Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 19: 45-48= Yesus menyucikan Bait Allah.
19:45. Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusirsemua pedagang di situ,
19:46. kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."
19:47. Tiap-tiap hari Ia
mengajardi dalam Bait Allah. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa Israel berusaha untuk membinasakan Dia,
19:48. tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh rakyat
terpikat kepada-Nyadan ingin mendengarkan Dia.

Yesus menyucikan Bait Allah dengan dua cara:

  1. Ayat 45-46= mengusir pedagang, supaya kita kembali ke Firdaus, dan fungsi Bait Allah dikembalikan menjadi rumah doa, bukan lagi sarang penyamun (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 25 Juni 2022sampai Ibadah Kaum Muda Remaja, 09 Juli 2022).

  2. Ayat 47-48= mengajar di Bait Allah (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 16 Juli 2022).

AD. 2
Ibrani 4: 12-13
4:12.Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
4:13.Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

Yesus mengajar sama dengan menyampaikan firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua. Firman pengajaran sanggup menyucikan sampai hati dan pikiran kita.
Hati dan pikiran adalah pusat kehidupan manusia yang menentukan nasib manusia di bumi dan di akhirat.

Apa yang disucikan di dalam hati dan pikiran?'terpikat kepada-Nya', artinya hati pikiran kita terpikat dan mengasihi siapa?
Kita sudah belajar, ada yang terpikat pada uang (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 16 Juli 2022).

Malam ini kita maju satu langkah, yaitu hati pikiran seringkali terpikat pada hawa nafsu dan keinginan daging, sehingga manusia termasuk pelayan Tuhan diseret ke luar dari kehendak Tuhan.
Yakobus 1: 14
1:14.Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.

Kalau sudah di luar kehendak Tuhan, pasti hancur.
Kalau sudah tidak bisa dinasihati, berarti kehidupan itu sudah terpikat, dan sebentar lagi akan diseret ke luar dari kehendak Tuhan.

Akibatnya:

  1. Matius 26: 23-25
    26:23.Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku.
    26:24.Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan."
    26:25.Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: "Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya."

    Akibat pertama: mulai mengelak dari firman pengajaran yang benar--'Bukan aku, ya Rabi?'--sekalipun firman sudah jelas--'ia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku'; sama dengan tidak mau kena firman, sehingga dosa-dosanya tertimbun dalam perut hati sampai satu waktu perut hatinya pecah dan isi perutnya terburai ke luar. Yudas dipermalukan dan binasa selamanya.

  2. Kisah Rasul 5: 33
    5:33.Mendengar perkataan itu sangatlah tertusuk hati merekadan mereka bermaksud membunuh rasul-rasul itu.

    Akibat kedua: menolak firman pengajaran yang menyucikan hati--'sangatlah tertusuk hati mereka'--, sehingga sakit hati, marah, gusar, dan timbul kebencian tanpa alasan kepada si pembawa berita--'bermaksud membunuh rasul-rasul itu'.

    Seharusnya kita bersyukur kalau firman menyucikan hati dan pikiran kita, tetapi di sini malah marah pada hamba Tuhan yang menyampaikan firman, dan akhirnya bisa memfitnah bahkan membunuh sampai pembunuhan massal pada zaman Antikris.

  3. Yakobus 1: 13-15
    1:13.Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.
    1:14.Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
    1:15.Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

    Akibat ketiga: mengalami pencobaan.

    Kalau mengikuti kehendak daging sampai menyingkirkan kehendak Tuhan, pasti akan mengalami pencobaan--Setan mulai datang, bukan Tuhan.
    Setelah itu, jatuh dalam pencobaan, artinya sudah mengalami pencobaan tetapi masih berbuat dosa dan puncaknya dosa.

    Jika dosa sudah matang, ia tidak akan bisa lagi bertobat dan mengalami pembaharuan, sehingga melahirkan maut/kebinasaan selamanya.

Lukas 19: 48
19:48.tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia.

Sikap yang benaradalah 'terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia'.
Artinya: kita selalu terpikat pada Yesus, dan rindu mendengarkan firman pengajaran yang benar.

Kita terpikat pada pribadi Yesus lebih dari semua, sehingga kita rela meninggalkan kehendak daging kita.
Kisah Rasul 2: 37
2:37.Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"

Kalau terpikat pada Yesus dan rindu mendengarkan firman pengajaran yang benar, kita akan menerima firman dengan hati terharu, bukan tertusuk--'hati mereka sangat terharu'.
Artinya:

  • Mendengar firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus dengan sungguh-sungguh dan dengan suatu kebutuhan.
  • Mengerti firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus.
  • Percaya pada firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus, sehingga menjadi iman di dalam hati--'hati terharu'--dan mulut mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni jangan berbuat dosa lagi--bertobat, hidup benar, dan diselamatkan Tuhan.

