English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Januari 2011 (Senin Sore)
Matius 26:
= secara keseluruhan (ay. 1-75), dalam susunan Tabernakel, terkena pada buli-buli emas berisi manna, artinya:kehidupan...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 10 Februari 2009 (Selasa Siang)
Keluaran 8:20-32 adalah tulah keempat, yaitu lalat pikat = tabuhan. Ini adalah binatang...

Ibadah Raya Malang, 03 April 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:6-13 menunjuk pada Persiapan Paskah.

Matius 26:6-7, 12

Ibadah Raya Malang, 16 Februari 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9
1:9 Aku, Yohanes, saudara dan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Agustus 2013 (Sabtu Sore)

Salam damai sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 5:1, 10-11
5:1 Pada suatu kali...

Ibadah Doa Surabaya, 14 Juni 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 April 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 18-21 (kita baca ayat 18-19) => perumpamaan tentang...

Ibadah Raya Surabaya, 09 Agustus 2015 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 16 Oktober 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15 adalah tentang 7 percikan darah di atas tabut perjanjian, yaitu sengsara Yesus tanpa...

Ibadah Kaum Muda Malang, 06 Juni 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.

Antikris ini berdiri di...

Ibadah Raya Malang, 07 Desember 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 dalam susunan Tabernakel menunjuk...

Ibadah Raya Surabaya, 24 Juli 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 06 Juni 2010 (Minggu Sore)
Penyerahan Anak
Anak sulung secara rohani adalah kehidupan yang memiliki hak kesulungan, yaitu:
hak untuk menikah= hak untuk masuk dalam...

Ibadah Doa Malang, 23 Februari 2010 (Selasa Sore)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga.
Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua...

Ibadah KKR Palangkaraya V, 26 Februari 2009 (Kamis Sore)
Ibrani 13: 1
"Peliharalah kasih persaudaraan"Sudah 4 kali kita mendengar tema ini. Sangat singkat, tapi sangat...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 11 September 2013 (Rabu Sore)

Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Wahyu 1: 1-3
1:1. Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes.
1:2 Yohanes telah bersaksi tentang firman Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya.
1:3. Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.

KITAB WAHYU bukan sesuatu yang tesembunyi tetapi sesuatu yang dinyatakan dan HARUS SEGERA TERJADI. Kitab Wahyu = nubuat yang dinyatakan dan harus segera terjadi.

Kitab Wahyu menulis tentang 2 hal besar yang akan dan harus segera terjadi yaitu

  1. Yang pertama adalah menulis tentang segala penghukuman Tuhan yang akan segera terjadi atas: dunia, anak Tuhan, hamba Tuhan, pelayan Tuhan yang tidak mau mentaati firman nubuat yang diwahyukan oleh Tuhan

    Dalam Wahyu 1: 3 "Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya". Tetapi jika hamba Tuhan, anak Tuhan tidak mau menuruti firman pengajaran yang benar (kata-kata nubuat). Maka akan menerima penghukuman Tuhan yang diturunkan atas dunia, sampai dunia ini musnah dan binasa.
    Ini menjadi awasan bagi kehidupan kita!


  2. Yang kedua adalah Kitab Wahyu menulis tentang penyucian terakhir terhadap Gereja Tuhan (hamba Tuhan, pelayan Tuhan) sampai tidak ada cacat cela, noda dan dosa = sampai Gereja Tuhan mengalami penyucian dan kesempurnaan sehingga siap untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus kedua kali.

    Dalam Kitab Wahyu menulis penyucian kepada 7 sidang jemaat sampai dengan penyucian yang terakhir.

    Kitab Wahyu adalah Kitab yang terakhir dari Alkitab. Setelah Kitab Wahyu ini tidak ada Kitab yang lain lagi. Jadi kalau ada Kitab lain yang menambahkan lebih dari Kitab Wahyu, itu berarti tidak berasal dari Tuhan.

Wahyu 22: 20-21
22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
22:21 Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

= Gereja Tuhan mengalami penyucian demi penyucian sampai sempurna seperti Tuhan dan siap untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus ke dua kali ("Amin, datanglah, Tuhan Yesus!").

Supaya kita tidak masuk dalam penghukuman yang menimpa dunia ini, tetapi kita disucikan sampai sempurna seperti Tuhan. Paling sedikit ada 2 hal yang harus kita jaga yaitu

  1. 2 Petrus 3: 3-12 (judulnya tentang hari kedatangan Tuhan).
    3:3. Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya.
    3:4 Kata mereka: "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan."
    3:5 Mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air,
    3:6 dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah.
    3:7 Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik.
    3:8. Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.
    3:9. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.
    3:10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan
    bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.
    3:11. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian,
    betapa suci dan salehnya kamu harus hidup
    3:12 yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.


