English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 07 September 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 02 November 2008 (Minggu Sore)
Wahyu 22: 20
'Ya Aku datang segera' -> kesiapan Tuhan Yesus untuk...

Ibadah Raya Surabaya, 03 April 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15. Ia berkata: "Apa...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Februari 2016 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Puji TUHAN, salam sejahtera, selamat sore, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus...

Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 25 Mei 2017 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:1-2
6:1 Maka aku...

Ibadah Paskah Surabaya, 05 April 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 21 Januari 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19:9
19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah...

Ibadah Raya Malang, 01 Februari 2009 (Minggu Pagi)
Wahyu 22:20, 'Ya Aku datang segera!' menunjuk pada kesiapan Tuhan Yesus...

Ibadah Doa Malang, 24 Mei 2011 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha

Matius 7:15
7:15. "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka...

Ibadah Raya Surabaya, 01 November 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 13 Desember 2011 (Selasa Malam)
Keluaran 3 adalah pasal tentang PENGGEMBALAAN.

Keluaran 3:1
3:1...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Medan II, 26 Oktober 2010 (Selasa Sore)
Wahyu 19:9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya...

Ibadah Kunjungan di Jayapura III, 18 Oktober 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 22:20
22:20 Ia yang memberi kesaksian...

Ibadah Doa Malang, 24 Juni 2014 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang Hadi Santoso

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6:27
6:27 “Tetapi...

Ibadah Raya Malang, 29 November 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang sidang jemaat Laodikia.
Jemaat...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Jumat Agung Surabaya, 22 April 2011 (Jumat Pagi)

Matius 26: 14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15. Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?"
Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.
26:16. Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.

= PENGKHIANATAN TERHADAP ANAK DOMBA PASKAH/ANAK DOMBA ALLAH

YUDAS ISKARIOT MENJUAL YESUS SEHARGA 30 UANG PERAK (= 30 keping perak= 30 syikal perak).

Keluaran 21: 32
21:32. Tetapi jika lembu itu menanduk seorang budak laki-laki atau perempuan, maka pemiliknya harus membayar tiga puluh syikal perak kepada tuan budak itu, dan lembu itu harus dilempari mati dengan batu.

30 syikal perak ini sama dengan harga lembu yang suka menanduk.

Lembu yang suka menanduk adalah gambaran dari antikris dan penyesat/nabi palsu (dijelaskan pada Ibadah Raya Surabaya, 17 April 2011).
Antikris dan nabi palsu= manusia durhaka/manusia terkutuk (diterangkan pada Ibadah Doa Surabaya, 18 April 2011).

Yesus adalah lembu yang baik (hamba Tuhan yang taat dengar-dengaran, bukan hamba yang durhaka).
Yesus rela dijadikan sebagai lembu yang suka menanduk, untuk menanggung segala KUTUKAN DAN KEDURHAKAAN KITA, supaya kita tidak menjadi sama dengan antikris dan nabi palsu.

Inilah arti kematian Tuhan seharga 30 keping perak.

Yudas 1: 4
1:4. Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.

(terjemahan lama)
1:4. Karena ada beberapa orang merangkak masuk dengan sembunyi, yaitu orang yang dahulunya sudah tersedia hukumannya; orang fasik, yang mengubahkan anugerah Allah, Tuhan kita, kepada perkara
melakukan percabulan, sambil menyangkal Penghulu dan Tuhan kita yang Esa, yaitu Yesus Kristus.

Antikristus disini adalah orang yang menyelusup/menyelundup ditengah kawanan.
Ini adalah orang yang tidak sungguh-sungguh/lengah dalam penggembalaan.
Contohnya adalah Yudas Iskariot.

Yudas ini digembalakan oleh Yesus sendiri. Tetapi, Yudas harus keluar, karena ia tidak sungguh-sungguh dalam penggembalaan.
Sebab itu, kita harus waspada. Untuk masuk penggembalaan memang dibutuhkan pengorbanan.

Kalau gembalanya menyelundup, domba-dombanya akan diarahkan pada antikris.

2 Timotius 3: 5-8
3:5. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!
3:6. Sebab di antara mereka terdapat orang-orang yang menyelundup ke rumah orang lain dan menjerat perempuan-perempuan lemah yang sarat dengan dosa dan dikuasai oleh berbagai-bagai nafsu,
3:7. yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran.
3:8.
Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji.

