English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malam Session II Malang, 13 Juli 2011 (Rabu Dini Hari)
Keluaran 25:37
25:37 Haruslah kaubuat pada kandil itu tujuh lampu dan lampu-lampu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Januari 2012 (Kamis Sore)
Matius 26:47-56 judulnya adalah 'Yesus ditangkap'.

Matius 26:47-50 bicara tentang Yudas Iskariot yang memimpin penangkapan Yesus.
Matius...

Ibadah Raya Malang, 21 Februari 2016 (Minggu Pagi)
Bersamaan Penataran I Imam dan Calon Imam

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 25 April 2013 (Kamis Sore)
Siaran langsung dari Medan.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 perintah untuk...

Ibadah Doa Surabaya, 27 Oktober 2010 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang

Matius 11: 28-30
11:28. Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 26 Januari 2015 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat sore, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Kiranya...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 15 Oktober 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:17-20
10:17 Kemudian ketujuh puluh murid itu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 Maret 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 adalah tentang penglihatan rasul...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 Mei 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:1
4:1 Kemudian dari pada itu aku...

Ibadah Raya Surabaya, 19 Juni 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 Desember 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:36-44 adalah nubuat ketujuh tentang HUKUMAN ATAS DUNIA PADA SAAT KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI....

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Juni 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 28 Juni 2019 (Jumat Malam)
Kita belajar tentang ukuran Tabernakel: panjang: 100 hasta, lebar: 50 hasta.
Pengertian ukuran Tabernakel:

Panjang: 100 hasta.
100= 10 x 10.
10...

Ibadah Raya Surabaya, 01 Maret 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus kedua kali:ay. 29= terjadi badai maut...

Ibadah Persekutuan III Makassar, 05 September 2012 (Rabu Sore)
Disiarkan juga secara langsung untuk Ibadah Doa di Surabaya Salam sejahtera dalam kasih sayang...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 Juli 2019 (Sabtu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 31-35 => Yesus harus mati di Yerusalem; keluhan terhadap Yerusalem.

Ini menunjuk pada perjalanan Yesus ke Yerusalem untuk mati di atas kayu salib di Yerusalem.
Mengapa Ia harus mati di Yerusalem? Supaya manusia berdosa bisa berjalan dan masuk ke Yerusalem baru, kerajaan sorga kekal selamanya.

Perjalanan Yesus ke Yerusalem menghadapi banyak tantangan. Begitu juga dengan kita, karena Dia adalah Kepala dan kita tubuh-Nya--apa yang Dia alami juga kita alami.

Ada tiga tantangan/halangan yang harus dihadapi:

  1. Lukas 13: 31
    13:31. Pada waktu itu datanglah beberapa orang Farisi dan berkata kepada Yesus: "Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau."

    Tantangan pertama: orang Farisi--gambaran dari manusia daging, dan menunjuk pada nabi palsu dengan ajaran-ajaran palsu, terutama ajaran kawin cerai.
    Dimulai dari kawin lari--tidak disetujui orang tua--, kawin campur, kawin cerai sampai kawin mengawinkan.

    Karena itu masa pacaran jangan gonta-ganti pacar, itu adalah benihnya kawin cerai. Tanya Tuhan dan orang tua, supaya pasti.

    Ajaran palsu tentang kawin cerai bertujuan untuk menghancurkan nikah yang benar, sehingga tidak bisa masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba di awan-awan yang permai/nikah yang sempurna.
    Akibatnya: tidak bisa masuk Yerusalem baru, kerajaan sorga yang kekal.

    Menghancurkan nikah yang benar berarti membentuk nikah hujatan, mempelai wanita setan yang menuju kota Babel yang akan dibinasakan. Kita harus hati-hati!

    Hati-hati dengan benih kawin cerai di masa muda. Tuhan tolong semuanya. Jangan sampai ada benih kawin cerai. Kita harus waspada. Jangan mempermainkan nikah, karena akan mengarah pada kota Babel, lawan dari Yerusalem baru. Berpacaran bukan untuk tren, tetapi menikah. Jadi harus sungguh-sungguh, jangan sampai benih ajaran palsu masuk.


