English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Juni 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Empat wujud pribadi Yesus dalam kemuliaan [Wahyu...

Ibadah Raya Malang, 19 Februari 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:57-68 berjudul "SAKSI dan KESAKSIAN".

Ada 2 macam saksi dan kesaksian:
Ayat...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Juni 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman: jaman...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Juli 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:3-4
6:3 Dan ketika...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 11 Juni 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:51-53
9:51 Ketika hampir genap waktunya Yesus...

Ibadah Doa Malang, 22 April 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:14
1:14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 28 April 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:57-66 berjudul "Kelahiran Yohanes Pembaptis".

Lukas 1:57-58

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Agustus 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 7:11-17 tentang Yesus membangkitkan anak muda...

Ibadah Natal Kunjungan di Jatipasar, 20 Desember 2013 (Jumat Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 11 April 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:1-13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 Juli 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Raya Malang, 27 November 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:30-35 adalah tentang PERINGATAN KEPADA PETRUS.

Sebelumnya, Yudas Iskariot diperingatkan...

Ibadah Raya Surabaya, 18 November 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 10 Juni 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:33-36
11:33 "Tidak seorangpun yang menyalakan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Maret 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 6-7, 12-13
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 September 2012 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dicurahkan bagi kita semua.

Matius 27:

= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib, untuk menyelamatkan, menyucikan, bahkan menyempurnakan kita semua.

7X percikan darah= penyucian terakhir sampai kita sempurna seperti Yesus.

7x percikan darah di atas tabut perjanjian/7 sengsara yang dialami oleh Yesus dalam Matius 27:
  1. ay. 1-10= Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 18 Maret 2012).

  2. ay. 11-26= Yesus di hadapan Pilatus untuk menghadapi tuduhan-tuduhan sampai ketidak adilan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 15 April 2012).

  3. ay. 27-31= Yesus diolok-olok (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Mei 2012).

  4. ay. 32-50= Yesus disalibkan sampai mati (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 27 Mei 2012).

  5. ay. 51-56= mujizat-mujizat pada kematian Yesus (sudah diteragnkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Juli 2012).

  6. ay. 57-61= Yesus dikuburkan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Agustus 2012).

  7. ay. 62-66= kubur Yesus dijaga (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 26 Agustus 2012).
Malam ini kita masih mempelajari sengsara Yesus yang ketujuh: KUBUR YESUS DIJAGA.

Matius 27: 62-66
27:62. Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus,
27:63. dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa
si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.
27:64. Karena itu
perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama."
27:65. Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya."
27:66. Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka
memeterai kubur itu dan menjaganya.

= imam-imam kepala dan orang-orang Farisi memeterai kubur Yesus dan menjaga kubur Yesus dengan penjaga-penjaga, sehingga secara manusia, tidak mugnkin melihat kebangkitan Yesus.

Jadi, percikan darah menyucikan PIKIRAN kita terhadap sesuatu yang mustahil, supaya kita yakin bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Kita sudah mendengarkan bahwa imam-imam kepala mengatakan bahwa Yesus adalah penyesat= membolak-balikan pengajaran. Pengajaran yang benar dikatakan sesat dan pengajaran sesat dikatakan benar (mulai diterangkan pada Ibadah Penddalaman Alkitab Surabaya, 03 September 2012).
Akibatnya: banyak anak Tuhan/hamba Tuhan yang terkecoh dan gugur oleh penyesat dan gugur dari iman.

Jadi, percikan darah menyucikan kita dari PENYESATAN.

1 Timotius 4: 1-2
4:1. Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan
4:2. oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.

ay. 2= hamba Tuhan/anak Tuhan yang menerima ajaran sesat, hati nuraninya dicap (dimeterai) oleh setan, sehingga murtad (gugur dari iman).
Orang semacam ini SULIT untuk kembali pada yang benar, bahkan MUSTAHIL, seperti kuburan yang sudah dimeterai dan dijaga.

Oleh sebab dikatakan 'Roh dengan tegas'. Artinya: DALAM URAPAN ROH KUDUS, KITA HARUS TEGAS UNTUK BERPEGANG TEGUH PADA AJARAN BENAR DAN MENOLAK AJARAN LAIN (jangan memberi kesempatan satu kalipun untuk mendengar ajaran asing).
Hawa hanya 1x mendngar suara ular dan ia jatuh pada ular.

Kalau tidak tegas, berarti tidak ada urapan Roh Kudus dan hanya ada pengaruh daging.

Kita sudah mempelajari ajaran sesat bagaiakn angin yang menipu dan menenggelamkan (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 September 2012).

Ajaran sesat juga digambarkan dalam bentuk ragi yang menghancurkan seluruh adonan/membinasakan (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 09 September 2012).

