English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Maret 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua kali.
Kita masih membahas ayat 30...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 Mei 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Agustus 2012 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 23 September 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 08 Januari 2016 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus.

Wahyu 3:14-22 tentang jemaat di Laodikia, sekarang menunjuk jemaat akhir...

Ibadah Raya Surabaya, 06 Maret 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 6-12
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa...

Ibadah Doa Surabaya, 10 April 2017 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 19 April 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 -> "Keadaan pada waktu kedatangan Yesus ke 2x"
Ada 3...

Ibadah Raya Surabaya, 03 April 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 09 Agustus 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Raya Surabaya, 28 April 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 01 Agustus 2015 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Pemberkatan Nikah.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:18-21 tentang...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 08 Juli 2015 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 27:3
27:3 Juga harus engkau membuat...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 08 Desember 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12: 54-56; perikop: Menilai Zaman
12:54. Yesus berkata pula...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 27 Maret 2019 (Rabu Malam)
Yohanes 20: 21-22
20:21. Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 27 Januari 2016 (Rabu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari TUHAN senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Kita berada dalam kitab Wahyu 4-5--tentang kerajaan sorga.
Wahyu 4: 1
4:1. Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.

Ada dua orang yang sudah melihat kerajaan sorga dengan jelas--sepenuhnya (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Januari 2016):

  1. Nabi Musa.
  2. Rasul Yohanes.

Di sini, rasul Yohanes melihat sebuah pintu terbuka di sorga--pintu gerbang sorga terbuka--; kalau nabi Musa melihat pintu gerbang Tabernakel terbuka.

Kapan pintu gerbang sorga terbuka? Yaitu saat terdengar bunyi sangkakala ('berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala')--pada saat pemberitaan firman pengajaran yang benar; yang keras; yang lebih tajam dari pedang bermata dua; yang terus terang menyatakan dosa-dosa. Semuanya ini merupakan firman yang diulang-ulang; sama dengan firman penggembalaan.

Jadi, saat-saat mendengarkan firman adalah saat pintu gerbang sorga terbuka.
Sangat rugi kalau mengantuk atau bosan saat mendengar firman, karena membuat pintu sorga tertutup dan celaka.

Pada saat firman pengajaran yang benar disampaikan dengan diulang-ulang, terjadi 3 hal:

  1. 'Naiklah ke mari dan Aku akan ..'= peningkatan rohani.
  2. Pintu gerbang sorga terbuka.
  3. 'Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini'= kita akan mengetahui sesuatu yang akan terjadi dan pasti terjadi--nubuatan--, terutama tentang kedatangan Yesus kedua kali.

Kita masih belajar PINTU GERBANG SORGA TERBUKA.
Bukti pintu gerbang sorga sudah terbuka:

  1. 2 Korintus 6: 11-13
    6:11. Hai orang Korintus! Kami telah berbicara terus terang kepada kamu, hati kami terbuka lebar-lebar bagi kamu.
    6:12. Dan bagi kamu ada tempat yang luas dalam hati kami, tetapi bagi kami hanya tersedia tempat yang sempit di dalam hati kamu.
    6:13. Maka sekarang, supaya timbal balik--aku berkata seperti kepada anak-anakku--:
    Bukalah hati kamu selebar-lebarnya

    'berbicara terus terang'= hamba TUHAN menyampaikan firman dengan terus terang--sama dengan bunyi sangkakala--, untuk menunjukkan dosa-dosa--inilah firman pengajaran. Tidak takut--kalau itu dari TUHAN--, sekalipun mungkin di jemaat ada orang beristeri dua. Kalau takut, itu bukan pengajaran.

    Bukti pertama pintu gerbang sorga sudah terbuka: 'Bukalah hati kamu selebar-lebarnya'= kita membuka pintu hati selebar-lebarnya untuk TUHAN; untuk menerima firman pengajaran yang terus terang menyatakan dosa-dosa; saat kita mendengar dan dengar-dengaran pada bunyi sangkakala, sehingga kita mengalami penyucian, yaitu:


    • 2 Korintus 6: 14-15
      6:14. Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?
      6:15. Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?

