English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 Mei 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam injil Lukas 12, ada lima tabiat daging yang...

Ibadah Persekutan di Kartika Graha Malang IV, 29 Juli 2011 (Jumat Pagi)
bersamaan dengan Penamatan Siswa-siswi Lembaga Pendidikan El-Kitab KRISTUS AJAIB Angkatan Khusus...

Ibadah Doa Surabaya, 06 April 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15. Ia berkata: "Apa...

Ibadah Raya Surabaya, 19 Agustus 2018 (Minggu Siang)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat...

Ibadah Raya Malang, 10 Juni 2018 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Mazmur 127:3-4
127:3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN,...

Ibadah Natal Kartika Graha Malang, 24 Desember 2017 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 2 : 12
2:12 Dan karena diperingatkan...

Ibadah Doa Malang, 03 April 2012 (Selasa Sore)
Keluaran pasal 13-15 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada Bejana Pembasuhan/ baptisan air.
Keluaran 13 adalah...

Ibadah Raya Surabaya, 03 April 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Desember 2014 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat sore, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 6-8 dalam susunan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 Agustus 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat Dia,...

Ibadah Doa Malang, 31 Juli 2014 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 2:23-28
2:23 Pada...

Ibadah Doa Malang, 03 September 2013 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Februari 2019 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan baptisan air

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 4-5=> dosa dan penderitaan.
13:4. Atau...

Ibadah Raya Malang, 14 Oktober 2012 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk pada...

Ibadah Doa Malang, 06 Oktober 2015 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:12


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Jumat Agung Surabaya, 29 Maret 2013 (Jumat Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28= menunjuk pada Shekina Glory (sinar kemuliaan atau kuasa kebangkitan Tuhan).

Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian:

  1. ay. 1-10= tentang kebangkitan Yesus atau sinar kemuliaan menyinari hati yang keras (batu yang besar terguling), sehingga terjadi pembaharuan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 23 September 2012).


  2. ay. 11-15= dusta mahkamah agama= penyebaran kegelapan.
    Sementara ada sinar kemuliaan, kegelapan menyusup di dalamnya (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Doa Surabaya, 28 November 2012).
    Kalau tetap mempertahankan hati yang keras, justru akan menyebarkan kegelapan.


  3. ay. 16-20= perintah untuk memberitakan injil= penyebaran terang shekina glory atau sinar kemuliaan (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 Januari 2013).

Malam ini, kita masih membahas bagian ketiga (PENYEBARAN TERANG SHEKINA GLORY).
Artinya: kita dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan besar yang sesuai dengan amanat agung Tuhan.

Matius 28: 18-20
28:18. Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
28:19. Karena itu
pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
28:20. dan
ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

2 macam kegerakan besar yang sesuai dengan amanat agung Tuhan:

  1. ay. 18-19= 'pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku'= kegerakan Roh Kudus hujan awal (Firman penginjilan/kabar baik)= membawa orang-orang berdosa diselamatkan oleh Tuhan.

    1 Timotius 1: 15
    1:15. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.

    Yesus datang kedunia untuk mati dikayu salib guna menyelamatkan orang berdosa, bahkan yang paling berdosa.
    Artinya: semua bisa diselamatkan. Tidak ada alasan untuk tidak diselamatkan. Tinggal mau atau tidak.

    Proses keselamatan:


    • percaya/iman pada Yesus,
    • bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan,
    • baptisan air dan Roh Kudus (lahir baru dari air dan Roh), sehingga kita mengalami hidup baru, yaitu hidup dalam kebenaran (menjadi senjata kebenaran dan hamba kebenaran).


    Inilah maksud dari Tuhan untuk mati di kayu salib.


  2. ay. 20= 'ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu'= kegerakan Roh Kudus hujan akhir (Firman pengajaran/kabar mempelai)= membawa orang-orang yang sudah selamat, masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (mempelai wanita Tuhan yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali).

    Jadi, Yesus mati untuk membawa kita dalam pembangunan tubuh Kristus.

    Yohanes 2: 19-21
    2:19. Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."
    2:20. Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
    2:21. Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah
    tubuh-Nya sendiri.

