English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 18 Januari 2011 (Rabu Dini Hari)
Kebenaran hanya ada di dalam firman, yang memuncak pada Pesta Nikah Anak Domba Allah.

Bangsa Israel...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 November 2018 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Raya Malang, 26 Maret 2017 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Mazmur 92:13-16
92:13 Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti...

Ibadah Raya Malang, 22 Maret 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita belajar tentang sidang jemaat keempat di...

Ibadah Doa Malang, 09 Agustus 2016 (Selasa Sore)
Dari Rekaman Ibadah Doa di Jakarta

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4: 4
4:4. Dan sekeliling takhta...

Ibadah Raya Malang, 15 Februari 2009 (Minggu Pagi)
KEBAKTIAN PENYERAHAN ANAK
Mazmur 144:12, kita doakan supaya anak yang diserahkan menjadi...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Februari 2012 (Rabu Sore)
Matius 26: 69-75
PETRUS MENYANGKAL YESUS.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus yaitu:
Matius 26: 69-70 Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea (menyangkal panggilan pilihan...

Ibadah Raya Surabaya, 17 Juni 2018 (Minggu Siang)
Dari rekaman Ibadah di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman...

Ibadah Doa Surabaya, 18 Juni 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 27 September 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:11
3:11 Aku datang segera. Peganglah...

Ibadah Raya Surabaya, 25 Mei 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Siang Surabaya, 25 Juni 2017 (Minggu Siang)
Keluaran 36: 1-7
36:1. Demikianlah harus bekerja Bezaleel dan Aholiab, dan setiap orang yang ahli, yang telah dikaruniai...

Ibadah Doa Surabaya, 19 Oktober 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...

Ibadah Raya Surabaya, 14 April 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 19 Agustus 2015 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 03 Juli 2012 (Selasa Sore)

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk pada 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian.
Sekarang artinya adalah sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib untuk menyelamatkan, menyucikan, memberkati, dan menyempurnakan kita semua.

Percikan darah yang pertama dalam Matius 27:1-10 tentang Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot.

Percikan darah yang kedua dalam Matius 27:11-26 tentang Yesus di hadapan Pilatus.
  • Yesus menghadapi pertanyaan-pertanyaan dan tuduhan-tuduhan.
  • Yesus menghadapi ketidakadilan yaitu Barabas yang salah dibebaskan, Yesus yang benar disesah dan disalibkan.

Percikan darah yang ketiga dalam Matius 27 : 27-31 tentang Yesus diolok-olok.

Matius 27 : 27-31
27:27 Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus.
27:28 Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya.
27:29 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: "Salam, hai Raja orang Yahudi!"
27:30 Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya.
27:31 Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan.

Serdadu-serdadu mengenakan jubah ungu kepada Yesus sambil mengolok-olok untuk dihina.
Jubah ungu menunjuk tentang kewibawaan seorang raja.

Jadi serdadu-serdadu mengenakan jubah ungu kepada Yesus berarti serdadu-serdadu mengolok-olok dan menghina kewibawaan Yesus sebagai Raja segala raja.

1 Korintus 15:25-26
15:25 Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.
15:26 Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.

Kewibawaan Yesus sebagai Raja adalah mengalahkan musuh-musuh dibawah kakiNya.


Ada 3 musuh utama yang dikalahkan oleh kewibawaan Yesus sebagai Raja segala raja:
  1. Dunia dengan segala pengaruhnya, yaitu kesibukan dunia, kesukaan dunia, kesusahan dunia.
    Yakobus 4:4
    4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

    Bersahabat dengan dunia artinya terpengaruh oleh dunia sehingga tidak setia dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.
    Tidak setia sama dengan mengolok-mengolok kewibawaan Yesus sebagai Raja, dan menjadi musuhnya Allah.


  2. Daging dengan segala keinginan dan hawa nafsunya, yang membuat kita tidak taat dengar-dengaran pada hukum Allah.
    Roma 8:7
    8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

    Keinginan daging ini memiliki kekuatan untuk memikat dan menyeret, sehingga kita keluar dari firman, tidak taat kepada firman.

    Contohnya:
    • Hawa memakan buah yang dilarang Tuhan, karena ada keinginan daging (dari dalam) yang tidak bisa dibendung ditambah dengan mendengar suara ular/suara asing (dari luar). Akibatnya, Hawa tidak kuat dan tidak taat dengar-dengaran kepada firman.

    • Dalam Perjanjian Baru, Yohanes Pembabtis menegor Raja Herodes karena ingin mengambil Herodias (istri Filipus saudaranya), tetapi karena ada keinginan hawa nafsu daging soal nikah, maka Herodes tidak taat kepada firman, sehingga masuk dalam nikah yang salah.

    Tidak taat dengar-dengaran sama dengan mengolok-olok kewibawaan Yesus sebagai Raja, dan menjadi musuhnya Tuhan.


  3. Maut/dosa yang membuat kita hidup tidak benar dan tidak suci.
    1 Korintus 15:25-26
    15:25 Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.
    15:26
    Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.

