English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 30 Mei 2019 (Kamis Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 26 Februari 2019 (Selasa Sore)
Siaran Tunda Ibadah Doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Doa...

Ibadah Kunjungan di Ciawi II, 16 Januari 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 11 Juli 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:13-21 tentang sangkakala yang keenam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Februari 2015 (Senin Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam II

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Desember 2010 (Kamis Sore)
Disertai penataran imam-imam dan calon imam-imam III

Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Februari 2019 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan baptisan air

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 4-5=> dosa dan penderitaan.
13:4. Atau...

Ibadah Paskah GPT Korwil IV Jatim, 14 Mei 2009 (Kamis Sore)
Dalam Perjanjian Lama, PASKAH = kelepasan bangsa Israel dari Mesir menuju tanah Kanaan.
Semua...

Ibadah Doa Malang, 26 April 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 4 dan 5 tentang suasana kerajaan Surga...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Desember 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman...

Ibadah Raya Surabaya, 08 Maret 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua kali. Kita membahas ayat. 31 (keadaan...

Ibadah Doa Malang, 04 November 2008 (Selasa Sore)
Matius 24: 26-31 -> Nubuat tentang kedatangan Yesus ke2x.
Ayat 28 -> Sikap untuk...

Ibadah Raya Malang, 12 November 2017 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Sifra adalah bidan di jaman Firaun. Firaun menyuruh bidang untuk membunuh anak laki-laki...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Oktober 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15 dalam susunan Tabernakel terkena pada 7 percikan darah di atas tabut perjanjian, artinya...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Juli 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 19:30
19:30 Tetapi banyak orang yang...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 21 Desember 2011 (Rabu Sore)

Matius 26: 57-68
INI TENTANG SAKSI DAN KESAKSIAN.

Ada 2 macam saksi dan kesaksian yaitu
  1. Saksi palsu/dusta (Matius 26: 59-62).
  2. Saksi yang benar (Matius 26: 63-66).
Malam ini kita masih membahas tentang saksi yang benar
Matius 26: 63-66
26:63 Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya: "Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak."
26:64 Jawab Yesus: "Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit."
26:65 Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: "Ia menghujat Allah. Untuk apa kita perlu saksi lagi? Sekarang telah kamu dengar hujat-Nya.
26:66 Bagaimana pendapat kamu?" Mereka menjawab dan berkata: "Ia harus dihukum mati!"

"Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa"= Yesus sebagai Imam Besar.
"datang di atas awan-awan di langit"= Yesus sebagai Raja segala Raja mempelai pria surga.

Yesus bersaksi bahwa Ia adalah Imam Besar, Raja segala Raja dan Mempelai Pria surga yang akan datang kembali ke dua kali, sekalipun menghadapi siksaan dan kematian.

Jadi kesimpulannya: Yesus bersaksi tentang kabar mempelai (firman pengajaran yang benar).

Tetapi Imam besar dan orang yang di sana menolak. Kehidupan yang menolak kesaksian Yesus yang benar ( menolak firman pengajaran yang benar) akan dikuasai oleh roh antikris.

Roh antikris yaitu:
  1. Matius 26: 65
    26:65 Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: "Ia menghujat Allah. Untuk apa kita perlu saksi lagi? Sekarang telah kamu dengar hujat-Nya.

    Roh antikris yang pertama adalah roh yang menghujat Tuhan.

    Wahyu 13: 5-6
    13:5 Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
    13:6 Lalu ia membuka mulutnya
    untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.

    Antikristus= menghujat Tuhan, menghujat nama Tuhan, juga menghujat kemah kediamannya yaitu Tabernakel (pengajaran Tabernakel/pengajaran yang benar).

    Menghujat, dimulai dari menjelekkan seseorang, menjelekkan Tuhan sampai menyalahkan pengajaran yang benar.

  2. Matius 26: 66
    26:66 Bagaimana pendapat kamu?" Mereka menjawab dan berkata: "Ia harus dihukum mati!"

    Membunuh = membenci.
    Roh antikris yang kedua adalah roh kebencian.

    Roh kebencian yaitu mulai dengan yaitu:
    • Membeci tanpa alasan, contohnya Yesus Kristus yang baik, dianggap salah dan disalibkan. Yesus Barabas yang membunuh, jahat malah dibebaskan.
    • Menyiksa.
    • Membunuh anak-anak Tuhan.

    Akibatnya
    : akan dibinasakan bersama antikris.
    Bila dikuasai oleh antikris (menghujat dan membenci), maka akan menjadi PENYEMBAH ANTIKRIS yang akan di cap 666 dan binasa selamanya bersama antikris.

    Jika kita menerima kesaksian Yesus (firman pengajaran yang benar), kita akan menjadi PENYEMBAH-PENYEMBAH YANG BENAR.
PENYEMBAHAN YANG BENAR DI DORONG OLEH FIRMAN PENGAJARAN YANG BENAR.

Sebab pengajaran itu sebagai kepala, bila pengajaran benar maka lehernya juga benar.

Penyembahan ini akan diukur oleh Tuhan.

Sebenarnya ada 3 hal yang diukur oleh Tuhan yaitu:
  1. Memberi. "berilah maka kamu akan diberi".
  2. Kikir (Kitab Yesaya).
  3. Penyembahan.
Saat ini kita akan belajar yang ke tiga yaitu penyembahan yang diukur oleh Tuhan.

