English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 29 Juli 2013 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Keluaran 15: 22-27
15:22. Musa menyuruh orang Israel berangkat dari Laut Teberau, lalu mereka pergi ke padang...

Ibadah Paskah Blitar, 23 April 2010 (Jumat Sore)
Markus 13: 29
13:29 Demikian juga, jika kamu lihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa...

Ibadah Doa Malang, 15 Desember 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:18-19
3:18 maka Aku menasihatkan engkau,...

Ibadah Raya Surabaya, 10 Februari 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Malang, 01 Agustus 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14-17 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.
Sebelum Tuhan datang kedua...

Ibadah Raya Malang, 09 Mei 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:1,13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Doa Malang, 08 Mei 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:4-8
7:4 Dan aku...

Ibadah Doa Surabaya, 14 Juli 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 8-13
25:8. Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita...

Ibadah Raya Surabaya, 22 Maret 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 17 Maret 2015 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ada 2 kali...

Ibadah Raya Surabaya, 26 Mei 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 Januari 2020 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 14: 25-35 => segala sesuatu harus dilepaskan untuk mengikut...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 November 2008 (Senin Sore)
Pembicara: Pdm. Dadang

Markus 2: 13-17 -> tentang suasana iman...

Ibadah Doa Malang, 14 Agustus 2012 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 Juli 2017 (Rabu Sore)
Dari siaran tunda Ibadah PTK di Medan Selasa Malam

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus....


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 08 Agustus 2012 (Rabu Sore)

Dari siaran langsung Ibadah di Batam
1 Timotius 2 : 1-2=ini mengenai doa jemaat
.
2:1. Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang,
2:2 untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan.

Ada empat tingkatan doa antara lain:
  1. Yang pertama adalah doa permohonan/doa permintaan.
    Sentralnya adalah kebutuhan kita.

    Yohanes 15 : 7
    15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

    Syaratnya supaya doa permintaan dijawab yaitu firman Tuhan harus tinggal didalam hati kita.

    Prosesnya supaya firman tinggal didalam hati kita adalah


    1. Mendengar firman dengan sungguh-sungguh.
    2. Mengerti firman.
    3. Sampai percaya/yakin kepada firman.
      Disaat kita percaya akan firman didalam hati kita, maka saat itulah firman tinggal didalam hati kita.

    Jadi kalau doa permohonan dinaikkan dengan IMAN dan SESUAI DENGAN KEHENDAK TUHAN, maka Tuhan akan menjawab doa kita.

    Kalau kita hanya puas dengan doa permohonan maka tingkat rohani kita hanya seperti Bartemeus. Bartemeus ini buta dan hanya meminta-minta terus. Mungkin memang banyak berkat yang diterima tetapi tidak tahu jalan kesurga.

    JADI DOA PERMOHONAN HARUS DITINGKATKAN.

  2. Yang kedua adalah Doa syafaat.
    Doa syafaat ini sama jenisnya dengan doa permohonan.

    Sentralnya adalah kebutuhan orang lain.

    Contohnya yaitu doa syafaat untuk keluarga, untuk Gereja, antar Gereja dan doa syafaat untuk pemerintah supaya kita bisa tenang dan tentram beribadah kepada Tuhan.

    DOA SYAFAAT INI JUGA HARUS DITINGKATKAN.

  3. Yang ketiga adalah doa ucapan syukur.
    Sentralnya adalah berkat-berkat Tuhan yang sudah kita terima.

    Contohnya yaitu kita mengucap syukur karena gaji naik, bagi hamba Tuhan mengucap syukur saat ada jemaat baru.

    Mengucap syukur artinya

    1. Ucapan terima kasih kepada Tuhan, karena Tuhan sudah berbuat sesuatu kepada kita.
    2. Mengakui bahwa semua itu adalah pekerjaan Tuhan.

    Tapi seringkali kalau belum diberkati, kita malah bersungut-sungut dan menyalahkan Tuhan.

  4. Yang ke empat adalah doa penyembahan.

    1 Timotius 2 : 8
    2:8 Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.

    Istilah "menadahkan tangan" itu menunjuk doa penyembahan.

    Mazmur 141 : 2
    141:2 Biarlah doaku adalah bagi-Mu seperti persembahan ukupan, dan tanganku yang terangkat seperti persembahan korban pada waktu petang.

    "
    ukupan" = medzbah dupa emas itu bicara tentang doa penyembahan.

