Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949

Pembicara: Bapak Antanusa

MARKUS 13:14-17
Yang masuk dalam aniaya antikris:

  1. ibu-ibu yang sedang hamil.
  2. ibu-ibu yang menyusui bayi, artinya:
    1. Gembala yang hanya memberikan firman penginjilan.
    2. Sidang jemaat yang menolak firman pengajaran, makanan keras.

Mengapa keadaan anak-anak Tuhan memiliki kehidupan rohani yang seperti seperti anak-anak? Karena:

  1. masih memerlukan susu (=firman penginjilan).
  2. menolak makanan keras (=firman pengajaran).

Apa yang menyebabkan keadaan gereja Tuhan tetap dalam keadaan rohani seperti anak-anak? Karena: (IBRANI 5:11-14)

  1. lamban dalam mendengar firman.
  2. tidak ada roh kudus.
  3. tidak mau sengsara, tidak mau mengalami perobekan daging, artinya tetap mempertahankan keinginan daging dan segala hawa nafsunya.
    Kehidupan rohani yang tetap seperti anak-anak pada saat kedatangan antikris akan masuk dalam masa aniaya antikris.

MATIUS 2:16-18
Pada saat kedatangan Yesus pertama kali, ada pembantaian anak-anak kecil oleh Herodes. Hal tersebut akan terjadi lagi pada zaman antikris, di mana kehidupan yang rohaninya seperti anak-anak akan dibunuh.
Dalam zaman antikris, hanya ada 2 pilihan yang ada: tetap menyembah Tuhan sehingga disiksa sampai dipancung, akhirnya dibangkitkan oleh Tuhan, atau menyembah antikris dan menjadi sama dengan antikris.

MARKUS 14:38
Supaya kita dapat mengalami perobekan daging, salah satu cara yang harus kita alami adalah melalui doa penyembahan, mulai dari doa satu jam, doa semalam suntuk.

WAHYU 12:15-17
Kehidupan yang mengalami aniaya antikris:

  1. Kehidupan yang tidak ada penyembahan = kehidupan yang mengalami aniaya antikris adalah kehidupan yang hanya memiliki kekaksian Yesus (kebaktian umum) dan menuruti hukum Allah (kebaktian Pendalaman Alkitab).
  2. kehidupan yang penyembahannya belum mencapai ukuran yang sesuai dengan kehendak Tuhan. (WAHYU 11:2).

Ukuran perobekan daging yang sebenarnya adalah ketika daging sudah tidak bersuara.

LUKAS 9:28-29
Tidak semua penyembahan dapat mengadakan perobekan daging yang dapat mengubahkan kehidupan kita.
Doa penyembahan yang dapat merobek kedagingan di dalam kehidupan kita adalah doa penyembahan yang didorong oleh firman pengajaran dalam urapan roh kudus, firman penggembalaan.

MARKUS 14:32-36
Yang harus dirobek dalam kehidupan kita yang menyebabkan kehidupan rohani kita tetap seperti anak-anak:

  1. ketakutan/kekuatiran
    1. tentang masa depan, jodoh, pekerjaan, sekolah.
    2. takut untuk berkorban.
    3. takut untuk menderita.

    Jika ketakutan akan masa depan, ketakutan untuk berkorban, dan ketakutan untuk menderita sudah kita matikan, kita bisa belajar untuk hanya takut akan Tuhan, sampai takut untuk berdusta, hidup dalam kebenaran. (AMSAL 8:13).

  2. kesedihan
    1. dukacita dalam hati.
    2. mudah putus asa, bahkan putus asa akan masa depan.
    3. menolak firman yang menegor kehidupan kita.

    Jika kesedihan sudah kita matikan dalam kehidupan kita, kita bisa mengalami kekuatan dan penghiburan yang dari Tuhan.

  3. kebanggaan/kesombongan
    1. merasa mampu, tidak mengandalkan Tuhan.
    2. tidak taat dan tidak dengar-dengaran kepada Tuhan (puncak kesombongan).

    Jika kesombongan sudah kita matikan, kita bisa tersungkur di hadapan Tuhan dan mengakui bahwa kita hanyalah tanah liat di hadapan Tuhan, yang tidak ada harganya dan hanya untuk diinjak orang.

Setelah kita merobek ketiga hal tersebut, kita akan:

  1. mengalami damai sejahtera, mendapat perhentian di dalam hidup ini.
  2. kita juga dapat menjadi taat dengar-dengaran kepada Tuhan, sampai berani berkorban nyawa seperti Tuhan Yesus.
    Dengan adanya penyembahan yang memenuhi ukuran, artinya kita sudah memiliki firman, roh kudus, dan penyembahan, sehingga kita bisa luput dari aniaya antikris.
  3. kita akan menerima urapan roh kudus yang akan mendorong kehidupan kita untuk tetap taat dengar-dengaran kepada Tuhan. (ROMA 8:15).

Kegunaan roh kudus dalam kehidupan kita:kita bisa mengetahui adanya roh antikris, baik dari kehidupan kita sendiri atau dari orang lain. (I YOHANES 2:18-20)

RATAPAN 2:18-19

Lewat doa penyembahan, kita bisa mengerang kepada Tuhan, mencurahkan isi hati kita kepada Tuhan.