2 Petrus 2: 1a
2:1a. Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan,

Kalau serong gembala berbuat dosa sampai berzinah, ia sendiri yang binasa dalam neraka. Tetapi kalau seorang gembala memasukan ragi dalam sidang jemaat, maka seluruh sidang jemaat ikut binasa. Inilah bahayanya ragi.

Ragi Saduki= sudah diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 09 September 2012.

RAGI HERODES
Markus 8: 15
8:15. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."

Kisah Rasul 12: 21-23
12:21. Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka.
12:22. Dan rakyatnya bersorak membalasnya: "
Ini suara allah dan bukan suara manusia!"
12:23. Dan seketika itu juga
ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing.

Ragi Herodes= ajaran sesat yang merupakan tabiat Herodes yaitu KESOMBONGAN (tidak menghormati Tuhan).

Praktik kesombongan:
  1. Kisah Rasul 12: 1-3
    12:1. Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat.
    12:2. Ia menyuruh
    membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.
    12:3. Ketika ia melihat, bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh
    menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi.

    Praktik pertama: memenjarakan dan membunuh hamba Tuhan (rasul) yang memiliki jabatan pelayanan.
    Artinya:

    • melayani tetapi tidak sesuai dengan jabatan pelayanan.

      2 Tawarikh 26: 16-19
      26:16. Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN, Allahnya, dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan.
      26:17. Tetapi imam Azarya mengikutinya dari belakang bersama-sama delapan puluh imam TUHAN,
      orang-orang yang tegas;
      26:18. mereka berdiri di depan raja Uzia dan berkata kepadanya: "Hai, Uzia,
      engkau tidak berhak membakar ukupan kepada TUHAN, hanyalah imam-imam keturunan Harun yang telah dikuduskan yang berhak membakar ukupan! Keluarlah dari tempat kudus ini, karena engkau telah berubah setia! Engkau tidak akan memperoleh kehormatan dari TUHAN Allah karena hal ini."
      26:19. Tetapi Uzia, dengan bokor ukupan di tangannya untuk dibakar menjadi marah. Sementara amarahnya meluap terhadap para imam,
      timbullah penyakit kusta pada dahinya di hadapan para imam di rumah TUHAN, dekat mezbah pembakaran ukupan.

      Setelah berhasil dan diberkati, raja Uzia membakar ukupan di hadapan Tuhan yang seharusnya bukan jabatannya, sehingga ia melakukan hal yang merusak.
      Artinya: kalau melayani tanpa jabatan pelayanan dari Tuhan, justru merusak tubuh Kristus.
      Akibatnya: sakit kusta, artinya:

      1. kebenaran sendiri,
      2. terasing= terasing dari tubuh Kristus,
      3. kenajisan.

    • tidak setia bahkan tinggalkan jabatan pelayanan, kecuali kalau mutasi dari Tuhan.

      Kalau mutasi itu dari Tuhan, pasti pelayanannya akan semakin meningkat.

      Yesaya 22: 15-17, 19-21
      22:15. Beginilah firman Tuhan, TUHAN semesta alam: "Mari, pergilah kepada kepala istana ini, kepada Sebna yang mengurus istana, dan katakan:
      22:16. Ada apamu dan siapamu di sini, maka
      engkau menggali kubur bagimu di sini, hai yang menggali kuburnya di tempat tinggi, yang memahat kediaman baginya di bukit batu?
      22:17. Sesungguhnya, TUHAN akan melontarkan engkau jauh-jauh, hai orang! Ia akan memegang engkau dengan kuat-kuat
      22:19. Aku akan
      melemparkan engkau dari jabatanmu, dan dari pangkatmu engkau akan dijatuhkan.
      22:20. Maka pada waktu itu
      Aku akan memanggil hamba-Ku, Elyakim bin Hilkia:
      22:21.
      Aku akan mengenakan jubahmu kepadanya dan ikat pinggangmu akan Kuikatkan kepadanya, dan kekuasaanmu akan Kuberikan ke tangannya; maka ia akan menjadi bapa bagi penduduk Yerusalem dan bagi kaum Yehuda.

      Beribadah melayani Tuhan sesuai dengan jabatan pelayanan yang Tuhan berikan= bekerja di istana kerajaan Surga.
      Itu artinya, semua pelayanan adalah mulia. JANGAN MENGECILKAN APALAGI TINGGALKAN PELAYANAN SEKALIPUN DIANGGAP KECIL OLEH ORANG LAIN!

      Yang benar adalah kita harus setia dan tanggung jawab dalam ibadah pelayanan.

      Sebna meninggalkan jabatan pelayanan.
      Akibatnya:

      1. jabatan pelayanan diberikan pada orang lain dan tidak bisa kembali lagi.

        Jabatan pelayanan ini bagaikan jubah indah. Kalau diberikan orang lain, berarti hidupnya tidak indah dan banyak ratap tangis.

