English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 05 Februari 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:57-68 judulnya adalah SAKSI dan KESAKSIAN.

Gereja Tuhan di akhir jaman harus bersaksi....

Ibadah Persekutuan di Kartika Graha IV Malang, 24 September 2015 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 25:6
25:6 Waktu tengah malam terdengarlah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 Juni 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:1,13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 September 2010 (Senin Sore)
SIKAP TUHAN TERHADAP TALENTA
Matius 25: 19
25:19. Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan...

Ibadah Doa Malang, 20 Maret 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:69-75 berjudul "Petrus menyangkal Yesus".

Ada 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
Ayat...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 April 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 30 November 2010 (Selasa Pagi)
Keluaran 2:16-22
2:16. Adapun imam di Midian itu mempunyai tujuh anak perempuan....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Agustus 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:14-15
25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau...

Ibadah Raya Malang, 29 Mei 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 31 Oktober 2012 (Rabu Sore)
Ibadah Doa dialihkan pada hari Senin lalu.
Dari siaran langsung Ibadah Persekutuan di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 23 Agustus 2016 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 13,14,15 berbicara tentang baptisan air.
Keluaran...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Oktober 2013 (Senin Sore)
Wahyu 1: 1-3
INI TENTANG JUDUL/KATA PENGANTAR DARI KITAB WAHYU.

Wahyu 1: 3
1:3. Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Maret 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: 30

Kejadian 41:46
41:46 Yusuf berumur tiga puluh...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 13 Juni 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 05 Juni 2013 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malam Surabaya, 27 Juli 2018 (Jumat Malam)

Ulangan 9: 1-6 => Orang Israel diperingatkan supaya jangan membanggakan jasanya
9:1. "Dengarlah, hai orang Israel! Engkau akan menyeberangi sungai Yordan pada hari ini untuk memasuki serta menduduki daerah bangsa-bangsa yang lebih besar dan lebih kuat dari padamu, yakni kota-kota besar yang kubu-kubunya sampai ke langit--
9:2. suatu bangsa yang besar dan tinggi, orang Enak, yang kaukenal dan yang tentangnya kaudengar orang berkata: Siapakah yang dapat bertahan
menghadapi orang Enak?
9:3. Maka ketahuilah pada hari ini, bahwa TUHAN, Allahmu,
Dialah yang berjalan di depanmu laksana api yang menghanguskan; Dia akan memunahkan mereka dan Dia akan menundukkan mereka di hadapanmu. Demikianlah engkau akan menghalau dan membinasakan mereka dengan segera, seperti yang dijanjikan kepadamu oleh TUHAN.
9:4. Janganlah engkau berkata dalam hatimu, apabila TUHAN, Allahmu, telah mengusir mereka dari hadapanmu: Karena jasa-jasakulah TUHAN membawa aku masuk menduduki negeri ini; padahal karena kefasikan bangsa-bangsa itulah TUHAN menghalau mereka dari hadapanmu.
9:5. Bukan karena jasa-jasamu atau karena kebenaran hatimu engkau masuk menduduki negeri mereka, tetapi karena kefasikan bangsa-bangsa itulah, TUHAN, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmu, dan supaya TUHAN menepati janji yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub.
9:6. Jadi ketahuilah, bahwa bukan karena jasa-jasamu TUHAN, Allahmu, memberikan kepadamu negeri yang baik itu untuk diduduki. Sesungguhnya engkau bangsa yang tegar tengkuk!"

Bangsa Israel menyeberang sungai Yordan menuju Kanaan, dan Tuhan tampil seperti api yang menghanguskan, untuk mengalahkan bangsa Enak--bangsa raksasa; hidup dalam hawa nafsu daging.
Kemudian bangsa Israel diingatkan oleh Tuhan: Jangan tegar tengkuk, dan jangan merasa berjasa, supaya jangan mengalami api yang menghanguskan.
Merasa berjasa= merasa hebat; tidak mengakui Tuhan.

