English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Februari 2019 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 23 Desember 2008 (Selasa Siang)
Keluaran 3:2, malaikat Tuhan menunjuk pada pribadi Tuhan sendiri. Semak duri yang menyala...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Juni 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Oktober 2012 (Rabu Sore)
Matius 28 secara keseluruhan dalam tabernakel itu menunjuk tentang SHEKINAH GLORY/Sinar kemuliaan.

Matius 28 ini terbagi 3 bagian, antara lain:

Matius 28:...

Ibadah Raya Surabaya, 30 Juni 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 Juni 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 20 Agustus 2011 (Sabtu Sore)
Markus 16 adalah tentang kebangkitan Yesus dalam tubuh kemuliaan. Markus 16 juga adalah tentang Shekinah...

Ibadah Doa Surabaya, 15 September 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 11 Januari 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 04 Januari 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada masa kedatangan Yesus yang kedua kali.Menghadapi badai dasyat, hanya bisa...

Ibadah Raya Malang, 18 Oktober 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang sidang jemaat di Laodikia.
Ini...

Ibadah Raya Malang, 02 Juli 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Raya Malang, 19 Januari 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:7
1:7 Lihatlah, Ia datang dengan...

Ibadah Raya Malang, 21 Februari 2016 (Minggu Pagi)
Bersamaan Penataran I Imam dan Calon Imam

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 20 September 2015 (Minggu Malam)
Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari TUHAN senantiasa dilimpahkan...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Desember 2013 (Senin Sore)

Pembicara: Pdt Mikha Sandatoding

Selamat sore dan salam damai sejahtera dari Tuhan kita Yesus Kristus. Biarlah damai sejahtera bahagia bahagia Tuhan menolong, menyertai dan memberkati kita sekalian.

Matius 12: 15b-21

(12-15b) Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.
12:16 Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia,
12:17 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
12:18 "Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.
12:19 Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan.
12:20 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang.
12:21 Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap."


Di dalam pelajaran Tabernakel, injil Matius pasal 12 terkena pada Pintu Kemah, yaitu menunjuk kepenuhan Roh Kudus. Jadi Roh Kudus mengurapi kita, memimpin kita sampai memenuhi kehidupan kita, sehingga kita bisa mengenal pribadi Tuhan dalam tingkat kepenuhan. Artinya: bisa mengenal pribadi Tuhan sebagai Juruselamat, Gembala yang baik, Kepala, Raja yang akan datang/Mempelai Pria Surga yang akan datang. Itu semua harus dalam tanda urapan Roh Kudus.
Tanpa urapan Roh Kudus kita tidak bisa mengenal pribadi Tuhan.

[Ayat 17-18]
12:17 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
12:18 "Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.

Firman yang dinubuatkan dalam kitab nabi Yesaya, menunjuk pribadi Yesus yang diurapi, atau yang diutus untuk menyelamatkan bangsa-bangsa yang ada di dunia ini , yang sudah hidup di dalam dosa, kegelapan, kekerasan, kebuasan, kesadisan, kebrutalan dan semua bentuk dosa sampai puncaknya dosa (dosa makan minum dan dosa kawin-mengawinkan= dunia dalam keadaan gelap).

Kitab nabi Yesaya memuat nubuat tentang pribadi Yesus yang adalah terang. Allah Bapa di dalam kasihNya menunjukkan terang di dalam pribadi Yesus untuk menyelamatkan bangsa-bangsa di dunia ini yang hidup dalam kegelapan.

Yesaya 42: 1, 6, 9
42:1 Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.
42:6 "Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,
42:9 Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu."

Kitab nabi Yesaya merupakan salah satu kitab yang memuat nubuat tentang pribadi Yesus yang adalah terang untuk menyelamatkan bangsa-bangsa yang ada di dunia ini dan digenapi di dalam Perjanjian Baru.

3 macam terang yang sudah dinubuatkan dalam kitab nabi Yesaya:

  1. Yesaya 9: 1, 5-6
    9:1 Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar.
    9:5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
    9:6 Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

    Pertama: Yesus adalah terang kebenaran dan keadilan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa = terang korban Tuhan.

    Yohanes 8: 12
    8:12 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."

    Dalam Perjanjian Baru, Yesus sendiri mengatakan "Akulah terang dunia", artinya: pribadi Yesus adalah terang hidup kebenaran dan keadilan yang sesungguhnya untuk memberi hidup yaitu hidup kekal kepada manusia yang ada di bumi ini. Dia adalah satu-satunya pribadi yang bisa menyelamatkan kehidupan manusia.


  2. Yesaya 6: 3
    6:3 Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!"

    Kedua: Yesus adalah terang kesucian yang dapat menyucikan bangsa-bangsa yang hidup dalam kegelapan.

