English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 24 Juli 2009 (Jumat Tengah Malam)
Lukas 6:12-16, ini adalah contoh Yesus sendiri yang berdoa semalam-malaman.
Pergi ke bukit menunjuk pada bukit...

Ibadah Doa Surabaya, 11 Februari 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 19 Agustus 2018 (Minggu Siang)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Mei 2018 (Rabu Sore)
Dari siaran tunda Ibadah Kunjungan di Melaka

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 22 September 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 2:8-20 adalah tentang gembala-gembala.
Ini sekarang menunjuk pada sistem penggembalaan.

Lukas 2:15-20
2:15 Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan...

Ibadah Kunjungan Soroako II, 22 Februari 2012 (Rabu Pagi)
 Lukas 1:37
1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”

Ibadah Doa Malang, 20 Desember 2011 (Selasa Sore)
Seorang hamba Tuhan/pelayan tuhan membutuhkan 3 pengalaman utama, yaitu :
Penyucian dengan api firman.
Musa...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 08 September 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Lukas 2:8-20 adalah tentang gembala-gembala. Lukas 2:11-14
2:11...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 19 Juli 2011 (Selasa Siang)
Keluaran 25:10b menunjuk ukuran Tabut Perjanjian.

Keluaran 25:10
25:10. "Haruslah mereka...

Ibadah Doa Surabaya, 18 September 2013 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam III

Wahyu 1: 1-3
1:1. Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya...

Ibadah Doa Surabaya, 14 Juni 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 29 Desember 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:5
1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi...

Ibadah Raya Surabaya, 16 November 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 26-31 -> nubuat ke-5 yaitu tentang kedatangan Yesus yang kedua kali.

Ibadah Doa Penyembahan Malang, 12 Februari 2013 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:11-15 adalah tentang dusta mahkamah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Desember 2009 (Senin Sore)
Markus 10: 45
Efesus 4: 8

Yesus datang untuk memberi nyawaNya, dimana...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 29 Agustus 2012 (Rabu Sore)

Matius 27
Dalam susunan tabernakel ini menunjuk tentang 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT PERJANJIAN, artinya sekarang adalah sengsara yang dialami oleh Tuhan Yesus sampai mati di kayu salib untuk menyelamatkan, menyucikan bahkan menyempurnakan kita semua.

Dalam Matius 27 ada 7 cerita yang menunjuk tentang 7 percikan darah yang dialami oleh Yesus

  1. Percikan darah yang pertama Matius 27: 1-10 Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot.
  2. Percikan darah yang kedua Matius 27: 11-26 Yesus di hadapan Pilatus untuk menghadapi tuduhan-tuduhan sampai ketidak adilan.
  3. Percikan darah yang ketiga Matius 27: 27-31 Yesus diolok-olok.
  4. Percikan darah yang keempat Matius 27: 32-50 Yesus disalibkan sampai mati.
  5. Percikan darah yang kelima Matius 27: 51-56 Mujizat-mujizat pada saat kematian Yesus.
  6. Percikan darah yang keenam Matius 27: 57-61 Yesus dikuburkan.
  7. Percikan darah yang ketujuh Matius 27: 62-66 KUBUR YESUS DIJAGA.

Kita mempelajari percikan darah yang ke tujuh

Matius 27: 62-66
27:62 Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus,
27:63 dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.
27:64 Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama."
27:65 Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya."
27:66 Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya.

Imam-imam kepala dan orang Farisi tidak percaya kepada kebangkitan Yesus = menolak kebangkitan Yesus.

Imam-imam kepala dan orang Farisi adalah gambaran anak Tuhan, hamba Tuhan yang menolak kebangkitan Yesus.

Roma 8: 11
8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Yesus dibangkitkan oleh Roh Kudus.

Jadi bila digabung yaitu imam-imam kepala dan orang Farisi tidak percaya kebangkitan Yesus = menolak kuasa kebangkitan Roh Kudus/menolak Roh Kudus/menolak pekerjaan Roh Kudus.

Ayub 34: 14-15
34:14 Jikalau Ia menarik kembali Roh-Nya, dan mengembalikan nafas-Nya pada-Nya,
34:15 maka binasalah bersama-sama segala yang hidup, dan kembalilah manusia kepada debu.

Jadi sehebat apapun manusia, hamba Tuhan, anak Tuhan baik secara jasmani (kaya, punya kedudukan) atau secara rohani (menjadi gembala dan punya jemaat banyak). TETAPI JIKA TANPA ROH KUDUS HANYA SEPERTI DEBU.

Debu itu artinya manusia darah daging yang hidup menuruti hawa nafsu daging, keinginan daging, naluri daging untuk berbuat dosa sampai dengan puncaknya dosa.