  2. Lukas 13: 31-32
    13:31. Pada waktu itu datanglah beberapa orang Farisi dan berkata kepada Yesus: "Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau."
    13:32. Jawab Yesus kepada mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada
    si serigala itu: Aku mengusir setan dan menyembuhkan orang, pada hari ini dan besok, dan pada hari yang ketiga Aku akan selesai.

    Tantangan kedua: Herodes, artinya setan dengan roh jahat (serigala) dan najis (burung).

    Roh jahat= cinta akan uang; terikat akan uang--semua diukur dengan uang, tidak ada ukuran rohani--sampai tidak bisa cinta Tuhan dan sesama; ibadahpun diukur dengan uang. Bahaya! Ini akan membuat kikir dan serakah--menyembah berhala.

    Kikir= tidak bisa memberi.
    Serakah= mencuri milik orang lain terutama milik Tuhan yaitu persepuluhan dan persembahan khusus, dan milik sesama. Mulai dari saudara kandung, hati-hati soal warisan, jangan sampai memperdaya saudara kita, itu sama dengan makan darah daging sendiri.

    Roh najis= dosa-dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan minum (merokok, mabuk, narkoba), dan kawin mengawinkan (percabulan antara laki-laki dan perempuan yang bukan suami isteri sah, hubungan sejenis, nikah yang salah: kawin lari, kawin campur, kawin cerai, dan kawin mengawinkan).

    Ini adalah halangan untuk menuju sorga.
    Wahyu 18: 2
    18:2. Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci,

    Serigala dan burung ini ada di kota Babel; lawannya Yerusalem baru.
    Burung juga menunjuk pada kepahitan--iri hati, kebencian tanpa alasan. Rasa tidak suka akan menimbulkan kebencian sampai kebencian tanpa alasan--alasan yang dibuat-buat.


  3. Lukas 13: 34-35
    13:34. Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.
    13:35. Sesungguhnya rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kamu tidak akan melihat Aku lagi hingga pada saat kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!"

    Tantangan ketiga: Yerusalem, yang menunjuk pada antikris.
    Jadi, halangan menuju Yerusalem baru adalah setan tritunggal.

    Yesaya 2: 3
    2:3. dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem."

    Yerusalem gambaran dari hamba/pelayan Tuhan yang sudah menerima firman pengajaran yang benar, tetapi keras hati--'melempar batu'--yaitu tidak praktik firman dan tidak sungguh-sungguh dalam ibadah pelayanan, sehingga tidak mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus--tetap mempertahankan manusia darah daging.

    2 Timotius 3: 1-5
    3:1. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
    3:2. Manusia akan mencintai dirinya sendiri
    (1) dan menjadi hamba uang(2). Mereka akan membual(3) dan menyombongkan diri(4), mereka akan menjadi pemfitnah(5), mereka akan berontak terhadap orang tua(6) dan tidak tahu berterima kasih(7), tidak mempedulikan agama(8),
    3:3. tidak tahu mengasihi
    (9), tidak mau berdamai(10), suka menjelekkan orang(11), tidak dapat mengekang diri(12), garang(13), tidak suka yang baik(14),
    3:4. suka mengkhianat
    (15), tidak berpikir panjang(16), berlagak tahu(17), lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah(18).
    3:5. Secara lahiriah
    mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

    'masa yang sukar'= manusia sukar sampai tidak bisa dibaharui sekalipun beribadah melayani Tuhan dan dibina oleh firman pengajaran yang benar, karena tidak sungguh-sungguh.

    'mencintai dirinya sendiri'= egois--sama dengan menjadi hamba uang--; tidak bisa cinta Tuhan dan sesama.
    'tidak tahu mengasihi'= kalau egois, tidak akan ada kasih pada sesama.
    'lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah'= kalau egois, tidak akan bisa taat--tidak mengasihi Tuhan.