    Sentralnya adalah pribadi Tuhan sendiri.

    Jadi disaat kita ada kebutuhan atau tidak ada kebutuhan, kita tetap menyembah Tuhan. Dan disaat kita ada atau tidak ada berkat, kita tetap menyembah Tuhan.

    Karena sentralnya pribadi Tuhan, maka kapan saja, dimana saja, situasi kondisi apa saja (sakit, mau mati) kita tetap bisa menyembah Tuhan.

    TUHAN TETAP ADA DIMANA SAJA.

    DOA PENYEMBAHAN INI MERUPAKAN TINGKATAN DOA YANG TERTINGGI.

    "doa laki-laki" artinya doa yang kuat, bagaikan asap dupa harum yang menembus masuk ke hadirat Tuhan.

    Syarat doa penyembahan yang kuat dan berkenan kepada Tuhan bagaikan asap dupa harum yang naik ke hadirat Tuhan adalah

    1. Yohanes 4 : 23-24
      4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
      4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia,
      harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

      Yang pertama adalah didorong oleh kebenaran dan Roh atau didorong oleh pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus = firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

      • Firman penginjilan untuk membawa kita percaya Yesus dan diselamatkan.
      • Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua adalah firman yang menyucikan kehidupan kita mulai dari hati kita sehingga kita bisa menyembah Tuhan.

      Kesimpulannya adalah doa penyembahan harus dinaikkan dengan KESUCIAN.

      "laki laki menaikkan doa tanpa marah dan tanpa perselisihan" itu menunjuk hati disucikan.

      Matius 15 : 19
      15:19 Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

      Ada 7 dosa didalam hati yang harus disucikan yaitu

      • "pikiran jahat" : kalau banyak prasangka buruk maka kita akan kering dan tidak bisa menyembah Tuhan.
      • "pembunuhan" : kebencian sampai kebencian tanpa alasan. Contohnya yaitu seperti kakak-kakak Yusuf membenci Yusuf, Gembala membenci jemaat, jemaat membenci Gembala.

      • "perzinahan"
      • "percabulan"
      • "pencurian": mencuri milik Tuhan, mencuri milik sesama contohnya adalah korupsi, hutang tidak bayar, menipu.
        Bila pengajarannya palsu maka penyembahannya juga palsu!

      • "sumpah palsu" : berdusta.
      • "hujat" : menjelekkan orang lain, memfitnah (yang benar jadi salah dan yang salah jadi beanar), gosip yang tidak baik, sampai menghujat Tuhan (menyalahkan pengajaran yang benar).

      Angka 7 itu menunjuk 7 lampu pada pelita emas.

      Bila hati diisi 7 dosa ini maka, mata hatinya gelap (pelitanya padam). Sehingga tidak bisa melihat Tuhan, tidak bisa menyembah Tuhan

      Matius 5 : 8
      5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

      Jika 7 dosa disucikan dari hati maka mata hati kita terang. Sehingga kita bisa melihat Tuhan (menyembah Tuhan) dan tidak terpaksa menyembah Tuhan (gemar menyembah Tuhan).

    2. Daniel 6 : 11, 20-21
      (6-11) Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.
      (6-20) Pagi-pagi sekali ketika fajar menyingsing, bangunlah raja dan pergi dengan buru-buru ke gua singa;
      (6-21) dan ketika ia sampai dekat gua itu, berserulah ia kepada Daniel dengan suara yang sayu. Berkatalah ia kepada Daniel: "Daniel, hamba Allah yang hidup,
      Allahmu yang kausembah dengan tekun, telah sanggupkah Ia melepaskan engkau dari singa-singa itu?"

      Yang kedua adalah doa penyembahan dinaikkan dengan KETEKUNAN.

      Kita bisa berdoa kepada Tuhan dimanapun kita berada. Contohnya seperti:

      • Daniel berdoa di gua singa dan doa Daniel dijawab oleh Tuhan.
      • Yunus berada ditempat paling rendah dan doa Yunus juga dijawab oleh Tuhan.

      Ketekunan ini juga berarti kuat dan teguh hati.

      Kuat dan teguh hati artinya

      • Kita tidak mau dihalangi oleh apapun juga untuk menyembah Tuhan, baik oleh waktu, keadaan, termasuk tidak bisa dihalangi dengan doa yang belum dijawab.
        Bila doa belum dijawab maka Tuhan sedang menguji kita.
        Contohnya : Daniel tetap tekun menyembah Tuhan baik di gua singa maupun saat dia diberkati.