    'tiga hari'= kematian dan kebangkitan Yesus.
    '46 tahun'= taurat= 2 loh batu.
    Yesus mati dikayu salib supaya terjadi peralihan dari pembangunan bait Allah jasmani ke pembangunan bait Allah rohani.

Kesimpulan:
Yesus mati untuk menyelamatkan kita (tidak dihukum) dan membawa kita masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
Inilah arti KEMATIAN Yesus yang kita rayakan pagi ini.

Mengapa harus terjadi peralihan dari pembangunan bait Allah jasmani ke bait Allah rohani?
Sebb, pembangunan bait Allah jasmani menggunakan sistem taurat, sehingga hanya berlaku bagi bangsa Israel saja dan bangsa kafir tidak mendapat bagian.
Bait Allah rohani ada dalam sistem kemurahan, sehingga bangsa kafir bisa masuk di dalamnya.

Jadi, jika bangsa kafir bisa dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus, hanya semata-mata karena KEMURHAN DAN KEPERCAYAAN TUHAN.
Sebab itu, kita harus menjaga kepercayaan dan kemurahan Tuhan lewat aktif dan setia berkobar-kobar dalam pembangunan tubuh Kristus, sesuai dengan jabatan pelayanan kita masing-masing sampai terbentuk tubuh Kristus yang sempurna. Saat itu, barulah selesai tugas kita didunia.

Kalau tidak aktif/tidak setia, kemurahan dan kepercayaan Tuhan bisa dialihkan pada orang lain dan kita tidak bisa melayani lagi seperti Yudas yang digantikan oleh Matias.

Pelayanan pembangunan tubuh Kristus dimulai dari dalam rumah tangga. Setelah itu dalam penggembalaan, antar penggembalaan sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus.

Yohanes 10: 22
10:22. Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.

Sementara ada kegiatan penyelamatan dan pembangunan tubuh Kristus, penyelesaian bait Allah justru terjadi pada musim DINGIN (dingin rohani). Ini yang harus kita jaga.

Matius 24: 12
24:12. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

= kasih menjadi dingin karena kedurhakaan meningkat.
Kalau kasih dingin, kedurhakaan akan meningkat.

Supaya tidak masuk musim dingin, kita harus memelihara kasih supaya tidak dingin.

Yudas 1: 21
1:21. Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal.

= kita memelihara kasih Allah sampai pembangunan bait Allah selesai.

Praktik memelihara kasih Allah:

  1. Mazmur 97: 10
    97:10. Hai orang-orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan! Dia, yang memelihara nyawa orang-orang yang dikasihi-Nya, akan melepaskan mereka dari tangan orang-orang fasik.

    Praktik pertama: membenci dosa/kejahatan, sehingga kasih Allah terpelihara dalam hidup kita dan nyawa kita juga terpelihara.
    Artinya: kasih Allah seharga nyawa kita.

    Amsal 6: 16-19
    6:16. Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya:
    6:17. mata sombong
    (1), lidah dusta(2), tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah(3),
    6:18. hati yang membuat rencana-rencana yang jahat
    (4), kaki yang segera lari menuju kejahatan(5),
    6:19. seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan
    (6) dan yang menimbulkan pertengkaran saudara(7).

    (terjemahan lama)
    6:17. mata yang angkuh, dan
    lidah yang bercabang, dan tangan yang menumpahkan darah orang yang tiada bersalah,

    Kalau berbuat dosa, maka nyawa kita tidak akan terpelihara.
    'lidah yang bercabang'= suka berubah-ubah dalam perkataan, tidak bisa dipertanggung jawabkan perkataannya.

    'tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah'= tidak adil, sebab matanya sombong, sehingga membela yang besar dan menyalahkan yang kecil.

    Lewat kematian Tuhan, biar kasih Allah menutupi 7 hal ini dan kita juga membenci 7 hal ini, sehingga:


    • kasih Allah melindungi dan memelihara kita (7 kebencian digantikan menjadi 7 sinar kasih Tuhan), sampai nyawa kita terpelihara.
    • 7 sinar kasih Allah menembusi kegelapan di akhir jaman sampai jaman antikris.
    • 7 sinar kasih Allah menyempurnakan kita.