    Mempertahankan delapan belas sifat tabiat daging= dicap 666; tubuh, jiwa, dan rohnya daging; sama dengan binatang buas yang tidak punya kasih.
    Hati-hati dengan keegoisan!

    Jadi, antikris adalah manusia darah daging yang tidak mengalami pembaharuan; sama dengan melawan Yerusalem baru--membangun Babel yang akan dibinasakan selamanya.

Yesus mati, supaya kita bisa masuk Yerusalem baru. Tetapi kita menghadapi tiga macam halangan: setan, antikris, dan nabi palsu.

Bagaimana caranya Tuhan menolong kita untuk menghadapi setan tritunggal? Yesus harus meneruskan perjalanan ke Yerusalem; sama dengan menyelesaikan pekerjaan dalam tiga hari--'hari ini dan besok dan lusa'.
Lukas 13: 33
13:33. Tetapi hari ini dan besok dan lusa Aku harus meneruskan perjalanan-Ku, sebab tidaklah semestinya seorang nabi dibunuh kalau tidak di Yerusalem.

Kita harus tetap berjalan ke Yerusalem baru. Jangan ikuti Babel!

Pekerjaan Yesus tiga hari yaitu:

  1. Pekerjaan hari pertama: penebusan dan pembaharuan di atas kayu salib, sampai Dia berteriak: Sudah selesai!
    Yohanes 19: 30
    19:30. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

    Manusia berdosa itu bukan enak, tetapi sengsara, seperti minum anggur asam bercampur empedu--pahit getir hidupnya--dan binasa selamanya.
    Yohanes 19: 31-34
    19:31. Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib--sebab Sabat itu adalah hari yang besar--maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan.
    19:32. Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
    19:33. tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
    19:34. tetapi seorang dari antara prajurit itu
    menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

    Yesus disalib bersama dua penjahat. Kalau belum mati, kakinya harus dipatahkan karena pada hari Sabat tidak boleh ada mayat tergantung.
    Sebenarnya Yesus sudah mati di kayu salib dengan empat luka utama--dua di tangan dan dua di kaki. Ini merupakan kasih Tuhan untuk menebus dan membaharui bangsa Israel, umat pilihan Tuhan--sebenarnya Yesus diutus hanya untuk bangsa Israel.

    Tetapi bersyukur, ada prajurit bangsa kafir yang menikam lambung Yesus dengan tombak sehingga menimbulkan luka kelima--luka terbesar dan terdalam--, dan mengalir keluar darah dan air.
    Ini merupakan kemurahan dan kesempatan dari Tuhan untuk menebus dan membaharui bangsa kafir.
    Kalau ditebus--yang lama dibuang--berarti kita menang atas setan tritunggal.

    Jadi bangsa kafir harus mengalami penebusan dan pembaharuan lewat darah dan air yang keluar dari lambung Yesus:


    • Darah= bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan; mati terhadap dosa, terutama dosa-dosa kekafiran.
      Matius 6: 31-34
      6:31. Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
      6:32. Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
      6:33. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
      6:34. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."

      Dosa kekafiran adalah:


      1. Kuatir akan hidup sehari-hari dan masa depan--sekolah, perjodohan.
        Kalau kuatir, akan banyak pertanyaan, sehingga tidak bisa mencari/mengutamakan kerajaan sorga--tidak bisa setia dan benar.

        Jangan kuatir, tetapi serahkan semua kepada Tuhan--percaya kepada Dia--sehingga kita menjadi anak Tuhan yang setia dan benar.


      2. Perkataan sia-sia--anjing--: dusta, gosip, fitnah.
      3. Perbuatan dosa sampai puncaknya dosa--babi.


      Kalau ada dosa kekafiran, hidupnya akan gelap dan membabi buta--menuju Babel.
      Harus bertobat!


