English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 13 April 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 10-13 => menyembuhkan orang sakit pada hari...

Ibadah Doa Surabaya, 24 Desember 2008 (Rabu Sore)
Matius 24: 29
= keadaan pada saat kedatangan Tuhan yang kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Januari 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:8
1:8 ďAku adalah Alfa dan Omega, firman...

Ibadah Kunjungan Jakarta I, 17 November 2015 (Selasa Sore)
Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahatera, kasih karunia dan bahagia dari TUHAN senantiasa dilimpahkan...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 02 Februari 2016 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 2:2
2:2 lalu mengandunglah ia dan...

Ibadah Doa Malang, 04 Oktober 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:26-29
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap...

Ibadah Doa Surabaya, 29 Juli 2009 (Rabu Sore)
Pembicara: Sdr. Budiman Tampubolon Matius 24: 32-33
Kedatangan Yesus kedua kali sudah dekat waktunya dan sudah diambang...

Ibadah Doa Malang, 26 April 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:4-8
7:4 Dan aku mendengar jumlah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Desember 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:36-46 adalah tentang GETSEMANI.

Matius 26:36-37, 41

Ibadah Doa Malang, 01 Juni 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:9
7:9 Kemudian dari...

Ibadah Doa Malang, 02 Februari 2010 (Selasa Sore)
Kita harus berjaga-jaga supaya tidak ketinggalan waktu Yesus datang supaya tidak ketinggalan bersama dunia tetapi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 22 Oktober 2009 (Kamis Sore)
Matius 26:36-44 adalah nubuat ketujuh tentang HUKUMAN ATAS DUNIA PADA SAAT...

Ibadah Raya Malang, 14 Juni 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:1-6 tentang sidang jemaat di...

Ibadah Persekutuan V Tana Toraja, 13 Februari 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 Maret 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22
3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 12 Juni 2012 (Selasa Sore)

Matius 27 secara keseluruhan tentang 7 percikan darah di atas tabut perjanjian.
Sekarang artinya adalah sengsara yang dialami Yesus sampai mati di kayu salib untuk menyelamatkan, menyucikan, sampai menyempurnakan kita semua.

Dalam Matius 27 terdapat 7 cerita yang menunjuk pada 7 sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib, yaitu:
  1. Matius 27:1-10, Yesus diserahkan pada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot.
  2. Matius 27:11-26, Yesus di hadapan Pilatus.
  3. Matius 27:27-31, Yesus diolok-olok
  4. Matius 27:32-50, Yesus disalibkan.
  5. Matius 27:51-56, mujizat-mujizat saat kematian Yesus.
  6. Matius 27:57-61, Yesus dikuburkan.
  7. Matius 27:62-66, kubur Yesus dijaga.


ad. 2. Yesus di hadapan Pilatus.

Matius 27:11
27:11 Lalu Yesus dihadapkan kepada wali negeri. Dan wali negeri bertanya kepada-Nya: "Engkaukah raja orang Yahudi?" Jawab Yesus: "Engkau sendiri mengatakannya."

Pilatus bertanya kepada Yesus: "Engkaukah raja orang Yahudi?"
Yesus menghadapi pertanyaan yang memojokan dan mengandung resiko besar sebab orang Yahudi membenci Yesus. Resiko besar ini adalah sampai mati di kayu salib.

Yang ditanyakan adalah persoalan raja. Raja adalah orang yang diurapi, orang yang tegas, berkemenangan.

Sikap Yesus yaitu menjawab dengan tegas bahwa Dia adalah raja orang Yahudi, sekalipun harus mati di kayu salib.

Wahyu 19:6,16
19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
19:16 Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

Hasil Yesus menjawab dengan tegas adalah kuasa Roh Kudus membangkitkan Yesus dan mempermuliakan Yesus sebagai raja di atas segala raja.

Pelajaran bagi kita adalah jangan bimbang, jangan ragu, jangan plin-plan dalam kebenaran. Kalau bimbang, ragu, dan plin-plan, itu adalah tanda tanpa urapan Roh Kudus.
Terutama hari-hari ini dalam menghadapi ibadah dan pengajaran yang tidak benar. Dalam urapan Roh Kudus kita tidak akan pernah ragu dalam kebenaran.

Daniel 6:6
6:6 Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya!"

Daniel tetap bertahan saat diperhadapkan dengan ibadah dan pengajaran yang tidak benar sekalipun harus masuk gua sing
a.

1 Korintus 15:25-26
15:25 Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.
15:26 Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.

Mengapa Yesus tetap mengaku sebagai Raja orang Yahudi dan Raja atas segala raja?