Yanes dan Yambres adalah contoh kehidupan yang menentang Musa, sama seperti Yudas yang menentang Yesus.

Keluaran 7: 10-12
7:10. Musa dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu mereka berbuat seperti yang diperintahkan TUHAN; Harun melemparkan tongkatnya di depan Firaun dan para pegawainya, maka tongkat itu menjadi ular.
7:11. Kemudian Firaunpun memanggil orang-orang berilmu dan ahli-ahli sihir; dan merekapun,
ahli-ahli Mesir itu, membuat yang demikian juga dengan ilmu mantera mereka.
7:12. Masing-masing mereka melemparkan tongkatnya, dan tongkat-tongkat itu menjadi ular; tetapi tongkat Harun menelan tongkat-tongkat mereka.


Yanes dan Yambres adalah orang-orang yang termasuk ahli sihir Mesir.
Dan mereka ini menentang tongkat Harun= menentang tongkat penggembalaan.

Banyak orang yang beribadah, tetapi banyak yang menentang penggembalaan. Dan ini akan terjadi lagi di akhir jaman.
Tongkat penggembalaan= Firman penggembalaan.

Firman penggembalaan= Firman pengajaran benar yang dipercayakan Tuhan kepada SEORANG gembala, untuk disampaikan kepada sidang jemaat dengan setia dan berulang-ulang. Inilah makanan rohani bagi domba-domba dan domba-domba bisa bertumbuh kearah kedewasaan rohani.

Yanes dan Yambres= bangsa Mesir= bangsa kafir yang banyak menolak Firman penggembalaan.
HARGAILAH TONGKAT PENGGEMBALAAN!

Zakharia 11: 7
11:7. Maka aku menggembalakan domba-domba sembelihan itu untuk pedagang-pedagang domba. Aku mengambil dua tongkat: yang satu kusebutkan "Kemurahan" dan yang lain kusebutkan "Ikatan"; lalu aku menggembalakan domba-domba itu.

(terjemahan lama)
11:7. Lalu aku yang menggembalakan segala domba sembelihan ini, oleh karena mereka itu
domba yang teraniaya adanya, maka sudah kuambil akan diriku tongkat gembala dua batang: sebatang Kunamai Kasih, dan sebatang Tambatan; lalu aku menggembalakan domba itu.

2 fungsi utama tongkat gembala/Firman penggembalaan
:
  1. sebagai tongkat kemurahan/tongkat kasih.
    Yehezkiel 20: 37
    20:37. Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu.

    Tongkat kemurahan adalah Firman penggembalaan yang menuntun domba-domba untuk masuk ke kandang penggembalaan.

    Matius 15: 24, 26
    15:24. Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
    15:26. Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."


    Domba-domba Tuhan sebenarnya adalah umat Israel.
    Sedangkan bangsa kafir hanya anjing (ay. 26).
    Yesus datang kedunia dan mati disalib untuk menyelamatkan domba-domba Israel yang hilang. Tetapi sebagian Israel menolak Yesus, sehingga TERBUKA KESEMPATAN DAN KEMURAHAN BAGI BANGSA KAFIR untuk diangkat menjadi domba lewat korban Kristus.

    Yohanes 19: 32-34
    19:32. Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
    19:33. tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
    19:34. tetapi seorang dari antara prajurit itu
    menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

    Yesus sudah mati dengan 4 luka utama (2 ditangan dan 2 dikaki). Dan ini untuk menyelamatkan umat Israel.
    ay. 34= luka kelima dibuat oleh tentara (bangsa kafir). Dan ini untuk bangsa kafir. Kita diangkat dari anjing menjadi domba.

    Jadi, proses kita menjadi domba adalah lewat tanda darah dan air. Inilah kemurahan Tuhan, sebab walaupun Dia sudah mati, Tuhan masih ingat pada kita.
    'darah'= pertobatan.
    'air'= kelahiran baru, kita hidup dalam kebenaran.

    Dengan demikian, kita menjadi anak-anak Tuhan.
    Jadi, tongkat kemurahan menuntun kita supaya kita bisa bertobat dan lahir baru.