    • Air= baptisan air.
      Roma 6: 2, 4
      6:2. Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
      6:4. Dengan demikian kita telah
      dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

      Baptisan air yang benar adalah orang yang sudah percaya Yesus dan bertobat--mati terhadap dosa--harus dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit--keluar dari dalam air--bersama Yesus sehingga mendapatkan hidup baru/hidup sorgawi--langit terbuka--, yaitu memiliki hati nurani yang baik, itulah hati yang taat dengar-dengaran.

      1 Petrus 3: 20-21
      3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
      3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu
      baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,


    Inilah pekerjaan hari pertama untuk melawan setan tritunggal, yaitu kita harus mengalami penebusan lewat luka kelima--darah dan air--sampai mendapatkan hati nurani yang baik--taat.
    1 Petrus 1: 22
    1:22. Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

    Kalau kita taat pada kebenaran, maka kita bisa hidup benar, suci, dan saling mengasihi bahkan mengasihi orang yang memusuhi atau merugikan kita.
    Efesus 4: 11-12
    4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12. untuk memperlengkapi
    orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    Kalau sudah hidup benar, suci, dan saling mengasihi, kita akan diperlengkapi jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus--jubah indah--untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, mulai dari dalam nikah--sebagai anak bisa taat pada orang tua; sebagai suami bisa mengasihi istri; sebagai isteri bisa tunduk pada suami--, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.
    Ini yang disebut dengan senjata kebenaran; hamba Tuhan, pelayan Tuhan yang setia dan benar.

    Mazmur 37: 25-26
    37:25. Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
    37:26. tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.

    'menjadi tua'= masa depan.
    Bekerja dan kuliah yang keras, tetapi semua Tuhan yang menentukan.
    Kalau sudah hidup benar dan suci--kita ingat Tuhan--, hasilnya:


    • Kita akan selalu diingat oleh Tuhan; Dia memperhatikan, mempedulikan, dan bergumul bagi kita untuk memberkati kita sampai ke anak cucu, dan menjadi berkat bagi orang lain--kita terlepas dari kutukan.

      Tugas kita sekarang adalah ditebus lewat luka kelima sehingga memiliki hati yang taat, dan menjadi senjata kebenaran--kita mengingat Tuhan yang lambung-Nya ditikam.


    • Semua dibuat menjadi berhasil dan indah--jubah pelayanan sama dengan jubah indah.


  2. Pekerjaan hari kedua: pekerjaan penebusan dan pembaharuan sampai Yerusalem baru--'sudah genap' di Yerusalem.
    Wahyu 21: 5-6
    21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."
    21:6. Firman-Nya lagi kepadaku: "
    Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.

    'Semuanya telah terjadi'= sudah selesai; sudah genap.

    Kalau sudah menjadi senjata kebenaran, maka kita terus disucikan dan diubahkan sampai masuk Yerusalem baru.

    Jadi, kita harus mengalami penebusan dan pembaharuan sampai Yerusalem baru--sempurna--untuk menang atas setan tritunggal.

    Menjadi hamba Tuhan yang setia dan benar masih merupakan langkah pertama. Harus lanjut pada langkah selanjutnya, jangan merosot lagi. Terus pandang lambung Yesus sampai kita sempurna.

    Apa yang harus dibaharui untuk masuk Yerusalem baru? Dibaharui dari delapan dosa yang membawa ke dalam neraka.
    Wahyu 21: 8
    21:8. Tetapi orang-orang penakut(1), orang-orang yang tidak percaya(2), orang-orang keji(3), orang-orang pembunuh(4), orang-orang sundal(5), tukang-tukang sihir(6), penyembah-penyembah berhala(7)dan semua pendusta(8), mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

    'Penakut'= takut pada 'sesuatu' di dunia sampai melawan Tuhan.
    Di Taman Eden, Adam takut pada Hawa. Banyak suami yang membela isterinya yang salah. Hati-hati! Adam takut pada isterinya sampai melawan Tuhan.
    Takut pada isteri ini biasanya karena takut ramai. Jangan! Kalau salah jangan dibela!