    Yohanes 9: 5
    9:5 Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia."

    Ini menunjuk terang kesucian/terang Firman penyucian.

    2 Korintus 4: 3-4
    4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
    4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

    Terang injil kemuliaan= terang kesucian yang akan menyucikan kehidupan kita/Firman penyucian yang akan menyucikan gereja Tuhan.


  3. Yesaya 6: 3b
    6:3 Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!"

    Ketiga: Yesus adalah terang kemuliaan/terang kasih kemuliaan Tuhan.

    Yohanes 11: 40
    11:40 Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"

    Ini semua digenapi untuk menyelamatkan, menyucikan sampai kita diubah sampai mulia, sama mulia dengan Tuhan.
    Dan ini semua hanya dapat kita lihat lewat urapan Roh Kudus. Sepandai apapun manusia, tidak akan bisa mengerti tanpa urapan Roh Kudus.

I. TERANG KEBENARAN
Langkah-langkah untuk mengenal Yesus sebagai terang kebenaran:

Yohanes 3: 16-19
3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
3:17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
3:18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
3:19 Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.

  • Percaya dengan sungguh-sungguh lewat mendengar Firman Kristus/Firman yang diurapi atau beriman lewat mendengar Firman dalam urapan Roh Kudus. Kita harus mendengar Firman dengan sungguh-sungguh sampai mengerti, yakin dan percaya pada Firman (tidak boleh bimbang pada Firman), tidak mengantuk/bosan walaupun Firman itu sering kita dengar= urapan Roh Kudus membuat kita tergairah untuk mendengar Firman.


  • Bertobat= berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan.
  • Dibaptis dengan air dan Roh Kudus, sehinga kita diselamatkan oleh Tuhan atau diberi hidup yang kekal. Kita dipindahkan dari maut kepada hidup.

Efesus 5: 8
5:8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,

Terang ini menerangi atau menyucikan masa lalu kita yang gelap.

Titus 3: 3
3:3 Karena dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan, hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji, saling membenci.

Bentuk dosa-dosa/kegelapan masa lalu kita yaitu masa dahulu/masa kejahilan dimana kita dikuasai oleh kegelapan dosa, yaitu tidak taat. Mulai dari Adam dan Hawa yang memakan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan jahat. Pikirannya disesatkan oleh ular, manusia diperhamba oleh berbagai-bagai nafsu dan keinginan, hidup dalam kejahatan, kedengkian, keji, saling membenci dan ini merupakan dosa-dosa yang dapat dibaharui/disucikan lewat terang korban Tuhan.

Jadi, terang ini menjangkau masa lalu hidup kita manusia. Apapun dosa masa lalu kita, asalkan kita percaya pada apa yang dinubuatkan dalam kitab yang memuat nubuat tentang kedatangan Yesus pertama kali sampai kedatangan Yesus kedua kali, maka kita bisa mengalami penyucian dari dosa masa lalu kita.
Oleh sebab itu kita harus mendengar Firman sungguh-sungguh dalam urapan Roh Kudus, bertobat dan memberi diri untuk dibaptis dalam air dan Roh Kudus sehingga kita diselamatkan atau diberi hidup yang kekal.

Roma 6: 3-4
6:3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?
6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Baptisan air yang benar yaitu sesudah percaya dan bertobat, maka dosa dikuburkan dalam air bersama-sama dengan Yesus sesudah itu bangkit dari dalam air bersama Yesus dan menghasilkan hidup baru yaitu hidup dalam kebenaran = hidup kekal.

Bukti bahwa kita sudah menerima hidup kekal yaitu:

  • praktek hidup sehari-hari yaitu bagaimana kita hidup dalam kebenaran, baik dalam pekerjaan, sekolah, perkataan (tidak berdusta), perbuatan kita, segala aspek hidup kita harus benar.

    Roma 6: 18
    6:18 Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

    Tadinya kita menjadi hamba dosa, tetapi sekarang kita tidak lagi menjadi hamba dosa= menjadi hamba kebenaran. Dosa tidak bisa menjajah/memperbudak kita lagi, kita sudah merdeka dan dapat beraktifitas secara rohani.


  • Ibrani 10: 32
    10:32 Ingatlah akan masa yang lalu. Sesudah kamu menerima terang, kamu banyak menderita oleh karena kamu bertahan dalam perjuangan yang berat,

    Yang kedua: kita selalu ingat akan terang korban Tuhan/pribadi Yesus yang sudah menghapus segala dosa masa lalu kita sehingga kita tidak mengulangi masa lalu kita lagi, sekalipun ada kesempatan untuk berbuat dosa.