  1. Untuk mengalahkan semua musuh, sampai musuh yang terakhir yaitu maut/ kebinasaan.
  2. Untuk membebaskan kita dari ancaman maut/ kebinasaan.


Ada 3 macam maut:

  1. Maut secara tubuh.

  2. Maut secara rohani = mati rohani.
    Efesus 2:1
    2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.

    Gejala maut secara rohani adalah:
    • Bosan terhadap perkara rohani (bosan beribadah, bosan membaca firman, bosan berdoa).
    • Mempertahankan dosa, membela dosa.

  3. Kematian kedua.
    Wahyu 20:14
    20:14 Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.

1 Samuel 20:3
20:3 Tetapi Daud menjawab, katanya: "Ayahmu tahu benar, bahwa engkau suka kepadaku. Sebab itu pikirnya: Tidak boleh Yonatan mengetahui hal ini, nanti ia bersusah hati. Namun, demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu, hanya satu langkah jaraknya antara aku dan maut."

Hanya satu langkah/ satu denyut jantung jarak kita dengan maut, artinya:

  • Setiap langkah hidup kita, setiap denyut jantung kita diancam maut.
  • Tidak ada seorang pun di dunia yang mampu melepaskan kita dari maut, kecuali Yesus Raja di atas segala raja.

Satu-satunya tempat yang aman, yang tidak terjangkau maut adalah di bawah kaki Yesus Raja di atas segala raja.
Pratek berada di bawah kaki Yesus:

  1. Mendengar dan dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar, tergembala pada Firman pengajaran yang benar.
    Lukas 10:39
    10:39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,

    Kita harus tergembala seperti carang melekat pada pokok anggur yang benar, maka Tuhan yang akan menjadi Pembela kita sehingga maut tidak bisa menjamah.

    Sebaliknya, kalau keluar dari penggembalaan (Nain), pasti akan menuju kuburan.

    Lukas 7:11-13
    7:11 Kemudian Yesus pergi ke suatu kota yang bernama Nain. Murid-murid-Nya pergi bersama-sama dengan Dia, dan juga orang banyak menyertai-Nya berbondong-bondong.
    7:12 Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu.
    7:13 Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: "Jangan menangis!"

    Untung di sini ibunya menangis. Ibu secara rohani menunjuk pada gembala yang selalu bergumul, sehingga kehidupan anak ini masih tertolong.

    Firman penggembalaan yang benar menuntun kita ke mata air kehidupan, ke Yerusalem Baru. Apa yang mati akan dihidupkan. Dalam penggembalaan, Tuhan sedang menuntun dan menata rapi kehidupan kita.

    Wahyu 7:17
    7:17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."

  2. Tersungkur di bawah kaki Yesus = doa penyembahan.
    Yohanes 11:31-34
    11:31 Ketika orang-orang Yahudi yang bersama-sama dengan Maria di rumah itu untuk menghiburnya, melihat bahwa Maria segera bangkit dan pergi ke luar, mereka mengikutinya, karena mereka menyangka bahwa ia pergi ke kubur untuk meratap di situ.
    11:32 Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati."
    11:33 Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata:
    11:34 "Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka: "Tuhan, marilah dan lihatlah!"

    Maria menghadapi Lazarus yang mati 4 hari, artinya gereja Tuhan menghadapi kebusukan rohani (jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan), kebusukan nikah dan buah nikah, kebusukan ekonomi, kebusukan studi, penyakit, sampai menghadapi kemustahilan.

    Sikap Maria adalah tidak meratap seperti orang dunia. Meratap artinya putus asa, kecewa, curhat kepada orang lain, menyalahkan orang lain, mencari jalan sendiri di luar firman. Meratap di kuburan berarti tetap berada dalam kebusukan sampai kebinasaan.

    Tetapi sikap Maria adalah tersungkur, sama dengan menyembah dengan cucuran air mata. Tersungkur sama dengan mengaku kegagalan, merasa tidak mampu apa-apa, mengaku banyak dosa dan kesalahan, dan percaya dan mempercayakan diri sepenuh (iman) kepada Tuhan.
    Saat kita mencucurkan air mata maka Tuhan juga mencurahkan belas kasihNya kepada kita, Tuhan mengulurkan tanganNya kepada kita.

    Iman ditambah belas kasihan akan menghasilkan mujizat:
    • Lazarus dibangkitkan, artinya apa yang sudah najis dan hancur akan bisa dipulihkan kembali, apa yang sudah membusuk akan dipulihkan.
    • Lazarus dipakai menjadi saksi Tuhan.
    • Sampai saat kedatangan Tuhan kedua kali, kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Dia, dan maut tidak bisa menjamah kita selamanya.


Tuhan memberkati.



kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top