      Yang pertama: penyucian nikah, yaitu kita harus menjaga kesatuan nikah; sama dengan kesatuan iman--kesatuan dalam firman pengajaran yang benar.
      Tidak boleh terjadi kawin-campur; kawin-cerai; sampai kawin-mengawinkan.


    • 2 Korintus 6: 16
      6:16. Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: "Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.

      Yang kedua: 'Apakah hubungan bait Allah dengan berhala'; penyucian ibadah, sehingga kita bisa setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada TUHAN. Saat inilah pintu sorga sudah terbuka bagi kita.
      Tidak ada lagi berhala--segala seauatu yang menghalangi kita beribadah melayani TUHAN.


    • 2 Korintus 6: 17
      6:17. Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.

      Yang ketiga: penyucian pelayanan.

      Yesaya 52: 11
      52:11. Menjauhlah, menjauhlah! Keluarlah dari sana! Janganlah engkau kena kepada yang najis! Keluarlah dari tengah-tengahnya, sucikanlah dirimu, hai orang-orang yang mengangkat perkakas rumah TUHAN.

      Dulu pada jaman Musa, ada pelayan-pelayan yang mengangkat perkakas-perkakas di tiap ruangan. Sekarang, artinya melayani TUHAN dalam kabar mempelai sampai dipercaya untuk mengangkat tabut perjanjian--menyaksikan dan memberitakan kabar mempelai, supaya terjadi pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

      "Tahun ini adalah tahun kegerakan yang gempar. Biar kita dipercaya, mulai dari dalam nikah. Mungkin isteri belum yakin, suami bersaksi lewat perbuatan dan perkataannya. Mungkin ada orang lain dalam nikah yang belum satu, kita bersaksi lewat perkataan dan perbuatan. Begitu juga dalam penggembalaan. Kita menyaksikan bagaimana kabar mempelai mengubahkan hidup kita. Lalu, antar penggembalaan. Kalau di dalam penggembalaan sudah melimpah, pasti dibawa ke luar--antar penggembalaan.
      Saya tegaskan, bahwa saya tidak pernah minta khotbah ke mana-mana.Karena saya yakin, kalau di dalam melimpah, mau tidak mau pasti akan mengalir keluar.
      "


    Yesaya 52: 12
    (terjemahan lama)
    52:12. Karena adapun kamu akan keluar itu
    bukannya dengan gopoh-gopoh; adapun kamu akan berjalan itu bukannya seperti orang lari, karena Tuhan juga akan berjalan di hadapan mukamu, dan Allah orang Israelpun akan menjadi tutup tentaramu.

    Kalau kita membuka pintu hati selebar-lebar untuk firman pengajaran yang benar, mau disucikan--nikah, ibadah, dan pelayanan disucikan--sampai dipercaya mengangkat tabut perjanjian, maka hidup kita tidak akan pontang panting--tidak tergopoh-gopoh--, tetapi hidup dalam ketenangan/damai sejahtera dan sungguh-sungguh mengalami pemeliharaan, perlindungan, dan pembelaan langsung dari TUHAN; TUHAN ada di belakang dan di depan kita.

    Buka pintu hati selebar-lebarnya dalam pemberitaan firman, sampai mendengar dan dengar-dengaran, bahkan sampai disucikan. Itu saja. Yang lain adalah urusan TUHAN.


  2. 1 Yohanes 3: 16-17
    3:16. Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.
    3:17. Barangsiapa mempunyai
    harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?

    Bukti kedua pintu gerbang sorga sudah terbuka: membuka pintu hati selebar-lebarnya bagi sesama yang membutuhkan; memberi dan mengunjungi sesama yang membutuhkan.

    Apa yang diberi?