    Yang pertama kita jaga adalah menjaga kesucian dan kesalehan hidup = menjaga kemurnian hidup.

    Menjaga kesucian dan kemurnian, antara lain:


    • Menjaga kesucian dan kemurnian dimulai dalam nikah.
      Sebab Kitab Wahyu ini menceritakan Gereja Tuhan yang sempurna sampai menjadi mempelai wanita Tuhan.

      Untuk menjadi Gereja Tuhan yang sempurna, suci dan murni maka kita harus menjaga kesucian dan kemurnian dalam nikah jasmani.
      Jadi nikah jasmani di dunia ini, tujuannya bukan hanya untuk perkara jasmani saja (supaya ada teman dll). Tetapi nikah yang jasmani harus mengarah kepada nikah yang rohani yaitu menjadi mempelai wanita Tuhan.
      Untuk itu jangan main-main dalam nikah dan harus berhati-hati!

      Tanda-tanda menjaga kesucian dan kemurnian dalam nikah yaitu


      1. Permulaan nikah harus dijaga kesucian dan kemurniannya.
        Tanda kesucian dan kemurnian dalam nikah adalah menjaga awal nikah jangan sampai ada kawin campur (kawin campur dengan yang tidak seiman).
        Jika tidak sesuai dengan firman maka harus kembali kepada firman.


      2. Dijaga kesucian dan kemurnian dalam perjalanan nikah, supaya tidak terjadi kawin cerai.
        Jika terjadi kawin cerai maka akan terjadi kawin mengawinkan, sehingga tidak akan menjadi sempurna (tidak menjadi mempelai wanita Tuhan).


      3. Dijaga kesucian dan kemurnian akhir nikah, supaya nikah tetap menjadi satu = dalam satu kesatuan firman pengajaran yang benar dan nikah hanya boleh dipisahkan oleh kematian (sampai Tuhan Yesus Kristus kembali ke dua kali).


    • Menjaga kesucian dan kemurnian dalam ibadah pelayanan.

      Tanda-tanda menjaga kesucian dan kemurnian dalam ibadah pelayanan yaitu


      1. Roma 12: 1
        12:1. Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.


        Dalam ibadah pelayanan kita mempersembahkan korban kepada Tuhan, mulai dari:


        • Tubuh yang hidup.
        • Tubuh yang kudus.
        • Tubuh yang berkenan.


        Jika kita beribadah melayani hanya untuk mencari perkara jasmani (tidak mempersembahkan): mencari uang, jodoh, kedudukan. Maka itu bukan ibadah yang murni dan ibadah itu sia-sia (tidak ada artinya). Sebab itu ibadah ditempat ini harus diperiksa!

        Dalam Surat Timotius ibadah akan mendatangkan keuntungan yang besar jika ditandai kemurnian dan kesucian. Keuntungan yang rohani = dua sayap burung nasar yang besar.


      2. Yakobus 1: 27
        1:27 Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.

        Mengunjungi/memperhatikan kehidupan yang jauh dari Tuhan (dalam arti rohani).

        "janda-janda" = kehidupan yang putus hubungan dengan suami (Kristus) = orang yang tidak beribadah.

        Jika ada teman-teman/saudara yang tidak beribadah maka kita harus memberi perhatian lewat: membesuk/mengunjungi, menelfon, mendoakan dll.

        Dan juga kita harus memperhatikan anak yatim, janda-janda (secara jasmani).


      3. Mempertahankan tahbisan yang benar sampai garis akhir.

        Dalam Surat Timotius "seorang perempuan tidak boleh mengajar dan memerintah laki-laki".
        Tahbisan Gembala yang benar adalah setia memberi makan Jemaat.
        Kita harus mempertahankan tahbisan yang benar sampai dengan kedatangan Tuhan Yesus Kristus ke dua kali (baik tahbisan sebagai zangkoor, pembersih Gereja, pengerja dll).


    • Menjaga kesucian dan kemurnian dalam pengajaran.
      Artinya:


      1. Tidak mencampur aduk firman pengajaran yang benar dengan yang tidak benar.
        Jika sudah tahu tidak sesuai dengan firman pengajaran yang kita terima, maka harus dihindari.
        Jika mencampur aduk pengajaran maka kita tidak akan menjadi mempelai wanita Tuhan yang sempurna.

        Untuk itu dijaga soal pengajaran!
        Sebab firman pengajaran ini menjadi penentu dalam kehidupan kita. Apakah nikah, tahbisan kita ini murni atau tidak


      2. Tetap berpegang kepada firman pengajaran yang benar apapun resiko yang dihadapi.

        Selama kita tetap menjaga kemurnian firman pengajaran yang benar dengan berpegang teguh kepada firman pengajaran yang benar. Maka firman pengajaran yang benar mampu memberi jawaban dan jalan keluar dari segala masalah sampai dengan permasalahan yang mustahil sekalipun.