    Urapan Roh Kudus mengingatkan kita akan korban Tuhan/pribadi Tuhan yang sudah lahir ke dunia untuk menyelamatkan kita sehingga kita tidak mau lagi bersekutu dengan kegelapan.
    Jika kita berkata sudah mengenal Yesus sebagai Juruselamat = sudah menerima terang korban Tuhan tetapi kita lupa bahwa dosa-dosa kita sudah diampuni lalu kembali berbuat dosa lagi, maka kehidupan kita akan lebih gelap/lebih jahat lagi (buta dan picik) sehingga cocok dengan peribahasa: "Anjing kembali kepada muntahnya dan babi kembali lagi ke kubangannya."

2
Petrus 1: 9
1:9 Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.

II. TERANG KESUCIAN
Ini juga harus dalam urapan Roh Kudus untuk bisa melihat bahkan menerima terang kesucian yaitu terang Firman penyucian. Kalau tidak, kita tidak akan bisa menerima Firman Pengajaran.
Jadi, dalam urapan roh Kudus kita bisa percaya pada terang kesucian= terang injil kemuliaan.

Proses untuk kita bisa percaya pada terang Injil kemuliaan:
Kita masuk dalam Ruangan Suci.
Roh Kudus mengurapi, memimpin dan memenuhi kita, itu yang menuntun kita untuk masuk di dalam Ruangan Suci.

Imamat 21: 12
21:12 Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

Minyak urapan Roh Kudus mengurapi, memenuhi dan memimpin kita sehingga kita terdorong masuk dalam Ruangan Suci.

Dalam Ruangan Suci terdapat 3 macam alat:

  • pelita emas = ketekunan dalam ibadah raya termasuk ibadah kunjungan.
  • meja roti sajian = ketekunan dalam ibadah pendalaman alkitab dan perjamuan suci.
  • mezbah dupa emas = ketekunan dalam ibadah doa penyembahan.

Seseorang yang sudah dipenuhi dan dipimpin Roh Kudus seharusnya terdorong untuk selalu tergembala/tekun dalam 3 macam ibadah pokok.
Ini kehidupan yang mengenal terang kesucian untuk disucikan dengan sungguh-sungguh. Apa yang disucikan? Yaitu kegelapan yang ada di dalam hati.

7 macam kegelapan (7 roh jahat yang pernah merasuk seorang wanita) yang ada di dalam hati:
Matius 15: 19
15:19 Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

  1. pikiran jahat = prasangka buruk/pikiran negatif.
  2. pembunuhan = perasaan tidak senang sampai membenci, iri, dengki.
  3. Perzinahan.
  4. Percabulan.
  5. Pencurian.
  6. sumpah palsu.
  7. hujat = menghujat Allah.

Wahyu 13: 5-6
13:5 Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
13:6 Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.

Menghujat adalah pekerjaan dari antikris (binatang buas yang keluar dari dalam laut).

  • Menghujat Allah Bapa = menghujat kasih Allah Bapa = hidup tanpa terang matahari.
  • Menghujat nama-Nya/menghujat Allah Anak = menghujat Firman-Nya/korban-Nya = hidup tanpa bulan.
  • Menghujat kemah-Nya/menghujat Allah Roh Kudus = hidup tanpa bintang.

Akibatnya: badai datang, artinya angin pengajaran palsu, angin pencobaan dan gelombang masalah masuk menghantam sehingga putus harapan, kecewa dan jika Tuhan tidak menolong, akan tenggelam dan binasa/menuju maut selamanya.

Kisah Para Rasul 27: 20
27:20 Setelah beberapa hari lamanya baik matahari maupun bintang-bintang tidak kelihatan, dan angin badai yang dahsyat terus-menerus mengancam kami, akhirnya putuslah segala harapan kami untuk dapat menyelamatkan diri kami.

Oleh sebab itu, kita harus disucikan oleh Firman Pengajaran yang merupakan 7 ketul roti.

Markus 8: 5
8:5 Yesus bertanya kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" Jawab mereka: "Tujuh."

Ini menunjuk Firman Pengajaran benar, yang dipecah-pecahkan /diterangkan/diuraikan/dibukakan rahasianya, ayat menerangkan ayat yang dapat menyucikan 7 kegelapan yang ada di dalam hati lewat sistem penggembalaan.
Hasilnya: kita akan memiliki 7 aktifitas/manifestasi dari Roh Kudus.

Wahyu 4: 5
4:5 Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah.

Yakobus 3: 17
3:17 Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik.

7 manifestasi Roh Kudus:

  1. 'murni'= menyampaikan Firman pengajaran yang murni, tidak dicampur dengan filsafat, lawakan, ajaran lain yang menyesatkan.
    Kalau 7 dosa tidak disucikan, maka pengajarannya pasti campur-campur sehingga nikahnya campur, kalau nikah campur, pasti ibadahnya campur.


