English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 Februari 2014 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri .A

Salam sejahtera, selamat malam, selamat bersekutu dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Pada kesempatan sore hari...

Ibadah Doa Malang, 19 Juli 2016 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 16:21-28
16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa...

Ibadah Raya Malang, 02 September 2012 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Matius 27 secara keseluruhan menunjuk 7...

Ibadah Doa Surabaya, 21 Juni 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Agustus 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 16 Juni 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:32-35 = NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman: jaman Allah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 29 April 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 06 Agustus 2009 (Kamis Malam)
Yohanes 4:23-24
Doa penyembahan yang benar harus didorong oleh kebenaran dan roh.
Kebenaran= firman Tuhan...

Ibadah Raya Surabaya, 24 April 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 08 Mei 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:69-75 berjudul Petrus menyangkal Yesus.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus:

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 Januari 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28 secara keseluruhan tentang shekinah glory/...

Ibadah Doa Surabaya, 12 Oktober 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 47-56= PENANGKAPAN YESUS.

Matius 26: 47
26:47. Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang...

Ibadah Doa Malang, 18 Oktober 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:26-29 terbagi atas dua bagian, yaitu :
Ayat 26-28 : perjamuan...

Ibadah Doa Malang, 06 Oktober 2009 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Keluaran 1: 1-4, Yakub/ bangsa Israel diijinkan...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Agustus 2012 (Rabu Sore)
Matius 27
Dalam susunan tabernakel ini menunjuk tentang 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT PERJANJIAN, artinya sekarang adalah sengsara yang dialami...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 29 November 2010 (Senin Sore)

Disertai penataran imam-imam dan calon imam-imam II
Tema di Jakarta "Wahyu 21: 5"
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."

Kita sudah mendengar bagaimana manusia diusir dari taman Eden dan hidup dalam kemerosotan sampai sama dengan setan, seperti yang dialami oleh Petrus.

Tuhan tidak rela kalau manusia dibinasakan di neraka. Sebab itu, ada PENCIPTAAN KEMBALI, untuk ditempatkan di Yerusalem baru dan berbahagia bersama Tuhan untuk selamanya, tidak bisa diganggu lagi.

Prosesnya disebut dengan PEMBAHARUAN.

Dalam Wahyu 21, ada 4 macam pembaharuan yang Tuhan kerjakan untuk mengangkat manusia yang terpuruk menjadi sama mulia dengan Tuhan:
  1. langit dan bumi yang baru (Wahyu 21: 1),
  2. manusia baru/mempelai wanita (Wahyu 21: 2-3).
  3. suasana baru (Wahyu 21: 4-8),
  4. Yerusalem baru (Wahyu 21: 9-27),
Malam ini, kita masih membahas PEMBAHARUAN PERTAMA (langit dan bumi baru)
Wahyu 21: 1
21:1. Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.

Kalau Tuhan sudah menjadikan langit dan bumi yang baru, artinya langit dan bumi yang lama tidak ada lagi.
Kita HARUS/MUTLAK mengalami pembaharuan supaya bisa beralih dari langit bumi lama kepada langit dan bumi yang baru, sehingga kita tidak hancur binasa.

APA YANG HARUS DIBAHARUI?
1 Korintus 7: 29-32
7:29. Saudara-saudara, inilah yang kumaksudkan, yaitu: waktu telah singkat! Karena itu dalam waktu yang masih sisa ini orang-orang yang beristeri harus berlaku seolah-olah mereka tidak beristeri;
7:30. dan orang-orang yang menangis seolah-olah tidak menangis; dan orang-orang yang bergembira seolah-olah tidak bergembira; dan orang-orang yang membeli seolah-olah tidak memiliki apa yang mereka beli;
7:31. pendeknya orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah sama sekali tidak mempergunakannya.
Sebab dunia seperti yang kita kenal sekarang akan berlalu.
7:32. Aku ingin,
supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya.