    Kemudian kita masuk baptisan air dan Roh Kudus, sehingga kita hidup baru yaitu hidup dalam kebenaran.
    Kisah Rasul 2: 38
    2:38.Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptisdalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.


  • Praktik firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus= taat dengar-dengaran pada firman.

Manusia daging tidak bisa taat tetapi hanya mengelak dan menolak firman. Roh Kudus yang menolong kita. Karena itu sejak doa awal sampai doa untuk firman kita sungguh-sungguh, supaya Roh Kudus yang menolong kita.

Ibrani 4: 12
4:12.Sebab firman Allah hidupdan kuatdan lebih tajam dari pada pedang bermata duamanapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Kalau mendengar sampai taat, hasilnya:

  1. Firman pengajaran yang benar hidup, artinya: firman sanggup memelihara kehidupan kita secara jasmanidi tengah kesulitan dunia sampai Antikris berkuasa di bumi. Kita hidup dari firman seperti dulu Israel hidup dari manna.

    Firman juga sanggup memelihara kehidupan rohani kitadi tengah kejahatan dan kenajisan dunia akhir zaman, sehingga kita tetap hidup benar dan suci.

  2. Firman pengajaran lebih tajam dari pedang bermata dua, artinya menyucikan dan mengubahkan kitadari manusia daging menjadi manusia ilahi seperti Yesus--tajam pertama untuk menyucikan, dan tajam kedua untuk mengubahkan.

    Ini adalah mujizat terbesar.
    1 Timotius 6: 11
    6:11.Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

    'manusia Allah'= manusia ilahi.
    Kalau tidak ada pedang, manusia ilahi akan merosot jadi manusia daging. Tetapi kalau ada pedang, manusia daging bisa menjadi manusia ilahi.

    'kejarlahkeadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan'= istilah 'kejarlah' artinya sungguh-sungguh:

    1. 'kejarlah keadilan'= tidak memihak siapapun tetapi hanya memihak Tuhan, sehingga kita bisa adil dan jujur.
      Jujur dan adil sama dengan menjadi rumah doa, maka semua masalah akan selesai.

    2. 'kejarlah ibadah'= mengutamakan ibadah pelayanan dan setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.
    3. 'kejarlah kesetiaan'= kesetiaan yang sejati kepada pribadi Yesus.
      Hati-hati dengan kesetiaan pada masa pertunangan (2 Korintus 11). Ini yang akan diganggu oleh Setan sampai kita gugur dari firman pengajaran yang benar; berkhianat pada satu Laki-laki.

    4. 'kejarlah kasih'= mengasihi Tuhan dan sesama; hanya berbuat baik sampai membalas kejahatan dengan kebaikan.
    5. 'kejarlah kesabaran'= sabar dalam penderitaan, yaitu tetap mengucap syukur pada Tuhan, dan sabar menunggu waktu Tuhan. Jangan mencari jalan sendiri di luar kehendak Tuhan! Di luar Tuhan hanya kelihatan berhasil, tetapi sebenarnya jalan buntu dan kebinasaan.

    6. 'kejarlah kelemahlembutan'= kemampuan untuk mengampuni dosa orang lain dan melupakannya, berarti juga ada rendah hati, yaitu kemampuan untuk mengaku dosa-dosa, jika diampuni jangan berbuat dosa lagi.

  3. Firman pengajaran yang benar kuat, artinya memberikan kekuatan ekstrauntuk menghadapi ulah Setan tritunggal lewat pencobaan yang mustahil secara jasmani: ekonomi, penyakit, masa depan dan sebagainya.
    Secara rohani: dosa dan puncaknya dosa, ajaran palsu, keinginan akan uang.

    Firman pengajaran memberikan kekuatan ekstra, sehingga kita kuat teguh hati. Hati kita dipenuhi firman dan Roh Kudus.

    Kuat teguh hati artinya: tidak kecewa, putus asa, dan tinggalkan Tuhan menghadapi apapun juga, tetapi tetap mengutamakan Tuhan; tetap hidup benar dan suci; tetap percaya dan berharap belas kasih Tuhan--berseru dan berserah/menyembah kepada Dia.

    Kalau kuat teguh hati, kita akan dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir seperti dulu Yosua dipakai membawa Israel masuk Kanaan. Kita menempatkan Yesus sebagai kepala yang bertanggung jawab atas hidup kita. Jangan merasa capek dalam pelayanan!