      2. 'engkau menggali kubur bagimu'= menggali kubur bagi dirinya sendiri= hidupnya sia-sia dan membinasakan diri sendiri.

    Efesus 4: 11-12
    4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12. untuk
    memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    Yang benar adalah kita harus melayani Tuhan dengan setia dan tanggung jawab serta sesuai dengan jabatan pleyanan yang Tuhan berikan kepada kita, sehingga kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.

  2. Praktik kedua: tidak tergembala.

    Praktik Herodes menolak penggembalaan:
    • Kisah Rasul 12: 1
      12:1. Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat.
      12:2. Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.

      Yakobus= menunjuk tentang iman (dalam kitab Yakobus).
      Dalam Tabernakel, ini ditunjukan dengan meja roti sajian
      (http://www.gptkk.org/tabernakel_meja+roti+sajian.html).

      Meja roti sajian dibuat dari kayu yang disalut emas dan dikasih roti 2 susun, masing-masing 6 buah.

      '
      2 susun roti, masing-masing 6 roti'= 66 kitab dalam Alkitab.
      'roti'= tubuh Kristus.

      Keluaran 25: 29
      25:29. Haruslah engkau membuat pinggannya, cawannya, kendinya dan pialanya, yang dipakai untuk persembahan curahan; haruslah engkau membuat semuanya itu dari emas murni.

      'persembahan curahan'= berupa anggur. Ini yang menunjuk pada darah Yesus.

      Jadi, jelas bahwa meja roti sajian sekarang ini adalah ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci yang menghasilkan iman yang teguh yang tidak bisa digoyahkan oleh apapun.

      Kalau tidak tekun dalam ibadah pendalaman Alkitab, itulah yang membuat iman gugur.

      '
      Herodes membunuh Yakobus'= menolak ibadah pendalaman Alkitab.
      Inilah suatu kesombongan karena merasa kuat imannya, sementara Tuhan menghormati dia.

    • Kisah Rasul 12: 3
      12:3. Ketika ia melihat, bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi.

      Petrus= menunjuk tentang pengharapan (kesucian dalam kitab 1-2 Petrus).
      Dalam Tabernakel, digambarkan dengan pelita emas (http://www.gptkk.org/tabernakel_pelita+emas.html)= ketekunan dalam Ibadah raya, sehingga kehidupan kita selalu diurapi Roh Kudus dan ada pengharapan untuk hidup suci serta dipakai oleh Tuhan.

      'Herodes memenjarakan Petrus'= menolak Ibadah raya.

    • Kisah Rasul 12: 2
      12:2. Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.

      Kisah Rasul 3: 1
      3:1. Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah.

      Kisah Rasul 4: 1, 23
      4:1. Ketika Petrus dan Yohanes sedang berbicara kepada orang banyak, mereka tiba-tiba didatangi imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki.
      4:1. Ketika
      Petrus dan Yohanes sedang berbicara kepada orang banyak, mereka tiba-tiba didatangi imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki.

      = Petrus dan Yohanes selalu bersama-sama, sehingga kalau Petrus diburu, Yohanes juga diburu.

      Yohanes= menunjuk pada kasih (kitab 1-3 Yohanes).
      Dalam Tabernakel, ini menunjuk pada mezbah dupa emas (http://www.gptkk.org/tabernakel_mezbah+dupa+emas.html)= ketekunan dalam Ibadah doa penyembahan, sehingga kita bisa merasakan kasih Allah.

      'Herodes memburu Yohanes'= menolak Ibadah doa penyembahan.

    Kehidupan yang tidak tergembala, akan berhadapan dengan binatang buas.

    Lukas 10= suasana pengutusan adalah seperti domba ditengah seringala.
    Artinya: semakin dipakai, semakin riskan diterkam oleh serigala.
    Sebab itu, tempat yang paling aman adalah dalam penggembalaan.

    Jadi, imam-imam HARUS tergembala, mulai dari seorang gembala.
    Kalau gembala tidak berada di kandang, domba-domba sudah tercerai berai.

    Yohanes 10= pasal penggembalaan= terkena pada pintu tirai.
    Untuk masuk kandang penggembalaan, kita harus masuk pintu sempit (perobekan daging).

    Dalam penggembalaan, kita mengalami perobekan daging/penyaliban daging.

    'masuk pintu sempit'= jubah dicelup dalam darah.
    Hasilnya:

    • tidak bisa ditelanjangi oleh setan. Kita tetap bisa beribadah melayani Tuhan sesuai jabatan pelayanan sampai garis akhir,
    • jubah semakin indah= hidup semakin indah sampai menjadi jubah putih berkilau-kilauan (jubah mempelai).

      Jubah dicelup dalam darah adalah tempat paling aman, sebab setan takut pada darah Yesus.

    • dibalik pintu sempit ada kelimpahan.