    Setelah jadi domba, jangan sampai kita menjadi liar kembali.
    Kalau liar, domba akan jadi anjing lagi.
    Itu sebabnya, tongkat kemurahan membimbing kita untuk masuk kandang penggembalaan.

    Kandang penggembalaan= ruangan suci= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.
    Untuk masuk penggembalaan, memang masuk pintu sempit (perlu pengorbanan).

    Kalau masuk kandang penggembalaan, hasilnya:
    • Yehezkiel 20: 37
      20:37. Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu.

      Hasil pertama: kita dihitung, artinya: sekalipun kita lemah dan tak berdaya, kita diperhatikan, dipelihara dan dilindungi oleh Tuhan, bahkan sampai kita dimiliki oleh Tuhan.

      Kalau tidak tergembala, kita tidak akan dicari oleh Tuhan  (seperti pohon ara di pinggir jalan yang langsung dikutuk Tuhan karena tidak ada buahnya).
    • Yehezkiel 20: 38
      20:38. Aku akan memisahkan dari tengah-tengahmu orang-orang yang memberontak dan mendurhaka terhadap Aku; Aku akan membawa mereka keluar dari negeri, tempat mereka tinggal sebagai orang asing, tetapi di tanah Israel mereka tidak akan masuk. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.

      Hasil kedua: kita dipisahkan. Artinya: kita mengalami penyucian secara terus menerus sampai satu waktu tidak bercacat cela.

      Kalau sudah disucikan, kita akan dipakai oleh Tuhan.
  1. sebagai tongkat ikatan/tambatan (terjemahan lama).
    Zakharia 11: 7
    11:7. Maka aku menggembalakan domba-domba sembelihan itu untuk pedagang-pedagang domba. Aku mengambil dua tongkat: yang satu kusebutkan "Kemurahan" dan yang lain kusebutkan "Ikatan"; lalu aku menggembalakan domba-domba itu.

    Efesus 4: 15-16
    4:15. tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
    4:16. Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang
    rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

    Sudah tergembala, kita perlu di ikat menjadi satu kawanan.
    Jadi, tongkat ikatan adalah Firman penggembalaan yang mengikat/menyatukan kita dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus (kesatuan tubuh kristus).

    Efesus 4: 11-12
    4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12. untuk
    memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    ay. 12= sesudah disucikan, Tuhan PASTI memberikan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus, sehingga kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
    Jabatan pelayanan= tempat kita dalam tubuh Kristus.
    Kalau tidak ada jabatan pelayanan, kita tidak ada tempat dalam tubuh Kristus dan   kehidupan itu TIDAK ADA IKATAN.

    Jabatan pelayanan, itulah yang MENGIKAT KITA.

    Kolose 3: 14
    3:14. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

    Tongkat ikatan juga merupakan tongkat kasih. Artinya Firman penggembalaan yang mengikat kita dalam kasih Allah, sehingga kita menjadi satu kesatuan tubuh yang sempurna. Kita menjadi mempelai wanita yang siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.
Inilah kegunaan dari tongkat gembala. Sebab itu, jangan abaikan tongkat gembala.
Kalau sudah ada tongkat kemurahan dan tongkat ikatan, kita akan menerima TONGKAT EMAS.

Wahyu 21: 15
21:15. Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu gerbangnya dan temboknya.

Tongkat emas akan menuntun kita masuk Yerusalem baru (tempat penggembalaan terakhir).

Zakharia 11: 10
11:10. Aku mengambil tongkatku "Kemurahan", lalu mematahkannya untuk membatalkan perjanjian yang telah kuikat dengan segala bangsa.
11:14. Kemudian aku
mematahkan tongkat yang kedua, yaitu "Ikatan", untuk meniadakan persaudaraan antara Yehuda dan Israel.

= orang yang tidak sungguh-sungguh/menyelundup, justru sedang mematahkan tongkat kemurahan dan tongkat ikatan.
Kalau tongkat kemurahan dipatahkan, maka segala perjanjian Tuhan dibatalkan.

Tongkat kemurahan dipatahkan= tidak mau bertobat/tidak mau hidup benar dan tidak mau tergembala.

Tongkat ikatan dipatahkan= tidak aktif/tidak mau melayani Tuhan/tidak memiliki jabatan pelayanan dan tidak mengasihi Tuhan/sesama.

