English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 09 Oktober 2012 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27:57-61 percikan darah yang...

Ibadah Doa Surabaya, 17 November 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 14 Januari 2014 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita mempelajari Keluaran pasal 3. Ada...

Ibadah Paskah Malang, 12 April 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
Terjadi kegoncangan, badai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 31 Oktober 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 57-58
26:57. Sesudah mereka menangkap Yesus, mereka membawa-Nya menghadap Kayafas, Imam Besar. Di situ telah berkumpul ahli-ahli...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 20 April 2010 (Selasa Pagi)
Pelajaran tentang Kaki Dian Emas/ Pelita Emas/ Kandil.

Keluaran 25:31-40...

Ibadah Raya Malang, 07 Mei 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:5-10
5:5 Lalu berkatalah seorang dari...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 24 April 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Empat wujud pribadi Yesus dalam kemuliaan [Wahyu 1:13-16]:
[ayat 13]...

Ibadah Doa Surabaya, 30 Januari 2013 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding
Matius 10 : 37
10:37 Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 22 Juni 2016 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 01 Juli 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 10 November 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 18 Januari 2017 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 2:3
2:3 Tetapi ia tidak dapat...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Agustus 2012 (Rabu Sore)
Matius 27
Dalam susunan tabernakel ini menunjuk tentang 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT PERJANJIAN, artinya sekarang adalah sengsara yang dialami...

Ibadah Raya Surabaya, 25 November 2012 (Minggu Sore)
Tema Ibadah di Ambon

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan....


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 30 April 2019 (Selasa Sore)

Rekaman Ibadah Doa di Malaka

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Yohanes 20:21-22
20:21. Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."
20:22. Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.

Ini adalah tentang pengutusan. Kita semua sedang diutus oleh Tuhan dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir, yaitu pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, mulai dari dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan Kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna, mempelai wanita Sorga.

Tuhan memakai kita dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir bukan untuk membebani, menyiksa, atau menyengsarakan kita tetapi:
  1. Supaya kita tidak dipakai setan dalam pembangunan tubuh Babel/ mempelai wanita setan yang sempurna dalam kejahatan dan kenajisan, yang akan dibinasakan.
    Kalau tidak dipakai dalam tubuh Kristus, pasti dipakai dalam tubuh Babel.

  2. Supaya kita sempurna seperti Yesus, menjadi mempelai wanita Sorga yang siap untuk menyambut kedatangan-Nya kedua kali, kita bahagia bersama Dia selamanya.

Suasana pengutusan adalah seperti anak domba di tengah serigala, yaitu suasana yang menakutkan, mustahil, banyak goncangan dan lain-lain.
Oleh sebab itu, Tuhan memberi bekal Roh Kudus kepada kita semua.

Syarat untuk menerima Roh Kudus adalah hati damai sejahtera [Yohanes 20:21].

Efesus 4:30-32

4:30. Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
4:31. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.
4:32. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Cara untuk mendapatkan hati damai sejahtera:
  1. Kita harus membuang segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, fitnah sampai kejahatan.
  2. Kita harus:
    1. Ramah = baik hati, selalu berbuat baik bahkan membalas kejahatan dengan kebaikan.
    2. Penuh kasih mesra = berbelas kasih, tidak menghakimi orang berdosa dan juga tidak menyetujui orang berdosa, tidak ikut ambil bagian dalam dosa tetapi membawa orang berdosa kepada Tuhan lewat doa atau ibadah pelayanan, supaya bisa mendengar firman dan ditolong Tuhan.
    3. Saling mengaku dan mengampuni untuk menyelesaikan segala dosa-dosa.

Mengapa Tuhan memberikan bekal Roh Kudus? Karena kita menghadapi kegoncangan dan tantangan:
  1. Dari luar: kita menghadapi krisis di segala bidang.

  2. Dari dalam: kita menghadapi daging dengan segala kelemahannya.
    Kelemahan daging adalah:
    1. Tidak setia dalam nikah, penggembalaan, dan fellowship.
      Roh Kudus akan membuat kita selalu setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sampai garis akhir, yaitu sampai meninggal dunia atau sampai Yesus datang kedua kali.

    2. Hanya berbuat dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba), dan kawin-mengawinkan. Banyak kali terjadi di kalangan hamba Tuhan/ pelayan Tuhan.
      Contoh: Hofni dan Pinehas, Yudas Iskariot. Ini yang akan masuk dalam pembangunan Babel.

Semua ini tidak bisa dilawan dengan kekuatan dan kepandaian daging, tetapi hanya dengan kuasa Roh Kudus. Karena itu Tuhan mau memberikan bekal Roh Kudus, supaya kita tetap dipakai Tuhan.

Titus 3: 5
3:5. pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

Roh Kudus inilah yang mampu mengadakan mujizat rohani terbesar di tengah-tengah kita yaitu mengubahkan kita dari manusia daging yang penuh kelemahan menjadi manusia rohani seperti Yesus. Kita hanya berseru "Ya Abba, ya Bapa". Artinya jujur dan taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.

Kehidupan yang dipakai Tuhan dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna adalah hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang diurapi Roh Kudus, yang selalu jujur dan taat. Maka kita menjadi rumah doa. Kita menaikkan doa dalam kejujuran dan ketaatan, dan Roh Kudus akan mengadakan mujizat secara jasmani, pertolongan Tuhan semakin nyata dalam setiap kehidupan kita.

Contoh kehidupan yang jujur dan taat, dan hasilnya:
  1. Musa yang dipakai Tuhan untuk membawa Israel keluar dari Mesir menuju Kanaan, gambaran dari pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
    Keluaran 14:15-16,21
    14:15. Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Mengapakah engkau berseru-seru demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat.
    14:16. Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering.
    14:21. Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu.

