dan pendengaran oleh firman Kristus. Jadi masuk pintu gerbang adalah iman percaya pada Yesus ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 Juli 2023 (Sabtu Sore)
    ... api asap dan belerang secara rohani. Secara rohani SENJATA API lidah diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja Juli . Begitu lidah berbicara banyak yang kering dan mati rohaninya. Lebih dahsyat dari senjata api secara jasmani yang dipakai dalam perang dunia I. SENJATA ASAP dosa diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja Juli lebih ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Maret 2018 (Sabtu Sore)
    ... hambanya perempuan atau lembunya atau keledainya atau apapun yang dipunyai sesamamu. Jadi keinginan itu dikendalikan oleh dua hal Roh jahat yaitu keinginan untuk memiliki harta warisan orang lain. Roh najis yaitu keinginan untuk memiliki isteri orang lain keinginan najis dosa percabulan . Keinginan jahat dan najis ini membawa manusia pada ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Agustus 2020 (Selasa Sore)
    ... dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus. Roma adalah bangsa kafir. Kisah Rasul - . Ketika Apolos masih di Korintus Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. . Katanya kepada ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Juli 2021 (Selasa Sore)
    ... kepada mereka itu. Kota Pitom artinya dipagari sama dengan diikat oleh setan. Batu bata ini juga digunakan untuk membangun Babel gereja palsu. Kejadian - . Mereka berkata seorang kepada yang lain Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik. Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan ter gala-gala sebagai tanah liat. . ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.