      Yohanes 10: 9-10
      10:9. Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
      10:10. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan
      mempunyainya dalam segala kelimpahan.

      'hidup dalam kelimpahan'= sampai mengucap syukur pada Tuhan dan disaat kita butuh sesuatu, Tuhan berikan kepada kita, bahkan sampai memberikan hidup kekal.

    Mungkin hidup kita belum indah, tetapi kalau kita tekun tergembala, satu waktu hidup kita pasti indah.

  1. Kisah Rasul 12: 21-23
    12:21. Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka.
    12:22. Dan rakyatnya bersorak membalasnya: "
    Ini suara allah dan bukan suara manusia!"
    12:23. Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena
    ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing.

    Praktik ketiga: mau menjadi sama mulia dengan Tuhan lewat jalannya sendiri.

    Contohnya: Hawa. Hawa malah berbuat dosa karena ingin menjadi sama dengan Allah.

    Yang benar adalah kita menjadi sama dengan Tuhan lewat jalan salib (perobekan daging= pintu tirai yang terobek dalam sistem penggembalaan)= penyucian dan keubahan hidup.

    Jadi, DALAM PENGGEMBALAAN, KITA SEDANG DIPROSES UNTUK JADI SAMA MULIA DENGAN TUHAN.

    Dalam penggembalaan, kita mengalami penyucian dan pembaharuan lewat 2 hal, yaitu: FIRMAN PENGGEMBALAAN dan KURBANNYA GEMBALA (nyawanya gembala).

    Herodes mau jadi sama dengan Allah lewat kesombongannya. Akibatnya: ia ditampar oleh malaikat sampai mati binasa dimakan oleh cacaing-cacing di neraka.

    PENYUCIAN LEWAT FIRMAN PENGGEMBALAAN
    'Firman penggembalaan'= tamparan malaikat Tuhan untuk menyucikan dan mengubahkan kita sampai jadi sama dengan Tuhan.

    Yang ditampar adalah wajah.
    Artinya: Firman penggembalaan menyucikan kita mulai dari penycuian panca indera:

    • Yohanes 10: 24
      10:24. Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: "Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami."

      = 'kebimbangan'= kulit/perasaan yang harus disucikan, yaitu:

      1. tidak bimbang saat menghadapi ajaran sesat, tetapi berpegang pada pengajaran benar,
      2. tidak bimbang saat menghadapi pencobaan, tetapi percaya sepenuh pada Tuhan,
      3. tidak ada kebanggaan.

    • Yohanes 10: 27-28
      10:27. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
      10:28. dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

      = 'mendengarkan suara-Ku'= telinga disucikan supaya kita dengar-dengaran pada suara Gembala.

    • Yohanes 10: 32
      10:32. Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"

      = 'Kuperlihatkan kepadamu'= mata disucikan agar hanya tertuju pada Yesus Imam Besar yang berada di sebelah kanan Allah Bapa.

    • Yohanes 10: 36
      10:36. masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

      = 'kamu berkata'= mulut disucikan agar tidak mengeluarkan perkataan sia-sia, tetapi mengaku Yesus Anak Allah, mulai dengan mengaku dosa dan tidak berbuat dosa lagi.

    • Yohanes 10: 31
      10:31. Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

      = 'mengambil batu untuk melempari Yesus'= hidung disucikan, sehingga tangan diangkat untuk menyembah Tuhan, baukan untuk melempari Tuhan.

    Kalau panca indera disucikan, hasilnya:

    • Ibrani 5: 14
      5:14. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

      Hasil pertama: bisa tegas untuk membedakan pengajaran benar dan tidak benar.
      Bahkan satu waktu, sampai pori-pori kita bisa peka.

    • bisa membedakan yagn baik dan tidak baik, sehingga ada rem untuk tidak berbuat yang tidak benar.
      Sampai satu waktu, kita bisa mencapai kesempurnaan.

    PENYUCIAN LEWAT KURBANNYA GEMBALA
    Yohanes 10: 11

    10:11. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

    Yesaya 52: 13-14
    52:13. Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan.
    52:14. Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia--begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya
    bukan seperti anak manusia lagi--

    Yesus rela menjadi buruk, supaya sinar kemuliaanNya menyinari wajah kita yang buruk.

    Mungkin keadaan kita sedang buruk, usaha terakhir adalah memandang wajah Tuhan lewat kurbanNya (kita disinari oleh sinar kasihNya). Dan hasilnya:

    • wajah kita berseri-seri dan hati damai sejahtera (tidak merasakan lagi apa yang daging rasakan),
    • apa yang buruk akan menjadi baik,
    • terjadi pembaharuan mulai dengan taat dengar-dengaran (panca indera disucikan). Sampai satu waktu, saat Yesus datang kembali, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Tuhan dan kita menyambut Dia dengan wajah berseri-seri.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top