Puncaknya dosa yaitu dosa makan minum (merokok, mabuk, narkoba) dan dosa kawin mengawinkan (percabulan dll).

Nasibnya manusia darah daging hanyalah binasa untuk selamanya.

Kejadian 3: 14
3:14. Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.

Manusia darah daging tanpa Roh Kudus = debu yang menjadi santapan/makanan ular = binasa untuk selama-lamanya.

Jadi hamba Tuhan, anak Tuhan MUTLAK MEMBUTUHKAN KUASA KEBANGKITAN ROH KUDUS supaya tidak menjadi santapan ular.

Oleh sebab itu Yesus mengupayakan supaya Roh Kudus dicurahkan kepada kita.

Yohanes 16: 7
16:7. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

Usaha dari pihak Tuhan
Yesus harus rela pergi (rela mati di kayu salib, bangkit, naik ke surga) untuk mencurahkan Roh Kudus yang sangat/mutlak dibutuhkan oleh anak Tuhan, hamba Tuhan.

Usaha dari pihak kita supaya bisa menerima Roh Kudus yaitu harus menghargai korban Kristus.

Jika anak Tuhan menghargai salib Kristus/koban Kristus maka akan menerima Roh Kudus atau jika manusia daging disalibkan maka kita akan menerima Roh Kudus.

Seperti pada malam ini salah satu bentuk penyaliban daging/menghargai korban Kristus adalah dengan doa penyembahan, terlebih lagi ditambah doa puasa.

Bentuk menghargai korban Kristus tidak terbatas pada perjamuan suci saja.

Doa penyembahan/doa puasa adalah proses perobekan, penyaliban daging dengan segala hawa nafsu keinginannya sehingga kita menerima kuasa kebangkitan Roh Kudus.

Roh Kudus dengan daging ini bertentangan. Kalau daging tidak dirobek/disalib maka Roh Kudus tidak turun (Jika Yesus tidak disalib maka Roh Kudus tidak turun).

Lewat doa puasa ini daging menjadi lemah sebab daging dirobek. Sehingga Roh Kudus bisa mengurapi, memenuhi kehidupan kita (kita menerima kuasa kebangkitan Roh Kudus dan menerima Roh Kudus).

Kegunaan kuasa kebangkitan Roh Kudus, antara lain:

  1. Roma 8: 13
    8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.
    Yang pertama adalah kuasa kebangkitan Roh Kudus untuk mematikan perbuatan-perbuatan daging.

    Hawa nafsu dan keinginan daging ini terdapat di hati, tetapi bila diteruskan akan keluar dari hati menjadi perkataan dan perbuatan daging.

    Bila ada Roh Kudus maka keinginan daging dalam hati sampai perkataan dan perbuatan daging akan dimatikan.

    Kalau kita melakukan perbuatan daging maka tidak ada Roh Kudus dalam hidup kita, begitu juga sebaliknya.

    Galatia 5: 19-21
    5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
    5:20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
    5:21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--
    bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

    Ini segala macam perbuatan daging yang mengakibatkan kebinasaan di neraka/mati kekal. Tetapi jika Roh Kudus mematikan perbuatan daging maka kita hidup/tidak binasa.

    Kita hidup dan tidak binasa artinya
    Hidup secara rohani:

    • Kita bisa hidup benar.
      Kalau tidak ada Roh Kudus maka kita tidak bisa benar, sebab daging itu selalu tidak benar. Akibatnya bila tidak benar dalam hidupnya (dalam nikahnya) yaitu mati rohaninya/kering.

    • Bergairah, setia dan berkobar-kobar dalam perkara rohani.
      Bila sudah malas baca firman, berdoa itu sudah kering/mati rohani. Setia, berkobar dan bergairah itu aktif dalam ibadah pelayanan, berdoa, membaca firman.

    • Sampai hidup kekal selama-lamanya.

  2. Roma 15: 16
    15:16 yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.

    Rasul Paulus ini dipakai untuk melayani Bangsa Kafir (Bangsa yang bukan keturunan Yahudi).

    Yang kedua adalah Roh Kudus menyucikan Bangsa Kafir, sehingga kita menjadi persembahan yang berkenan kepada Tuhan = persembahan yang berbau harum dihadapan Tuhan.

    Bangsa Kafir yang tidak disucikan oleh Roh Kudus hanya seperti anjing dan babi yaitu binatang haram yang tidak boleh dipersembahkan kepada Tuhan = tidak boleh beribadah melayani kepada Tuhan.

    Ciri utama anjing dan babi adalah

    • Anjing itu lidahnya menjilat muntah artinya perkataan dusta, perkataan kotor, perkataan najis, gosip-gosip yang tidak baik, memfitnah, menyalahkan orang lain, menjelekkan orang lain dsb.

