English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Agustus 2012 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk

Ibadah Doa Malang, 03 Maret 2015 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session 3

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus...

Ibadah Doa Malang, 19 Mei 2009 (Selasa Sore)
Maleakhi 2:1-2, seorang imam mendapat prioritas utama untuk mendapat berkat-berkat dari Tuhan, tetapi...

Ibadah Raya Surabaya, 09 Oktober 2016 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 18 Januari 2017 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 2:3
2:3 Tetapi ia tidak dapat...

Ibadah Persekutuan I di Square Ballroom Surabaya, 29 Mei 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 September 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pembaharuan/keubahan hidup ini bagaikan pohon ara yang melembut, bertunas dan...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II, 11 Maret 2010 (Kamis Tengah Malam)
Keluaran 17:1-7, bangsa Israel sampai di Rafidim.
Rafidim ini adalah tempat persinggahan/ perhentian tetapi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 Januari 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:8
1:8 ďAku adalah Alfa dan...

Ibadah Paskah Persekutuan II di Hotel Tunjungan Surabaya, 09 Mei 2015 (Sabtu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera,...

Ibadah Doa Malang, 06 Agustus 2013 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20 ... Dan ketahuilah, Aku...

Ibadah Doa Malang, 14 Februari 2017 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 Januari 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Agustus 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:66-68
14:66. Pada waktu itu Petrus masih ada di bawah, di...

Ibadah Natal Persekutuan I di Batam, 02 Desember 2014 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 30 Oktober 2013 (Rabu Sore)

Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Wahyu 1: 5
1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya--

Yesus memberikan teladan kepada kita yaitu Yesus menjadi saksi yang setia mulai saat pengalaman kematian, kebangkitan sampai kemuliaan.

Yesus sebagai Mempelai Pria surga sudah memberikan teladan kepada kita yaitu TELADAN KESETIAAN. Dia setia dan taat sampai mati, bahkan setia sampai mati di kayu salib.

Itu sebabnya gereja Tuhan yang akan menjadi mempelai wanita Tuhan harus mengikuti jejak teladan Mempelai Pria surga didalam hal kesetiaan. Jika Yesus taat sampai mati di kayu salib, bagi kita adalah taat sampai daging tak bersuara lagi.

Tuhan tuntut kesetiaan kepada salah satu dari 7 sidang jemaat didalam Kitab Wahyu supaya setia sampai mati untuk mengikut jejak teladan Kristus. Hal ini jugalah yang dituntut oleh Tuhan kepada gereja Tuhan.

Wahyu 2: 8-10
2:8. "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan hidup kembali:
2:9 Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu--namun engkau kaya--dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis.
2:10 Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.

Pelajaran kepada hamba Tuhan/imam-imam adalah jangan mengikut Tuhan setengah-setengah (setengah mati), tetapi harus mengikut melayani Tuhan sampai mati (daging tidak bersuara). Jika mengikut melayani Tuhan sampai garis akhir, kita akan mengalami kemuliaan bersama-sama dengan Kristus/menerima mahkota hidup kekal.

Ada tiga hal yang dituntut Tuhan kepada Gereja Tuhan tentang kesetiaan, antara lain:

  1. Maleakhi 2: 15-16
    2:15 Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.
    2:16 Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel--juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan
    janganlah berkhianat!

    Kesetiaan yang pertama adalah kesetiaan didalam nikah (nikah jasmani). Ini menunjuk HALAMAN Tabernakel.
    Bagi yang belum menikah, kita harus menjaga kesetiaan didalam permulaan nikah. Saat Tuhan sudah memberkati pacar yang sesuai kehendak Tuhan, kita harus setia saat-saat pacaran. Jangan bosan atau ganti-ganti pacar!

    Bagi yang sudah menikah:


    • Kita harus menjaga kesetiaan didalam perjalanan nikah. Jangan sampai ada pria atau wanita lain yang mengakibatkan perselingkuhan.
    • Kita harus menjaga kesetiaan sampai akhir nikah. Jangan sampai kita setia dalam perjalanan nikah saja (setia saat-saat bulan madu), tetapi akhir nikahnya sudah tidak setia.


    Nikah orang Kristen terlebih yang sudah didalam pengajaran harus dijaga kesetiaannya mulai permulaan nikah, perjalanan nikah sampai akhir nikah.