    • Mulai dari yang terkecil, yaitu harta (ayat 17).
    • Perhatian, waktu, dan tenaga.
    • Sampai memberi nyawa (ayat 16).


    2 Korintus 9: 7-9
    9:7. Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
    9:8. Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.
    9:9. Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya."

    Syarat memberi dan mengunjungi:


    • memberi dengan kebenaran.
      Jangan baik dulu! Banyak kali, kita menilai dari baiknya dulu, padahal tidak benar. Apa gunanya? Kalau Yesus hanya baik--menyerahkan nyawa-Nya--, tetapi tidak benar, tidak ada gunanya. Harus benar dulu, lalu baik, baru ada gunanya.

      "Kita banyak terkecoh. Banyak yang baik, kalau hanya bisa memberi. Yayasan-yayasan banyak yang lebih baik. Kalau di Malang, saya baca di koran, ada 5000 orang datang untuk antri di rumah ibadah lain. Beberapa desa datang. Betul-betul baik, sampai masuk koran dan dijaga. Baik, tetapi tidak benar, tidak ada gunanya. Seperti saya contohkan, orang mencuri tikar 10, 8 untuk rumah ibadah. Baik, tetapi tidak benar. Tidak ada gunanya."

      Kalau memberi dalam kebenaran pasti baik.


    • memberi dengan kerelaan hati; tidak terpaksa, tidak dipaksa, dan tidak memaksa. Kalau terpaksa, berarti tidak benar dan tidak berguna juga.
    • Memberi dengan sukacita.


    Kalau digabung semuanya: kalau kita bisa memberi dengan kebenaran, kerelaan hati, dan sukacita, maka pintu gerbang sorga terbuka, sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran. Kalau untuk orang lain kita memberi dengan benar, maka pasti untuk diri sendiri kita juga benar.
    Hidup benar = selamat dan diberkati.

    Inilah bukti pintu gerbang sorga terbuka. Kita membuka pintu hati lebih dulu untuk TUHAN--firman pengajaran; kemudian membuka pintu hati utnuk sesama.
    Kapan pintu sorga terbuka? Saat firman diberitakan; firman yang terus terang dan berani menunjukkan dosa-dosa.

    Salah satu ciri firman pengajaran yang benar adalah berani bicara soal nikah yang benar. Tidak mengenal jabatan, kekayaan dan lain-lain.
    Contoh: Herodes ditegor: 'Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!' Tidak peduli sekalipun itu raja.

    "Seringkali dulu kalau diundang khotbah di gereja, kalau mau khotbah ada bisik-bisik di dalam: 'Jangan khotbah yang ini..itu.' karena takut ada yang tersinggung. Bahaya. Kalau dia pelihara orang kaya dan tidak mau tunjukan dosanya, maka orang kaya yang ada di situ, tetapi TUHAN tidak ada di situ. Pilih mana? Lebih bagus, orang kaya disucikan dan TUHAN datang.
    Jangan takut! TUHAN ada bersama kita. Kalau dari TUHAN, beritakan saja. Kalau dikurang-kurangi, berarti sudah tidak benar lagi. Harus terus terang. Inilah firman pengajaran yang benar.
    "


  3. Mazmur 51: 17
    51:17. Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu!

    Bukti ketiga pintu gerbang sorga sudah terbuka: mulut terbuka untuk mengaku dosa; memuji TUHAN; bersaksi; dan menyembah TUHAN/menyeru nama TUHAN.
    Kalau hati terbuka, maka mulut juga terbuka.

    Kalau ada dosa, tidak akan bisa memuji TUHAN. Mulut mengaku dosa, kalau diampuni, jangan berbuat dosa lagi.
    Dalam penyembahan, kita mengalami proses perobekan daging--pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, yaitu mulai dari tunduk--taat dengar-dengaran--sampai daging tidak bersuara lagi.