Bagi kita sekarang artinya: kita diizinkan Tuhan masuk dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir--menyeberang sungai Yordan adalah perjalanan terakhir untuk masuk Kanaan--; kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai, masuk Firdaus, sampai masuk Kanaan Samawi (Yerusalem baru).

Kita berdoa, supaya lebih hari kita lebih dipakai, mulai dari dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai nanti Israel dan kafir menjadi satu tubuh sempurna, untuk menyambut kedatangan Tuhan kedua kali dan masuk Yerusalem baru selamanya.

Tadi Israel ditegor agar jangan tegar tengkuk, jangan merasa berjasa, sebab bisa berhadapan dengan api yang menghanguskan.
Sekarang sikap kita yang benar: harus rendah hati dan lemah lembut sehingga tidak merasa berjasa. Artinya:

  • Tanpa pamrih; tidak menuntut hak secara jasmani: upah, kedudukan, kehormatan, seperti Korah, Bileam dan lain-lain.
  • Tidak mengandalkan sesuatu dari diri sendiri dan dunia, sekalipun punya (kepandaian, kekayaan),  tapi justru mengakui kekurangan dan kelemahan diri sendiri, sehingga hanya mengandalkan Tuhan; menyerah sepenuh pada Tuhan, dan menyembah Dia. Kita mengakui sungguh-sungguh bahwa semua berasal dari Tuhan.

Menyembah Tuhan= mengulurkan tangan kepada Tuhan. Dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir kita harus banyak berdoa, maka Dia akan datang di tengah kita bukan dengan api yang menghanguskan, tetapi api Roh Kudus.

Kalau keras hati, mengandalkan kemampuan diri sendiri, kehebatan, tidak mengakui Tuhan, menuntut Tuhan, akan menghadapi api yang menghanguskan (seperti orang Enak musnah oleh api yang menghanguskan).

Tetapi kalau kita rendah hati, lemah lembut, sungguh-sungguh mengakui semuanya dari Tuhan, bisa menyembah Tuhan, menyerah sepenuh kepada-Nya, mengulurkan tangan kepada-Nya, maka Ia akan datang dengan api Roh Kudus di tengah-tengah kita.

Hasilnya:

  1. Kisah Rasul 2: 1-3 => api Roh Kudus dicurahkan di loteng Yerusalem.
    2:1. Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
    2:2. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
    2:3. dan tampaklah kepada mereka
    lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.

    Dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir kita memang menghadapi orang Enak--masalah yang mustahil dan lain-lain--, kita tidak mampu. Karena itu kita harus mengandalkan Tuhan; api Roh Kudus.

    Hasil pertama: api Roh Kudus sanggup mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, mulai dari lidah--mujizat rohani; mujizat terbesar--:


    1. Lidah harus jujur; ya katakan: ya, tidak katakan: tidak, benar katakan: benar, tidak benar katakan: tidak benar.
    2. Lidah untuk bersaksi, bukan bergosip.
    3. Lidah untuk menyembah Tuhan sampai hancur hati dan berbahasa Roh.


    Petrus pernah menyangkal Yesus--pengajaran--, tetapi di loteng Yerusalem dia bersaksi dan berkhotbah sampai mati karena Yesus.
    Biar kita semua diubahkan mulai dari lidah: jujur, bersaksi, sampai menyembah Tuhan dengan hancur hati/berbahasa Roh.
    Kalau lidah dibaharui, maka semuanya dibaharui. Lidah adalah kemudi, menentukan arah hidup kita. Kalau lidah baik, hidup kita akan menjadi baik semuanya: nikah, pelayanan, ekonomi menjadi baik. Tuhan tolong semua. Sebaliknya, kalau lidah tidak baik, semua akan hancur.