LUKAS 6:12, 16
Kita mengerang, berteriak, dan mencurahkan hati kita kepada Tuhan adalah untuk:

  1. menghadapi kelaparan.
  2. memantapkan dan meneguhkan tahbisan kita dalam ibadah dan pelayanan dalam ibadah kepada Tuhan, supaya kita tidak disebut pengkhianat seperti Yudas.
    MATIUS 14:23-25
  3. untuk menghadapi pencobaan dan penderitaan, angin dan gelombang, terutama dari angin pengajaran palsu yang dapat membinasakan kehidupan kita.

Lewat doa penyembahan, kita dapat mengulurkan tangan kita kepada Tuhan, sehingga Tuhan dapat menolong kita tepat pada waktunya.

Tuhan memberkati.


Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Doa Malang, 29 November 2022 (Selasa Sore)
    ... menangisi dan meratapinya apabila mereka melihat asap api yang membakarnya. . Mereka akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaannya dan mereka akan berkata Celaka celaka engkau hai kota yang besar Babel hai kota yang kuat sebab dalam satu jam saja sudah berlangsung penghakimanmu ad. . Tidak sampai ratap tangis saja ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 17 Juni 2012 (Minggu Sore)
    ... sampai jam tiga. . Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring Eli Eli lama sabakhtani Artinya Allah-Ku Allah-Ku mengapa Engkau meninggalkan Aku WAKTU PENYALIBAN. Kita sudah mempelajari waktu penyaliban yang sama dengan waktu bekerja di kebun anggur diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya Juni . Tuhan sudah rela untuk mati di ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 15 Oktober 2017 (Minggu Siang)
    ... Yerusalem baru. Sehebat apapun manusia ia hanya seperti pohon yang kena panas dan dingin kering dan hancur. Jalan keluarnya adalah ditanam di tepi aliran air artinya tergembala dengan benar dan baik masuk kandang penggembalaan. Buktinya ada di tepi aliran air taat dengar-dengaran hidup dalam tangan anugerah yang besar dari Gembala ...
  • Ibadah Kunjungan Ciawi III, 28 Juli 2010 (Rabu Sore)
    ... rohani. Matius - . Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya keluar dari Yerikho orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Ada dua orang buta yang duduk di pinggir jalan mendengar bahwa Yesus lewat lalu mereka berseru Tuhan Anak Daud kasihanilah kami Posisi kehidupan yang buta rohani adalah di pinggir jalan pohon ara di ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 04 Januari 2015 (Minggu Sore)
    ... kekurangan jangan kecewa putus asa. Wahyu Tetapi Aku mencela engkau karena engkau membiarkan wanita Izebel yang menyebut dirinya nabiah mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala. Ayat - penyucian hati pikiran sampai pikiran terdalam terjadi supaya sidang jemaat Tiatira disucikan dari ajaran-ajaran palsu. Salah satu ajaran palsu ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 04 Desember 2016 (Minggu Siang)
    ... dusta--dosa di dalam batin-- sebagai penutup dosa. Kalau kita berdusta berarti enam dosa secara lahir dan enam dosa secara batin masih ada dan akibatnya doa tidak dijawab oleh TUHAN. Di ayat tadi sebenarnya TUHAN bisa mendengar doa kita dan mengulurkan tangan-Nya untuk menolong kita tetapi kalau ada dosa-dosa sampai dusta doa ...
  • Ibadah Kunjungan di Medan V, 30 Januari 2020 (Kamis Sore)
    ... sedang berkumpul Yesus bertanya kepada mereka kata-Nya . Apakah pendapatmu tentang Mesias Anak siapakah Dia Kata mereka kepada-Nya Anak Daud. . Kata-Nya kepada mereka Jika demikian bagaimanakah Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya ketika ia berkata . Tuhan telah berfirman kepada Tuanku duduklah di sebelah kanan-Ku sampai musuh-musuh-Mu ...
  • Ibadah Persekutuan Medan II, 12 Oktober 2022 (Rabu Pagi)
    ... memiliki pandangan rohani. Sebenarnya jawaban pertanyaan kedua ini sangat singkat yaitu Natal. Allah telah lahir menjadi manusia yang diberi nama Yesus. Yesus adalah keturunan Daud secara daging namun Dia juga adalah Anak Allah Raja segala raja. Orang Farisi adalah orang pandai tetapi hanya memiliki pandangan daging jasmani yang hanya bisa memandang ...
  • Ibadah Raya Malang, 13 Maret 2016 (Minggu Pagi)
    ... Yohanes Jikalau kamu mengasihi Aku kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Mengasihi sesama seperti diri sendiri bahkan mengasihi musuh. Inilah loh batu kedua. Markus Dan hukum yang kedua ialah Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini. Roma - Janganlah kamu berhutang ...
  • Ibadah Doa Malang, 18 Juni 2013 (Selasa Sore)
    ... segala keinginan hawa nafsu egois bisa diperas sehingga air kehidupan Roh Kudus dicurahkan atas hidup kita. Proses Roh Kudus menyertai menguasai kehidupan kita Air kehidupan sampai di pergelangan kaki mata kaki . Yehezkiel Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur di tangannya ia mengukur seribu hasta dan menyuruh ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.