    JANGAN BERBUAT DOSA. KALAU BERBUAT DOSA, AKAN KEHILANGAN NYAWA.


  2. Yohanes 14: 15
    14:15. "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

    Praktik kedua: taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran benar.
    Prosesnya:


    • Roma 10: 17
      10:17. Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

      = mendengar Firman Kristus (Firman yang diurapi Roh Kudus, dibukakan rahasianya oleh Roh Kudus).

      Kalau kita mendengar Firman dalam urapan, maka Roh Kudus tidak terbatas oleh apapun.

      Roh Kudus juga mendorong kita untuk menikmati Firman (bergemar dalam Firman), sehingga ingin terus mendengar Firman.

      Mazmur 119: 92
      119:92. Sekiranya Taurat-Mu tidak menjadi kegemaranku, maka aku telah binasa dalam sengsaraku.

      Kalau tidak bergemar dalam Firman, tubuh jiwa kita akan sengsara sampai mati rohani dan masuk dalam kebinasaan selama-lamanya.


    • Roma 10: 18-19
      10:18. Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: "Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi."
      10:19. Tetapi aku bertanya:
      Adakah Israel menanggapnya? Pertama-tama Musa berkata: "Aku menjadikan kamu cemburu terhadap orang-orang yang bukan umat dan membangkitkan amarahmu terhadap bangsa yang bebal."

      = menanggapi Firman dengan positif.
      Artinya: Roh Kudus mengurapi pikiran dan hati kita, sehingga bisa menanggapi Firman dengan positif.

      Kalau pikiran diurapi Ro Kudus, kita bisa mengerti Firman (Firman diukir di dahi menjadi pengertian).

      Kalau hati diurapi Roh Kudus, kita bisa yakin/percaya pada Firman (Firman diukir di hati menjadi iman yang menyelamatkan).

      ay. 19= seharusnya, yang boleh mendengar Firman adalah Israel.
      Tetapi karena tanggapannya negatif, maka dialihkan kepada bangsa kafir., sehingga bangsa kafir bisa mendengar dan diselamatkan.

      Kisah Rasul 13: 46
      13:46. Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.

      Kalau kita tidak mau menerima Firman, maka Tuhan akan memakai orang lain, sebab Tuhan tidak mau memaksa.
      JANGAN SAMPAI KEPERCAYAAN TUHAN DIALIHKAN PADA ORANG LAIN.

      Jaga sikap saat pemberitaan Firman. Kalau sikap kita negatif, berarti ktia sudah menolak Firman dan kita akan masuk dalam sengsara sampai kebinasaan.


    • Roma 10: 20-21
      10:20. Dan dengan berani Yesaya mengatakan: "Aku telah berkenan ditemukan mereka yang tidak mencari Aku, Aku telah menampakkan diri kepada mereka yang tidak menanyakan Aku."
      10:21. Tetapi tentang Israel ia berkata: "Sepanjang hari Aku telah
      mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah."

      = praktik Firman.
      Artinya: Roh Kudus mengurapi kita, sehingga kita bisa melakukan Firman Allah sekalipun bertentangan dengan logika dan menanggung resiko apapun.

      Praktik Firman= mengulurkan 2 tangan pada Tuhan dan Tuhan mengulurkan tangan kasihNya pada kita lewat Firman.
      Kalau kita menerima Firman dan taat, kita hidup dalam tangan kasih Tuhan.

      Yohanes 21: 3, 7
      21:3. Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
      21:7. Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia
      tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.

      = karena tidak taat, Petrus tidak menangkap apa-apa, bahkan telanjang= berada diluar tangan Tuhan.

      Tetapi Petrus mau kembali dalam tangan Tuhan (taat sekalipun tidak masuk logika untuk menyebarkan jala disiang hari).