    Kehidupan yang tidak setia didalam nikah
    = kehidupan yang berkhianat.
    Seperti didalam Alkitab salah satu murid Tuhan yang disebut "si pengkhianat" adalah Yudas. Jadi kehidupan yang tidak setia ini dimulai dari tidak setia didalam nikah.
    Akibatnya: akhir hidup Yudas tragis, perutnya pecah dan isi perutnya keluar.

    Kehidupan yang tidak setia didalam nikah tidak pernah mengalami kebahagiaan dan keindahan didalam Tuhan.

    Tidak ada sesuatu yang lebih pahit didalam nikah, jika istri atau suami tidak setia didalam nikah. Pahit manisnya nikah ditentukan oleh setia atau tidak didalam nikah!
    Nikah menjadi pahit atau manis, tidak ditentukan oleh berapa banyaknya kekayaan atau kedudukan suami/istri dalam pekerjaan dll.

    Jika kita setia didalam nikah baik sebagai suami, istri, atau anak, maka didalam nikah ada kebahagiaan Surga yang tidak bisa dipengaruhi oleh situasi kondisi apapun.
    Maleakhi 2: 15
    2:15 Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.

    Jika kita menjaga kesetiaan mulai dari permulaan nikah, perjalanan nikah, sampai akhir nikah, nikah itu menghasilkan "keturunan ilahi". Sebaliknya, jika mulai permulaan nikah sudah tidak setia, maka nikah itu akan menghasilkan "keturunan raksasa".

    Dalam Kejadian 6 jika pelayan Tuhan/anak Tuhan tidak setia mulai dari permulaan nikah (nikah tidak satu iman, tidak satu pengajaran) lalu dipaksakan, maka nikah itu menghasilkan "keturunan raksasa".

    "keturunan raksasa" artinya anak-anak yang tidak taat, anak-anak suka berontak kepada orang tua.
    Saat anak-anak tidak taat dalam nikah, jangan hanya menyalahkan anak-anak, tetapi orang tua harus memeriksa apakah dalam permulaan dan perjalanan nikahnya sudah benar. Jika mendapati kesalahan, harus minta ampun kepada Tuhan.

    Jika kita setia dalam nikah yang jasmani, kita akan masuk dalam nikah yang rohani sampai menjadi mempelai wanita Tuhan.


  2. Yosua 24: 14
    24:14 Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN.

    Kesetiaan yang kedua adalah setia dalam ibadah pelayanan yang benar kepada Tuhan= setia dalam tahbisan yang benar kepada Tuhan. Ini menunjuk RUANGAN SUCI Tabernakel.

    Apapun jabatan pelayanan yang Tuhan karuniakan kepada kita, kita harus lakukan dengan setia. Contohnya adalah tetap setia sebagai pembersih gereja atau sebagai hamba Tuhan sepenuh dll.

    1 Timotus 6: 11
    6:11 Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

    "manusia Allah" = imam-imam.

    Selama kita masih hidup di dunia, kita boleh mengejar karir, kuliah dll, tetapi yang jasmani ini hanya bersifat sementara (tidak ada yang kekal).

    Lebih daripada itu kita harus mengejar perkara yang rohani yaitu mengejar kesetiaan didalam ibadah dan pelayanan. Inilah yang memberikan jaminan hidup kekal kepada kita.

    Istilah "mengejar" berarti sesuatu yang harus cepat kita raih. Mengejar kesetiaan dalam ibadah ini artinya jangan sengaja terlambat datang beribadah jika tidak ada halangan.
    Contoh kehidupan yang berlambat-lambat adalah Istri Lot. Tuhan sudah perintahkan supaya cepat lari, tetapi istri Lot berlambat-lambat dan menoleh kebelakang. Akibatnya, ia menjadi tiang garam.

    Jika kita sengaja terlambat dalam ibadah maka kita menjadi tawar dalam ibadah.

    Tanda/praktek kehidupan yang setia dalam ibadah pelayanan adalah


    • Tergembala atau tekun dalam 3 macam ibadah pokok. Tidak gampang terhalang dan tidak bisa dihalangi oleh apapun.
    • Berpegang teguh kepada firman pengajaran benar, yang sudah menjadi pengalaman hidup kita.


    WASPADA! Jangan seperti Esau yang tidak mau tinggal di kemah (tidak setia dalam penggembalaan).