      • Tidak mau dialihkan kepada yang lain. Tidak gampang beralih, berpaling kepada yang lain.

        Bila kita masih gampang beralih/berpaling kepada yang lain, maka ini bukti bahwa hati kita tidak kuat !

        Contohnya:

        • Dulu penyembahan Daniel mau dialihkan ke pada penyembahan palsu yaitu penyembahan kepada Raja Darius.
        • Sekalipun dimasukkan ke dapur api, Sadrakh, Mesakh, Abednego tetap menyembah Tuhan.

        Saat penyembahan Daniel mau dialihkan kepada penyembahan Raja Darius, tetapi Daniel yang didorong oleh pengajaran yang benar tetap menyembah Tuhan. artinya bagi kita adalah kita tetap menyembah Yesus Sang Raja segala Raja dan mempelai pria surga.

      Wahyu 19 : 6-7
      19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
      19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari
      perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

      Kita menyembah Yesus Raja diatas segala Raja mempelai pria surga dengan suara "HALLELUYA"

      Penyembahan Raja Darius tidak menggunakan kata "Halleluya". Bila tidak menyembah dengan kata "Halleluya" berarti itu bukan penyembahan kepada Yesus, tetapi kepada raja yang lain.

      Semuanya diatur oleh pengajaran sebagai kepala. Bila kepala sama, maka pelayanannya sama dan suaran penyembahannya juga sama. Jika kepalanya satu, maka tubuhnya juga satu.

    3. Mazmur 95 : 6
      95:6 Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.

      Yang ketiga adalah penyembahan yang didorong oleh kerendahan hati dengan mengaku hanya tanah liat.

      Istilah "masuk" ini merupakan penyembahan yang lebih mendalam.
      "berlutut dihadapan sang pencipta" ini menunjuk kerendahan hati.

      Jika kita berlutut dihadapan Tuhan sang pencipta berarti kita ingat bahwa kita hanyalah tanah liat

      Mengaku tanah liat artinya

      • Mengaku tidak layak, banyak dosa, kesalahan, kekurangan sehingga kita tidak menghakimi orang lain.
      • Tidak mampu berbuat apa-apa, hanya bergantung kepada belas kasih Tuhan.
      • Tidak berharga apa-apa ("tanah liat hanya untuk diinjak-ijak").

      Ayub bisa mengaku tanah liat, setelah ia diuji habis-habisan.
      Tetapi bagi kita, kita tidak perlu menunggu dihajar habis-habisan.

      Ayub 42: 5-6
      42:5. Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
      42:6. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku
      duduk dalam debu dan abu."

      Ayub dihajar habis-habisan, karena ia merasa benar sendiri, bahkan lebih benar dari Allah= kesombongan Ayub.
      Bila kita sombong maka masih mengandung unsur kebenaran diri sendiri.

      Jika kita mau diinjak-injak maka kita akan tumbuh subur, pelayanan kita semakin subur. Seperti halnya dengan tanah bila banyak diinjak, dicangkul maka akan semakin subur.

      Hasilnya adalah

      • Tangan belas kasih kemurahan Tuhan mengatupkan mulut singa artinya

        • Secara jasmani : Tuhan melindungi dan memelihara kita ditengah kemustahilan.
        • Secara rohani : kita tetap hidup benar didalam Tuhan.

      • Tangan kemurahan Tuhan mampu menciptakan kita menjadi bejana kemuliaan, yang dipakai oleh Tuhan untuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Kita dipermuliakan oleh Tuhan.
        Contohnya seperti Daniel mendapat kedudukan yang tinggi.

      • Tangan belas kasih kemurahan Tuhan mampu menjadikan kita jadi baik pada waktu-Nya.
        Seperti saat Tuhan menciptakan manusia Tuhan mengatakan "jadi baik" dan seperti Ayub dijadikan baik dua kali oleh Tuhan.

      • Tangan Tuhan mampu menciptakan kita menjadi baru, sedikit demi sedikit sampai sempurna, seperti ciptaan mula-mula sehingga kita bisa terangkat diawan-awan dengan satu tubuh dan satu suara "Halleluya" dan kita bisa menyambut kedatangan Tuhan Yesus kedua kali.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top