Yang harus dibaharui adalah PERHATIAN kita (sudah dibahas dalam Ibadah Raya Surabaya, 28 November 2010).

Malam ini, yang harus dibaharui adalah HATI/PERASAAN (tidak ada kekuatiran).

Matius 6: 31-32, 34
6:31. Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
6:32. Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
6:34. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."


3 macam kekuatiran, terutama bagi kita bangsa kafir:
  • makan minum dan pakaian= kebutuhan hidup sehari-hari,
  • masa depan,
  • kematian.
Hati yang kuatir akan membuat kita tidak bisa mengutamakan Tuhan (tidak bisa mengutamakan ibadah pelayanan kepada Tuhan dan Firman pengajaran yang benar, sehingga tidak bisa taat).

Matius 6: 27
6:27. Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?

Sehasta= 1 denyut nadi= 1 langkah.
Artinya, kekuatiran merugikan setiap hasta/setiap langkah hidup kita, sampai mengarah pada kebinasaan.

Lukas 21: 26
21:26. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.

Kalau kita mau dibaharui, hati/perasaan kita tidak ada kekuatiran, sehingga SETIAP HASTA/LANGKAH HIDUP KITA, kita gunakan untuk melayani pembangunan tabernakel/tubuh Kristus (ukuran tabernakel menggunakan hasta).

Kita tinggal pilih. Satu denyut nadi untuk membangun tubuh Kristus atau satu denyut nadi untuk maut.

Lebih baik kita mengalami pembaharuan supaya kita bisa bergairah menggunakan setiap denyut nadi kita untuk pembangunan tubuh Kristus.

PEMBANGUNAN TUBUH KRISTUS DITINJAU DARI PEMBANGUNAN TABERNAKEL
Keluaran 26: 15
26:15. Haruslah engkau membuat untuk Kemah Suci papan dari kayu penaga yang berdiri tegak,

Kemah suci terdiri dari papan-papan dari kayu penaga.
Kayu= manusia daging yang rapuh.
Penaga= berwarna hitam, artinya dosa.

Jadi, kayu penaga adalah manusia daging yang berdosa.
Artinya, yang dipakai untuk pembangunan tabernakel, bukan malaikat.

Kalau hanya pohon-pohon saja yang dipasang, masih ada celah-celah, sehingga angin dan sebagainya bisa masuk.
Artinya, jangan mempertahankan dosa dalam pelayanan.

Sebab itu, pohon harus dijadikan papan lebih dahulu.

Papan, artinya:
  1. 1 Petrus 1: 18-19
    1:18. Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
    1:19. melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.


    Arti pertama: manusia berdosa yang sudah ditebus oleh darah Yesus.
    Dosa ini meliputi dosa warisan, adat istiadat dan dosa sendiri.

    Kalau sudah dilepaskan dari dosa, hidup kita akan mulai teratur.

  2. Wahyu 5: 9-10
    5:9. Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
    5:10. Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi."


    Arti kedua: manusia berdosa yang ditebus oleh darah Yesus untuk menjadi imam-imam dan raja-raja.

    Imam dan raja adalah kehidupan yang memiliki jabatan pelayanan.

    Sudah menjadi imam dan raja, masih harus dilanjutkan, sebab papan-papan tidak asal dipasang.
Syarat pembangunan tabernakel dikaitkan dengan papan-papan/syarat pembangunan tubuh Kristus:
  1. Keluaran 26: 15, 19
    26:15. Haruslah engkau membuat untuk Kemah Suci papan dari kayu penaga yang berdiri tegak,
    26:19. Dan haruslah kaubuat
    empat puluh alas perak di bawah kedua puluh papan itu, dua alas di bawah satu papan untuk kedua pasaknya, dan seterusnya dua alas di bawah setiap papan untuk kedua pasaknya.

    Syarat pertama: berdiri tegak diatas 2 alas perak.
    Perak I= penebusan oleh darah Yesus, sehingga perkataan kita benar dan semua hidup kita benar.