    Kalau taat, hasilnya:


    • tangan kasih Tuhan sanggup mengadakan yagn tidak ada menjadi ada.
    • tangan kasih Tuhan sanggup menutupi ketelanjangan= menyucikan kita sampai sempurna.


  3. 1 Yohanes 4: 21
    4:21. Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.

    Praktik ketiga: mengasihi sesama, bahkan mengasihi musuh.
    Praktiknya:


    • mengampuni orang yang berdosa pada kita dan melupakannya,
    • berdoa untuk kebaikan orang yang merugikan kita lewat perbuatan, perkataan, dsb,
    • membalas kejahatan dengan kebaikan.


    Dengan demikian, kita memiliki kasih yang sempurna.

    Matius 5: 43-48
    5:43. Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
    5:44. Tetapi Aku berkata kepadamu:
    Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
    5:45. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang
    menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
    5:46. Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
    5:47. Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?
    5:48. Karena itu haruslah kamu
    sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

    Yehezkiel 1: 28
    1:28. Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman.

    Kasih matahari untuk menghadapi mendung gelap, sehingga menimbulkan pelangi kasih Allah yang menaungi kita.

    Kegunaan kasih matahari:


    • Kejadian 9: 13-17
      9:13. Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.
      9:14. Apabila kemudian Kudatangkan awan di atas bumi dan busur itu tampak di awan,
      9:15. maka Aku akan mengingat perjanjian-Ku yang telah ada antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, segala yang bernyawa, sehingga segenap air
      tidak lagi menjadi air bah untuk memusnahkan segala yang hidup.
      9:16. Jika busur itu ada di awan, maka Aku akan melihatnya, sehingga Aku mengingat perjanjian-Ku yang kekal antara Allah dan segala makhluk yang hidup, segala makhluk yang ada di bumi."
      9:17. Berfirmanlah Allah kepada Nuh: "Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan segala makhluk yang ada di bumi."

      = tidak ada penghukuman Tuhan atas hidup kita didunia sampai penghukuman kekal.
      Kalau tidak ada penghukuman, berarti tidak ada masalah lagi. Segala masalah diselesaikan, sampai masalah yang mustahil sekalipun.
      'air bah'= masalah-masalah.


    • Wahyu 10: 1
      10:1. Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api.

      = 'pelangi diatas kepala'= pikiran diurapi Roh Kudus supaya tidak disesatkan oleh ular. Kita tidak dibimbangkan saat menghadapi ajaran sesat, pencobaan, dsb.

      Kalau kita sudah yakin, tidak bimbang, maka kita bisa rukun dan ada berkat Tuhan dicurahkan sampai hidup kekal.

      Mazmur 133: 1-3
      133:1. Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!
      133:2. Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.
      133:3. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah
      TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya

      'rukun'= satu hati, satu suara, satu pengajaran dan satu suara penyembahan pada Tuhan.


    • Wahyu 4: 3
      4:3. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya.

      = kasih Tuhan mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, mulai dari wajah.
      Yesus mati dikayu salib dengan wajah yagn buruk, sebab Ia menyinarkan wajahNya yang seperti pelangi kepada kita yang berwajah buruk.

      Yesaya 52: 13-14
      52:13. Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan.
      52:14. Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia--
      begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi--

      Dikayu salib, Tuhan sudah menanggung segala cacat cela dan kehancuran kita. Tuhan sinarkan matahari 100 persen pada kita supaya kita mengalami kemuliaan 100 persen.

      Mungkin ada wajah buruk/najis/kotor pagi ini (seperti perempuan yang tertangkap basah berzinah).
      Mungkin ada wajah muran dan pucat.
      Tetapi Yesus mau menyinari kita dengan sinar kemuliaan dan kita akan dipulihkan.

      Untuk bapak, seperti Petrus juga berwajah buruk (seperti setan). Tetapi Tuhan juga pulihkan.

      Kaum muda, seperti pemuda yang sakit ayan (gila babi= najis).
      Tetapi kasih Tuhan juga mampu mengubahkan.

      Pulang dari tempat ini, wajah kita akan berseri sampai saat Tuhan datang kembali, kita benar-benar berseri untuk menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top