  2. 2 Raja-raja 6: 14-17
    6:14. Maka dikirimnyalah ke sana kuda serta kereta dan tentara yang besar. Sampailah mereka pada waktu malam, lalu mengepung kota itu.
    6:15. Ketika pelayan abdi Allah bangun pagi-pagi dan pergi ke luar, maka tampaklah suatu tentara dengan kuda dan kereta ada di sekeliling kota itu. Lalu berkatalah bujangnya itu kepadanya: "Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?"
    6:16. Jawabnya: "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka."
    6:17. Lalu berdoalah Elisa: "Ya TUHAN:
    Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat." Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.

    'Bukalah kiranya matanya'= dalam doa kita membuka mata. Kita sering melihat kekuatan atau masalah kita, lalu kita lemah, kecewa, dan putus asa. Kesempatan ini biarlah kita melihat Tuhan. Apa yang dibukakan oleh Tuhan? 'Kuda dan kereta berapi', itulah api Roh Kudus.

    Ketika Elisa berperang melawan Aram dengan tentaranya yang besar (kuda dan kereta kuda yang banyak mengepung), sudah tidak ada jalan keluar, tetapi lewat doa, mata terbuka untuk melihat kuda dan kereta berapi. Artinya: api Roh Kudus dicurahkan oleh Tuhan di tengah-tengah kita.

    Hasil kedua: kalau mujizat rohani terjadi, mujizat jasmani juga kita alami. Api Roh Kudus dicurahkan untuk memagari kita, artinya:


    1. Memelihara dan melindungi kita di tengah kesulitan dunia sampai zaman antikris di bumi selama tiga setengah tahun--api yang dipanaskan tujuh kali.
      Kita tetap bekerja dan sekolah tetapi semua ditentukan oleh Roh Kudus. Tanpa Roh Kudus kita tidak akan mampu.


    2. Masalah yang mustahil diselesaikan--semua musuh Elisa dibutakan, lalu dibawa masuk ke kota. Ada yang usul supaya mereka dibunuh, tetapi dilarang oleh Elisa, malah diberi makan dan minum.
      2 Raja-raja 6: 23
      6:23. Disediakannyalah bagi mereka jamuan yang besar, maka makan dan minumlah mereka. Sesudah itu dibiarkannyalah mereka pulang kepada tuan mereka. Sejak itu tidak ada lagi gerombolan-gerombolan Aram memasuki negeri Israel.

      'tidak ada lagi gerombolan-gerombolan Aram memasuki negeri Israel'= masalah selesai, ditambah dengan damai sejahtera, semua enak dan ringan; semua berhasil dan indah pada waktunya.


    Mari, buka mata untuk memandang Tuhan, jangan memandang masalah dan orang. Kalau memandang masalah, kita akan stres. Pandang Tuhan, kita akan mengalami damai sejahtera, enak dan ringan, berhasil dan indah.


  3. Hasil ketiga: kalau Tuhan datang kembali, api Roh Kudus sanggup mengubahkan kita sampai sempurna seperti Yesus. Api Roh Kudus mengangkat kita ke awan-awan--seperti Elia diangkat ke sorga dengan kuda dan kereta berapi--, untuk bertemu dengan Tuhan sebagai Raja dan Mempelai Pria Sorga, yang datang dalam api kemuliaan, bukan api yang menghanguskan.
    2 Tesalonika 1: 7
    1:7. dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala,

    Kita bersama Dia selamanya sampai di Yerusalem baru--Kanaan Samawi.

Kita berada dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir. Kita tidak mampu menghadapi Enak--raksasa; dosa yang meraksasa, kesulitan yang meraksasa, dan semua yang negatif yang meraksasa. Kita buka mata untuk memandang Tuhan sampai api Roh kudus dicurahkan di tengah-tengah kita.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 27-28 November 2018
    (Ibadah Kunjungan di Palopo)

  • Desember 2018
    (Ibadah Natal Kunjungan di Palangkaraya)

  • Desember 2018
    (Ibadah Natal Kunjungan di Kupang)

  • 05 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Mojoagung)

  • 21 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Pare (Sore))

  • 21 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 25 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Kartika Graha Malang)

  • 26 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • Februari 2019
    (Ibadah Kunjungan di Chennai, India)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top