English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Mei 2020 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11:7-10
11:7. Dan apabila mereka telah...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 07 November 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:22-27 adalah tentang pengikutan kepada Yesus....

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 12 April 2011 (Selasa Malam)
Keluaran 13 sampai Keluaran 15:1-21 menunjuk tentang KOLAM PEMBASUHAN/...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Maret 2018 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam II

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Mei 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Juni 2012 (Kamis Sore)
Matius 27 secara keseluruhan tentang 7 percikan darah di atas tabut perjanjian.
Sekarang artinya...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 Februari 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:28-36 tentang Yesus dimuliakan di atas...

Ibadah Doa Malang, 13 November 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 18:9-14
18:9. Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya...

Ibadah Raya Surabaya, 10 April 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Januari 2010 (Senin Sore)
Matius 23: 43-44
2 peristiwa besar saat Tuhan datang: ...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Agustus 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7-10
3:7 "Dan tuliskanlah kepada malaikat...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 16 Februari 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 3:7-20 adalah kotbah dari Yohanes Pembaptis,...

Ibadah Raya Surabaya, 05 Oktober 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Maret 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 10-17 => menyembuhkan orang sakit pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Oktober 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:26-29
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti,...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 09 Agustus 2018 (Kamis Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:15b-16
7:15 ...Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka.
7:16 Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.

Aktivitas Tuhan di tahta surga adalah membentangkan kemah-Nya, artinya mengembangkan sayap-Nya, sama dengan memberikan naunganNya kepada kita, mulai sekarang di dunia yang tandus bagai gurun pasir ini, sampai naungan kekal selamanya di tahta Sorga.

Siapa yang berhak menerima naungan Tuhan?
Mazmur 68:6-7
68:6 Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus;
68:7 Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara, Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia, tetapi pemberontak-pemberontak tinggal di tanah yang gundul.

Yang berhak menerima naungan Tuhan adalah:
  1. Anak yatim, yaitu putus hubungan dengan bapa lama (setan/ iblis) artinya putus hubungan dengan dosa.
  2. Janda, yaitu putus hubungan dengan suami artinya putus hubungan dengan daging dengan segala keinginan dan hawa nafsunya.
  3. Orang asing, yaitu putus hubungan dengan dunia dengan segala pengaruhnya (kesulitan, kesibukan, dll)

ad. 3. Orang asing.
Contohnya adalah Abraham yang tinggal di kemah (bongkar-pasang), artinya tidak terikat dunia.
Kemah artinya juga pengembalaan.
Jadi tidak terikat dunia artinya hidup dalam penggembalaan yang benar.

Proses untuk terlepas dari dunia dengan segala pengaruhnya:
  1. Tidak bersahabat dengan dunia.
    Yakobus 4:4

    4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

    Bersahabat dengan dunia artinya terikat dengan dunia dan segala pengaruhnya, antara lain aktivitas dunia, kesibukan dunia, kesulitan dunia, sehingga tidak setia dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.
    Dalam Perjanjian Lama, tidak setia sama dengan berzinah secara rohani.
    Dalam Perjanjian Baru, tidak setia sama dengan menjadi hamba yang jahat dan malas.

    Matius 25:26,30
    25:26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
    25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

    Jika tidak setia (suam-suam) maka tidak berguna, sehingga akhirnya dimuntahkan seperti jemaat Laodikia, hidup seperti muntah (dalam kenajisan).
    Akibat tidak setia dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan adalah hidup dalam kutukan (ratap tangis) sampai masuk jaman antikris 3,5 tahun, sampai masuk neraka selamanya.

    Tidak bersahabat dengan dunia artinya berani bertindak (berkorban apa pun) untuk terlepas dari pengaruh dunia.
    Boleh bekerja keras tapi harus tekun dan setia dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan, supaya bisa setia dan baik, setia dan benar, sampai setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.

    Matius 25:21
    25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

    Hasil setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan adalah hidup dalam suasana kebahagiaan Sorga mulai sekarang di tengah dunia yang terkutuk ini, dan dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir (pembangunan Tubuh Kristus sempurna).

  2. Tidak mengasihi dunia.
    Mengasihi dunia artinya terikat oleh isi dunia, yaitu keinginan mata (dosa makan-minum), keinginan daging (dosa kawin-mengawinkan), dan keangkuhan hidup (sombong, mengandalkan sesuatu di dunia lebih dari Tuhan atau mengutamakan sesuatu di dunia lebih dari Tuhan, misalnya: kekayaan, kedudukan, kepandaian).