  2. 'pendamai'= pembawa damai/tidak ada permusuhan/suka berdamai.
  3. 'peramah'= tidak pemarah/tidak marah tanpa sebab/suka memberi.
  4. 'penurut'= taat pada apa yang diperintahkan dan tidak berani merubah.
  5. 'penuh belas kasihan'= tidak suka menghakimi.
  6. 'tidak memihak'= tidak memihak/tidak menyetujui kepada yang salah sekalipun itu teman/keluarga kita. Kita hanya memihak pada Firman yang benar, maka Tuhan juga akan memihak kita.


  7. 'tidak munafik'= jujur (luar dan dalam sama), mulai jujur dalam pengajaran, dalam nikah sampai jujur dalam segala hal (jujur mengakui kelemahan kita, jujur mengakui kelebihan orang lain).

7 manifestasi Roh Kudus akan meningkat sampai kita berbuah-buah terang.

Efesus 5: 8-9
5:8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
5:9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,

Hasilnya:

  • buah kebenaran= perkataan benar/tidak berdusta dan perbuatan juga benar.
    Efesus 4: 25
    4:25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.


  • buah kebaikan= perkataan baik yaitu perkataan suci= tidak ada lagi perkataan kotor, jorok, najis, fitnah, gosip dan perbuatan-perbuatan suci yaitu tidak mencuri tetapi suka memberi.

    Efesus 4: 26-29
    4:26 Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu
    4:27 dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.
    4:28 Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.
    4:29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

    Wahyu 19: 8
    19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

    =
    perbuatan-perbuatan suci dari orang-orang kudus.


  • buah keadilan= berbuat adil/tidak memihak kepada yang tidak benar dan suka mengampuni.
    Efesus 4: 32
    4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

    Kalau kita diampuni tetapi tidak mau mengampuni orang lain, maka itu tidak adil. Yang adil adalah Tuhan sudah mengampuni kita dan kita mengampuni orang lain.

Sampai kita diarahkan untuk bisa masuk dalam kota terang yaitu Yerusalem Baru dimana malam/kegelapan tidak bisa masuk.

III.TERANG KEMULIAAN
Yohanes 11: 40
11:40 Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"

Syarat untuk bisa melihat terang kemuliaan Tuhan:
percaya dan mempercayakan diri kepada Tuhan= mengulurkan tangan pada Tuhan. Terutama pada saat kita menghadapi kebusukan seperti kebusukan Lazarus.

Kebusukan secara rohani yaitu banyak masalah secara rohani, kita melayani tetapi banyak masalah, rohani kita mati/menurun/merosot, pelayanan kita ada yang mati/tidak jalan/tidak berkembang.
Kebusukan secara jasmani yaitu banyak masalah dan kemustahilan dalam pekerjaan, mengalami kejatuhan-kejatuhan dalam dosa kenajisan.

Untuk bisa ditolong, kita harus percaya dan mempercayakan diri pada Tuhan dan hasilnya: yang mustahil menjadi tidak mustahil yaitu:

  • Kita mengalami uluran tangan kasih kemurahan Tuhan untuk menjadikan yang mati, yang busuk bahkan mustahil, yang tidak baik, yang buruk menjadi baik bahkan amat baik. Baik itu menyangkut rohani maupun jasmani, kita masih bisa diangkat oleh Tuhan. Ini adalah kekuatan terang yang ajaib.

    1 Petrus 2: 9
    2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

    Terang yang ajaib mampu mengerjakan apa yang tidak dapat kita kerjakan/menyelesaikan apa yang tidak dapat kita selesaikan dalam hidup kita.
    Kita ditolong sampai semua menjadi baik dan indah pada waktuNya.


  • Matius 14: 25-28
    14:25 Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air.
    14:26 Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut.
    14:27 Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"
    14:28 Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."

    Hasil kedua: terang yang ajaib mampu memberi ketenangan/kedamaian pada kita di tengah kekacauan sehingga kita tidak perlu kuatir/takut terhadap masa depan. Kita tetap berharap pada Tuhan.


  • Matius 14: 31
    14:31 Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"

    Hasil ketiga yaitu: terang yang ajaib/tangan kasih kemurahan Tuhan mampu mengangkat kita dari ketenggelaman/kemerosotan/kejatuhan-kejatuhan kita, sampai meninggikan kita ke takhta Tuhan.

    1 Petrus 5: 6
    5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

Semakin kita merendahkan diri, kita semakin diangkat oleh Tuhan. Semakin kita mengecilkan diri kita semakin kuat dipegang oleh Tuhan dan makin bahagia sampai kita berada di takhta Tuhan selama-lamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Malang)

  • 25 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top