    Yang benar adalah takut akan Tuhan.

    'Tidak percaya'= bimbang. Diubahkan jadi percaya sepenuh pada Tuhan.
    'Keji'= jahat. Diubahkan menjadi berbuat baik sampai membalas kejahatan dengan kebaikan.
    'Sundal'= dosa makan minum dan kawin mengawinkan.

    'Tukang sihir'= dukun-dukun, ramalan-ramalan, cari-cari hari baik.
    'Penyembah berhala'= segala sesuatu yang menghalangi kita untuk mengutamakan Tuhan; bisa dalam bentuk uang, pekerjaan, atau si dia. Bahaya, tanpa sadar kita sudah menyembah berhala.

    'Pendusta'= tidak jujur, berkata tidak benar, termasuk ingkar janji.

    "Karena itu om selalu minta ampun. Kalau sudah janji tetapi lupa, tolong ingatkan. Tidak mungkin saya sengaja."

    Kita dibaharui sampai tidak ada dusta. Kalau tidak ada dusta, berarti tidak ada air mata; semua masalah diselesaikan oleh Tuhan. Kita merasakan anggur manis, bukan anggur asam, sampai sempurna, tidak salah dalam perkataan.

    Yakobus 3: 2
    3:2. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.


  3. Pekerjaan hari ketiga: sudah genap penghukuman Tuhan atas dunia sampai kiamat dan neraka selamanya bersama setan tritunggal dan orang-orang yang dikuasai setan tritunggal.
    Wahyu 16: 17-19
    16:17. Dan malaikat yang ketujuh menumpahkan cawannya ke angkasa. Dan dari dalam Bait Suci kedengaranlah suara yang nyaring dari takhta itu, katanya: "Sudah terlaksana."
    16:18. Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu.
    16:19. Lalu terbelahlah kota besar itu menjadi tiga bagian dan runtuhlah kota-kota bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Maka teringatlah Allah akan Babel yang besar itu untuk memberikan kepadanya cawan yang penuh dengan anggur kegeraman murka-Nya.

    Wahyu 20: 10
    20:10. dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.

    'binatang'= antikris.
    'iblis'= setan.

    Kita harus menang atas setan tritunggal: terlepas dari kekafiran: hidup benar, suci, taat, dan menjadi senjata kebenaran. Tuhan memperhatikan kita semua.
    Kemudian ditebus dan diubahkan sampai sempurna--tidak ada dusta. Tuhan memperhatikan, mempedulikan, dan bergumul bagi kita untuk menghapus air mata kita, sampai menyempurnakan kita.

    Kalau tidak mau pekerjaan hari pertama dan kedua, akan masuk penghukuman.
    Kalau malam ini masih belum dihukum, itu karena Tuhan masih memberikan kesempatan kepada kita untuk melihat lambung-Nya yang tertikam.

    Zakharia 12: 10-12
    12:10. "Aku akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan atas keluarga Daud dan atas penduduk Yerusalem, dan mereka akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi dia seperti orang meratapi anak tunggal, dan akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi anak sulung.
    12:11. Pada waktu itu ratapan di Yerusalem akan sama besarnya dengan ratapan atas Hadad-Rimon di lembah Megido.
    12:12. Negeri itu akan meratap, setiap kaum keluarga tersendiri; kaum keluarga keturunan Daud tersendiri dan isteri mereka tersendiri; kaum keluarga keturunan Natan tersendiri dan isteri mereka tersendiri;

    Mari meratapi lambung yang tertikam. Artinya kita serahkan hidup lama; berusaha supaya ditebus dan dibaharui oleh Tuhan. Kita masing-masing ada kekurangan, tidak perlu menghakimi orang lain.
    Kita ingat lambung Tuhan, dan Dia akan ingat kita. Dia selalu memperhatikan dan bergumul bagi kita sampai semua indah dan sempurna seperti Dia.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top