    1 Yohanes 2:15-17
    2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
    2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
    2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

    Akibat dari mengasihi dunia adalah menjadi tidak taat dengar-dengaran kepada Tuhan (melawan Tuhan), sehingga binasa bersama dunia selamanya.

    Hosea 8:12
    8:12 Sekalipun Kutuliskan baginya banyak pengajaran-Ku, itu akan dianggap mereka sebagai sesuatu yang asing.

    Orang yang terpengaruh isi dunia akan mulai merasa asing terhadap firman pengajaran yang benar.

    Hosea 8:1
    8:1. Tiuplah sangkakala! Serangan laksana rajawali atas rumah TUHAN! Oleh karena mereka telah melangkahi perjanjian-Ku dan telah mendurhaka terhadap pengajaran-Ku.

    Jika menolak firman yang benar (mendurhaka terhadap Tuhan), maka akan lenyap bersama dunia.

    Mazmur 119: 19
    119:19 Aku ini orang asing di dunia, janganlah sembunyikan perintah-perintah-Mu terhadap aku.

    Sikap yang benar adalah merasa asing di dunia sehingga merindu pembukaan firman pengajaran yang benar, meskipun banyak pengorbanan (sakit bagi daging), sehingga bisa mendengar firman dengan sungguh-sungguh, dengan suatu kebutuhan, sampai mengerti firman, lanjut percaya dan yakin pada firman, sampai praktek firman, apapun resikonya. Ini sama dengan menjadi domba tergembala.

    Hasil tergembala adalah kita bisa mengaku "Tuhan adalah Gembalaku takkan kekurangan aku". Ada pemeliharaan langsung dari Tuhan secara berlimpah (sampai mengucap syukur) secara jasmani dan rohani. Pemeliharaan secara rohani adalah sampai tidak bercacat cela (sempurna) seperti Yesus.

    Bukti mengasihi Tuhan adalah praktek firman.

  3. Tidak serupa dengan dunia.
    Jika serupa dengan dunia, maka akan musnah (lenyap bersama dunia).

    Roma 12:2
    12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

    Mulai secara pribadi, yakni penampilan tidak serupa dengan dunia. Lalu dalam hidup sehari-hari (pergaulan, pacaran, sekolah, pekerjaan) tidak serupa dengan dunia. Contoh: tidak menyontek di sekolah, tidak korupsi dalam pekerjaan. Nikah juga tidak sama dengan dunia, dalam ibadah-pelayanan kepada Tuhan juga tidak sama dengan dunia.

    Supaya tidak sama dengan dunia harus mengalami pembaharuan dari manusia daging yang cocok dengan dunia menjadi manusia rohani seperti Yesus. Yang dibaharui adalah:
    • Hati nurani menjadi tulus ikhlas, peka seperti bayi, yakni bisa membedakan pengajaran yang benar dengan pengajaran yang tidak benar, membedakan nikah yang benar dengan nikah yang tidak benar, membedakan ibadah pelayanan yang benar dengan ibadah pelayanan yang tidak benar, sampai bisa membedakan segala sesuatu yang benar dengan yang tidak benar, sehingga kita bisa hidup benar dan suci sampai sempurna.

    • Mulut memuliakan Tuhan, yakni menyembah Tuhan dengan hancur hati, mengakui segala kelemahan dan kekurangan jasmani dan rohani. Kita mengaku hidup hanya dari tangan belas kasih, anugerah, kemurahan Tuhan.

      Matius 21:16

      21:16 lalu mereka berkata kepada-Nya: "Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?"

      Mazmur 8:5
      8:5 apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?

      Jika kita menangis, maka Tuhan mengingat kita, bergumul untuk menolong kita.

      Mazmur 8:3-4,6
      8:3 Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.
      8:4 Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan:
      8:6 Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.

      Hasilnya adalah Tuhan akan mengulurkan tangan belas kasihNya kepada kita untuk memberi kemenangan, menciptakan yang tidak ada menjadi ada untuk memelihara secara ajaib. Tuhan sanggup menyelesaikan masalah yang mustahil, serta mengangkat kita, menjadikan hidup kita berhasil dan indah, menjadikan kita imam dan raja (pelayan Tuhan), mengubahkan kita menjadi sama mulia seperti Tuhan. Kita layak menyambut kedatangan Tuhan kedua kali di awan-awan, sampai masuk tahta Sorga dan mendapatkan naungan kekal selamanya.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top