    Tunduk = mengulurkan tangan kepada TUHAN dan TUHAN mengulurkan tangan belas kasih-Nya kepada kita. Saat itulah pintu sorga terbuka bagi kita dan semua pintu terbuka bagi kita, yaitu:


    • Pintu rahim terbuka. Sarah mandul dan mati haid--kelemahan permanen yang sudah mustahil. Tetapi karena ia tunduk--penundukan mempelai--pada suaminya, maka pintu rahimnya terbuka.

      1 Petrus 3: 5-6
      3:5. Sebab demikianlah caranya perempuan-perempuan kudus dahulu berdandan, yaitu perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada Allah; mereka tunduk kepada suaminya,
      3:6. sama seperti
      Sara taat kepada Abraham dan menamai dia tuannya. Dan kamu adalah anak-anaknya, jika kamu berbuat baik dan tidak takut akan ancaman.

      Pintu rahim--pintu-pintu di dunia--terbuka, artinya:


      1. semua masalah sampai yang mustahil selesai.
        Kalau kita membuka pintu hati untuk firman--mau disucikan dan pintu sorga terbuka--; mau membuka pintu hati untuk sesama yang membutuhkan; dan mau membuka mulut untuk mengaku dosa sampai menyembah TUHAN, maka TUHAN akan membukakan pintu.


      2. Tangan TUHAN sanggup memberikan masa depan yang berhasil dan indah.
      3. Pintu kebahagiaan terbuka. Tadinya, Sarah dihina sebab divonis tidak bisa memiliki anak--susah dan dicaci--, apalagi Hagar--gundik Abraham--sudah mengandung.
        Setelah Ishak lahir, ia benar-benar bahagia. Pintu sorga terbuka dan kita bahagia sekalipun dalam penderitaan.

        Saat dalam penderitaan, buka pintu hati untuk dengar firman, jangan dengar gosip! Rasul Yohanes dalam penderitaan di pulau Patmos, tetapi justru pintu sorga terbuka. Kalau dengar gosip, justru tertuup semua. Kemudian buka hati untuk sesama dan buka mulut untuk TUHAN. Kita menyeru nama Yesus, itu saja.


      4. Bagi Israel, mandul adalah aib. Artinya: pintu penyucian dan pembaharuan terbuka--aib diambil--, sampai kita sempurna seperti Yesus.


    • Pintu sorga benar-benar terbuka.
      Matius 7: 21
      7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

      'melakukan kehendak Bapa-Ku'= taat dengar-dengaran.
      Pada saat TUHAN datang kembali, kita diangkat di awan-awan yang permai sampai pintu sorga benar-benar terbuka bagi kita.

Jadi, jangan bayangkan pintu sorga terbuka nanti seperti apa. Tetapi sekarang, yaitu dari pintu hati kita. Saat firman diberitakan, itulah saat pintu sorga terbuka. Oleh sebab itu doakan sungguh-sungguh, supaya firman yang diberitakan benar, sehingga pintu sorga terbuka; kalau tidak, pintu sorga justru tertutup dan tidak ada gunanya.

Kita berdoa, supaya firman disampaikan dengan terus terang--mengukapkan dosa-dosa; yang tertutup dinyatakan semua--, terutama soal nikah. Tidak takut dengan segala sesuatu di dunia ini. Kalau itu dari TUHAN, HARUS diberitakan.

Kita buka hati selebar-lebarnya untuk menerima firman, sehingga kita mengalami penyucian.
Kemudian buka hati bagi sesama.
Setelah itu baru bisa membuka mulut--menyeru nama TUHAN--dan mengulurkan tangan pada TUHAN.
TUHAN ulurkan tangan dan pintu-pintu di dunia akan terbuka bagi kita, sampai saat kedatangan Yesus kedua kali, benar-benar pintu sorga terbuka bagi kita semua.

Serahkan pada TUHAN, apa saja yang kita hadapi. Dia mengangkat kita, sehingga kita mengalami peningkatan secara rohani dan jasmani.

TUHAN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top