    Ibrani 12: 16-17
    12:16 Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan
    12:17 Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya,
    sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.

    Esau ini berburu daging (berburu yang jasmani) sampai tinggalkan penggembalaan.

    Akibatnya: pada akhir hidupnya, Esau mencucurkan air mata selamanya.

    Lebih baik sekarang ini kita mencucurkan air mata untuk bisa setia beribadah melayani Tuhan (mungkin badan capek, ada pengorbanan-pengorbanan) daripada nanti kita mencucurkan air mata akibat ketidaksetiaan kita kepada Tuhan.


  3. Yakobus 5: 10-11
    5:10 Saudara-saudara, turutilah teladan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan
    5:11 Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia,
    yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.

    "bertekun" = setia.
    Kesetiaan yang ketiga adalah setia saat menghadapi percikan darah.

    Percikan darah= sengsara tanpa dosa. Contohnya adalah tidak salah tapi disalahkan dll.
    Contohnya: Ayub.
    Tuhan mengizinkan Ayub mengalami percikan darah, untuk menguji kesetiaan Ayub kepada Tuhan.

    Jika kita sengsara saat-saat datang beribadah, itu merupakan ujian dari Tuhan dan jangan mundur.

    Ayub 2: 9
    2:9 Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!"

    Ayub sudah diuji sampai hartanya habis, anaknya mati. Inilah percikan darah yang dialami Ayub.
    Kesetiaan kita diuji, supaya kita menjadi seperti Kristus (Mempelai Pria Surga) "adalah yang setia". Jadi untuk menjadi mempelai wanita Tuhan, kita harus memiliki kesetiaan yang teruji seperti Ayub.

    Ayub tetap setia/tekun mengikut Tuhan sampai garis akhir hidupnya, sekalipun menghadapi percikan darah. Ini seperti yang dialami oleh Jemaat Smirna.

    Wahyu 2: 9-10
    2:9 Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu--namun engkau kaya--dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis.
    2:10 Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.

    3 hal yang akan dihadapi oleh Gereja Tuhan di akhir zaman adalah kesusahan, kemiskinan dan akan dicobai. Ini merupakan percikan darah terakhir yang akan dihadapi oleh Gereja Tuhan.

    Wahyu 13: 16-17
    13:16 Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
    13:17 dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.

    Kesusahan dan kemiskinan ini menujuk masa antikris.

    Saat antikris menguasai dunia 3,5 tahun, yang memiliki ijazah ataupun gelar "tidak bisa membeli dan menjual"= miskin (tidak bisa berbuat apa-apa).

    Yang dituntut hanya kesetiaan, seperti yang Tuhan katakan pada jemaat Smirna "Hendaklah engkau setia sampai mati".

    Saat Gereja Tuhan diperhadapkan dengan percikan darah (kesusahan, penderitaan, sampai antikris), maka segala sesuatu yang kita peroleh di dunia ini tidak ada artinya.

    Jika kita setia (dalam nikah, tahbisan/penggembalaan, dan percikan darah), sekalipun antikris berkuasa di bumi, kita mendapat jaminan kepastian dari tangan kasih Imam Besar.

Hasilnya:

  • Tangan kasih setia Tuhan akan diulurkan untuk memulihkan keadaan kita. Seperti tangan kasih setia Tuhan memulihkan keadaan Ayub (Yakobus 5: 11).
    Jika nikah dan ekonomi kita hancur, kita harus tetap setia dan jangan merosot.


  • Tangan kasih setia Tuhan akan menghapus air mata dari mata kita.
  • Tangan kasih setia Tuhan memberikan mahkota kehidupan yang kekal kepada kita (Wahyu 2: 10).

    Mahkota kehidupan= mahkota mempelai wanita Tuhan.
    Kita menjadi mempelai wanita Tuhan yang siap untuk menyambut kedatangan Tuhan yang kedua kali sebagai mempelai pria surga.

Urusan kita bukan untuk menyelesaikan masalah yang ada, tetapi hanya setia sampai garis akhir hidup kita.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 25-26 September 2018
    (Ibadah Kunjungan di Sidikalang)

  • 17-18 Oktober 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 30 Oktober 2018 - 01 November 2018
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-14 November 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jakarta)

  • Februari 2019
    (Ibadah Kunjungan di Chennai, India)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top