    Angin timur yang keras menunjuk pada Roh Kudus.

    Musa menghadapi perkara yang mustahil dan menakutkan. Di depan menghadapi laut Kolsom, di belakang menghadapi Firaun dengan tentaranya, di kiri dan kanan adalah padang gurun yang tidak bisa dilalui.
    Musa berseru-seru, artinya mengomel, bersungut, menyalahkan orang lain dan Tuhan, mulai ragu terhadap pribadi Tuhan/ firman pengajaran yang benar dan kuasa Tuhan.

    Musa adalah gambaran dari bapak/ gembala yang seringkali menghadapi jalan buntu secara jasmani dan rohani, sehingga mulai ragu terhadap firman pengajaran dan kuasa Tuhan, mengomel, bersungut, menyalahkan isteri dan sebagainya. Kalau dibiarkan, akan mengalami kebinasaan.

    Tetapi bersyukur, Roh Kudus sanggup mengubahkan Musa dari bersungut menjadi jujur dan taat, mengaku tidak mampu, hanya mengangkat tangan kepada Tuhan.
    Maka Tuhan mengulurkan tangan Roh Kudus untuk membelah laut Kolsom. Artinya menyelesaikan semua masalah yang mustahil, membuka jalan keluar bagi kita, bahkan membuka pintu Sorga bagi kita.

  2. Janda Sarfat/ bangsa Kafir.
    1 Raja-raja 17:7,11-12,17
    17:7. Tetapi sesudah beberapa waktu, sungai itu menjadi kering, sebab hujan tiada turun di negeri itu.
    17:11. Ketika perempuan itu pergi mengambilnya, ia berseru lagi: "Cobalah ambil juga bagiku sepotong roti."
    17:12. Perempuan itu menjawab: "Demi TUHAN, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikitpun, kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Dan sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, kemudian aku mau pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya, maka kami akan mati."
    17:17. Sesudah itu anak dari perempuan pemilik rumah itu
    jatuh sakit dan sakitnya itu sangat keras sampai tidak ada nafasnya lagi.

    Ini adalah gambaran dari ibu, yang menghadapi:
    1. Krisis ekonomi.
      Segala sumber di dunia ini akan menjadi kering, semakin hari semakin sulit karena semakin dikuasai antikris, sampai nanti ia berkuasa penuh di bumi selama tiga setengah tahun. Anak-anak Tuhan tidak bisa hidup di dunia ini, kecuali menyembah antikris.
    2. Krisis nikah dan buah nikah (krisis kasih), anak janda Sarfat ini mati.
    3. Kemustahilan, terutama penyakit.

    Sikap janda Sarfat adalah kecewa dan putus asa, sedikit-sedikit mau mati atau minta cerai dan sebagainya, sampai meninggalkan Tuhan.
    Kalau dibiarkan akan tamat secara jasmani, nikah, dan rohani, sampai binasa selamanya.

    Tetapi bersyukur, dalam pengutusan memang terjadi krisis, tetapi ada Roh Kudus yang mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, yaitu jujur dan taat.
    Janda Sarfat jujur, mengaku tidak punya apa-apa dan tidak bisa apa-apa. Juga taat untuk membuatkan roti lebih dulu untuk Tuhan, mengutamakan ibadah pelayanan lebih dari semua, mengasihi Tuhan lebih dari semua.
    Maka Tuhan mengulurkan tangan Roh Kudus untuk menolong kita bangsa Kafir, segala penyakit yang mustahil disembuhkan, krisis ekonomi dipulihkan bahkan ditingkatkan, kehancuran nikah dan buah nikah disatukan kembali sampai berbahagia.

  3. Marta dan Lazarus.
    Yohanes 11: 39-40
    11:39. Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
    11:40. Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"

    Ini adalah gambaran dari kaum muda.
    Lazarus mati empat hari artinya menghadapi masalah yang mustahil, kebusukan dosa dan puncaknya dosa, kegagalan, masa depan yang hancur.

    Sikap kaum muda adalah mempertahankan batu kubur, artinya kekerasan hati, mempertahankan kebusukan, menyembunyikan dosa, tidak taat.
    Kalau dibiarkan akan tambah busuk dan binasa.

    Tetapi bersyukur, Roh Kudus menolong untuk mengubahkan kaum muda menjadi jujur di hadapan Tuhan dan sesama, taat dengar-dengaran, dan percaya. Jangan tidak percaya! Bagi kaum muda tidak semudah membalik telapak tangan, tetapi bagi Tuhan lebih mudah dari membalikkan telapak tangan.

    Saat jujur dan taat, maka yang busuk akan menjadi harum (Lazarus dibangkitkan). Kita akan dipakai Tuhan untuk membawa keharuman Kristus ke mana-mana, yang gagal menjadi berhasil dan indah pada waktuNya, yang mustahil menjadi tidak mustahil. Semua masalah selesai.

Tuhan mau memakai bapak, ibu, termasuk janda, dan kaum muda dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir.
Tuhan akan memberi bekal yaitu Roh Kudus. Jangan takut menghadapi kegoncangan, kebusukan, dan kehancuran! Ada Roh Kudus yang menolong asalkan kita mau diubahkan. Mujizat rohani terjadi, mujizat jasmani juga terjadi.
Setiap langkah hidup kita adalah langkah-langkah mujizat jasmani dan rohani. Sampai langkah terakhir jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia, hanya bersorak sorai "Haleluya" untuk menyambut kedatanganNya. Kita bersama Dia selamanya.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top