    Langkah-langkah hidup dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna adalah langkah-langkah mujizat. Yang mustahil jadi tidak mustahil; semua diselesaikan oleh Tuhan.
    Jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Kita tidak terpisah lagi dengan Tuhan. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba, kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang), dan Yerusalem baru selamanya.

Mari, sungguh-sungguh! Kalau terpikat pada firman kita akan kuat teguh hati. Menghadapi apapun, datang kepada Tuhan. Dia mampu menyucikan dan memakai kita. Langkah-langkah mujizat akan bersama kita.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Doa Malang, 14 Juni 2011 (Selasa Sore)
    ... berkhianat. Tidak setia dalam hal nikah. Mulai dari permulaan nikah pacaran. Berpacaran jangan karena keinginan mata kebanggaan trend dll. Tujuan berpacaran adalah untuk menikah. Perjalanan nikah juga harus dijaga. Jangan sampai ada pertengkaran kekerasan perselingkuhan dan perceraian. Tidak setia dalam ibadah pelayanan. Matius Maka jawab tuannya itu Hai kamu hamba yang jahat ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 04 November 2015 (Rabu Sore)
    ... dingin tidak panas. Ini sama dengan keadaan bangsa Israel ketika di kaki gunung Sinai sementara Musa naik ke gunung Sinai untuk menerima loh batu dan Tabernakel saat itu keadaan bangsa Israel juga suam-suam kuku yaitu menyembah lembu emas sama dengan tidak kalah tidak menang 'bukan nyanyian kemenangan bukan bunyi nyanyian ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Juni 2013 (Senin Sore)
    ... yang bermain dengan api dan air sudah dihukum dengan setetes api belerang dari langit. 'bermain api' dosa makan minum dan kawin mengawinkan. 'bermain air' menanam dan membangun membeli dan menjual kegiatan dunia yang menghambat kegiatan rohani yaitu menghambat pekerjaan di ladang Tuhan atau pembangunan tubuh Kristus tidak bisa memperjual belikan talenta tidak ...
  • Ibadah Raya Malang, 19 Juni 2016 (Minggu Pagi)
    ... Kita mati terhadap dosa. Batu permata kristal sama dengan lautan kaca menunjuk baptisan air. Lautan kaca mengingatkan pada Laut Kolsom menunjuk pada Bejana Pembasuhan dalam Tabernakel. Roma Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian supaya sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh ...
  • Ibadah Raya Malang, 26 September 2010 (Minggu Pagi)
    ... mempelai. Tetapi tidak cukup sampai di sini. Tuhan menghendaki adanya perkembangan. Matius - Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta katanya Tuan lima talenta tuan percayakan kepadaku lihat aku telah beroleh laba lima talenta. Maka kata tuannya itu kepadanya Baik sekali perbuatanmu itu hai hambaku ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 13 Mei 2018 (Minggu Siang)
    ... kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya Amin Ini adalah aktivitas di takhta sorga yaitu tersungkur sama dengan menyembah dengan hancur hati--merasa tidak layak dan tidak mampu. Ini yang harus kita lakukan di dunia ini sampai di takhta sorga yaitu banyak tersungkur di bawah kaki Tuhan. Dengan adanya kejadian-kejadian yang menimpa gereja ...
  • Ibadah Raya Malang, 19 November 2017 (Minggu Pagi)
    ... pembesar-pembesar serta perwira-perwira dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung. Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia yang duduk di atas takhta dan terhadap ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Maret 2009 (Kamis Sore)
    ... benar adalah berdasarkan Alkitab bukan buku-buku yang lain. Kalau sangkakala ditiup kegunaannya adalah Pada perjalanan Israel sampai ke tapal batas Kanaan yaitu untuk memanggil untuk mengumpulkan memanggil untuk memberangkatkan untuk mengatur dalam peperangan untuk hari raya untuk bulan baru awal bulan untuk mempersembahkan korban. Di sini ada kegunaan. Angka adalah angka ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 November 2013 (Senin Sore)
    ... . Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain. 'orang-orang pilihan' mempelai wanita Tuhan. Kedatangan Yesus kedua kali akan ditandai dengan malaikat-malaikat yang meniup sangkakala yang dasyat bunyinya ...
  • Ibadah Doa Malang, 07 September 2010 (Selasa Sore)
    ... roh dusta dan ajaran-ajaran palsu. Daging ini mendorong hamba Tuhan dan anak-anak Tuhan untuk berdusta dan menyamaratakan semua pengajaran tidak peka terhadap ajaran-ajaran palsu . Daging ikan di laut. Ini menunjuk pada antikris dengan ikatan mamon ikatan akan uang yang mendorong hamba Tuhan dan anak-anak Tuhan menjadi kikir dan serakah penyembahan ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.