        1 Raja-Raja 3: 16, 27
        3:16. Pada waktu itu masuklah dua orang perempuan sundal menghadap raja, lalu mereka berdiri di depannya.
        3:27 Tetapi raja menjawab, katanya: "Berikanlah kepadanya bayi yang hidup itu, jangan sekali-kali membunuh dia; dia itulah ibunya."


        Salomo menghadapi masalah yang mustahil (masalah Internasional) yaitu menghadapi kejatuhan nikah, persundalan. Tetapi firman pengajaran mampu menyelesaikannya.


    Bila kita menjaga kemurnian dan kesucian dalam nikah, tahbisan, firman pengajaran. Maka firman pengajaran mampu menyucikan kita sampai tidak bercacat cela dan sempurna seperti Tuhan.


  2. 2 Petrus 3: 14
    3:14 Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.

    Yang kedua kita jaga adalah menjaga hidup supaya tidak bercacat dan tidak bernoda menjelang kedatangan Tuhan yang ke dua kali.

    Jika ada noda walaupun sedikit maka itu menjadi penghalang bagi kita untuk menjadi mempelai wanita Tuhan. Dalam Surat Petrus kita harus berusaha ("kamu harus berusaha") jangan sampai ada noda dan cacat cela.

    Noda-noda ini adalah


    • Amsal 14: 34
      14:34. Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa.

      Noda ini dimulai dari noda dosa.
      Noda dosa = kebenaan diri sendiri. Jika ada yang tidak benar kita pertahankan maka itu menjadi penghalang untuk menjadi mempelai wanita Tuhan.
      Untuk itu noda satu titik pun harus tidak ada!


    • Yudas 1: 11-12
      1:11 Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.
      1:12 Mereka inilah noda dalam perjamuan kasihmu, di mana mereka tidak malu-malu melahap dan hanya mementingkan dirinya sendiri; mereka bagaikan awan yang tak berair, yang berlalu ditiup angin; mereka bagaikan pohon-pohon yang dalam musim gugur tidak menghasilkan buah, pohon-pohon yang terbantun dengan akar-akarnya dan yang mati sama sekali.


      1. Noda Kain = noda kebencian tanpa alasan (gosip-gosip). Kain ini membenci tanpa alasan kepada Habel.
      2. Noda Bileam = beribadah melayani hanya untuk mencari upah (perkara jasmani).
      3. Noda Korah = hamba Tuhan/pelayan Tuhan yang menuntut kedudukan.


      Jangan sampai kita menuntut kedudukan, upah, ucapan terima kasih = jangan sampai menuntut sesuatu dalam ibadah pelayanan. Sebab itu merupakan penghalang untuk menjadi mempelai wanita Tuhan.
      Jadi ke tiga noda ini harus disucikan!


    • Noda kekafiran (noda Bangsa Kafir) yaitu


      1. Tidak percaya atau bimbang terhadap kuasa firman pengajaran yang benar.

        Di dunia ini dalam Alkitab ada 2 Bangsa: Bangsa Israel dan Bangsa Kafir.


      2. Tidak percaya tehadap firman pengajaran yang bisa memberikan masa depan.
      3. 2 Petrus 3: 4
        3:4 Kata mereka: "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan."

        Tidak percaya akan kedatangan Tuhan Yesus ke dua kali.

        Dosa-dosa apa saja masih bisa ditolong. Tetapi noda tidak percaya (terhadap kuasa firman dan akan kedatangan Tuhan Yesus kedua) sangat sulit ditolong.


    Malam hari ini sebesar apapun cacat cela dan noda dosa dalam kehidupan kita. Kalau kita percaya kepada korban Kristus dan mau diperdamaikan oleh korban Kristus = mengaku segala cacat cela, dosa-dosa kita. Maka korban Kristus dari kayu salib mampu menghapus segala cacat cela dan segala noda dosa kita.
    Dia di kayu salib berkata "sudah selesai" ini artinya tidak ada yang tidak bisa diselesaikan oleh Korban Kristus di kayu salib.

    Itulah sebabnya jangan berputus asa, jangan mau tinggal tetap dalam dosa dan jangan bertahan dalam dosa.

    Kalau dosa yang merupakan masalah terbesar mampu diselesaikan oleh korban Kristus. Maka masalah perkara jasmani juga bisa diselesaikan oleh korban Kristus.
    Oleh karena itu sebutkan masalah-masalah kita dalam DOA PENYEMBAHAN.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top