Ada 3 macam ukuran penyembahan yang benar:
  1. Wahyu 5: 8-10
    5:8 Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Anak Domba itu, masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus.
    5:9 Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya;
    karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
    5:10 Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan
    menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi."

    Kemenyan= penyembahan.
    Ukuran yang doa penyembahan pertama adalah penebusan oleh darah Yesus.

    Penyembah yang benar harus mengalami penebusan oleh darah Yesus dari:
    • Suku dan Bangsa = ditebus dari dunia (keduniawian).
      Yakobus 4: 4
      4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

      Bila kita ditebus dari dunia, kita akan menjadi setia dalam ibadah pelayanan.

    • Kaum/famili= menunjuk daging.
      Roma 8: 7
      8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

      Keinginan daging membuat kita tidak taat. Bila ditebus dari daging, kita akan taat.

    • Bahasa/lidah= jujur/tidaka berdusta.
      Bila ditebus dari lidah, kita akan jujur.

    Jadi penyembah yang benar adalah imam-imam dan raja-raja/orang yang melayani Tuhan dengan SETIA, TAAT dan JUJUR.

  2. Wahyu 8: 1-5
    8:1. Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya.
    8:2 Lalu aku melihat ketujuh malaikat, yang berdiri di hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala.
    8:3 Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat
    mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu.
    8:4 Maka naiklah
    asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah.
    8:5 Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.


    Medzbah dupa emas= doa penyembahan.
    Ukuran doa penyembahan yang kedua adalah sunyi senyap ("sampai sunyi senyap setengah jam lamanya disurga").

    Jadi penyembah yang benar akan mengalami damai sejahtera, ketenangan oleh Roh Kudus. Tidak seperti Esau yang berburu ke sini sana.

    Damai sejahtera ini berarti:
    • Tidak ada kejahatan, kenajisan, kepahitan, prasangka buruk, kebencian, ketakutan, dan kekuatiran.
    • Penyerahan sepenuh kepada Tuhan.

    Kalau kita mengalami ketenangan, damai sejahtera, dan perhentian, semua akan enak dan ringan.

    Ada 2 hal yang kontras yaitu:
    • Kalau penyembahan kita sampai pada ukuran maka akan meningkat sehingga kita menjadi tenang, lebih tenang, sampai dengan ketenangan setengah jam di surga.
    • Kalau di dunia ini, semakin hari akan semakin bergoncang sampai hancur lebur, musnah selamanya.

  3. Wahyu 11: 1
    11:1. Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.

    Medzbah di Bait Allah= medzbah dupa emas.
    Tongkat= tongkat penggembalaan.

    Ukuran doa penyembahan yang ketiga yaitu tongkat seperti buluh itulah firman penggembalaan yang benar.

    Jadi penyembah yang benar harus taat dengar-dengaran kepada firman penggembalaan yang benar sampai daging tidak bersuara.

    Kalau kita mendengarkan suara asing yang tidak benar (prasangka buruk atau karangan seseorang) maka kita tidak akan bisa menyembah lagi dan kering, sehingga doa penyembahan tidak memenuhi ukuran lagi.

    Contohnya:
    Hawa seharusnya lari dan tidak mendekat saat mendengar suara asing dari ular. Ini juga berarti Hawa belum tergembala dengan baik.
    Bila domba itu taat, saat ada suara asing maka dia akan lari, UNTUK ITU JANGAN MERASA KUAT!.

    Bila kita belum mantap tergembala, kita akan memberi kesempatan untuk mendengar suara asing.
    Saat kita masih ingin mendengar suara asing berarti kita belum memenuhi ukuran penyembahan.

    Bila kita sudah memenuhi ukuran tongkat penggembalaan maka kita tidak ada keinginan untuk mendengar suara asing, bagaikan "bayi yang rindu akan air susu yang murni".

    Hasilnya bila kita taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara yaitu:
    • Ada kuasa pemeliharaan dan perlindungan dari Tuhan bagi kita mulai sekarang, masa depan yang baik sampai di masa aniaya antikris 3,5 tahun bahkan sampai selamanya.

      Contohnya: Janda Sarfat dalam keadaan kekurangan, taat untuk membuatkan roti bagi nabi terlebih dahulu, sehingga rotinya tidak habis-habis lagi.

    • Ada kuasa pertolongan dari Tuhan tepat pada waktunya.
      Contohnya: orang lumpuh yang taat kepada Tuhan untuk mengangkat tilam dan berjalan.

    • Ada kuasa penyucian dan pembaharuan yang terus menerus sampai kita sempurna seperti Yesus. Kita menjadi mempelai wanita Tuhan yang siap menyambut Dia, dan terangkat di awan-awan.

      Wahyu 11: 19
      11:19 Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.

      Tabut perjanjian= mempelai wanita Tuhan.
      Kita diubahkan menjadi mempelai wanita Tuhan.

      Wahyu 12: 1
      12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

      Tabut perjanjian= mempelai wanita Tuhan berselubungkan matahari, bulan dan bintang yang siap menyambut Dia dan terangkat di awan-awan.

      Wahyu 19: 6-7
      19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
      19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia!
      Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

      Lewat penyembahan, kita bersaksi bahwa Yesus adalah Raja segala Raja. Kita mempelai wanita Tuhan siap sedia dan mempelai Pria juga sudah siap sedia.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top