    Amsal 10: 20a
    10:20. Lidah orang benar seperti perak pilihan

    Jadi, untuk melayani Tuhan, kita harus hidup dalam kebenaran. Kalau tidak hidup dalam kebenaran, papan itu tidak tegak lagi, sehingga angin atau hewan bisa masuk dan jemaat yang menjadi korban.

    Mazmur 12: 7
    12:7. Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.

    Perak II= Firman pengajaran yang murni dan benar.
    Berdiri tegak diatas Firman pengajaran yang murni dan benar, artinya berpegang teguh pada 1 Firman pengajaran yang benar dan tegas menolak yang lain, serta taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar.

    Kalau kita berdiri tegak diatas 2 alas perak, kita menjadi kehidupan yang tahan uji, tidak akan roboh oleh apapun juga (seperti membangun ruamh diatas batu).

    Jadi, imam-imam harus tekun dalam ibadah pendalaman Alkitab (perak II) dan perjamuan suci (perak I), supaya memiliki dasar yang kuat.

  2. Keluaran 26: 29
    26:29. Papan-papan itu haruslah kausalut dengan emas,

    Syarat kedua: papan disalut dengan emas.
    Emas= kesucian Roh Kudus.

    Kalau kayu dengan kayu, tidak akan bisa bersekutu. Sebab itu, harus disalut dengan emas.

    Efesus 4: 30-32
    4:30. Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
    4:31. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.
    4:32. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.


    ay. 31= segala sesuatu yang harus dibuang.
    ay. 32= kesucian Roh Kudus.
    Jadi, dosa-dosa harus dibuang dulu supaya kita mendapatkan emas dan kita masuk dalam pembangunan tubuh Kristus (kita bisa bersekutu dengan yang lain dan hidup dalam ketenangan).

  3. Keluaran 26: 17
    26:17. Tiap-tiap papan harus ada dua pasaknya yang disengkang satu sama lain; demikianlah harus kauperbuat dengan segala papan Kemah Suci.

    Syarat ketiga: tiap papan punya pasak dan sengkang.
    Pasak ini untuk membuat papan-papan lebih kuat. Kalau tidak ada pasak, papan-papan masih bisa bergoyang saat ditiup angin.

    Pasak= kemampuan untuk menyatu.

    Efesus 4: 3-6
    4:3. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera:
    4:4.
    satu tubuh(1), dan satu Roh(2), sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan(3) yang terkandung dalam panggilanmu,
    4:5.
    satu Tuhan(4), satu iman(5), satu baptisan(6),
    4:6. satu Allah dan Bapa(7)
    dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.

    = 7 kesatuan/pasak yang bisa menyatukan.
    Banyak perbedaan dalam gereja Tuhan, tapi 7 hal ini tidak boleh berbeda.

    Kesatuan ini dimulai dari SATU TUBUH. Artinya SATU KEPALA.
    Kepala, itulah Yesus yang merupakan Firman pengajaran yang lahir menjadi manusia.

    Tubuh= manusia yang dilahirkan kembali oleh Firman pengajaran yang benar.

    Satu tubuh= dilahirkan oleh SATU Firman pengajaran yang benar.

    Bisa masuk kesempurnaan atau tidak, ditentukan dari satu tubuh atau tidak, artinya satu pengajaran atau tidak.
    Kalau Kepala dan tubuhnya satu, maka yang lainnya juga akan menjadi satu.

    Yohanes 1: 1, 14, 12-13
    1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
    1:14.
    Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
    1:12. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
    1:13.
    orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

    ay. 1, 14= Yesus sebagai Kepala.
    ay. 12-13= kita sebagai satu tubuh.

  4. Keluaran 26: 26, 28
    26:26. Juga haruslah kaubuat kayu lintang dari kayu penaga: lima untuk papan-papan pada sisi yang satu dari Kemah Suci,
    26:28. Dan
    kayu lintang yang di tengah, di tengah-tengah papan-papan itu, haruslah melintang terus dari ujung ke ujung.