    • Babi dimandikan dan kembali lagi ke kubangannya artinya perbuatan jahat dan najis. Contohnya: perbuatan yang merugikan orang lain.

    Tapi jika Roh Kudus menyucikan lidah Bangsa Kafir (seperti perempuan Kanani
    namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya”) maka lidah menghasilkan perkataan yang memuliakan Tuhan, berkenan kepada Tuhan, berbau harum dihadapan Tuhan.

    Ibrani 13: 15-16
    13:15 Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.
    13:16 Dan
    janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.

    Bila bibir/lidah Bangsa Kafir sudah disucikan, maka perbuatan babi juga disucikan. Sehingga menghasilkan perbuatan-perbuatan benar dan baik yaitu memberi bantuan kepada sesama anggota tubuh Kristus yang membutuhkan:

    • Baik bantuan secara jasmani: bantuan kepada orang yang kekurangan.
    • Terlebih lagi bantuan secara rohani: lewat ibadah-ibadah kunjungan, sebab masih banyak kehidupan yang lapar secara rohani.

    Jika Bangsa Kafir disucikan oleh Roh Kudus maka Bangsa Kafir menjadi persembahan berbau harum kepada Tuhan (perbuatan dan perkataan berbau harum).

    Kejadian 8: 20-22
    8:20. Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.
    8:21
    Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.
    8:22 Selama bumi masih ada,
    takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam."

    Jika ada bau harum maka Tuhan turun dari surga (menarik hadirat Tuhan turun), untuk:

    • Menghapus segala kutukan, hukuman, duri-duri = menghapus letih lesu, beban berat, penderitaan, susah payah, air mata, sehingga menjadi enak, ringan dan bahagia.

      Asap yang naik itu berarti ringan.

      Jadi semakin banyak asap bau harum yang kita naikkan lewat lidah berbau harum (perkataan baik, penyembahan) dan perbuatan harum, maka hidup kita semakin enak, ringan dan bahagia = Tuhan menjadikan semua enak, ringan, semua bahagia.

      UNTUK ITU KITA HARUS BANYAK MENYEMBAH.
    • Memberkati ( “kutuk dijadikan berkat”) dan memelihara hidup kita secara terus menerus (“takkan berhenti-henti”) = lancar (studi lancar, pekerjaan lancar, semua lancar).

    • Musim menabur dan menuai = kegerakan hujan awal dan hujan akhir = kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.

      Jadi Bangsa Kafir yang berbau harum dulu (bukan kaya, miskin, pandai, bodoh) yang dipakai oleh Tuhan sesuai dengan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus masing-masing.

      Semakin kita disucikan, semakin berbau harum, maka kita akan semakin dipakai oleh Tuhan.

  3. Titus 3: 5
    3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

    Yang ketiga adalah Roh Kudus membaharui kita = mengubahkan kehidupan kita dari manusia lama menjadi manusia baru/manusia rohani seperti Yesus.

    Kalau tanpa Roh Kudus maka kita hanya manusia lama yang menemui kebinasannya oleh nafsunya (dalam Efesus).

    Menjadi manusia baru seperti Yesus (taat sampai mati dikayu salib) salah satu bentuknya adalah taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi.

    Bila kita taat dengar-dengaran maka kita sama seperti Yesus (tidak seperti 3 binatang buas).

    Hasilnya bila kita taat dengar-dengaran adalah

    • Yohanes 10: 27-28
      10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
      10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan
      mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

      Begitu kita tidak taat maka kita dikuasai setan = berada ditangan 3 binatang buas.

      Hasil pertama yaitu kita kembali kepada tangan Tuhan = berada kepada tangan Tuhan yang kuat, sehingga:

      1. Kita mengalami kemenangan (“seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku”) atas segala pencobaan, masalah-masalah sampai masalah yang mutahil kita menang dan diselesai oleh Tuhan semuanya.

      2. Kita mengalami jaminan kepastian (“mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya”) untuk hidup masa depan yang baik dan indah sampai masa depan yang kekal selamanya.

    • Hasil kedua adalah kita mengalami pembaharuan secara terus menerus, keubahan hidup secara terus menerus sampai satu waktu jika Yesus datang kembali kedua kali, kita menjadi sama mulia, sempurna seperti Dia = kita kembali ke ciptaan semula.

      Sehingga kita bisa terangkat diawan-awan permai untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali dan kita kembali ke surga bersama Dia.

      AYO NAIKKAN ASAP BERBAU HARUM DIHADAPAN TUHAN.

Tuhan memberkati.



kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top