    Tidak benar/mempertahankan dosa sama dengan mengolok-olok kewibawaan Yesus sebagai Raja dan menjadi musuhnya Tuhan yang membawa kita kepada kematian kedua yaitu neraka.

    1 Samuel 20:3

    20:3 Tetapi Daud menjawab, katanya: "Ayahmu tahu benar, bahwa engkau suka kepadaku. Sebab itu pikirnya: Tidak boleh Yonatan mengetahui hal ini, nanti ia bersusah hati. Namun, demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu,
    hanya satu langkah jaraknya antara aku dan maut."

    Satu langkah = satu denyut jantung. Inilah jarak kita dengan maut tubuh, maut dosa, sampai maut neraka.
    Kalau Daud mengaku bahwa hanya satu langkah jaraknya dengan maut, ini berarti setiap denyut nadi kita benar-benar diancam oleh maut.

    Di mana ada ketidakbenaran, di situ maut sedang bekerja untuk membawa kita pada kematian kedua di neraka.

    Tempat paling aman untuk menghadapi maut adalah selalu berada di bawah kaki Yesus Sang Raja [1 Korintus 15:25].

    Lukas 7:36-38,50
    7:36 Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.
    7:37 Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.
    7:38 Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.
    7:50 Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"

    Duduk di bawah kaki Yesus Sang Raja yang mengalahkan maut artinya berdamai dengan Tuhan dan sesama (kayu salib).
    Berdamai yg benar harus lewat dorongan firman Allah. Jangan sampai menunggu dihajar Tuhan sampai hancur-hancuran, baru menyelesaikan dosa.

    Proses berdamai adalah:
    1. "membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya" = menyadari dan menyesali dosa-dosa.
      Sering kali kita berdamai tapi tidak tahu salahnya, itu bukan pendamaian yang tuntas. Kalau minta maaf kepada orang lain, harus jelas dosa-dosa yang diakui.

    2. "menyekanya dengan rambutnya" = menanggalkan segala kebanggaan-kebanggaan, sampai merasa paling hina dan paling tidak berdaya.

    3. "mencium kaki-Nya" = mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama, dan darah Yesus yang mengampuni dan memperdamaikan dosa-dosa kita, membenarkan kita sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran.
      Kalau hidup dalam kebenaran, maka pasti akan setia dan taat.

    4. "meminyakinya dengan minyak wangi" = jika kita hidup dalam kebenaran (ditambah setia dan taat), maka kita akan mengalami minyak urapan Roh Kudus.

      Kegunaan minyak urapan Roh Kudus:
      • Memberikan kita karunia-karunia Roh Kudus dan jabatan pelayanan sehingga kita bisa melayani dan mengagungkan Tuhan Sang Raja, dan kita bisa dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
        Bila melayani Tuhan dalam urapan Roh Kudus, maka kita memuliakan Tuhan. Bila melayani dalam daging, akan memalukan dan memilukan Tuhan.

      • Menghasilkan kerukunan yang membuat kita satu selama-lamanya, bukan hanya kerukunan di dunia.
        Mazmur 133:1-3
        133:1 Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!
        133:2 Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.
        133:3 Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.

        Roma 15:5-6
        15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus,
        15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus.

        Kerukunan dalam urapan Roh Kudus ini adalah satu hati, artinya satu pengajaran, sehingga pasti satu suara penyembahan.
        Hasilnya adalah semua jadi baik dan indah pada waktuNya [Mazmur 133:1]. Dan Tuhan akan memerintahkan berkat [Mazmur 133:3], baik berkat jasmani sampai berkat hidup kekal.

      • Melunasi hutang, baik hutang jasmani maupun hutang dosa. Hutang juga menunjuk pada sesuatu yang tidak beres. Semua akan dibereskan oleh minyak urapan Roh Kudus.
        2 Raja-raja 4:1-3
        4:1 Salah seorang dari isteri-isteri para nabi mengadukan halnya kepada Elisa, sambil berseru: "Hambamu, suamiku, sudah mati dan engkau ini tahu, bahwa hambamu itu takut akan TUHAN. Tetapi sekarang, penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya."
        4:2 Jawab Elisa kepadanya: "Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah." Berkatalah perempuan itu: "Hambamu ini tidak punya sesuatu apapun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak."
        4:3 Lalu berkatalah Elisa: "Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu, bejana-bejana kosong, tetapi jangan terlalu sedikit.

        Masih ada sisa menunjuk pada minyak cadangan, yaitu supaya pelita tetap menyala sampai Tuhan datang kedua kali.
        Pelita menyala artinya:
        1. Setia dan berkobar-kobar apapun keadaan kita.
        2. Tetap hidup benar dan hidup suci.
        3. Kita mengalami keubahan hidup sehingga menyinarkan kesaksian hidup.
          Sampai saat Tuhan datang, kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Tuhan. Kita bukan mengolok-olok, tetapi mengagungkan Yesus sebagai Raja di awan-awan yang permai.



Tuhan memberkati.



kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top