    Syarat keempat: dipasang dengan kayu lintang, sehingga papan-papan semakin kuat menyatu.
    Kayu lintang= salib Tuhan.

    Kayu lintang yang boleh dari ujung ke ujung hanya 1. Yang 4 dari ujung ke tengah dalam bentuk diagonal (http://www.gptkk.org/tabernakel_papan-papan+dan+kayu+lintang.html).

    Artinya: 1 papan dari ujung ke ujung menunjuk pada Pribadi Yesus yang kekal. Sedangkan 4 kayu lintang lainnya menunjuk pada salib Yesus yang tidak kekal.

    Jadi, Kristus dengan salib tidak bisa dipisahkan.
    Artinya: TANPA SALIB, TIDAK AKAN ADA KEMULIAAN!

    Apapun yang kita dapatkan, kalau tidak ada kemuliaan, semuanya akan sia-sia.

    1 Petrus 2: 19
    2:19. Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.

    Kita harus menanggung sengsara daging tanpa dosa, untuk:
    • menerima anugerah kemurahan Tuhan,
    • menerima kemuliaan Tuhan.
      1 Petrus 4: 14
      4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Jadi, dibalik salib ada kemurahan dan kemuliaan Tuhan.
Kegunaan salib/kasih karunia dan kemuliaan Tuhan:
  • Keluaran 14: 16, 21
    14:16. Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering.
    14:21. Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu.


    Tongkat= salib.
    Kegunaan pertama: mengadakan mujizat laut terbelah, artinya anugerah dan kemuliaan Tuhan memberi jalan keluar dari segala masalah, memelihara kita secara ajaib dan memberi masa depan yang indah.

  • Keluaran 15: 23, 25
    15:23. Sampailah mereka ke Mara, tetapi mereka tidak dapat meminum air yang di Mara itu, karena pahit rasanya. Itulah sebabnya dinamai orang tempat itu Mara.
    15:25. Musa berseru-seru kepada TUHAN, dan
    TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu; Musa melemparkan kayu itu ke dalam air; lalu air itu menjadi manis. Di sanalah diberikan TUHAN ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan kepada mereka dan di sanalah TUHAN mencoba mereka,

    Sepotong kayu= salib.
    Kegunaan kedua: membuat yang pahit menjadi manis.

  • Ester 4: 16
    4:16. "Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati."

    'kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati'= tidak ada kekuatiran lagi.

    Ester 5: 1-2
    5:1. Pada hari yang ketiga Ester mengenakan pakaian ratu, lalu berdirilah ia di pelataran dalam istana raja, tepat di depan istana raja. Raja bersemayam di atas takhta kerajaan di dalam istana, berhadapan dengan pintu istana itu.
    5:2. Ketika raja melihat Ester, sang ratu, berdiri di pelataran, berkenanlah raja kepadanya, sehingga raja
    mengulurkan tongkat emas yang di tangannya ke arah Ester, lalu mendekatlah Ester dan menyentuh ujung tongkat itu.

    Tongkat emas= salib.
    Kegunaan ketiga: untuk menghadapi 2 hal:
    • antikris (orang Yahudi mau dibunuh),
    • raja (kedatangan Yesus kedua kali sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga).

    Artinya, salib mengubahkan Ester menjadi percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan, tidak ada kekuatiran (terjadi keubahan hidup).
    Dan disanalah Ester mengalami kuasa salib untuk memberikan keberhasilan sampai keberhasilan tertinggi, ia menjadi ratu.
    Bagi kita sekarang, kita menjadi mempelai wanita Tuhan yang siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali sampai ke kerajaan Surga, dimana ada tongkat emas disana.

    Wahyu 21: 15
    21:15. Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu gerbangnya dan temboknya.
Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top