Jika 2 tongkat ini dipatahkan dan terus dibiarkan, maa imannya tidak tahan uji (gugur dari iman) dan akalnya bobrok (tanpa akal).
Tanpa iman dan tanpa akal= tampil seperti binatang buas (antikris).

2 Timotius 3: 8
3:8. Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji.

Hidup seperti binatang buas= hidup dengan naluri dan hawa nafsu daging. Dan kehidupan ini akan dibinasakan untuk selama-lamanya.

Kalau ada kehidupan yang seperti ini, bagaimana jalan keluarnya?

Zakharia 11: 10-12
11:10. Aku mengambil tongkatku "Kemurahan", lalu mematahkannya untuk membatalkan perjanjian yang telah kuikat dengan segala bangsa.
11:11. Jadi dibatalkanlah perjanjian pada hari itu, maka tahulah pedagang-pedagang domba yang sedang mengamat-amati aku, bahwa itu adalah firman TUHAN.
11:12. Lalu aku berkata kepada mereka: "Jika itu kamu anggap baik, berikanlah upahku, dan jika tidak, biarkanlah!" Maka mereka
membayar upahku dengan menimbang tiga puluh uang perak.

Jalan keluarnya adalah Yesus harus dijual 30 keping perak.
Manusia tanpa iman dan tanpa akal, ia seperti binatang buas yang buruk sekali.
Yesus adalah Gembala yang baik dan rela mati dikayu salib.
Dikayu salib, Yesus menjadi buruk sekali seperti binatang buas dan setan.

Yesaya 52: 13-14
52:13. Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan.
52:14. Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia--
begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi--

YESUS RELA MENJADI BURUK DIKAYU SALIB UNTUK MENJADIKAN SEMUANYA BAIK.
Akuilah apa yang sudah buruk dan gagal dalam hidup kita. Tuhan mampu menjadikan segala-galanya baik dalam hidup kita.

2 Samuel 7: 28-29
7:28. Oleh sebab itu, ya Tuhan ALLAH, Engkaulah Allah dan segala firman-Mulah kebenaran; Engkau telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu.
7:29. Kiranya
Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab, ya Tuhan ALLAH, Engkau sendirilah yang berfirman dan oleh karena berkat-Mu keluarga hamba-Mu ini diberkati untuk selama-lamanya."

Dari kutukan, Tuhan mampu menjadikan berkat. Dan kita sekeluarga tetap berada di hadapan Tuhan, sampai di Yerusalem baru.

Yusuf juga diberkati Tuhan, bahkan diberkati sampai yang terbaik/teristimewa.

Ulangan 33: 13-17
33:13. Tentang Yusuf ia berkata: "Kiranya negerinya diberkati oleh TUHAN dengan yang terbaik dari langit (1), dengan air embun, dan dengan air samudera raya yang ada di bawah;
33:14. dengan
yang terbaik dari yang dihasilkan matahari (2), dan dengan yang terbaik dari yang ditumbuhkan bulan (3);
33:15. dengan
yang terutama dari gunung-gunung (4) yang sejak dahulu, dan dengan yang terbaik dari bukit-bukit (5) yang berabad-abad,
33:16. dan dengan
yang terbaik dari bumi (6) serta segala isinya; dengan perkenanan Dia yang diam dalam semak duri. Biarlah itu semuanya turun ke atas kepala Yusuf, ke atas batu kepala orang yang teristimewa (7) di antara saudara-saudaranya.
33:17. Anak sulung lembu sapinya adalah kegemilangannya dan tanduk-tanduknya seperti tanduk-tanduk lembu hutan; dengan itu ia akan menanduk bangsa-bangsa, seluruh bumi, dari ujung ke ujung. Itulah orang Efraim yang puluhan ribu, dan itulah orang Manasye yang ribuan."


Yusuf mendapatkan 7 perkara yang terbaik.
'angka 7'= kesempurnaan.
Lewat kematian Tuhan, kita mendapatkan yang terbaik, sampai kesempurnaan.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-27 Februari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 18-19 Maret 2020
    (Ibadah Kunjungan di Palangkaraya)

  • 31 Maret 2020 - 02 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 29 April 2020 - 01 Mei 2020
    (Ibadah Persekutuan di Square Ballroom Surabaya)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top